News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 15 Februari 2021

IHSG di perdangan akhir pekan kemarin di tutup naik 20,69 poin atau menguat 0,33% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan Sebanyak 244 saham di tutup naik, 215 saham di tutup turun dan 178 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 6 sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar di pimpin oleh sektor Pertambangan di susul oleh sektor Konsumer yang di tutup masing – masing menguat 1,44% dan 0,63Minimnya sentimen dari regional (Asia) karena mayoritas perdagangan pasar keuangan di kawasan tersebut sudah berakhir pada Rabu lalu, sehingga IHSG kurang bergairah. Sedangkan, kabar baik dari melandainya kasus terjangkit virus corona (Covid-19) di Tanah Air masih menjadi sentimen di dalam negeri yang hadir di pasar. Sebelumnya Kementerian Kesehatan mencatat jumlah pasien positif corona melandai 3 hari berturut-turut.  Namun, pelaku pasar masih memilih menunggu perkembangan vaksinasi. Per 9 Februari 2021, total vaksin yang sudah disuntikkan ke rakyat baru 1.066.860 dosis. Angka rata-rata tujuh harian ada di 59.800 dosis per hari. Aksi ambil untung oleh investor jelang libur tahun baru Imlek dan sepinya pasar saham Asia menyebabkan pergerakan IHSG cenderung flat. %.  Investor asing mencatatkan aksi jual di pasar reguler mencapai Rp 50 miliar dengan saham – saham yang paling banyak di jual yakni ASII, TBIG, BBCA, ACES, ICBP.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,09%, Indeks Nasdaq menguat 0,50% dan Indeks S&P menguat 0,47%. Salah satu faktor pendorong indeks datang dari aksi beli investor terhadap saham energi, keuangan dan material serta melepas saham teknologi besar untuk mengantisipasi bantuan fiskal baru dari pemerintah AS untuk membantu pemulihan ekonomi AS. Senada dengan indeks utama, indeks saham kapitalisasi kecil naik untuk minggu kelima dari enam minggu penuh pada tahun ini dimana salah satunya adalah saham PayPal Holdings yang naik 4,7% setelah beberapa pialang menaikkan target harga saham PayPal. Saham sektor energi, keuangan dan material mengalami kenaikan di tengah ekspektasi bahwa sektor tersebut akan mendapatkan manfaat dari ekonomi yang dibuka kembali. Sentimen lain yang mendorong pasar ke level tertinggi barunya datang dari penurunan tajam kasus Covid-19 baru dan rawat inap dalam beberapa pekan terakhir meskipun kemunduran dalam jangka pendek berpotensi terjadi dari munculnya varian baru virus Corona dan potensi hambatan dalam distribusi vaksin. Sementara dari sisi data ekonomi AS terbaru, menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS secara tak terduga turun pada awal Februari 2021 dikarenakan rumah tangga masih mengkhawatirkan perekonomian meskipun ada ekspektasi untuk stimulus tambahan. Sebuah jajak pendapat oleh Reuters menunjukkan bahwa ekonomi AS diperkirakan akan mencapai level sebelum pandemi dalam setahun dikarenakan anggaran bantuan fiskal senilai US$ 1,9 triliun yang diusulkan membantu meningkatkan aktivitas ekonomi. Namun meski demikian, pasar tenaga kerja kemungkinan akan membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk pulih sepenuhnya. Presiden AS Joe Biden telah meminta bantuan kepada pejabat lokal dari kelompok bipartisan untuk mendukung rencana bantuan virus Corona senilai US$ 1,9 triliun guna membantu jutaan pekerja yang menganggur dan membuka kembali sekolah.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat dengan 0,48% yang didukung oleh rilis data ekonomi Jepang dan pergerakan positif indeks di bursa Wall Street akhir pekan kemarin. Data ekonomi Jepang terbaru menunjukkan bahwa GDP Growth Rate PreliminaryJepang untuk Q4-2020 melampaui ekspektasi. GDP Growth Rate Preliminary Q4-2021 secara kuartalan tumbuh sebesar 3% (ekspektasi tumbuh 2,3%) dan secara tahunan tumbuh 12,7% (ekspektasi tumbuh 9,5%).
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi menguat secara terbatas dimana salah satu sentimen yang berpotensi mempengaruhi pergerakan indeks datang dari penurunan kasus infeksi Covid-19 di Indonesia maupun secara global. IHSG di perkirakan akan bergerak dalam range 6160/6098 – 6259/6295.

Cermati :
TLKM, JSMR, ADRO, BBRI, UNVR
 

 
BERITA EMITEN

KIJA : Perseroan mencatatkan peningkatan angka pra penjualan (marketing sales) di sepanjang semester II 2020 sebesar Rp 644 miliar. Jumlah tersebut meningkat  sekitar 2,5 kali lipat dibanding perolehan marketing sales semester sebelumnya. Sebanyak 66,5% dari perolehan tersebut disumbang dari produk industri berupa tanah dan bangunan pabrik, sedang sisanya berasal dari segmen perumahan/komersial dan lain-lain.

ANTM :  Perseroan menargetkan volume dan produksi penjualan feronikel di tahun 2021 sebesar 26.000 ton nikel dalam feronikel (TNi), relatif stabil dengan capaian produksi dan penjualan unaudited tahun 2020 yang masing-masing sebesar 25.970 TNi dan 26.163 TNi. Target produksi ini sejalan dengan optimalisasi produksi pabrik feronikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

ARNA : Sepanjang tahun 2020 perseroan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 49.87% atau setara dengan Rp 323,01 miliar dari periode yang sama pada 2019 lalu yakni Rp 215,53 miliar. Meningkatnya keuntungan yang diperoleh perseroan berasal dari penjualan pada pihak berelasi sebanyak Rp 1,96 triliun, tumbuh  2.08% dari sebelumnya di tahun 2019 Rp 1,92 triliun. Hasil tersebut sebagian besar disumbang oleh transaksi dengan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) sebesar Rp 1,55 triliun.

GGRP : Perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai US$ 60 juta pada 2021. Angaran tersebut diharapkan membuat perseroan meraup keuntungan bersih. Anggaran belanja modal ini ditambah sejumlah strategi yang bakal diterapkan diharapkan menjadi katalis positif terhadap kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun ini.

WSKT : Perseroan memproyeksikan meraih Rp 2,6 triliun untuk nilai kontrak baru pada triwulan I-2021 yang terdiri dari proyek pemerintah seperti jaringan kereta api, jaringan gas, bangunan air, jalan, jembatan dan sampai dengan saat ini beberapa proyek dengan nilai kontrak besar masih dalam proses tender.

Morning Meeting

Morning Note 1 Maret 202101 Mar 2021 10:08

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup turun -47,85 poin atau melemah -0,76% setelah bergerak mayoritas melemah sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 345 saham di tutup turun, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Februari 202115 Feb 2021 08:50

IHSG di perdangan akhir pekan kemarin di tutup naik 20,69 poin atau menguat 0,33% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan Sebanyak 244 saham di tutup naik, 215 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 25 Januari 202125 Jan 2021 08:53

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup turun -106,76 poin atau melemah -1,67% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 396 saham di tutup turun, [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF