News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 13 Juli 2021

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 38,72 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 237 saham di tutup naik, 274 saham di tutup turun dan 149 saham ditutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 4 sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar di pimpin oleh sektor IDXNoncyc di susul oleh sektor IDXFinance yang di tutup masing – masing menguat 1,51% dan 1,41%. IHSG menguat di tengah minimnya sentiment positif yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar serta perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia yang masih terus mengalami peningkatan. Per Minggu lalu, kasus baru Covid-19 tercatat bertambah 36.197, sehingga total kasus Covid-19 di Indonesia menembus angka psikologis 2,5 juta. Angka tersebut menjadikan Indonesia memimpin kenaikan kasus Covid-19 global di posisi pertama mengalahkan India. Tingginya penularan tersebut mensyaratkan tambahan dana APBN bagi penanganan Covid-19. Investor asing mencatatkan aksi beli di pasar reguler sebesar Rp 102 miliar dengan saham – saham  yang paling banyak di beli yakni ICBP, INCO, ARTO, BBCA, BBNI.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya.  Indeks Dow ditutup menguat 0,36%, Indeks Nasdaq menguat 0,21% dan Indeks S&P menguat 0,35%. Menguatnya indeks tersebut ditopang oleh naiknya harga saham Tesla sebesar 4,38% dan saham sektor perbankan di tengah-tengah menjelang dimulainya musim laporan pendapatan emiten Q2-2021 dan rilis sejumlah data ekonomi terbaru AS. Menguatnya saham Tesla tersebut dipicu oleh CEO Elon Musk di pengadilan yang menegaskan bahwa ia tidak mengendalikan Tesla dan ia tidak menikmati keuntungan disaat Tesla melakukan akuisisi terhadap SolarCity pada tahun 2016 yang lalu. Saham sektor perbankan nauk 1,3% menjelang pelaporan pendapatan kuartalan dari perbankan besar pekan ini dimana Goldman Sachs dan JPMorgan diperkirakan akan melaporkan kinerjanya pada hari ini. Saham JPMorgan naik 1,43% dan saham Goldman Sachs naik 2,35% dan menopang penguatan indeks Dow. Investor akan mengamati dengan cermat laporan kuartalan untuk petunjuk awal tentang berapa lama pemulihan ekonomi AS dapat berlangsung. Selain laporan keuangan, fokus investor juga akan berada pada serangkaian laporan data ekonomi termasuk data inflasi utama AS dan penjualan ritel. Sementara itu Ketua The Fed AS, Jerome Powell, dijadwalkan akan memberikan testimoninya di hadapan Kongres AS pada hari Rabu dan Kamis pekan ini untuk menjelaskan pandangannya tentang inflasi. Inflasi yang lebih tinggi dan penyebaran varian virus Corona Delta telah menjadi kekhawatiran investor dalam beberapa sesi terakhir, yang mana kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di AS melonjak 47% dalam pekan yang berakhir Minggu, yang merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak April 2020.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,51% mengikuti penguatan indeks di bursa Wall Street tadi malam di tengah kekhawatiran atas pandemi Covid-19 yang berlarut-larut.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi melanjutkan penguatannya secara terbatas. IHSG di perdagangan hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 6057/6036 – 6098/6118.

Cermati :
TLKM, ASII, BBCA, CPIN, BBRI
 

BERITA EMITEN

GGRM : Perseroan menetapkan dividen tunai tahun buku 2020 senillai Rp 5 triliun. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp 2.600 per saham. Sedangkan laba yang tidak dibagikan akan dimasukan dalam akun saldo laba dan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

RELI : Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 35,09 miliar di tahun 2020 dibandingkan dengan tahun 2019 yang mencatat rugi bersih sebesar Rp 3,59 miliar, atau mengalami kenaikan signifikan sebesar 1.077,44%. Kenaikan laba bersih tersebut diperoleh karena berbagai program yang dilakukan perseroan di antaranya program efisiensi biaya yang dilakukan perseroan, serta karena kenaikan penghasilan lain-lain.

HOKI : Perseroan akan membagikan dividen total Rp 9,67 miliar kepada pemegang saham. Dividen yang dibagi ini setara dengan 26% dari laba tahun 2020 yang mencapai Rp 37,44 miliar atau setara dengan Rp 1 per saham.

SMRA : Perseroan catatkan pra penjualan hingga semester I-2021 sebesar Rp 2,83 triliun. Realisasi tersebut mencerminkan 71% dari target marketing sales sepanjang 2021 sebesar Rp 4 triliun. Capaian tersebut didorong dari insentif yang diberikan pemerintah seperti insentif PPN, relaksasi KPR, dan suku bunga kredit yang relatif cukup rendah saat ini.

NICL : Perseroan menargetkan meraup laba bersih sebesar Rp 103,41 miliar pada 2021. Target laba bersih tersebut melesat 263,46% dari realisasi laba pada tahun 2020 yang hanya Rp 28,45 miliar. Dari sisi penjualan, volume penjualan diproyeksikan mencapai 1,30 juta metric ton (MT) pada tahun ini, naik 87,04% dari realisasi penjualan pada 2020 sebesar 695.034 metric ton.

Morning Meeting

Morning Note 22 Juli 202122 Jul 2021 08:55

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 12,58 poin atau menguat 0,21% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 269 saham di tutup naik, 204 saham di tutup turun [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Juli 202119 Jul 2021 09:00

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup naik 25,76 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 250 saham di tutup naik, 235 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 202113 Jul 2021 08:56

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 38,72 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 237 saham di tutup naik, 274 saham di tutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF