News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 6 Juni 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatanya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 73,97 poin atau menguat 1,23% setelah bergerak dalam range 6.025,56 - 6.088,79. Sebanyak 180 saham ditutup menguat, 216 saham ditutup melemah dan 108 saham stagnan. Menguatnya IHSG kemarin, selain masih dipengaruhi oleh sentimen domestik, juga masih dipengaruhi oleh sentimen eksternal. Sentimen eksternal tersebut yakni menguatnya indeks di bursa Wall Street yang diikuti oleh penguatan indeks di bursa regional seiring dengan kondusifnya situasi geo politik di kawasan semenanjung Korea dan zona Euro. Selain itu, naiknya harga komoditas seperti harga batu bara, turut menopang pergerakan IHSG. Dari domestik, nilai tukar Rupiah yang bergerak menguat serta perlahan meninggalkan level Rp. 14.000/US$ turut menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Indeks di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,06%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,41% dan 0,07%. Penutupan indeks tadi malam juga ditandai dengan rekor penutupan tertinggi baru indeks Nasdaq untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. Naiknya saham Amazon sebesar 1,9% dan saham Apple sebesar 0,9% berkontribusi terhadap penguatan indeks Nasdaq. Menguatnya indeks tadi malam didorong oleh sentimen data ekonomi AS periode Mei 2018 yang solid. Data tersebut yakni ISM Non Manufacturing PMI yang tercatat naik dari 56,8 ke 58,6 (ekspektasi 57,5) ; Markit Services PMI Final tercatat naik dari 54,6 ke 56,8 (ekspektasi 55,7) dan Markit Composite PMI Final yang tercatat naik dari 54,9 ke 56,6 (ekspektasi 54,8 serta JOLTs Job Opernings yang tercatat naik dari 6,63 juta ke 6,69 juta (ekspektasi 6,4 juta). Data ekonomi tersebut mampu bertumbuh meski dibayangi oleh kekhawatiran terhadap perang tarif dagang dan kekurangan tenaga kerja. Sementara saham-saham perbankan mengalami tekanan seiring menurunnya imbal hasil obligasi AS dan sikap investor yang tampaknya lebih memilih sektor obligasi daripada sektor ekuitas defensif seperti utilitas dan bahan baku konsumen. Sedangkan saham-saham perusahaan makanan kemasan turun setelah Meksiko mengenakan tarif pada produk-produk pertanian yang sensitif. Pelaku pasar juga kembali mengamati perkembangan politik di Italia dan berharap untuk tanda-tanda stabilitas politk di saat pemerintah baru Italia yang anti kemapanan memenangkan suara pertamanya di Senat majelis tinggi dan Perdana Menteri Italia yang baru menjanjikan perubahan radikal termasuk kesejahteraan dan tindakan terhadap imigrasi. Investor juga mencermati KTT G7 di Kanada yang akan diadakan pada pekan ini dimana masalah perdagangan diharapkan menjadi isu utama.

Dari kawasan regional pagi ini, indeks Nikkei dibuka melemah –0,09% yang dipicu oleh aksi profit taking serta kegelisahan investor terhadap gejolak perdagangan global serta turbulensi politik di Eropa khususnya Italia. Namun pergerakan Indeks Nikkei berpotensi menguat seiring nilai tukar Yen yang masih melemah terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan rawan akan aksi profit taking setelah penguatan IHSG selama dua hari perdagangan secara beruntun. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6046/6004 - 6109/6130.
Cermati :
GGRM, INTP, BSDE, JSMR, WSKT, HMSP, UNVR, ASII, ACES

BERITA EMITEN

LPKR : Berencana menjual satu asset mal di Jakarta kepada Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMRIT) di SIngapura untuk dikemas ke dalam dana investasi real estat (DIRE). Sementara itu kemarin perseroan telah merampungkan private placements bonds senilai US$ 75 juta. Untuk tahun 2018, perseroan optimistis dapat membukukan kenaikan marketing sales dari Rp. 7,84 triliun di tahun 2017 menjadi Rp. 10,52 triliun. Hingga Q1-2018 perseroan telah meraih marketing sales sebesar Rp. 1,96 triliun.
Rekomendasi : Netral

ITMG : Berencana melakukan pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga air dan tenaga surya. Saat ini perseroan dalam tahao pre feasibility study, namun diharapkan perseroan dapat menjalankan lini bisnis baru tersebut dalam waktu dekat. Perseroan tengah membidik kapasias masing-masing 100 MW hingga 200 MW untuk pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga surya.
Rekomendasi : Netral

BBRI : Akan merevisi target pertumbuhan penyaluran kredit tahun ini menjadi 14% secara tahunan dari target sebelumnya yakni sebesar 12%. Hingga akhir Mei 2018, pertumbuhan kredit perseroan telah melampaui 12% secara tahunan yang ditopang oleh kredit usaha mikro, kecil dan menengah serta kredit consumer yang mengalami peningkatan permintaan.
Rekomendasi : Netral

PGAS : Diperkirakan akan mengeluarkan dana mencapai US$ 1,5 miliar hingga US$ 2 miliar untuk mengakuisisi PT. Pertamina Gas sebagai bagian pembentukan holding BUMN Migas. Proses pengintegrasian Pertamina Gas ke perseroan akan ditempuh melalui jalur akuisisi. Nilai valuasi yang diperkirakan tidak mencapai US$ 2,5 miliar tersebut menjadi alas an perseroan membatalkan RUPS Luar Biasa yang rencananya akan diselenggarakan pada akhir Juni 2018.
Rekomendasi : Netral

CENT : Mengalokasikan belanja modal tahun 2018 senilai Rp. 1,2 triliun. Untuk tahun ini perseroan menargetkan pembangunan sebanyak 700 menara yang akan dibangun menyebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Hingga akhir 2017, perseroan memiliki total 1.300 tower. Untuk tahun 2018, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada kisaran 15%-20%. Selain menargetkan memiliki hingga 2.000 tower, perseroan juga menargetkan hingga 1.500 tenant coverage dari posisi saat ini yang sekitar 1.300 tenant.
Rekomendasi : Netral

MKNT : Berencana mengakuisisi sebuah perusahaan sektor pembiayaan untuk dapat mempermudah perseroan dalam memberikan akses pinjaman kepada mitra. Dana akuisisi nantinya akan berasal dari kas internal dan profit berjalan. Perseroan juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral

HOKI : Sedang mempersiapkan pembangunan pembangkit listrik dari kulit padi dengan investasi mencapai Rp. 60 miliar – Rp. 70 miliar. Pada akhir tahun ini, pembangkit listrik tenaga kulit padi berkapasitas 3 MW tersebu akan masuk tahap uji coba. Proyek tersebu akan terintegrasi dengan pabrik beras yang sedang dibangun di Sumatera Selatan.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 22 Oktober 201822 Oct 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 7,95 poin atau tekoreksi –0.14% setelah bergerak sideways dalam range 5.796,78 - 5.861,99. Sebanyak 204 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Oktober 201819 Oct 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 23,38 poin atau terkoreksi –0,40% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.811,93 - 5.858,79. Melemahnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Oktober 201818 Oct 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 67,80 poin atau menguat 1,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.819,18 - 5.868,62. Sebanyak 278 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Oktober 201817 Oct 2018 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 73,56 poin atau menguat 1,28% setelah mayoritas bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 5.719,51 - 5.800,82. Sebanyak  [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Oktober 201816 Oct 2018 09:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,23 poin atau terkoreksi –0,51% setelah bergerak sideways dalam range 5.725,58 - 5.816,04. Sebanyak 296 saham ditutup melemah, 118 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • yuk nabung saham, IDX
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF