News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 2 April 2018

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 – 6.188,99. Sebanyak 213 saham ditutup menguat, 157 saham melemah dan 113 saham stagnan. IHSG mengawali perdagangan dengan bergerak menguat seiring dengan sentimen positif dari kawasan eksternal terkait komitmen Korea Utara untuk mengakhiri krisis nuklir di semenanjung Korea dan sentimen domestik terkait rilis laporan keuangan emiten tahun 2017. Namun masih maraknya aksi lepas saham oleh investor asing mendorong IHSG bergerak turun dan sempat melemah hingga -0,64% secara intra day. Namun pelemahan tersebut mampu dikurangi bahkan berbalik ditutup menguat setelah investor asing berbalik melakukan aksi beli serta aksi beli terhadap saham-saham unggulan di sesi pre closed. Saham-saham yang mengangkat performa IHSG di sesi pre closed antara lain LPPF, BBCA, SMGR, BBTN, UNVR dan BBNI.

Indeks saham di bursa Wall Street pada Kamis pekan kemarin sebelum libur Good Friday, ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 1,07%, Indeks Nasdaq menguat 1,64% dan indeks S&P menguat 1,38%. Menguatnya indeks tersebut didorong oleh naiknya saham-saham sektor teknologi yang sebelumnya mengalami tekanan di dua sesi perdagangan sebelumnya. Harga saham Facebook, Apple, Alphabet dan Microsoft tercatat naik 1%-4%. Namun kenaikan di akhir bulan tersebut tidak serta merta memperbaiki kinerja indeks secara kuartalan. Indeks S&P dan Dow Jones mencatatkan kinerja kuartalan terburuk dalam dua tahun terakhir ini. Untuk Q1-2018, Indeks Dow tercatat turun 2,68% dan S&P turun 2%. Sementara indeks Nasdaq masih tercatat menguat 0,81% secara year to date. Potensi perang dagang, kenaikan suku bunga dan skandal data Facebook menjadi pemberat pergerakan indeks menjelang akhir Q1-2018. Data ekonomi yang dirilis pekan kemarin pun tidak banyak mengubah ekspektasi kenaikan suku bunga. Core Personal Consumption Expenditure Price Index yang biasanya dipakai The Fed AS sebagai acuan inflasi, naik 1,6% secara tahunan pada Feb 2018 atau sesuai dengan ekspektasi. Data lainnya yakni Personal Income MoM naik 0,4% dan Personal Spending MoM naik 0,2% atau sama dengan periode sebelumnya.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dbuka melemah –0,06%. Melemahnya indeks tersebut setelah rilisnya data baru yakni Tankan Large Manufacturers Index Q1-2018 yang tercatat turun dari 26 ke 24 meskipun iklim usaha secara umum terlihat solid. Namun indeks Nikkei berpeluang menguat seiring dengan pergerakan nilai tukar Yen yang melemah terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi menguat secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6130/6072 - 6217/6246.

Cermati :
(GGRM) S : 71550, 70625 R: 73150, 73825 CL jika turun dari 70000
(SMGR) S : 10000, 9650 R: 10525, 10700 CL jika turun dari 9550
(LPPF) S : 10525, 10100 R: 11175, 11375 CL jika turun dari 10000
(ADRO) S : 2050, 1975 R: 2190, 2240 CL jika turun dari 1950
(MNCN) S : 1400, 1385 R: 1430, 1440 CL jika turun dari 1300
(MAPI) S : 7575, 7400 R: 7875, 7975 CL jika turun dari 7200
(SCMA) S : 2650, 2590 R: 2740, 2770 CL jika turun dari 2500
(CPIN) S : 3300, 3150 R: 3530, 3600 CL jika turun dari 3150


BERITA EMITEN

ISAT : Menganggarkan belanja modal untuk tahun 2018 sebesar Rp. 8 triliun yang mana nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan belanja modal tahun 2017 yakni sebesar Rp. 5 triliun - Rp. 6,5 triliun. Penambahan belanja modal tersebut seiring dengan komitmen perseroan menjalankan ekspansi bisnis di luar Jawa dan menambah dana investasi sehingga dapat mengeksekusi strategi pengembangan kualitas jaringan.
Rekomendasi  : Netral

MARK : Berhasil membukukan peningkatan laba tahun berjalan sebesar 132% pada tahun 2017 menjadi Rp. 49,2 miliar. Penjualan tumbuh 15,7% dari Rp. 207,2 miliar menjadi Rp. 239,7 miliar. Sebelumnya di awal tahun 2017 perseroan menargetkan laba sebesar Rp. 32 miliar. Peningkatan laba yang signifikan didukung oleh meningkatnya produktivitas, dimana perseroan telah mengaplikasikan mesin-mesin automation yang sudah diinvestasikan sebelumnya.
Rekomendasi  : Netral

BUMI : Menargetkan pendapatan konsolidasi menjadi US$ 5,49 miliar pada tahun 2018 atau naik 10% dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu yang sebesar US$ 4,99 miliar. Produksi batu bara pada tahun 2018 diperkirakan mencapai 92,29 juta ton dan harga jual senilai US$ 60,9 per ton. Pertumbuhan produksi pada 2018 salah satunya disebabkan oleh penambahan penambangan batu bara berkalori tinggi 5 juta ton oleh PT. Arutmin.
Rekomendasi  : Netral

SILO : Menganggarkan belanja modal senilai Rp. 1triliun yang salah satunya berasal dari sisa dana rights issue senilai Rp. 650 miliar. Belanja modal juga akan didapatkandari EBITDA sekitar Rp. 700 miliar. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk kebutuhan peremajaan serta pembangunan rumah sakit baru. Untuk tahun 2018 perseroan menargetkan penyelesaian pembangunan 11 rumah sakit. Sedangkan pada tahun 2017 perseroan telah mengoperasikan dan mengelola sebanyak 32 unit rumah sakit.
Rekomendasi  : Netral

KRAS: Menargetkan peningkatan penjualan 40% dibandingkan tahun lalu. Salah satu cara menggenjot volume penjualan lewat perjanjian pasokan jangka panjang dengan pelanggan-pelanggan potensial.
Rekomendasi  : Netral

PORT: Berminat mengelola calon Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Perseraon akan mengikuti tender calon pengelola Patimban.
Rekomendasi  : Netral

POLY: Tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan bersih US$ 399 juta, meningkat 10% dibandingkan tahun sebelumnya US$ 360 juta. Tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis di kisaran 10%-12%, dan perseroan akan lebih selektif dalam memasarkan produk yang bernilai tinggi.
Rekomendasi  : Netral

BUKK: Mengembangkan usaha bidang jasa pelayanan infrastruktur pada industri minyak dan gas di wilayah Balikpapan dan sekitarnya. Ekspansi bisnis tersebut lewat pendirian anak usaha, yakni PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan.
Rekomendasi  : Netral

KIJA: Kinerja perseroan menurun di sepanjang tahun 2017. Laba bersih perseroan mengalami penurunan 80,5% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun pendapatan usahanya masih tumbuh 2%.
Rekomendasi  : Netral

DAYA: Hingga akhir tahun nanti, perseroan menargetkan bisa membangun 40 gerai baru di seluruh Indonesia. Untuk memuluskan pengembangan pasar, perseroan mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 2 miliar, untuk setiap gerai baru yang dibangun.
Rekomendasi  : Netral

IPO : PT. Dafam Property Indonesia Tbk akan menggelar penawaran umum perdagana saham atau IPO dengan target dana mencapai Rp. 44 miliar - Rp. 48 miliar. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 400 juta saham atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran berkisar Rp. 110 - Rp. 120 per saham dan disertai dengan menerbitkan 300 juta waran seri I dengan rasio 4 saham berhak atas 3 waran. Dana hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi usaha berupa pembelian tanah dan bangunan serta untuk meningkatan penyertaan modal pada entitas anak yakni PT. Dafam Mambo International.

PT. HK Realtindo memutuskan untuk menunda pelaksanaan aksi penawaran umum perdana saham pada tahun ini dan kemungkinan diadakan paling cepat pada tahun 2019 lantaran keputusan para pemegang saham untuk melihat kembali kondisi pasar pada tahun ini.

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...