News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 24 April 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,55 poin atau terkoreksi –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.298,38 - 6.335,45. Sebanyak 229 saham ditutup melemah, 143 saham menguat dan 112 saham stagnan. Melemahnya IHSG kemarin salah satunya dipengaruhi oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street dan bursa di kawasan regional serta juga dipengaruhi oleh tekanan jual dari investor asing. Selain itu, melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar yang sempat menyentuh Rp. 14.000/US Dollar juga turut menekan pergerakan IHSG. Sentimen yang menekan laju pergerakan indeks dan nilai tukar Rupiah tersebut salah satunya datang dari naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mendorong keluarnya modal dari aset-aset berisiko.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow dan Indeks Nasdaq ditutup terkoreksi masing-masing –0,06% dan –0,25%. Sementara indeks S&P ditutup menguat 0,01%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh melemahnya saham-saham sektor teknologi. Saham-saham sektor teknologi mengalami tekanan menjelang terbitnya laporan keuangan emiten berbasis teknologi pekan ini. Selain itu tekanan datang akibat kekhawatiran investor terhadap penurunan permintaan smartphone setelah pembuat chip terbesar dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd, memangkas target pendapatan setahun penuh gara-gara pelemahan permintaan smartphone. Sentimen penekan lainnya datang dari imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun yang naik ke level tertinggi sejak Januari 2014 di tengah kekhawatiran meningkatnya pasokan utang pemerintah dan percepatan inflasi. Akan tetapi sentimen-sentimen tersebut mampu diredam oleh optimisme laporan keuangan emiten mampu mengimbangi dan membatasi pelemahan indeks. Hal tersebut didasari bahwa sebanyak 18% dari emiten dalam komponen indeks S&P yang telah melaporkan kinerja keuangannya, sebesar 78,2% diantaranya mampu mengalahkan konsensus. Sebanyak 181 emiten dalam komponen indeks S&P dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada pekan ini.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,64% yang didukung oleh melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar yang mendorong prospek pendapatan emiten berbasis ekspor.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan masih berpotensi rawan tekanan dengan diimbangi sentimen dimulainya musim laporan keuangan emiten Q1-2018 dan sejumlah aksi korporasi seperti rencana pembagian dividen. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6292/6276 - 6329/6350.

Cermati :
(INTP) S : 18350, 18075 R: 18800, 18950 CL jika turun dari 17300
(BBTN) S : 3680, 3650 R: 3740, 3760 CL jika turun dari 35400
(WSBP) S : 420, 414 R: 436, 444 CL jika turun dari 400
(TLKM) S : 3720, 3690 R: 3780, 3810 CL jika turun dari 3600
(RALS) S : 1415, 1385 R: 1475, 1500 CL jika turun dari 1300
(MAPI) S : 8100, 8025 R: 8350, 8500 CL jika turun dari 7700
(ADRO) S : 2210, 2170 R: 2300, 2340 CL jika turun dari 2100
(PTBA) S : 3320, 3260 R: 3390, 3450 CL jika turun dari 3200
(BBNI) S : 8625, 8525 R: 8825, 8925 CL jika turun dari 8300
(BBCA) S : 22875, 22750 R: 23175, 23325 CL jika turun dari 22500


BERITA EMITEN

LPCK : Membukukan total pendapatan di tahun 2017 sebesar Rp. 1,5 triliun dan laba bruto sebesar Rp. 633 miliar. Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar Rp. 433 miliar dan laba bersih sebesar Rp. 368 miliar.Pencapaian tersebut dikarenakan melemahnya pasar properti Indonesia tahun 2017. Namun dengan proyek Meikarta, perseroan memiliki proyek yang berkesinambungan untuk pertumbuhan masa yang akan datang.
Rekomendasi  : Netral

TRIS : Menargetkan kenaikan ekspor sebesar 8%-12% di tahun 2018. Nantinya porsi ekspor terhadap penjualan diharapkan sebesar 75%-76% dari pendapatan tahun ini dibandingkan porsi penjualan ritel. Perseroan juga menargetkan penjualan maupun laba bersih di tahun 2018 naik sebesar 10%. Penjualan online diharapkan naik menjadi 3% dari sebelumnya sekitar 2%.
Rekomendasi  : Netral

BELL : Menargetkan pertumbuhan penjualan naik hingga 7% dengan segmen bisnis seragam perkantoran menyumbang gungga 47%. Perseroan diharapkan menyumbang lebih dari 60% terhadap pendapatan konsolidasi grup Trisula. Target laba bersih tahun 2018 naik sebesar 10% dan capex tahun 2018 sebesar Rp. 16-17 miliar untuk investasi mesin.
Rekomendasi  : Netral

TPIA : Menganggarkan belanja modal secara multiyears senilai total US$ 1,2 miliar selama 2018-2020 dan untuk tahun 2018 belanja modal sebesar US$ 570 juta. Belanja modal multiyears tersebut rencananya akan digunakan untuk penambahan kapasitas pabrik dan investasi produk.
Rekomendasi  : Netral

ADRO : Menetapkan dividen tahun buku 2017 senilai Rp. 3,47  triliun (US$ 250 juta) atau setara dengan 50% dari perolehan laba bersih tahun 2017 sebesar US$ 483,3 juta. Dividen tersebut tersisa sebesar US$ 150 juta yang menjadi dividen final. Sedangkan sisanya senilai US$ 100 juta telah dibagikan tahun lalu sebagai dividen interim.
Rekomendasi  : Netral

LEAD : Menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 11% menjadi US$ 30 juta sepanjang tahun 2018 dibandingkan pencapaian tahun lalu yang sebesar US$ 27 juta. Target tersebut  didukung oleh optimisme peningkatan utilitas armada kapal perseroan dari 47% menjadi 60%.
Rekomendasi  : Netral

CINT : Berencana mengoptimalkan kinerja perusahaan patungan pada Q3-2018. Perusahaan patungan tersebut dibentuk dengan perusahaan Jepang, C-Eng Co Ltd pada Mei 2018 dan diperkirakan mulai beroperasi secara komersial pada Agustus 2018.
Rekomendasi  : Netral

DMAS : Memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp. 626,6 miliar atau Rp. 13 per saham dari laba bersih tahun buku 2017. Dividen tunai tersebut termasuk memperhitungkan dividen interim tunai senilai Rp. 313,3 miliar yang telah dibagikan sebelumnya pada Desember 2017.
Rekomendasi  : Netral

BBTN : Mampu mencatatkan kinerja bisnis yang tumbuh berkelanjutan dan berada di atas rata-rata perbankan nasional. Dalam lima tahun terakhir terhitung mulai Desember 2013 hingga Desember 2017, perseroan mencatatkan rata-rata pertumbuhan kredit (compound annual growth rate/CAGR) sebesar 18,63% dari Rp. 100,47 triliun menjadi Rp. 199 triliun. Per Maret 2018, pertumbuhan kredit perseroan berada di level 19,34% secara thunan menjadi Rp. 202,5 miliar.
Rekomendasi  : Netral

BMRI : Menjalin kerja sama dengan PT. Bank ICBC Indonesia dalam penyediaan dalam penyediaan produk dan layanan perbankan terkait transaksi IDR-RMB termasuk treasury, trade finance, remitance serta untuk pengembangan produk lainnya.
Rekomendasi  : Netral

BBCA : Membukukan laba bersih sebesar Rp. 5,51 triliun di Q1-2018 atau tumbuh 10,42% dibanding Q1-2017 sebesar Rp. 4,99 triliun. Perolehan laba bersih tersebut berasal dari pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp. 10,78 triliun atau naik 7% secara tahunan. Selain itu ditopang oleh pendapatan non bunga yang sebesar Rp. 3,90 triliun atau tumbuh 13,5% secara tahunan. Penyaluran kredit tumbuh 15,04% dari Rp. 408,68 triliun menjadi Rp. 470,16 triliun.
Rekomendasi  : Netral

AALI: Pendapatan perseroan per akhir Maret 2018 tercatat Rp 4,45 triliun, turun 0,98% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,49 triliun. Dari sisi bottom line, laba bersih perseroan turun 55% year on year menjadi Rp 355,46 miliar, padahal di periode sama tahun lalu perseroan meraih laba  Rp 790,45 miliar.
Rekomendasi  : Netral

TPIA: Memutuskan membagikan dividen tunai sebesar 30% dari total laba bersih 2017. Dengan total laba bersih 2017 sebesar US$ 319,2 juta, maka dividen yang akan dibagikan mencapai US$ 95,6 juta.
Rekomendasi  : Netral

BBNI: Pada kuartal I-2018, perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp 3,66 triliun, tumbuh 13,3% dibandingkan perolehan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,23 triliun. Pertumbuhan laba ditopang penyaluran kredit yang meningkat 10,8% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan industri perbankan sebesar 8,2% per Februari 2018.
Rekomendasi  : Netral

IPO: Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, jasa dan investasi, PT Charnic Capital Tbk, berniat menerbitkan 200 juta saham atau 30,72% dari modal disetor dan ditempatkan penuh. Perseroan akan menawarkan saham perdana di level Rp 200 per saham, dan menunjuk PT Erdhika Elit Sekuritas sebagai penjamin emisi.

PT Royal Prima bersiap mencari pendanaan melalui initial public offering (IPO). Dari aksi korporasi itu, perseroan ingin mengakuisisi empat rumah sakit yang berada di luar Pulau Jawa.

PT. Sarimelati Kencana, pemegang hak waralaba Pizza Hut di Indonesia menargetkan dana hasil penawaran umum perdana (IPO) saham sekitar Rp. 664,8 miliar - Rp. 815,9 miliar. Perseroan memutuskan melepas 20% saham dengan kisaran harga Rp. 1.100 - Rp. 1.350 per saham. Dana hasil IPO sebesar 65% akan digunakan untuk meningkatkan belanja modal dan sisanya sebesar 35% untuk membayar fasilitas sebagian pinjaman di empat bank yang beroperasi di Indonesia.

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...