News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 14 Maret 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 87,84 poin atau terkoreksi -1,35% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.399,39 – 6.501,13. Sebanyak 241 saham ditutup melemah, 108 saham menguat dan 123 saham stagnan. Melemahnya IHSG kemarin salah satunya dipicu oleh aksi profit taking setelah di awal pekan IHSG ditutup menguat 1,05%. Selain itu, aksi jual investor asing yang mana di pasar reguler mencapai Rp. 702 miliar turut membebani pergerakan IHSG dimana saham-saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain TLKM, BBRI, BMRI, PGAS dan HMSP. Faktor lainnya yang menekan IHSG datang dari harga komoditas seperti harga batu bara dan minyak dunia. Faktor lainnya yang turut membebani pergerakan IHSG datang dari eksternal terkait kekhawatiran terhadap kebijakan AS yang menerapkan tarif tinggi untuk impor baja dan aluminium. Selain itu, antisipasi jelang rapat The Fed AS pada pekan depan, juga turut membebani pergerakan IHSG yang ditandai dengan arus capital outflow investor asing.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,69%, Indeks Nasdaq terkoreksi –1,02% dan Indeks S&P terkoreksi –0,64%. Koreksi indeks tadi malam disebabkan oleh tekanan dari sentimen politik domestik AS. Sentimen tersebut terkait dengan pemecatan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson oleh Presiden Donald Trump dan menggantinya dengan Mike Pompeo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur CIA, setelah serangkaian perselisihan dengan Presiden Trump mengenai sejumlah isu termasuk Korea Utara dan Rusia. Selain itu tekanan datang dari anjloknya saham Qualcomm sebesar –4,95% setelah Presiden Trump menolak perizinan akuisisi pembelian oleh Broadcom dengan alasankeamanan negara. Kedua emiten tersebut diperintahkan untuk segera menghentikan kesepakatannya. Faktor penekan lainnya datang dari Politico yang melaporkan bahwa paket tarif yang menargetkan US$ 30 miliar per tahun untuk impor dari Tiongkok dapat diluncurkan segera pada pekan depan. Sementara Reuters melaporkan bahwa Presiden Trump menargetkan total tarif impor dari Tiongkok hingga US$ 60 miliar dengan menyasar sektor teknologi dan telekomunikasi. Dan penerapan tarif impor bagi Tiongkok akan lebih luas dan bahkan bisa mencapai 100 produk. Faktor-faktor tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi perang dagang antara AS dengan Tiongkok.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,92% yang turut tertekan oleh sentimen pemecatan Menlu AS oleh Presiden Donald Trump dan rencana pengenaan tarif impor terhadap produk-produk Tiongkok oleh pemerintah AS.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan rawan tekanan seiring pergerakan melemah indeks di bursa Wall Street dan global seiring dengan kebijakan-kebijakan politik dan ekonomi dari Presiden AS, Donald Trump. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6374/6336 – 6476/6540. Cermati :

(AKRA) S : 5775, 5700 R: 5900, 5975 CL jika turun dari 5400

(BBTN) S : 3700, 3650 R: 3780, 3800 CL jika turun dari 3600

(BBRI) S : 3730, 3700 R: 3780, 3800 CL jika turun dari 3620

(ICBP) S : 8575, 8425 R: 9025, 9300 CL jika turun dari 8350

(PTPP) S : 2960, 2930 R: 3050, 3100 CL jika turun dari 2830

(CPIN) S : 3320, 3230 R: 3510, 3600 CL jika turun dari 3200

(BRPT) S : 3520, 2480 R: 2610, 2650 CL jika turun dari 2390

(TOPS) S : 4260, 4230 R: 4300, 4330 CL jika turun dari 4020

(RALS) S : 1235, 1210 R: 1285, 1305 CL jika turun dari 1150

(BBCA) S : 23250, 23050 R: 23675, 23900 CL jika turun dari 22500

BERITA EMITEN

BPFI: Berencana menambah modal dengan mekanisme HMETD dengan target dana mencapai Rp. 100,03 miliar. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 200,07 juta saham atau 11,22% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan menetapkan rasio setiap pemegang 791 saham perseroan akan mendapatkan sebanyak 100 unit HMETD. Nantinya dana yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja perseroan.
Rekomendasi  : Netral

SIDO: Akan memulai ekspor produk ke Myanmar dan Kamboja pada tahun ini. Perseroan bersama dengan distributor local kedua negara tersebut telah menandatangani perjanjian kerja sama terkait penyaluran produk. Perseroan juga akan merampungkan pembangunan pabrik Tolak Angin II pada Juni 2018 sehingga dapat menopang ekspansi bisnis yang dijalankan perseroan.
Rekomendasi  : Netral

WIKA: Membukukan laba sebesar Rp. 1,2 triliun di sepanjang 2017 dan merupakan rekor baru pencapaian laba perseroan. Hal tersebut didukung oleh penjualan perseroan yang mencapai Rp, 26,18 triliun atau meningkat 67,06% dibandingkan tahun 2016. Untuk tahun 2018, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 12,05 triliun dengan rincian 58,7% untuk penyertaan modal, 36,3% untuk pengembangan usaha dan 5% untuk investasi asset tetap. Hingga pekan kedua Maret 2018, perseroan berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp. 10,45 triliun dimana kontrak baru di sektor infrastruktur mencapai Rp. 7,55 triliun.
Rekomendasi  : Netral

GIAA: Hendak memperbaiki profil utang jangka pendek dan jangka panjang dengan menerbitkan obligasi global senilai US$ 750 juta yang dirancang jatuh tempo paling lambat pada tahun 2023. Hal tersebut dilakukan agar operasional perseroan tidak banyak dibebani oleh utang jangka pendek. Saat ini, perseroan memiliki utang jangka pendek sebesar US$ 636 juta dan utang jangka panjang US$ 1,08 miliar.
Rekomendasi  : Netral

PBID: Memprediksi pendapatan pada tahun lalu menembus Rp. 3,5 triliun atau meningkat sekitar 11%-12% dibandingkan pencapaian pada tahun 2016 yang sebesar Rp. 3,16 triliun. Perseroan juga sedang dalam proses akuisisi lahan di beberapa kota di Jawa Tengah untuk membangun pabrik berkapasitas 27.000 ton dan pergudangan guna memperluas distribusi produk.
Rekomendasi  : Netral

POLY: Memproyeksikan pertumbuhan pendapatan pada tahun ini dapat mencapai 10%-12% menuju US$ 439 juta - US$ 448 juta. Sementara capex dianggarkan sebesar US$ 10 juta yang sebagian besar digunakan untuk perbaikan permesinan.
Rekomendasi  : Netral

AGRS: Langkah Industrial Bank of Korea untuk mengakuisisi sebagian besar saham perseroan semakin terbuka setelah 91,2% pemegang saham perseroan menyatakan persetujuannya pada 9 Maret 2018 yang lalu. Pemegang saham perseroan menyetujui rencana akuisisi 87,3% saham perseroan oleh Industrial Bank Of Korea.

ITMG: Lebih agresif berekspansi pada tahun ini. Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar US$ 107,1 juta tahun ini, yang akan dipenuhi dari kas internal perseroan.
Rekomendasi  : Netral

SRAJ: Harga saham perseroan kemarin naik 28,72% menjadi Rp 242 per saham. Lonjakan harga saham ini bertepatan dengan rencana perseroan bergabung dengan PT Bogor Medical Center, rumah sakit swasta di Bogor.
Rekomendasi  : Netral

HERO: Sedang meninjau strategi bisnis segmen makanan dalam rangka mengembangkan strategi berbasis pasar dan fokus pada konsumen, agar tetap kompetitif dan mencapai hasil yang berkelanjutan. Demi memperbesar peluang bisnis, perseroan berencana memperdalam pasar di wilayah Indonesia bagian Timur.
Rekomendasi  : Netral

TOTL: Membukukan kontrak baru senilai Rp 280 miliar selama Januari – Februari 2018. Perolehan kontrak baru tersebut 7% dari total target kontrak baru tahun ini yang mencapai Rp 4 triliun.
Rekomendasi  : Netral

JSMR: Anak usaha perseroan, PT Jasa Marga Properti, menganggarkan dana belanja modal Rp 1,83 triliun. PT Jasa Marga Properti akan menggunakan dana itu untuk membangun rest area di pinggir jalan tol, mengembangkan kawasan properti dan menambah tabungan lahan.
Rekomendasi  : Netral

IPO: PT. Wijaya Karya Realty berencana melepas sekitar 25% saham ke public melalui mekanisme IPO pada April 2018. Perseroan masih memvaluasi saham perseroan sehingga belum bisa menyampaikan target perolehan dana IPO.

 

 

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...