News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 21 Mei 2018

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah bergerak dalam range 5.783,31 - 5.843,45. Sebanyak 237 saham ditutup melemah, 149 saham menguat dan 119 saham stagnan. IHSG sempat bergerak positif dan secara intra day sempat menguat hingga 0,47% merespon kebijakan Bank Indonesia yang menaikkan BI-7 Days Reverse Repo Rate dari 4,25% menjadi 4,50%. Namun belum ampuhnya kebijakan tersebut meredam pelemahan Rupiah serta maraknya sentimen negatif eksternal, mendorong IHSG berbalik arah hingga akhirnya ditutup melemah. Sentimen eksternal penekan IHSG antara lain pernyataan Presiden AS Donald Trump yang meragukan perundingan dagang antara AS dengan Tiongkok serta sentimen naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun di atas level 3,1%. Sentimen tersebut juga mendorong investor asing melakukan aksi jual di pasar reguler mencapai Rp. 550 miliar yang didominasi oleh saham perbankan seperti BBRI, BBCA, BBNI dan BBTN.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat tipis 0,004%. Sementara Indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,38% dan –0,26%. Pergerakan indeks akhir pekan kemarin masih dipengaruhi oleh negosiasi perdagangan antara AS dengan Tiongkok yang masih berlangsung, kenaikan imbal hasil surat utang US Treasury dan kenaikan harga minyak. Dalam negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung, Tiongkok membantah pernyataan pejabat AS bahwa Tiongkok telah menawarkan paket untuk mengurangi defisit perdagangan AS hingga US$ 200 miliar. Namun Tiongkok mengatakan bahwa pembicaraan dengan AS berlangsung cukup baik. Laporan tersebut mendorong saham Boeing naik hingga 2,1% dan menahan penurunan dari indeks Dow. Sementara saham-saham perbankan seperti JPMorgan Chase, Citigroup, Bank of America dan Wells Fargo mengalami penurunan di tengah prospek kenaikan suku bunga. Para investor mengungkapkan pesimisme bahwa sektor perbankan masih bisa tumbuh kecuali pertumbuhan kredit melaju kencang atau aturan perbankan dilonggarkan lebih luas lagi. Selain itu, investor juga mencemaskan kenaikan harga minyak mentah dunia yang terus menanjak.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat tipis 0,03%. Faktor melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar, menjadi salah satu sentimen pendorong menguatnya indeks Nikkei pagi ini di tengah-tengah negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok serta kenaikan harga minyak.

Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan masih rawan akan tekanan khususnya capital outflow investor asing serta nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar yang masih melemah dan berada di atas level Rp. 14.000/US$. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5787/5759 - 5870/5925.

Cermati :
(UNVR) S : 45725, 45275 R: 46500, 46800 CL jika turun dari 44500
(PGAS) S : 1910, 1840 R: 2030, 2080 CL jika turun dari 1725
(INKP) S : 14350, 14275 R: 14525, 14600 CL jika turun dari 13500
(INDY) S : 3920, 3860 R: 4030, 4080 CL jika turun dari 3700
(INDF) S : 6325, 6275 R: 6425, 6475 CL jika turun dari 6000
(SMBR) S : 3500, 3470 R: 3580, 3630 CL jika turun dari 3400
(INCO) S : 3630, 3570 R: 3730, 3770 CL jika turun dari 3400
(INTP) S : 16450, 16200 R: 17200, 17700 CL jika turun dari 15500
(ADHI) S : 1895, 1870 R: 1945, 1970 CL jika turun dari 1800
(WSKT) S : 2040, 2010 R: 2120, 2160 CL jika turun dari 1900

BERITA EMITEN

SRIL : Menerbitkan surat utang jangka menengah (MTN) senilai US$ 25 juta dengan kupon sebesar 5,8% per tahun.  Terkait rencana pertumbuhan anorganik, perseroan membuka ipsi untuk penghimpunan dana melalui instrumen surat utang atau penambahan modal melalui skema rights issue pada tahun 2018.
Rekomendasi : Netral

ANJT : Akan melanjutkan ekspansi hingga akhir tahun. Diantaranya adalah melanjutkan pembangunan pabrik kelapa sawit, pembangunan mesin pembeku edamame atau kedelai, penanaman kembali kebun dan pembangunan infrastruktur kebun.
Rekomendasi : Netral

PGAS : Kementerian BUMN telah memutuskan skema akuisisi untuk peleburan perseroan dengan PT. Pertamina Gas (Pertagas) sebagai subholding gas. Dan sebelum proses akuisisi dijalankan, perseroan akan terlebih dahulu melakukan RUPSLB.  
Rekomendasi : Netral

INTA : Membidik kenaikan pendapatan sekitar 25% pada tahun ini menjadi Rp. 2,58 triliun seiring dengan pertumbuhan permintaan sektor pertambangan dan infrastruktur. Selain harga komoditas, faktor pendorong kinerja perseroan di tahun 2017 adalah masih maraknya pembangunan infrastruktur sehingga meningkatkan pendapatan dari penjualan alat konstruksi dan anak usaha perseroan yang bergerak di bidang komponen infrastruktur yakni PT. Columbia Chrome Indonesia. Untuk tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 100 miliar untuk pembelian alat dan pembuatan cetakan komponen infrastruktur.
Rekomendasi : Netral

BLTZ : Perseroan yakin kinerja pada Q2-2018 akan semakin baik setelah pada Q1-2018 membukukan kerugian nyaris dua kali lipat dibandingkan Q1-2017. Perseroan akan memanfaatkan puncak okupansi selama libur puasa, lebaran dan pada akhir tahun untuk menarik jumlah penontyon.
Rekomendasi : Netral

IPOL: Melanjutkan pengembangan bisnis kemasan kualitas tinggi atau high grade. Perseroan berkeinginan harapan margin lebih tinggi dibandingkan produk kemasan low grade yang selama ini diproduksi.
Rekomendasi : Netral

AMRT: Tahun ini perseroan merencanakan menambah 800 gerai baru di dalam negeri dan 150 gerai baru di Filipina. Tahun ini perseroan mengalokasikan dana belanja modal sebesar Rp 2,3 triliun.
Rekomendasi : Netral

MYOR: Senantiasa mencari cara untuk memperbesar penjualan ekspor. Kali ini, target perseroan adalah memperdalam pasar di India dan negara-negara kawasan Afrika.
Rekomendasi : Netral

IPO : PT. Adhi Karya Tbk (ADHI) memastikan akan mendorong anak usahanya yakni PT. Adhi Persada Beton untuk melangsungkan penawaran umum perdana (IPO) saham pada 2021 mendatang dan akan menjadi anak usaha keempat perseroan yang melantai di BEI.

PT. Sriwahana Adityakarta Tbk membidik dana Rp. 75 miliar dalam aksi penawaran umum perdana (IPO) saham pada 8 Juni 2018 melalui pelepasan 22% sahamnya. Perseroan akan melepas 750 juta saham dengan harga penawaran Rp. 120 - Rp. 200 per saham. Dana yang diperoleh nantinya akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk menjamin kepastian supply bahan baku bagi industri corrugated perseroan.

Morning Meeting

Morning Note 16 Agustus 201816 Aug 2018 09:14

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan mengakhiri pelemahan signifikannya di dua hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 46,72 poin atau menguat 0,81% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201815 Aug 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 91,37 poin atau terkoreksi –1,56% setelah bergerak sideways dalam range 5.744,58 - 5.890,99. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Agustus 201814 Aug 2018 08:49

IHSG di perdagangan di perdagangan kemarin ditutup turun 215,93 poin atau terkoreksi signifikan –3,55% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 366 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Agustus 201810 Aug 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,57 poin atau terkoreksi –0,49% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 6.055,30 - 6.105,92. [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201809 Aug 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 3,58 poin atau menguat tipis 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.081,63 - 6.117,29. Sebanyak 180 saham ditutup menguat, 206 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Agustus 201808 Aug 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,88 poin atau terkoreksi -0,16% setelah bergerak sideways dalam range 6.079,48 - 6.113,99. Sebanyak 215 saham ditutup melemah, 168 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Agustus 201807 Aug 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 93,59 poin atau menguat 1,56% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 231 saham ditutup menguat, 161 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Agustus 201806 Aug 2018 08:51

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 4,19 atau melemah tipis –0,07% setelah bergerak sideways dalam range yang ketat di level 5.994,04 - 6.023,47. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Agustus 201803 Aug 2018 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 21,70 poin atau terkoreksi –0,36% setelah bergerak sideways dalam range 6.011,72 - 6.055,07. Sebanyak 230 saham ditutup melemah, 148 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Agustus 201803 Aug 2018 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat atau rebound dari koreksi yang cukup signifikan di sesi perdagangan awal pekan. IHSG ditutup naik 96,98 poin atau menguat 1,63% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 1 Agustus 201801 Aug 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin mengakhiri relinya selama tujuh hari secara beruntun. IHSG ditutup turun 91,49 poin atau terkoreksi –1,51% setelah disepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 31 Juli 201831 Jul 2018 08:46

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketujuh secara beruntun dan menjadi reli terpanjang IHSG setelah 15-23 Januari 2018. IHSG ditutup naik 38,80 [ ... ]

Read more...
Morning Note 30 Juli 201830 Jul 2018 08:46

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keenam perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 43 poin atau menguat 0,72% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juli 201827 Jul 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup menguat untuk hari kelima perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 12,25 poin atau menguat 0,21%. Menguatnya IHSG tersebut kemarin [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juli 201826 Jul 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 2,05 poin atau menguat 0,03% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...