News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 16 Mei 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, 154 saham menguat dan 117 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor ditutup melemah yang dipimpin oleh sektor Keiangan dan Consumer. Sementara sektor penambangan dan agi ditutup menguat. Selain aksi jual masif yang dilakukan investor asing, sentimen negatif penekan IHSG datang dari data neraca perdagangan Indonesia periode April 2018 yang mengalami defisit hingga mencapai US$ 1,63 miliar. Selain itu, MSCI rebalancing juga turut menjadi penekan pergerakan IHSG. Investor asing tercatat melakukan aksi jual di pasar reguler mencapai Rp. 921,67 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual antara lain TLKM, BMRI, BBRI dan BBCA.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,78%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,81% dan Indeks S&P terkoreksi –0,68%. Melemahnya indeks tersebut tadi malam dipicu oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang mencapai level tertinggi baru yakni mencapai level 3,09% pada tadi malam dan merupakan level tertingginya sejak tahun 2011. Imbal hasil tersebut yang merupakan barometer untuk suku bunga KPR dan instrumen keuangan lainnya, baru-baru ini telah melonjak dikarenakan tanda-tanda meningkatnya inflasi yang memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed lebih banyak pada tahun ini. Menurut alat FedWatch CME untuk pasar berjangka fed funds, menyebutkan probabilitas bahwa The Fed AS akan menaikkan suku bunganya sebanyak empat kali pada tahun ini, naik di atas 50% untuk pertama kalinya tadi malam. Dimana peningkatan imbal hasil obligasi tersebut selain meningkatkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut dari The Fed AS, juga mendorong indeks US Dollar ke level penutupan tertingginya di tahun 2018. Para analis mengatakan bahwa investor juga khawatir meningkatnya biaya pinjaman dapat memperlambat ekonomi AS. Dari sisi data ekonomi yang dirilis tadi malam, Retail Sales MoM periode Apr 2018 tercatat sebesar US$ 497,6 miliar atau meningkat 0,3% dari bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun kuatnya penjualan ritel tersebut turut memicu kekhawatiran terhadap peningkatan inflasi. Selain itu pelaku pasar juga masih menantikan hasil pertemuan tingkat tinggi antara AS dengan Tiongkok pada pekan ini di Washington untuk membahas kesepakatan perdagangan.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,39%. Selain dipicu oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street, koreksi indeks Nikkei juga dipicu oleh data pertumbuhan ekonomi Jepang yang menunjukkan kontraksi untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan cenderung rawan akan tekanan seiring sentimen defisit neraca perdagangan Indonesia dan meningkatnya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun yang dapat memicu capital outflow investor asing. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5800/5763 - 5907/5977.

Cermati :
(INTP) S : 18525, 18250 R: 19350, 19875 CL jika turun dari 16500.
(WIKA) S : 1360, 1320 R: 1430, 1430 CL jika turun dari 1215
(LPPF) S : 9100, 9000 R: 9400, 9575 CL jika turun dari 8500
(UNVR) S : 46625, 45800 R: 48650, 49850 CL jika turun dari 44900
(ASII) S : 6850, 6800 R: 7050, 7175 CL jika turun dari 6500
(ADRO) S : 1665, 1615 R: 1750, 1780 CL jika turun dari 1570
(INCO) S : 3420, 3340 R: 3540, 3580 CL jika turun dari 3200
(MYOR) S : 2670, 2580 R: 2910, 3060 CL jika turun dari 2500
(SCMA) S : 2360, 2320 R: 2420, 2440 CL jika turun dari 2250
(ICBP) S : 8100, 8000 R: 8350, 8450 CL jika turun dari 7500


BERITA EMITEN

MTRA : Berencana menerbitkan Medium Term Notes (MTN) senilai Rp. 200 miliar dimana 50% dari dana yang akan diperoleh akan digunakan untuk modal kerja penyelesaian sejumlah proyek dan pembelian alat berat. Sementara sisanya akan dipergunakan untuk melunasi utang.
Akan merevisi target perolehan kontrak perseroan dari Rp 275 miliar menjadi sekitar Rp 500 miliar pada tahun ini. Pada semester I/2018, perseroan telah menandatangani kerja sama pembangunan proyek pergudangan Logos Metrolink Logistic Hub senilai Rp 1 triliun dengan PT Logos Indonesia Bekasi One.
Rekomendasi : Netral

LTLS : Menetapkan rasio dividen sekitar 30% dari total laba bersih tahun 2017 yang mencapai Rp. 149,9 miliar. Rasio tersebut mencerminkan total dividen tunai sebesar Rp. 45,4 miliar atau merefleksikan Rp. 30 per saham.
Rekomendasi : Netral

ROTI : Menyiapkan dana senilai Rp. 500 miliar untuk membiayai pembangunan dua pabrik di Gresik dan Lampung dimana dana tersebut merupakan bagian dari belanja modal tahun 2018 yang sebesar Rp. 600 miliar.
Rekomendasi : Netral

BABP : Membukukan laba sebesar Rp. 94,8 miliar di Q1-2018 atau meningkat signifikan 294% dibandingkan Q1-2017. Peningkatan kinerja tersebut merupakan bagian dari upaya dalam meningkatkan kualitas kredit, menjaga agar pendapatan bisnis utama tetap baik serta pemulihan aset bermasalah sesuai dengan rencana strategis bank.
Rekomendasi : Netral

BBCA : Menerbitkan surat utang dalam bentuk obligasi berkelanjutan tahap I sebesar Rp.500 miliar dengan kupon 7,50%-8,75% yang merupakan sebagai bagian dari rencana aksi (recovery plan) perseroan untuk memenugi kewajiban dari OJK. Penerbitan surat utang tersebut juga akan memperkokoh struktur permodalan dan meningkatkan struktur penghimpunan dana jangka panjang perseroan.
Rekomendasi : Netral

ADHI: Mengusulkan pengerjaan proyek kereta layang sepanjang 26 km kepada Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Perseroan akan mengerjakan proyek itu secara konsorsium dengan estimasi nilai proyek Rp 12-15 triliun.
Rekomendasi : Netral

PRIM: Berencana untuk mengakuisisi empat rumah sakit pada tahun ini. Perseroan berencana mengakuisisi rumah sakit yang berlokasi di Medan, Tebing Tinggi, Pekan Baru dan Tangerang.
Rekomendasi : Netral

ETWA: Akan fokus mencari pendanaan baru tahu ini setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa untuk mengajukan pinjaman tahun ini. Upaya tersebut demi memperbaiki kinerja keuangan perseroan.
Rekomendasi : Netral

BRNA: Berencana menaikkan harga jual produk kemasan plastic. Pendorongnya adalah menguatnya harga minyak dunia yang melebihi level US$ 60 per barel.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...