News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 19 Juli 2021

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup naik 25,76 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 250 saham di tutup naik, 235 saham di tutup turun dan 152 saham ditutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar di pimpin oleh sektor IDXEnergy di susul oleh sektor IDXIndust yang di tutup masing – masing menguat 1,55% dan 1%. Sentimen positif datang dari industry nikel dimana PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) yang mulai menyampaikan rencana investasi pembuatan pabrik baterai kendaraan listrik. Sementara itu, produsen nikel asal China Tsingshan telah menyatakan minatnya menggarap pasar bisnis baterai di Indonesia, dengan mengubah produksi nikel pig iron, menjadi nikel matte. Sementara itu, Freeport meneken kerja sama dengan Chiyoda, untuk memproduksi katoda tembaga. Dari global, Goldman sachs memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih dari 100 basis poin (BPS) menjadi 3,4% dari sebelumnya 5% untuk tahun 2021. Para ekonom Goldman menilai, lonjakan penambahan kasus baru akibat varian baru virus Covid-19 yang lebih menakutkan dan pembatasan sosial yang makin ketat kemungkinan akan membebani secara lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada semester kedua tahun 2021 dibandingkan dengan perkiraan awal. Investor asing mencatatkan aksi beli di pasar reguler sebesar Rp 629 miliar dengan saham – saham  yang paling banyak di beli yakni  BBRI, INCO, ASII, AGRO, ARTO
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi -0,86%, Indeks Nasdaq terkoreksi -0,80% dan Indeks S&P terkoreksi -0,75%. Melemahnya indeks tersebut dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap peningkatan kasus infeksi virus Corona terkait dengan varian Delta yang sangat menular. Penurunan indeks tersebut dipimpin oleh saham-saham teknologi mega cap seperti Amazon dan Apple. Kekhawatiran terkait lonjakan kasus Covid-19 di AS akibat varian Delta, membuat Los Angeles County menerapkan kembali mandat menggunakan masker mulai akhir pekan kemarin. Akhir pekan kemarin, pejabat kesehatan masyarakat AS mengatakan bahwa kasus virus Corona di AS naik 70% dibanding pekan sebelumnya dengan tingkat kematian naik 26%. Sentimen kasus Covid-19 menjadi pemberat indeks setelah sebelumnya investor berusaha menyeimbangkan kekhawatiran tentang lonjakan inflasi baru-baru ini dengan jaminan dari ketua The Fed AS, Jerome Powell yang menyebut bahwa lonjakan harga bersifat sementara. Di sisi lain, positifnya data ekonomi tidak mampu mengangkat performa indeks. Data terbaru dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa penjualan ritel naik 0,6% di Juni 2021 dikarenakan pengeluaran beralih kembali ke sektor layanan yang memperkuat ekspektasi bahwa pertumbuhan ekonomi dipercepat pada Q2-2021. Selanjutnya pada pekan ini investor akan mencemati musim laporan keuangan, yang dimulai oleh emiten seperti Netflix, Johnson&Johnson, Verizon Communications, AT&T dan Intel.
 
Dari kawasan regional pagi ini, indeks Nikkei dibuka melemah –1,21% mengikuti penurunan indeks di bursa Wall Street akhir pekan kemarin serta peningkatan kasus infeksi Covid-19 secara global jelang dimulainya perhelatan Olimpiade di Jepang.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi terkoreksi menyusul pelemahan bursa global seiring kembali meningkatnya kasus infeksi Covid-19 khususnya varian Delta serta adanya rencana bahwa PPKM Darurat akan diperpanjang. IHSG di perdagangan hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 6056/6040 – 6084/6095.

Cermati :
ASII, TLKM, BBCA, ANTM, UNTR
 

 
BERITA EMITEN

GIAA : Perseroan mencetak peningkatan rugi bersih akibat berlanjutnya pandemi Covid-19. Tahun 2020, perseroan membukukan kerugian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 2,44 miliar, dibandingkan periode sama tahun 2019 yang hanya US$ 38,93 juta.

WSKT : Lima kreditur terdiri Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (BJB) sepakat merestrukturisasi utang perseroan senilai Rp 19,3 triliun. Nilai tersebut setara 65% dari total pinjaman Rp 29,26 triliun dari seluruh kreditur perseroan.

TBIG : Perseroan berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2021 senilai Rp 1,2 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan (PUB) V dengan nilai total Rp 15 triliun. Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi akan digunakan sebagai pinjaman kepada PT Solu Sindo Kreasi Utama. Solu Sindo akan menggunakan pinjaman itu untuk menyelesaikan kewajiban berupa fasilitas pinjaman revolving sebesar US$ 375 juta yang dibayarkan melalui United Overseas Bank sebagai agen.

KIOS : Perseroan berencana menambah modal melalui penawaran umum terbatas (PUT) I dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Dalam aksi korporasinya itu, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 365,79 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 51% dari modal disetor perseroan sebelum rights issue.

Morning Meeting

Morning Note 22 Juli 202122 Jul 2021 08:55

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 12,58 poin atau menguat 0,21% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 269 saham di tutup naik, 204 saham di tutup turun [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Juli 202119 Jul 2021 09:00

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup naik 25,76 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 250 saham di tutup naik, 235 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 202113 Jul 2021 08:56

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 38,72 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 237 saham di tutup naik, 274 saham di tutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF