News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 12 April 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.349,64 - 6.380,35. Sebanyak 181 saham ditutup menguat, 193 saham melemah dan 117 saham stagnan. Meredanya sentimen ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok yang ditandai dengan kesiapan dari pemerintah AS dan Tiongkok untuk memberikan kemudahan-kemudahan dalam perdagangan dan tampaknya memilih jalan negosiasi ketimbang menerapkan tarif impor yang tinggi. Sentimen lainnya yang turut mempengaruhi pergerakan IHSG yakni dimulainya musim pembagian dividen emiten tahun buku 2017 serta mulai perlahannya investor asing melakukan aksi beli.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,90%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,36% dan Indeks S&P terkoreksi –0,55%. Melemahnya indeks tadi malam dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap potensi aksi militer AS terhadap Suriah sehingga memunculkan kekhawatiran tentang risiko konflik geopolitik terhadap ketahanan ekonomi AS. Presiden Donald Trump tadi malam mengancam Rusia bahwa AS akan segera melakukan aksi militer di Suriah. Melalui akun twitternya, Presiden Trump memperingatkan agar Rusia bersiap-siap atas datangnya Rudal AS. Meningkatnya ketegangan politik tersebut mendorong harga minyak melonjak sekaligus berdampak naiknya saham sektor energi 1%. Dan sentimen tersebut mendorong investor menghindari aset berisiko dan membebani imbal hasil obligasi AS sehingga mendorong saham berbasis finansial turun –1,3%. Selain itu, pergerakan saham juga tertekan oleh risalah rapat The Fed AS yang diselenggarakan pada 20-21 Maret 2018 yang lalu yang memicu kekhawatiran tentang pandangan lebih hawkish atas kenaikan suku bunga. Risalah rapat tersebut menunjukkan kekhawatiran di antara beberapa anggota The Fed, bahwa kenaikan inflasi mungkin memerlukan laju kenaikan suku bunga lebih cepat daripada yang diantisipasi. Anggota The Fed dengan suara bulay menaikkan biaya pinjaman sebesar 0,25% serta menyatakan bahwa ekonomi akan menguat dan inflasi akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang. Di tengah-tengah sentimen tersebut, investor bersiap menghadapi musim laporan keuangan Q1-2018 dimana sejumlah emiten perbankan akan merilis laporan keuangannya pada akhir pekan ini.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,13%. Ketegangan geopolitik terbaru tentang Suriah turut membebani pergerakan indeks Nikkei pagi ini.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan terkoreksi seiring aksi profit taking dan sentimen negatif eksternal. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6346/6332 - 6377/6394.

Cermati :
(BRPT) S : 2410, 2360 R: 2490, 2520 CL jika turun dari 2280
(BBCA) S : 23200, 23075 R: 23550, 23775 CL jika turun dari 22575
(BBTN) S : 3600, 3550 R: 3700, 3740 CL jika turun dari 3500
(BBRI) S : 3630, 3610 R: 3670, 3690 CL jika turun dari 3500
(PTPP) S : 2800, 2760 R: 2870, 2900 CL jika turun dari 2600
(JSMR) S : 4680, 4620 R: 4780, 4810 CL jika turun dari 4530
(BBNI) S : 8475, 8375 R: 8775, 8975 CL jika turun dari 8000
(ADRO) S : 2090, 2050 R: 2200, 2260 CL jika turun dari 2000
(ADHI) S : 2100, 2070 R: 2190, 2250 CL jika turun dari 2000
(WSKT) S : 2470, 2440 R: 2550, 2600 CL jika turun dari 2350


BERITA EMITEN

PPRE: Terus melebarkan sayap bisnis. Sambil mematangkan akuisisi perusahaan erector dan pondasi, perseroan berencana memperluas diversifikasi ke sektor lainnya.
Rekomendasi  : Netral

PTBA: Memutuskan pembagian dividen senilai Rp 3,35 triliun. Nilai tersebut setara dengan 75% dari realisasi laba bersih sepanjang tahun 2017 senilai Rp 4,47 triliun.
Merealisasikan penjualan batubara sebesar 6,3 juta ton pada kuartal I/2018 atau 24,34% dari target setahun penuh sejumlah 25,88 juta ton. Pada tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal senilai Rp 6,55 triliun yang bersumber dari kas internal.
Rekomendasi  : Netral

RALS: Memproyeksikan dapat meraih pendapatan senilai Rp 4,9 triliun pada semester I/2018. Pada tahun ini, perseroan akan membuka sedikitnya 3 hingga 5 gerai baru dengan alokasi belanja modal senilai Rp 300 miliar.
Rekomendasi  : Netral

ANTM: Mencatatkan penjualan emas sejumlah 6.945 kilogram pada kuartal I/2018, atau mencakup 28,94% dari target sepanjang tahun sebesar 24.000 kg. Kinerja operasi dan penjualan komoditas utama pada kuartal I/2018 tumbuh positif.
Rekomendasi  : Netral

ASGR: Mengalokasikan belanja modal senilai Rp 400 miliar atau naik dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya untuk pengembangan bisnis. Belanja modal sebesar Rp 400 miliar tersebut sebanyak 55% akan dialokasikan untuk mengembangkan bisnis ritel dokumen Fuji Xerox dan sisanya akan digunakan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan.
Rekomendasi  : Netral

BRPT: Menargetkan transaksi akuisisi 66,67% saham Star Energy Group Holdings Pte Ltd selesai sebelum akhir kuartal II-2018. Untuk mendanai transaksi senilai US$ 755 juta tersebut, perseroan telah meraih restu pemegang saham untuk melangsungkan rights issue maksimal sebesar US$ 1 miliar.
Perseroan tengah mematangkan pembentukan joint venture bersama PT Indonesia Power. Anak usaha patungan bernama PT Indo Raya Tenaga itu akan menggarap PLTU Suralaya 9-10 Ultra Super Critical berkapasitas 2 x 1.000 MW.
Rekomendasi  : Netral

IPO: PT Indonesia Kendaraan Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, akan melangsungkan penawaran umum perdana dengan melepas sebanyak 30% saham. Seiring dengan itu, PT Indonesia Kendaraan Terminal akan menggandeng investor strategis untuk pengembangan usaha.

PT MNC Studios International segera menggelar penawaran umum perdana saham dengan kajian porsi saham publik maksimal 30%. Perseroan mengincar dana minimal Rp 1,4 triliun dan berencana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada akhir Mei 2018.

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia menawarkan 282 juta saham IPO atau 15% total saham yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp 3.850 – Rp 5.000 per saham. Jika IPO berjalan dengan baik, perseroan akan menambah daftar perusahaan asuransi yang masuk bursa saham.

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...