News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 20 April 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi oleh pergerakan positif indeks di bursa kawasan regional serta juga didukung oleh aksi beli investor asing yang di pasar reguler mencapai Rp. 82 miliar. Selain itu naiknya harga komoditas dunia seperti minyak, timah dan batu bara, turut menopang penguatan IHSG. Faktor lainnya yang menopang penguatan IHSG adalah aksi korporasi seperti pembagian dividen.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,34%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,78% dan Indeks S&P terkoreksi –0,57%. Melemahnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk faktor rilis laporan kinerja keuangan emiten dan data ekonomi. Sektor konsumen yang dipimpin oleh saham tembakau menjadi salah satu sektor utama penekan pergerakan indeks tadi malam. Hal tersebut dikarenakan anjloknya saham Philip Morris –15,58% dan induknya Altria –6% setelah melaporkan pendapatan yang meleset dari perkiraan. Saham sektor konsumen lainnya yakni Procter & Gamble anjlok –3,27% setelah melaporkan turunnya persediaan dan turunnya margin akibat naiknya harga komoditas serta biaya transportasi. Saham lainnya penekan indeks yakni Apple sebesar –2,83% setelah Taiwan Semiconductor, pemasok chip untuk Apple memperingatkan lemahnya permintaan smartphone. Faktor lainnya yang menekan indeks datang dari meningkatnya imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah AS yang menembus level 2,9%, namun faktor tersebut memberikan keuntungan bagi saham sektor finansial. Dari sisi data ekonomi tadi malam, Initial Jobless Claims tercatat turun dari 233.000 ke 232.000 dan Philadelphia Fed Manufacturing Indeks tercatat naik dari 22,3 ke 23,2. Namun indeks mampu mengurangi pelemahannya di akhir sesi setelah Bloomberg melaporkan bahwa Deputi Jaksa Agung AS, Rod Rosenstein mengatakan kepada Presiden Trump pada pekan lalu bahwa Presiden Trump bukan target penyelidikan dari Penasihat Khusus, Robert Mueller, terkait penyelidikan keterlibatan Rusia dalam Pilpres AS tahun 2016 dan tidak ada kaitannya antara Presiden Trump dengan intervensi Rusia tersebut.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,19%. Melemahnya indeks tersebut selain dipengaruhi oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street tadi malam, juga turut dipengaruhi oleh sikap wait & see investor jelang musim laporan laba emiten di bursa Jepang yang akan dimulai pada pekan depan.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi rawan akan aksi profit taking yang cenderung diimbangi oleh sentimen BI 7-Days Reverse Repo Rate yang tetap di level 4,25% dan naiknya harga sejumlah komoditas dunia. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6331/6307 - 6367/6379.

Cermati :
(UNVR) S : 51600, 51100 R: 52350, 52600 CL jika turun dari 50000
(ASII) S : 7575, 7450 R: 7775, 7825 CL jika turun dari 7300
(BBCA) S : 22975, 22850 R: 23200, 23275 CL jika turun dari 22600
(GGRM) S : 76325, 75675 R: 77300, 77625 CL jika turun dari 73500
(ADRO) S : 2130, 2080 R: 2210, 2240 CL jika turun dari 2000
(SMGR) S : 9875, 9750 R: 10075, 10150 CL jika turun dari 9500
(BBTN) S : 3600, 3550 R: 3690, 3720 CL jika turun dari 3500
(WSKT) S : 2360, 2310 R: 2450, 2480 CL jika turun dari 2200
(PTBA) S : 3210, 3140 R: 3340, 3400 CL jika turun dari 3000
(HMSP) S : 4110, 4060 R: 4200, 4230 CL jika turun dari 3960


BERITA EMITEN

GIAA : Bersiap membiayai ulang (refinancing) dua obligasi yang berbeda denominasi yaitu sebesar US$ 500 juta dan Rp. 2 triliun pada tahun 2018. Perseroan akan menggunakan sebagian besar dana dari hasil emisi obligasi global untuk merealisasikan refinancing utang tersebut. Terus memperbaiki kinerja di tengah industri penerbangan yang semakin kompetitif. Di kuartal I-2018, perseroan mampu membukukan laba yang didukung biaya operasional yang menurun, diikuti pendapatan yang terus meningkat.
Rekomendasi : Netral

MFMI : Perseroan menyetujui pembagian dividen tahun buku 2017 sebanyak 4,62 miliar yang mencerminkan pertumbuhan sekitar 48% dari realisasi dividen perseroan tahun buku 2016 dan merefleksikan rasio sekitar 20% dari perolehan laba bersih tahun 2017. Setiap pemegang saham berhak atas dividen sebesar Rp. 6,11 per saham.
Rekomendasi : Netral

FIRE : Optimistis penjualan tahun ini akan naik dua kali lipat hingga menjadi Rp. 353 miliar dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp. 176,93 miliar. Faktor pendorongnya adalah dari peningkatan harga komoditas batubara dan volume penjualan yang juga ditargetkan naik dua kali lipat.
Rekomendasi : Netral

WINS : Kemungkinan kembali melakukan penambahan modal tanpa HMETD atau private placement. Hal tersebut disebabkan oleh private placement pertama yang sudah dilaksanakan baru berhasil menjual 200 juta saham dari target maksimal 400 juta saham. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk mendukung modal kerja dikarenakan kapal perseroan sudah banyak yang mulai kembali beroperasi dan membutuhkan dana untuk operasionalnya.
Rekomendasi : Netral

PTBA : Membukukan kenaikan laba bersih sebesar 66,7% menjadi Rp. 1,45 triliun hingga Q1-2018 dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp. 870 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang atas kenaikan pendapatan sekitar 26,43% dari Rp. 4,54 triliun menjadi Rp. 5,74 triliun. Peningkatan kinerja keuangan juga ditopang oleh kenaikan volume produksi dan penjualan batu bara perseroan. Volume penjualan naik 17% dari 5,4 juta ton menjadi 6,3 juta ton. Volume produksi naik 18% dari 4,4 juta ton menjadi 5,3 juta ton. Penjualan ekspor berkontribusi sekitar 55% dari total volume penjualan batubara perseroan. Berniat meningkatkan penjualan batubara berkalori tinggi. Harapannya, penjualan ini dapat mengopensasi tekanan dari kebijakan domestik market obligation (DMO).
Rekomendasi : Buy

BNGA : Manrgetkan pertumbuhan volume transaksi kartu kredit tahun ini sebesar 15%-20% secara tahunan dan untuk mencapai target tersebut, perseroan akan meluncurkan kartu kredit baru.
Rekomendasi : Netral

BBTN : Di Q1-2018 membukukan laba sebesar Rp. 684 miliar, tumbuh 15,13% dibanding Q1-2017 yang sebesar Rp. 594 miliar. Perolehan tersebut ditopang oleh pendapatan bunga yang naik sebesar 15,71% secara tahunan dan lebih tinggi dibandingkan beban bunga yang tumbuh 15,32% sehingga pendapatan bunga bersih tuimbuh 16,2%. Penyaluran kredit tumbuh 19,34% menjadi Rp. 202,5 triliun.
Rekomendasi : Buy



TLKM: Membatalkan rencana melepas saham simpanan atau treasury stock. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham terkait pembatalan tersebut.
Rekomendasi  : Netral

KAEF: Telah menyiapkan pendanaan sekitar Rp 500 miliar – Rp 600 miliar untuk mewujudkan ekspansi tersebut. Dengan menyasar pengguna fasilitas jaminan kesehatan atau BPJS Kesehatan, perseroan mengincar rumah sakit tipe C dan D.
Rekomendasi  : Netral

INAF: Menargetkan pada tahun ini meraih penjualan bersih sebesar Rp 2,1 triliun, lebih tinggi 28,83% ketimbang realisasi penjualan bersih 2017 yang tercatat Rp 1,63 triliun. Sementara untuk laba bersih, perseroan menargetkan meraih laba bersih sebesar Rp 16 miliar pada tahun ini.
Rekomendasi  : Netral

POWR: Menargetkan penambahan 100 pelanggan listrik baru sepanjang tahun ini. Apabila semua target tersebut terpenuhi, jumlah pelanggan perseroan akan menjadi 2.451.
Rapat Umum Pemegang Saham perseroan kemarin memutuskan 64% laba bersih tahun lalu akan dibagikan sebagai dividen. Laba tahun berjalan tahun 2017 mencapai US$ 107,33 juta.
Rekomendasi  : Netral

MYOH: Akhir-akhir ini perseroan agresif membidik pembelian lahan pertambangan batubara. Selain menambah jumlah produksi batubara, cara tersebut sebagai salah satu upaya perseroan mendiversifikasikan bisnisnya di bidang ketenagalistrikan.
Rekomendasi  : Netral

TCID: Mengalokasikan dana belanja modal sekitar Rp 200 miliar pada tahun ini, lebih tinggi 42,86% ketimbang belanja modal tahun lalu yang mencapai Rp 140 miliar. Perseroan akan menggunakan belanja modal tahun 2018 untuk membeli mesin baru.
Rapat Umum Pemegang Saham perseroan kemarin menyepakati pembagian dividen sebanyak Rp 82,44 miliar atau Rp 410 per saham. Rapat juga memutuskan pengangkatan anggota direksi dan dewan komisaris yang akan bertugas hingga RUPST untuk tahun buku 2019.
Rekomendasi  : Netral

TURI: Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 554 miliar, naik 10% dibandingkan belanja modal pada 2017. Belanja modal tersebut sebagian besar untuk pengembangan lini bisnis rental perseroan yaitu sebanyak Rp 439 miliar.
Rekomendasi  : Netral

IPO : PT. MAP Aktif Adiperkasa, anak usaha dari PT. Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) akan melangsungkan penawaran umum perdana sama dengan melepas 18% saham ke publik. Perseroan berencana menggunakan sebagian besar dana hasil IPO untuk membayar obligasi yang akan jatuh tempo dan sisanya untuk modal kerja.

PT Steadfast Marine yang merupakan perusahaan bidang galangan kapal, akan melepas 35% sahamnya ke publik dimana sebagian besar dana IPO akan digunakan untuk modal kerja. Tahun ini perseroan membidik pertumbuhan pendapatan 10%.

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...