News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 27 Februari 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 65,13 poin atau melemah –0,98% setelah hampir di sepanjang perdagangan bergerak melemah dalam range 6.554,67 - 6.624,02. Sebanyak 211 saham melemah, 149 saham menguat dan 126 saham stagnan. Saham-saham yang menjadi penekan pergerakan IHSG antara lain GGRM, BBCA, UNVR, INTP. BMRI dan ASII. Melemahnya IHSG kemarin menjadi anomali ditengah-tengah menguatnya indeks di bursa Wall Street dan bursa di kawasan regional. Melemahnya IHSG tersebut didorong oleh beberapa faktor antara lain aksi jual investor asing yang di pasar reguler mencapai Rp. 423 miliar, aksi profit taking, belum tuntasnya laporan keuangan emiten untuk tahun buku 2017, kebijakan harga komoditas domestik dan rencana suksesi Gubernur BankIndonesia.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam kembali ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 1,58%, Indeks Nasdaq menguat 1,15% dan Indeks S&P menguat 1,18%. Menguatnya indeks tadi malam dipicu oleh penurunan imbal hasil obligasi AS yang kemudian meredakan kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga serta mengembalikan fokus investor kepada pertumbuhan ekonomi AS. Imbal hasil obligasi AS tadi malam diperdagangkan pada level 2,837% di bawah level tertingginya 2,956% yang sempat tercatat pada Rabu, 21 Februari 2018 yang lalu. Hal tersebut memberikan ruang bagi pergerakan pasar saham setelah imbal hasil tersebut tetap berada di bawah level psikologis 3,00%. Dan investor kembali fokus pada perkembangan perekonomian ASdan masih mencerna laporan kebijakan moneter yang dirilis oleh The Fed AS pada akhir pekan kemarin dimana The Fed akan melanjutkan menaikkan suku bunga secara bertahap dengan harapan prospek ekonomi AS yang lebih kuat serta tidak melihat risiko serius di kemudian hari yang mungkin saja mengubah kebijakan The Fed AS. Meski gejolak yang terjadi baru-baru ini di pasar saham AS, namun The Fed memandang bahwa sistem keuangan di AS tetap seimbang. Pada hari ini waktu setempat, ketua The Fed AS yang baru, Jerome Powell, dijadwalkan akan memberikan testimoni perdananya di hadapan Kongres AS, yang diharapkan investor dapat memberikan informasimengenai langkah pengetatan moneter AS di masa depan dalam masa kepemimpinan Jerome Powell.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 1,07%. Penguatan indeks tersebut dipicu oleh sentimen menguatnya indeks di bursa Wall Street tadi malam seiring turunnya imbal hasil obligasi AS dan jelang testimoni ketua The Fed AS yang baru, Jerome Powell, di hadapan Kongres AS.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih rawan akan tekanan meski berpotensi untuk menguat seiring pergerakan positif indeks di bursa Wall Street dan bursa regional serta rilis laporan keuangan tahun 2017 sejumlah emiten. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6530/6507 - 6600/6647.

Cermati :

(SCMA) S : 2640, 2590 R: 2730, 2770 CL jika turun dari 2550

(EXCL) S : 2950, 2930 R: 3010, 3040 CL jika turun dari 2820

(CPIN) S : 3490, 3420 R: 3620, 3670 CL jika turun dari 3350

(BRPT) S : 2620, 2600 R: 2670, 2690 CL jika turun dari 2500

(MIKA) S : 2080, 2030 R: 2170, 2210 CL jika turun dari 2000

(SMBR) S : 3110, 3070 R: 3190, 3220 CL jika turun dari 3000

(UNVR) S : 53750, 53550 R: 54325, 54675 CL jika turun dari 52500

(BMRI) S : 8200, 8100 R: 8500, 8700 CL jika turun dari 7900

(TLKM) S : 4010, 3990 R: 4050, 4070 CL jika turun dari 3930

(ADHI) S : 2410, 2390 R: 2470, 2500 CL jika turun dari 2300

 

BERITA EMITEN
 
GIAA: Membidik laba bersih US$ 8,7 juta dan pendapatan US$ 4,9 miliar pada tahun 2018. Di tahun 2017, perseroan mencatatkan rugi bersih (yang termasuk extraordinary expenses) sebesar US$ 213,4 juta dibandingkan dengan tahun 2016 yang mencatatkan laba bersih sebesar US$ 8,07 juta. Perseroan berniat membuka rute baru selain mengkaji ulang sejumlah rute yang ada. Perseroan juga fokus mengembangkan bisnis secara grup, agar kenaikan kinerja dapat berkelanjutan.
Rekomendasi : Netral

BRMS: Tengah menyiapkan dana sebesar US$ 150 juta untuk memulai konstruksi proyek emas di Poboya-Palu, Sulawesi Tengah. Setelah konstruksi dimulai, perseroan memprediksi tambang emas tersebut dapat berproduksi setelah dua tahun. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk membiaya proyek maupun kebutuhan tambang bawah tanah, infrastruktur dan fasilitas pengolahan untuk memproses 600.000 ton bijih per tahun. Harapannya setelah berproduksi penuh, tambang emas tersebut dapat menghasilkan 80.000 - 90.000 ons emas per tahun.
Rekomendasi : Netral

BUMI: Berencana memasuki bisnis petrokimia berbasis gasifikasi batubara di Kalimantan Timur. Perseroan akan membangun pabrik petrokimia di Maloy Batuta, Kutai Timur dengan nilai mencapai US$ 600 juta atau Rp. 8,12 triliun. Perseroan juga akan mengembangkan kawasan industri yang bisa menarik industri lain seperti galangan kapal maupun reparasi alat berat. Untuk kawasan industri tersebut, perseroan telah menyiapkan lahan seluas 1.000 ha.
Rekomendasi : Netral

BNGA: Di sepanjang tahun 2017 membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp. 3,0 triliun (audited) atau tumbuh 43% secara tahunan. Sementara laba per saham yang dihasilkan sebesar Rp. 118,5. Kinerja laba tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih yang meningkat 2,6% menjadi Rp. 12,4 triliun, pendapatan non bunga yang naik 18,8% menjadi Rp. 3,4 triliun dan penurunan pada biaya pencadangan sebesar 18,0%.
Rekomendasi : Netral

BJBR: Menargetkan pertumbuhan kredit UMKM hingga dengan akhir 2018 sebesar 36% atau mencapai Rp. 6,5 triliun. Hingga akhir 2017, perseroan berhasil menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp. 4,8 triliun atau tumbuh 33%.
Rekomendasi : Netral

BBTN: Menerbitkan Efek Beragun Aset (EBA) berbentuk Surat Partisipasi (SP) dengan PT. Sarana Multigriya Finansial senilai Rp. 2 triliun yang terdiri atas Kelas A sebesar Rp. 1,82 triliun dan kelas B sebesar Rp. 176 miliar. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah tahun ini.
Rekomendasi : Netral

MYOH: Menargetkan dapat mengakuisisi 2 tambang batubara pada tahun ini dengan tujuan untuk mendiversifikasi pendapatan. Tambang batu bara yang diakuisisi nantinya terintegrasi dengan rencana perseroan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Namun posisi perseroan tidak akan menjadi mayoritas di dalam konsesi tersebut. Tambang yang akan diakuisisi memiliki kriteria volume cadangan batubara sekitar 20 juta ton dengan dana akuisisi mencapai US$ 100 juta.
Rekomendasi : Netral

META: Akan menggenjot bisnis air bersih pada tahun 2018 untuk meningkatkan kontribusi lini bisnis tersebut terhadap laba bersih perseroan. Perseroan akan mendorong pendapatan dari lini bisnis air bersih dapat tumbuh 40%-50% pada tahun ini dengan meningkatkan kapasitas dua anak usaha yang mengelola lini bisnis air bersih.
Rekomendasi : Netral

BTEK: Membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 20%-25% pada tahun ini seiring dengan mulai dipasarkannya varian baru produk kakao olahan yang diproduksi oleh perseroan.
Rekomendasi : Netral

 

 

Morning Meeting

Morning Note 17 Juli 201817 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,92 poin atau terkoreksi 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan hampir tidak beranjak dari pelemahannya. Bahkan secara intra day IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201816 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun.. IHSG ditutup naik 36,20 poin atau menguat 0,61% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 201813 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya  untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 14,51 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juli 201812 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 11,60 poin  atau menguat 0,20% dan sekaligus melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG ditutup menguat setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juli 201811 Jul 2018 08:43

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 74,39 poin atau menguat 1,28% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Juli 201810 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik112,46 poin atau menguat 1,97% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 281 saham ditutup menguat, 114 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Juli 201809 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi di tengah-tengah pergerakn mixed indeks di bursa regional. IHSG ditutup turun 44,42 poin atau terkoreksi –0,77% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Juli 201806 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,69 poin atau menguat tipis 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 5.685,75 - 5.739,33. Sebanyak 185 saham ditutup menguat, 211 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Juli 201805 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin mampu ditutup menguat setelah di awal perdagangan mengalami tekanan. IHSG ditutup naik 99,70 poin atau menguat 1,77% setelah bergerak sideways dalam range [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Juli 201804 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 112,83 poin atau terkoreksi signifikan –1,96%. Sebanyak 343 saham ditutup melemah, 65 saham menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Juli 201803 Jul 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 52,47 poin atau terkoreksi –0,90% setelah bergerak sideways dalam range 5.746,77 - 5.832,22. Sebanyak 255 saham ditutup melemah, 141 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Juli 201802 Jul 2018 09:01

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 131,92 poin atau menguat 2,33%. Sebanyak 219 saham ditutup menguat, 181 saham melemah dan 103 saham stagnan. Menguat IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Juni 201828 Jun 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,10 poin atau terkoreksi  -0,65% setelah bergerak sideways dalam range 5.787,55 -  5.859,60. Sebanyak 206 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juni 201827 Jun 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup turun 33,43 poin atau terkoreksi –0,57% setelah bergerak dalam range 5.820,75 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juni 201826 Jun 2018 08:46

HSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di empat sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. IHSG ditutup naik 37,27 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...