News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 22 Maret 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah selama enam sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. IHSG ditutup naik 69,25 poin atau menguat 1,11% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.260,07 - 6.315,07. Sebanyak 250 saham ditutup menguat, 109 melemah dan 114 saham stagnan. Namun meski IHSG di tutup menguat, investor asing  masih konsisten melakukan aksi lepas saham yang mana di pasar reguler mencapai Rp. 721 miliar dengan penjualan terbanyak ada pada saham-saham antara lain BMRI, BBNI, ASII, TLKM dan ADRO. Menguatnya IHSG tersebut ditopang oleh aksi beli investor domestik terhadap saham-saham yang dianggap telah mengalami penurunan signifikan. Selain itu naiknya harga komoditas seperti minyak dan batubara turut berkontribusi terhadap penguatan IHSG. Faktor lainnya adalah menguatnya indeks di bursa Wall Street dan rilis sejumlah laporan keuangan emiten tahun buku 2017

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi terbatas. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,18%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,26% dan Indeks S&P terkoreksi –0,18%. Pergerakan indeks sempat berfluktuasi setelah The Fed AS mengumumkan menaikkan suku bunga acuannya. Sementara kenaikan kuat di sektor energi membantu membatasi koreksi indeks. The Fed AS memutuskan menaikkan suku bunga acuannya dari 1,5% menjadi 1,75% dan memperkirakan setidaknya ada dua kenaikan lagi untuk tahun 2018. The Fed juga menyoroti kepercayaan yang semakin meningkat terhadap pemotongan pajak dan belanja pemerintah yang akan meningkatkan ekonomi dan inflasi. The Fed juga menunjukkan bahwa inflasi akhirnya akan bergerak lebih tinggi setelah bertahun-tahun berada di bawah target 2% dan ekonomi akan mendapatkan momentum. The Fed juga mengisyaratkan dapat menaikkan suku bunga sedikit lebih agresif pada tahun-tahun mendatang untuk menjaga penguatan ekonomi secara stabil dengan perkiraan di tahun 2020 suku bunga akan berada dalam kisaran 3,25%-3,50%. Namun pergerakan indeks berfluktuasi dan akhirnya ditutup terkoreksi dikarenakan sentimen imbal hasil obligasi treasury AS bertenor 10 tahun juga mengalami kenaikan mendekati 3% di level 2,936%. Dan pelemahan indeks tertahan oleh saham sektor energi yang naik 2,63% dikarenakan naiknya harga minyak mentah akibat penurunan persediaan minyak AS dan adanya kekhawatiran atas kemungkinan gangguan terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,13% yang didorong oleh nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar setelah The Fed AS menaikkan suku bunga acuannya.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi melanjutkan penguatannya yang ditopang oleh keputusan The Fed AS menaikkan suku bunga acuannya dan rilis sejumlah laporan keuangan emiten. Namun pergerakan IHSG juga dibayangi oleh aksi profit taking dan kekhawatiran terhadap naiknya imbal hasil obligasi AS. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6276/6240 - 6331/6350.

Cermati :
(TPIA) S : 5900, 5775 R: 6125, 6200 CL jika turun dari 5500
(JSMR) S : 4880, 4770 R: 5075, 5150 CL jika turun dari 4600
(INCO) S : 3000, 2910 R: 3140, 3190 CL jika turun dari 2800
(PTPP) S : 2720, 2640 R: 2850, 2900 CL jika turun dari 2550
(BMRI) S : 8125, 8050 R: 8250, 8300 CL jika turun dari 7800
(BBRI) S : 3760, 3710 R: 3840, 3870 CL jika turun dari 3650
(WIKA) S : 1710, 1675 R: 1775, 1800 CL jika turun dari 1600
(EXCL) S : 2540,  2510 R: 2620, 2660 CL jika turun dari 2440
(SCMA) S : 2740, 2690 R: 2820, 2850 CL jika turun dari 2600
(CPIN) S : 3370, 3310 R: 3460, 3490 CL jika turun dari 3250


BERITA EMITEN

KAEF : Mengincar kontribusi bisnis properti mencapai 10% terhadap total pendapatan pada lima tahun mendatang dikarenakan perseroan yakin segmen properti prospektif untuk dikembangkan. Hingga akhir 2017, bisnis properti perseroan baru menyumbang sekitar 1% dari pendapatan.
Rekomendasi : Netral

TBIG : Membukukan pendapatan hasil audit sebesar Rp. 4,02 triliun di sepanjang tahun 2017. Adapun EBITDA tercatat sebesar Rp. 3,49 triliun atau naik 86,9%. Hingga akhir 2017, perseroan memiliki 23.018 penyewaan dan 13.509 site telekomunikasi.
Rekomendasi : Netral

MYOH : Membidik kenaikan pendapatan konsolidasi menjadi US$ 255 juta di tahun 2018 dibandingkan realisasi tahun 2017  yang sebesar US$ 188,1 juta. Ekspektasi kenaikan tersebut akan didukung atas peningkatan kontrak penambangan batubara yang ditangani perseroan.
Rekomendasi : Netral

LINK : Melaporkan pencapaian kinerja yang tertinggi dibandingkan panduan kinerja perseroan sepanjang tahun 2017, sekaligus pencapaian proyeksi yang paling optmistik dari analis pasar. Perseroan memperoleh pendapatan sebesar Rp. 3,4 triliun atau naik 15,1% dibanding tahun 2016. Laba usaha tumbuh 21% menjadi Rp. 1,36 triliun dan laba bersih naik 23,1% menjadi Rp. 1 triliun.
Rekomendasi : Netral

BOSS : Melunasi utang senilai Rp. 50 miliar kepada PT. Bank Victoria Tbk yang akan berdampak terhadap penurunan beban keuangan perseroan. Dana yang dipergunakan berasal dari IPO. Anak usaha perseroan yakni PT. Bangun Olahsarana Sukses yang tambang batu baranya sudah beroperasi, telah menandatangani kontrak penjualan dengan Glencore International untuk 250.000 ton dan 50.000 ton batu bara dengan PT. Indo Tambangraya Megah Tbk . Dan secara total perseroan telah mengantongi kontrak pembelian batubara sejumlah 400.000 ton mulai April 2018 hingga April 2019 atau setara dengan 50% dari total target kontrak sebanyak 800.000 ton pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral

BBRI : Hingga dengan akhir Februari 2018, kredit perseroan sudah mencatatkan pertumbuhan 11% secara tahunan. Pertumbuhan kredit tersebut didorong oleh kredit sektor mikro serta usaha kecil dan menengah.
Rekomendasi : Netral

BMRI : RUPST perseroan menyetujui pembagian dividen tahun buku 2017 sebesar 45% dari laba bersih atau senilai Rp. 9,28 triliun (Rp. 199,03 per saham). Sekitar Rp. 6,19 triliun dividen tersebut berasal dari dividen reguler sedang Rp. 3,09 triliun merupakan dividen tambahan atau dividen spesial.
Rekomendasi : Netral

WINS : Bakal masuk ke bidang layanan baru di luar pengangkutan minyak dan gas untuk menyiasati rendahnya utilisasi armada kapal perseroan. Layanan baru itu seperti pekerjaan penyelaman, instalasi pipa bawah laut dan pekerjaan inspeksi pipa bawah laut.
Rekomendasi : Netral

WSKT : Mengalihkan kepemilikan saham di PT. Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sebanyak 35%  saham kepada PT. Jasa Marga (Persero) Tbk senilai Rp. 437,50 juta. Dengan adanya pengalihan tersebut maka Jasa Marga memiliki seluruh saham di Jasamarga Transjawa Tol senilai Rp. 1,25 miliar. Saat ini JTT tidak memiliki ruas jalan tol atau belum memiliki konsesi ruas jalan tol trans Jawa.
Rekomendasi : Netral

BRPT: Bersiap menggelar roadshow ke beberapa negara. Perseroan ingin mencari investor strategis untuk mendukung akuisisi Star Energy.
Rekomendasi  : Netral

SSMS: Tahun ini perseroan membidik produksi CPO tumbuh 17% Year on Year menjadi 346.589 ton. Adapun produksi TBS diprediksi naik 17,6% Year on Year menjadi 1,47 juta metric ton.
Rekomendasi  : Netral

BNBR: Berniat reverse stock dengan rasio 10:1. Perseroan akan meminta persetujuan aksi korporasi ini dari para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang digelar pada 27 April 2018.
Rekomendasi  : Netral

ASRI: Pada tahun 2017, perseroan meraih pendapatan naik dari Rp 2,72 triliun menjadi Rp 3,92 triliun, sementara laba bersih perseroan naik menjadi Rp 1,38 triliun dari sebelumnya Rp 508,78 miliar. Pada tahun 2018, perseroan menargetkan pendapatan penjualan Rp 4 triliun atau naik hampir dua kali lipat ketimbang realisasi tahun lalu sebesar Rp 2,2 triliun.
Rekomendasi  : Netral

SIDO: Tengah berfokus pada pengembangan bisnis obat herbal. Itu sebabnya, perseroan sedang intensif meriset manfaat sejumlah tanaman bahan baku herbal.
Rekomendasi  : Netral

SULI: Berencana menambah negara tujuan ekspor tahun ini. India menjadi salah satu pilihan bagi perseroan untuk memasarkan kayu lapis dan kayu lapis olahan.
Rekomendasi  : Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...