News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 1 Maret 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 1,71 poin atau terkoreksi tipis -0,03% setelah bergerak sideways dalam range 6.564,48 - 6.609,40. Sebanyak 204 saham ditutup melemah, 163 saham menguat dan 117 saham stagnan. Pergerakan IHSG kemarin dipengaruhi oleh testimoni ketua The Fed AS yang baru, Jerome Powell, di hadapan Kongres AS yang mengatakan optimismenya terhadap perekonomian AS dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih dari yang diperkirakan pada tahun ini apabila kondisi perekonomian mendukung. Sentimen tersebut mendorong investor asing marak melakukan aksi jual yang mana di pasar reguler mencapai Rp. 898 miliar.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam kembali ditutup terkoreksi sekaligus menutup perdagangan bulan Februari 2018 dengan performa terburuk sejak Januari 2016. Indeks Dow ditutup terkoreksi –1,50%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,78% dan Indeks S&P terkoreksi –1,11%. Melemahnya indeks tadi malam masih dipengaruhi oleh kekhawatiran lebih lanjut terhadap kenaikan suku bunga setelah testimoni ketua The Fed AS yang baru, Jerome Powell di hadapan Kongres AS yang menyampaikan padangan optimistis tentang ekonomi AS serta menyatakan sejumlah data telah memperkuat optimismenya terhadap inflasi. Dan menyusul testimoni Powell tersebut, para pelaku pasar meningkatkan spekulasinya atas potensi kenaikan suku bunga sebanyak 4 kali tahunini oleh The Fed AS. Selain kekhawatiran tersebut, melemahnya indeks tadi malam juga dipicu oleh turunnya harga saham sektor energi seiring turunnya harga minyak. Sementara indeks Cboe Volatility kembali merangkak naik sebesar 1,26 poin dan berakhir di level 19,85. Sentimen-sentimen tersebut meredam data PDB riil AS Q4-2017 yang sesuai dengan konsensus pasar. PDB AS meningkat 2,5% pada Q4-2017 dan PDB riil AS meningkat AS meningkat 2,3% pada tahun 2017.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka terkoreksi –0,76% dimana koreksi tersebut masih mengikuti penurunan indeks di bursa Wall Street tadi malam serta juga tertekan oleh nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi rawan akanbtekanan seiring koreksi indeks di bursa Wall Street tadi malam yang merambat ke bursa di kawasan regional. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6571/6545 - 6616/6635.

Cermati :

(BBRI) S : 3750, 3700 R: 3800, 3850 CL jika turun dari 3650

(JSMR) S : 5225, 5125 R: 5450, 5550 CL jika turun dari 5000

(PGAS) S : 2580, 2500 R: 2720, 2770 CL jika turun dari 2400

(HMSP) S : 4700, 4580 R: 4890, 4950 CL jika turun dari 4600

(UNTR) S : 34800, 34000 R: 36450, 37300 CL jika turun dari 33500

(INTP) S : 21575, 21200 R: 22475, 22975 CL jika turun dari 20500

(AALI) S : 14075, 13725 R: 14650, 14850 CL jika turun dari 13500

(WSKT) S : 2890, 2840 R: 2940, 2990 CL jika turun dari 2760

(CTRA) S : 1260, 1230 R: 1320, 1345 CL jika turun dari 1200

(BBTN) S : 2890, 2840 R: 2940, 2990 CL jika turun dari 2720

BERITA EMITEN

ACST : Mencatatkan peningkatan kontrak baru sebesar 121% menjadi Rp. 8,4 triliun hingga akhir 2017 dibandingkan tahun 2016 yang sebesar Rp. 3,8 triliun. Sedangkan kontrak baru untuk tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp. 7,5 triliun. Lonjakan kontrak baru di tahun 2017 berdampak terhadap kenaikan pendapatan perseroan sekitar 68,7% menjadi Rp. 3 triliun dibandingkan perolehan di tahun 2016 yang sebesar Rp. 1,8 triliun. Laba bersih juga tercatat naik hingga 125,7% dari Rp. 68,3 miliar menjadi Rp. 154,2 miliar.
Rekomendasi  : Netral

TBLA: Akan menerbitkan obligasi dengan target dana sebesar Rp. 1triliun dengan tenor lima tahun  yang merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan I Tunas Baru Lampung dengan target total Rp. 1,5 triliun. Perseroan menetapkan kupon sebesar 9%-9,75%. Dana yang diperoleh seluruhnya akan dipergunakan untuk melunasi pinjaman perbankan sekaligus menurunkan saldo pinjaman dari sejumlah bank.
Untuk kinerja tahun 2017, pendapatan usaha perseroan diperkirakan mencapai Rp. 9 triliun dengan laba bersih pada estimasi Rp. 1 triliun. Untuk tahun 2018, perseroan menargetkan pertumbuhan sekitar 15%-20% atau menembus Rp. 10 triliun dengan kontribusi penjualan gula sebesar 50%
Menganggarkan belanja modal sebesar Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar untuk ekspansi tahun ini. Belanja modal ini lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1 triliun, dimana sumber pendanaannya nanti sekitar 35% berasal dari kas internal.
Rekomendasi  : Netral

MEGA: Membukukan laba bersih sebesar Rp. 1,3 triliun pada tahun 2017 atau tumbuh 12,26% dibanding tahun 2016 yang sebesar Rp. 1,16 triliun. Dari laba bersih tersebut, sebesar Rp. 650 miliar akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai. Pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih, kenaikan pendapatan operasional lainnya serta adanya penurunan cadangan kerugian penurunan nilai.
Rekomendasi  : Netral

BGTG: Menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun ini mencapai 30%. Sementara pada tahun 2017, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp. 51,1 miliar. Pendorong pertumbuhan laba bersih tahun 2017 berasal dari pendapatan operasional yang naik 38% menjadi Rp. 247,8 miliar dan pendapatan bunga bersih tumbuh 32% menjadi Rp. 211,6 miliar. Terkait kredit, tahun 2017 perseroan menyalurkan sebesar Rp. 2,90 triliun atau naik sebesar 20%. Untuk tahun 2018, perseroan menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 10%-12%.
Rekomendasi  : Netral

BJBR: RUPST perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp. 875,58 miliar (Rp. 90,3 per lembar saham) atau 55% dari laba bersih tahun 2017 yang sebesar Rp. 1,59 triliun. Penetapan dividen tersebut seiring dengan kinerja perseroan yang semakin cemerlang dan tingginya rasio kecukupan modal.
Rekomendasi  : Netral

WSBP: Berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 58% pada tahun 2017 dari Rp. 635 miliar menjadi Rp. 1 triliun. Pendapatan usaha tercatat naik 51% dari Rp. 4,7 triliun menjadi Rp. 7,1 triliun. Perseroan juga menerima pembayaran termin sebesar Rp. 4,6 triliun atau naik 470% dari periode sebelumnya sebesar Rp. 978,96 miliar.
Rekomendasi  : Netral

WSKT: Kementerian BUMN akan merombak jajaran direksi perseroan akibat sejumlah insiden kecelakaan kontruksi proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Rekomendasi  : Netral

SMBR: Memproyeksi laba bersih sepanjang tahun 2018 bisa mencapai Rp. 211 miliar atau tumbuh 44% secara tahunan. Volume penjualan semen perseroan diproyeksikan tumbuh 25% atau mencapai 161.000 ton pada Januari 2018. Di sepanjang tahun 2018 pertumbuhan penjualan diestimasi sebesar 54% menjadi 2,75 juta ton.
Rekomendasi  : Netral

MYRX: Memasang target penjualan pemasaran atau marketing salesberkisar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun pada tahun ini. Sebagian besar target berasal dari proyek perseroan di Maja, Tangerang.
Rekomendasi  : Netral

INCO: Pada tahun 2017, pendapatan perseroan tumbuh 7,74% Year on Yearmenjadi US$ 629,33 juta, sementara beban pokok penjualan perseroan meningkat 13,23% Year on Yearmenjadi US$ 622,78 juta. Beban meningkat karena kenaikan beban bahan bakar minyak dan pelumas serta bahan bakar batubara.
Rekomendasi  : Netral

TURI: Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 14% dibandingkan dengan tahun 2016 atau Year on Yearmenjadi senilai Rp 475 miliar. Padahal, pendapatan bersih perseroan masih tumbuh sekitar 4% Year on Year menjadi sebesar Rp 12,92 triliun.
Rekomendasi  : Netral

MIKA: Sudah menyiapkan dana Rp 690 miliar di dua proyek rumah sakit di Gading Serpong dan Bintaro. Tahun ini perseroan membidik target pertumbuhan bisnis 17%.
Perseroan menyiapkan dana hingga Rp 1,4 triliun untuk membeli kembali saham perseroan. Perseroan berencana membeli kembali saham maksimal 5% atau setara dengan 727,54 juta saham.
Rekomendasi  : Netral

IPO: Perusahaan penyewaan helikopter, PT Jaya Trishindo, berniat melepas sebagian saham melalui skema initial public offering. Harga penawaran dari aksi korporasi ini dipatok Rp 110 hingga Rp 125 per saham, sehingga perseroan berharap bisa meraih dana sekitar Rp 27,5 miliar – Rp 31,25 miliar dari IPO tersebut.

 

 

Morning Meeting

Morning Note 17 Juli 201817 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,92 poin atau terkoreksi 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan hampir tidak beranjak dari pelemahannya. Bahkan secara intra day IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201816 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun.. IHSG ditutup naik 36,20 poin atau menguat 0,61% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 201813 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya  untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 14,51 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juli 201812 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 11,60 poin  atau menguat 0,20% dan sekaligus melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG ditutup menguat setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juli 201811 Jul 2018 08:43

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 74,39 poin atau menguat 1,28% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Juli 201810 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik112,46 poin atau menguat 1,97% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 281 saham ditutup menguat, 114 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Juli 201809 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi di tengah-tengah pergerakn mixed indeks di bursa regional. IHSG ditutup turun 44,42 poin atau terkoreksi –0,77% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Juli 201806 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,69 poin atau menguat tipis 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 5.685,75 - 5.739,33. Sebanyak 185 saham ditutup menguat, 211 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Juli 201805 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin mampu ditutup menguat setelah di awal perdagangan mengalami tekanan. IHSG ditutup naik 99,70 poin atau menguat 1,77% setelah bergerak sideways dalam range [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Juli 201804 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 112,83 poin atau terkoreksi signifikan –1,96%. Sebanyak 343 saham ditutup melemah, 65 saham menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Juli 201803 Jul 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 52,47 poin atau terkoreksi –0,90% setelah bergerak sideways dalam range 5.746,77 - 5.832,22. Sebanyak 255 saham ditutup melemah, 141 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Juli 201802 Jul 2018 09:01

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 131,92 poin atau menguat 2,33%. Sebanyak 219 saham ditutup menguat, 181 saham melemah dan 103 saham stagnan. Menguat IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Juni 201828 Jun 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,10 poin atau terkoreksi  -0,65% setelah bergerak sideways dalam range 5.787,55 -  5.859,60. Sebanyak 206 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juni 201827 Jun 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup turun 33,43 poin atau terkoreksi –0,57% setelah bergerak dalam range 5.820,75 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juni 201826 Jun 2018 08:46

HSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di empat sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. IHSG ditutup naik 37,27 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...