News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 17 Mei 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak dalam range 5.738,58 - 5.841,46. Sebanyak 153 saham ditutup menguat, 214 saham melemah dan 122 saham stagnan. Pergerakan IHSG kemarin masih melanjutkan pelemahannya di sesi perdagangan sebelumnya. IHSG secara intra day sempat terkoreksi hingga –1,70% akibat tekanan jual investor asing serta maraknya sentimen negatif domestik maupun eksternal. Sentimen negatif domestik yang masih menekan pergerakan IHSG datang dari defisitnya neraca perdagangan Indonesia bulan April 2018, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar serta sentimen keamanan domestik terkait sejumlah isu gangguan keamanan. Sedangkan sentimen negatif eksternal datang dari naiknya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun dan ancaman Korea Utara untuk membatalkan rencana pertemuannya dengan AS. Namun pelemahan IHSG mampu dikurangi hingga akhirnya ditutup menguat setelah khususnya investor domestik berbalik melakukan aksi beli terhadap beberapa saham unggulan memanfaatkan penurunan harga.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,25%, Indeks Nasdaq menguat 0,63% dan Indeks S&P menguat 0,41%. Menguatnya indeks tadi malam didorong oleh naiknya saham-saham sektor ritel secara luas setelah laporan laba yang kuat dari Macy’s. Saham Macy’s melonjak lebih dari 10,8% setelah melaporkan kinerja laba kuartalan yang lebih kuat dari perkiraan dan menaikkan prospek labanya sehingga mendorong kenaikan saham sektor ritel secara luas. Sentimen tersebut untuk sementara meredam sentimen naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun. Tadi malam imbal hasil tersebut telah mencapai 3,10% yang merupakan rekor tertinggi sejak Juli 2011. Faktor tersebut dipandang berpotensi mendorong investor mempertimbangkan apakah obligasi pemerintah AS menjadi pilihan yang lebih menarik ketimbang pasar saham yang lebih berisiko. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati dinamika diplomatik di semenanjung Korea setelah Korea Utara menunda pembicaraan tingkat tinggi dengan Korea Selatan dan mengancam akan menarik diri dari pertemuan tingkat tinggi dengan AS. Faktor tersebut juga menimbulkan kegelisahan investor menjelang pertemuan negosiasi perdagangan antara AS dengan Tiongkok.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,46%. Menguatnya indeks tersebut didukung oleh menguatnya indeks di bursa Wall Street tadi malam dan melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan masih rawan akan aksi jual investor asing. Selain itu pelaku pasar diperkirakan akan mencermati pergerakan nilai tukar US Dollar dan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk mengetahui arah kebijakan Bank Indonesia terkait BI 7-Days Reverse Repo Rate dan pergerakan nilai tukar Rupiah. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5772/5703 - 5875/5909.

Cermati :
(WIKA) S : 1400, 1340 R: 1505, 1545 CL jika turun dari 1230
(MEDC) S : 2460, 2410 R: 2550, 2590 CL jika turun dari 2240
(ADRO) S : 1710, 1620 R: 1845, 1890 CL jika turun dari 1600
(BBCA) S : 22050, 21725 R: 22550, 22725 CL jika turun dari 21400
(HMSP) S : 3620, 3530 R: 3770, 3820 CL jika turun dari 3300
(BMRI) S : 6675, 6500 R: 6950, 7050 CL jika turun dari 6300
(GGRM) S : 67650, 66300 R: 69725, 70450 CL jika turun dari 66000


BERITA EMITEN

PTPP :  Merilis surat berharga perpetual (perpetual bond) sebesar Rp. 150 miliar. Dengan demikian maka perseroan tercatat sebagai emiten di BEI yang pertama kali menerbitkan perpetual bond. Kupon yang ditawarkan sebesar 9,04% per tahun dan dapat diperhitungkan ke dalam ekuitas perseroan. Surat berharga tersebut termasuk dalam bagian Rp. 250 miliar yang direncanakan menjadi underlying produk reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) Ciptadana Infrastruktur Indonesia.

HEAL : Berencana membangun sebanyak 12 rumah sakit baru untuk tiga tahun mendatang dimana dananya bersumber dari IPO senilai Rp. 1,3 triliun. Perseroan akan memfokuskan pembangunan empat rumah sakit di luar pulau Jawa pada tahun ini. Sedangkan ekspansi rumah sakit di pulau Jawa akan difokuskan pada tahun 2019-2020. Selain itu perseroan juga akan menambah jumlah tempat tidur hingga 200 unit pada rumah sakit existing.

JSKY : Berencana menambah porsi ekspor naik hingga 47% dari porsi tahun 2017 yang sebesar 34%. Hal tersebut terkait dengan kenaikan nilai US Dollar sehingga selisih nilai kurs penjualan ekspor akan menambah nilai jual. Pasar yang dituju antara lain AS, Jepang, Turki, Eropa, Thailand dan Filipina untuk produk panel surya, termasuk penambahan volume dari pelanggan existing.

MNKT : Menjajaki kerja sama dengan perusahaan teknologi finansial untuk peer-to-peer (P2P) lending. Hal tersebut diharapkan meningkatkan ekspansi perseroan ke depannya.

KIJA : Membidik nilai marketing sales sebesar Rp. 2,25 yriliun dari tiga lokasi bisnis land dan properti pada tahun 2018. Tiga lokasi tersebut yakni CIkarang sebesar Rp. 1,5 triliun, Kendal sebesar Rp. 500 miliar dan Tanjung Lesung sebesar Rp. 250 miliar.

BFIN: Menilai pengalihan saham yang dimiliki PT Aryaputra Teguharta di perseroan sudah berjalan sesuai dengan prosedur. Saat ini, perseroan juga mengajukan peninjauan kembali kedua untuk mendapatkan kepastian hukum karena ada dua putusan berbeda untuk kasus yang sama.
Rekomendasi : Netral

KIJA: Menargetkan pendapatan real estat dan properti sebesar Rp 2,25 triliun sepanjang tahun ini, atau dua kali lipat lebih ketimbang realisasi pendapatan real estat tahun lalu yakni Rp 1,07 triliun. Perseroan akan mengembangkan kota mandiri di Kawasan Industri Kendal, sehingga Kendal menjadi pangsa industri yang mengacu pembangunan kota Singapura.
Rekomendasi : Netral

ARTI: Tahun ini perseroan akan menikmati sumber pendapatan baru berupa bisnis emas. Hal ini karena perseroan akan memproduksi emas dalam dua bulan hingga tiga bulan kedepan dimana lokasi tambang emas perseroan terletak di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Rekomendasi : Netral

HEXA: Kini harus membayar royalti atas merek Hitachi dan HCM sebesar 2,0% terhadap penjualan kepada pihak ketiga. Supaya keuntungan tidak menipis, perseroan akan berupaya meningkatkan margin laba.
Rekomendasi : Netral

IMPC: Berencana menambah kapasitas produksi pabrik di tahun ini. Perseroan akan menambah varian produk agar dapat memperlebar segmen pasar.
Rekomendasi : Netral

BLTZ: Memproyeksikan pertumbuhan bisnis bisa mencapai 25% di akhir tahun ini. Untuk bisa merealisasikan target tersebut, perseroan sudah mempersiapkan belanja modal sebesar Rp 500 miliar sepanjang tahun ini untuk rencana penambahan dan renovasi bioskop CGV Cinemas.
Rekomendasi : Netral

IPO : PT. Sarimelati Kencana berencana menjual saham melalui mekanisme private placement setelah mencatatkan sahamnya (listing) di BEI pada 23 Mei mendatang. Secara keseluruhan perseroan berpotensi meraih total dana segar mencapai Rp. 1,01 triliun yang terdiri dari Rp. 664,81 miliar berasal dari IPO dan sebesar Rp. 345,70 miliar berasal dari pelaksanaan private placement.

PT. Jaya Bersama Indo, pengelola jaringan restoran The Duck King, mengkaji rencana ekspansi ke Vietnam, Myanmar dan Kamboja. Adapun saat ini perseroan tengah memulai penawaran umum perdana (IPO) saham dengan target perolehan dana mencapai Rp. 625 miliar - Rp. 787 miliar. Sebanyak 80% dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi bisnis dan sisanya untuk keperluan modal kerja.

PT Trimuda Nuansa Citra akan menggelar penawaran umum perdana saham dengan menawarkan sebanyak 200 juta saham biasa atau setara dengan 47,43% dari seluruh modal disetor. Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi di bidang logistik dan pergudangan, khususnya untuk membeli tanah seluas 1,7 hektare.

Morning Meeting

Morning Note 8 Juni 201808 Jun 2018 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 36,99 poin atau menguat 0,61% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.077,86 - 6.116,43. Sebanyak 234 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Juni 201807 Jun 2018 09:10

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 19,08 poin atau terkoreksi –0,31% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak melemah dalam range 6.063,34 - 6.096,72. [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Juni 201806 Jun 2018 09:54

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatanya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 73,97 poin atau menguat 1,23% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Juni 201805 Jun 2018 08:35

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 31,23 poin atau menguat 0,52% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 181 saham ditutup menguat, 223 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Juni 201804 Jun 2018 08:48

IHSG di perdagangan Kamis akhir pekan kemarin sebelum libur kembali melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 27,47 poin atau terkoreksi –0,46% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 31 Mei 201831 May 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 57,27 poin atau terkoreksi –0,94% setelah bergerak fluktuatif sideways dalam range 6.001,80 - 6.095,83. Sebanyak 226 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Mei 201828 May 2018 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG di tutup naik 29,20 poin atau menguat 0,49% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...