News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 27 April 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun dan ditutup terkoreksi signifikan serta ditutup di bawah level 6.000 untuk pertama kalinya sejak 4 Desember 2017. IHSG ditutup turun 170,65 poin atau melemah –2,81% setelah bergerak dalam range 5.894,15 - 6.089,09.  Sebanyak 345 saham ditutup melemah, 67 saham menguat dan 81 saham stagnan. Sementara dari sisi sektoral, pelemahan IHSG dipimpin oleh sektor Pertambangan, Keuangan, Infrastruktur dan Konsumen. Pergerakan IHSG kemarin sempat menyentuh teritori positif di awal perdagangan mengikuti reboundnya indeks di bursa Wall Street dan kawasan regional. Namun laju positf tersebut tidak dapat bertahan akibat tekanan jual masif khususnya dari investor asing yang di pasar reguler tercatat mencapai Rp. 1,60 triliun dengan saham-saham yang paling banyak dilepas yakni BMRI, BBRI, BBCA, ASII dan BBTN. Sentimen eksternal yakni kekhawatiran terhadap naiknya imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun berdampak pada kenaikan suku bunga, menjadi faktor penekan pergerakan IHSG dan mendorong capital outflow investor asing.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,99%, Indeks Nasdaq menguat 1,64% dan Indeks S&P menguat 1,05%. Menguatnya indeks tadi malam didorong oleh hasil kinerja emiten yang solid dan rebound saham teknologi dikarenakan penuruna imbal hasil obligasi. Reboundnya saham teknologi dipimpin oleh saham Facebook yang naik 9,1% setelah membukukan laba yang mengesankan dan tampaknya menenangkan kekhawatiran investor mengenai penyalahgunaan dana pengguna Facebook. Selain itu saham produsen chip seperti Advance Micro yang naik 13,7% dan Qualcomm yang naik 1,4% setelah melaporkan kinerja di atas ekspektasi analis dan sekaligus meredakan kekhawatiran terhadap melemahnya permintaan smartphone. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun ditutup di bawah level 3% dikarenakan munculnya pembeli obligasi setelah maraknya penjualan obligasi yang didorong oleh kekhawatiran atas membengkaknya utang AS dan meningkatnya biaya pinjaman di segala lini. Dari sisi data ekonomi, Initial Jobless Clai,s tercatat turun dari 233.000 ke 209.000 dan Durable Goods Orders MoM periode Maret 2018 yang tercatat naik 2,6% namun lebih rendah dari periode Februari 2018 yang tercatat naik 3,5%.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,66% yang mengikuti rebound-nya indeks di bursa Wall Street dan optimisme investor terhadap pendapatan emiten. Selain itu investor juga berekspektasi positif terhadap pertemuan puncak antara pemimpin Korea Selatan dan Korea Utara.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG hari ini berpotensi untuk menguat setelah mengalami tekanan selama lima hari perdagangan secara beruntun yang didukung oleh sentimen menguatnya indeks di bursa Wall Street setelah imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun bergerak ke bawah level 3%. Meski demikian pergerakan IHSG masih dibayangi oleh aksi lepas saham investor asing dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5839/5769 - 6034/6159.

Cermati :
(ASII) S : 6975, 6725 R: 7250, 7500 CL jika turun dari 6500
(LPPF) S : 10300, 9825 R: 11025, 11250 CL jika turun dari 9600
(PGAS) S : 2160, 2120 R: 2260, 2310 CL jika turun dari 2000
(TPIA) S : 6175, 6050 R: 6325, 6450 CL jika turun dari 5500
(ADHI) S : 1850, 1800 R: 2000, 2100 CL jika turun dari 1700
(BRPT) S : 2420, 2380 R: 2520, 2580 CL jika turun dari 2200
(TBLA) S : 1150, 1105 R: 1280, 1360 CL jika turun dari 1000


BERITA EMITEN

PTPP : Bersiap menerbitkan obligasi senilai Rp. 1,5 triliun pada Mei 2018. Obligasi tersebut termasuk bagian dari plafon penawaran umum berkelanjutan II Tahun 2018 senilai Rp. 3 triliun. Sebagian dana akan digunakan untuk mendukung proyek terkait sistem penyediaan air minum di beberapa wilayah antara lain Lampung dan Bali. Selain itu juga akan digunakan untuk memperbesar porsi sumber dana jangka panjang sehingga secara bertahap posisi current ratio perseroan akan lebih baik.
Rekomendasi  : Netral

PGAS : Akan melanjutkan langkah integrasinya dengan PT. Pertamina Gas (Pertagas), anak usaha PT. Pertamina yang bergerak di sektor pengolahan gas dan hal tersebut sudah disetujui oleh pemegang saham. Perseroan juga akan membagikan 40% dari laba bersih tahun buku 2017 sebagai dividen yakni sebesar Rp. 766,27 miliar dengan nilai dividen Rp. 31,61 per saham.
Rekomendasi  : Netral

AALI : Akan kembali berekspansi pada lini bisnis pembiakan sapi ke Kalimantan Timur dari sebelumnya dimulai di Kalimantan Tengah. Perseroan akan melakukan impor sekuar 2.000 ekor sapi fattening (pedaging) dengan nilai investasi sekitar Rp. 26 miliar yang masuk pada hitungan modal kerja. Jumlah sapi hingga akhir tahun 2018 diperkirakan akan mencapai 7.000 ekor sapi breeding dan 2.000 ekor sapi fattening.
Memprediksi laba bersih perseroan pada tahun ini tidak akan berubah dari capaian pada 2017 yakni sekitar Rp 2 triliun. Faktor utama yang membuat perseroan tidak mematok target agresif adalah penurunan harga jual minyak sawit mentah di pasar global yang turun sejak kuartal IV/2017.
Rekomendasi  : Netral

MYOH : Membukukan lonjakan laba bersih sebesar 71% menjadi US$ 5,8 juta hingga Q1-2018 menjadi US$ 5,8 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 3,40 juta. Kenaikan tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan berjalannya efisiensi. Pendapatan perseroan meningkat sebesar 19,3% dari US$ 44,30 juta menjadi US$ 52,83 juta.
Rekomendasi  : Netral

RODA : Akan membangun proyek baru gedung apartemen The Fountain dengan nilai investasi sekitar Rp. 1 triliun yang berlokasi di kawasan Menteng Jakarta Pusat yang akan dimulai pada tahun ini dan diperkirakan akan rampung dalam dua tahun. Perseroan menargetkan marketing sales sebesar Rp. 400 miliar dan laba komprehensif sebesar Rp. 75 miliar di tahun 2018.
Rekomendasi  : Netral

BJTM : Membukukan laba bersih sebesar Rp. 376,85 miliar pada Q1-2018 atau tumbuh 10,84% secara tahunan yang ditopang oleh realisasi kredit perseroan yang tercatat tumbuh sebesar 7,22% menjadi Rp. 31,41 triliun.
Rekomendasi  : Netral

INDY: Mempertimbangkan peluang memacu produksi batubara menjadi 36,5 juta ton pada 2018 dari rencana awal 33,5 juta karena memanfaatkan insentif tambahan 10% dari kebijakan domestik market obligation. Dari sisi lain, perseroan sudah merealisasikan belanja modal senilai US$ 36,9 juta pada kuartal I-2018.
Pada kuartal I-2018, pendapatan perseroan sebesar US$ 809,03 juta, meningkat 264% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 222,53 juta. Laba bersih perseroan juga naik 164,47% menjadi US$ 58,37 juta.
Rekomendasi  : Netral

MKPI: Tahun 2018 ini, perseroan telah menyiapkan belanja modal Rp 500 miliar untuk akuisisi lahan. Saat ini perseroan sedang melakukan proses penjajakan pembelian lahan seluas 50 hektare di beberapa titik di Jabodetabek.
Rekomendasi  : Netral

SMRA: Pada semester II-2018, perseroan akan meluncurkan proyek rumah tapak di Bekasi dengan menggandeng Sumitomo Forestry Singapura Ltd. Saat ini, perseroan tengah mempersiapkan kota mandiri baru di Makassar, Sulawesi Selatan seluas 170 hektare.
Rekomendasi  : Netral

INDF: Resmi mengeluarkan mengumumkan menjadi official partner pelaksanaan Asian Games 2018. Untuk menjadi official partner tersebut, perseroan akan mengeluarkan dana tak kurang dari US$ 10 juta atau Rp 138 miliar.
Rekomendasi  : Netral

SSMS: Menargetkan pertumbuhan laba bersih pada tahun ini minimal sebesar 15%. Pada tahun 2017, perseroan berhasil meningkatkan laba sebesar 33,7% menjadi Rp 787,1 miliar, yang didorong oleh kenaikan penjualan sebesar 19% menjadi Rp 3,24 triliun.
Rekomendasi  : Netral

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...