News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 14 Februari 2018

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 54,72 poin atau menguat 0,84% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.544,67 - 6.595,90. Sebanyak 218 saham ditutup menguat, 145 saham melemah dan 111 saham stagnan. Seluruh sektor yang diperdagangan ditutup menguat dengan dipimpin oleh sektor Pertambangan dan Infrastruktur. Menguatnya IHSG kemarin masih didukung oleh pergerakan positif indeks di bursa global mengikuti penguatan indeks di bursa Wall Street. Selain itu, meredanya tekanan jual investor asing dan naiknya harga komoditas juga berkontribusi terhadap penguatan IHSG kemarin.
 
Indeks saham dibursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya yang merupakan penguatan untuk hari ketiga secara beruntun paska aksi sell off pekan kemarin. Indeks Dow ditutup menguat 0,16%, Indeks Nasdaq menguat 0,45% dan Indeks S&P menguat 0,26%. Penguatan tersebut terjadi di tengah-tengah jelang rilis data inflasi AS pada hari ini dimana kekhawatiran inflasi yang akan meningkat sehingga berpotensi terhadap naiknya suku bunga lebih cepat dari perkiraan, menjadi salah satu sentimen utama penekan indeks pekan lalu. Sehingga rilis data inflasi tersebut diperkirakan akan menentukan arah pergerakan indeks selanjutnya apakah akan melemahkan indeks atau mendorong kenaikan lanjutan indeks serta berpotensi mempengaruhi secara luas pergerakan indeks global. Saham Apple yang naik 1,00% dan saham Amazon yang naik 2,04% menjadi penopang penguatan indeks tadi malam. Turut menopang penguatan indeks tadi malam adalah naiknya saham-saham ritel sebesar 0,54% yang dipimpin oleh saham Under Armour yang naik 17,36% setelah melaporan kinerja penjualan kuartalan yang kuat. Selain itu saham AmerisourceBergen naik 9,30% setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Walgreens disebut akan membeli emiten tersebut. Sentimen positif lainnya datang dari komentar ketua The Fed Cleveland, Loretta Mester, yang mengatakan bahwa aksi jual dan lonjakan volatilitas di pasar saham baru-baru ini tidak akan merusak prospek ekonomi secara keseluruhan.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,03% yang mengikuti menguatnya indeks di bursa Wall Street tadi malam. Namun meski demikian, pergerakan indeks Nikkei rentan tertekan oleh pergerakan nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar.

 

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatannya meski rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6550/6522 - 6601/6624.

Cermati :

(LPPF) S : 10350, 10050 R: 10850, 11025 CL jika turun dari 9900

(BBCA) S : 23725, 23650 R: 23900, 24000 CL jika turun dari 23000

(SMGR) S : 10400, 10275 R: 10600, 10675 CL jika turun dari 9950

(CPIN) S : 3360, 3300 R: 3460, 3490 CL jika turun dari 3170

(TLKM) S : 3990, 3940 R: 4080, 4110 CL jika turun dari 3870

(BMRI) S : 8200, 8100 R: 8325, 8425 CL jika turun dari 7900

(ASII) S : 8200, 8100 R: 8325, 8425 CL jika turun dari 7900

(JSMR) S : 5675, 5600 R: 5850, 5925 CL jika turun dari 5400

(ADRO) S : 2370, 2330 R: 2460, 2500 CL jika turun dari 2260

(MNCN) S : 1540, 1490 R: 1630, 1670 CL jika turun dari 1430

BERITA EMITEN

BBTN: Membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp. 3,03 triliun pada tahun 2017, atau meningkat 15,65% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 2,62 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan tingginya pertumbuhan kredit rumah bersubsidi. Untuk tahun 2018, perseroan menargetkan laba bersih tumbuh minimal 25% secara tahunan. Pertumbuhan laba bersih 2017 didorong oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp. 9,44 triliun, tumbuh 14,45%. Pendapatan operasional lain tumbuh 25,39% menjadi Rp. 1,61 triliun serta pendapatan berbasis komisi dan profit usaha sebesar Rp. 3,8 triliun.
Rekomendasi : Buy

WEGE: Menyiapkan belanja modal sebesar Rp. 675 miliar untuk tahun 2018 yang rencananya sebagian digunakan untuk mengakuisisi perusahaan di bidang geoteknologi. Di sepanjang tahun 2018, perseroan mengincar kontrak baru sebesar Rp. 7,32 triliun atau tumbuh 6,96%.
Rekomendasi : Netral

GMFI: Meraih kontrak perjanjian kerja sama senilai total US$ 2,4 miliar. Adapun sebesar US$ 700 juta diantaranya merupakan kontrak baru perseroan di sepanjang tahun 2018. Total kontrak tersebut didapat pada Singapore Airshow 2018 bersama Garuda Indonesia Group. Sebesar US$ 1,7 miliar berasal dari pendapatan perawatan pesawat dari airline afiliasi serta beberapa kerja sama strategis.
Rekomendasi : Netral

BSDE: Menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 4 triliun untuk tahun 2018 dimana sebesar Rp. 1 triliun akan digunakan untuk mengakuisisi lahan. Sisa capex akan digunakan untuk pengembangan proyek properti. Untuk tahun 2018 perseroan menargetkan total marketing sales sebesar Rp. 7,2 triliun dengan kontribusi lini komersial sebesar Rp. 3,55 triliun dan residensial sebesar Rp. 3,65 triliun.
Rekomendasi : Netral

DMAS: Menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp. 300 miliar - Rp. 400 miliar atau lebih rendah dari anggaran tahun 2017 yang sebesar Rp. 900 miliar. Untuk tahun 2018, perseroan menargetkan total marketing sales Rp. 1,24 triliun.
Rekomendasi : Netral

TPIA: Menerbitkan obligasi sebesar Rp. 500 miliar melalui penawaran umum berkelanjutan I Tahap II tahun 2018 dengan bunga berkisar 7,5%-9%.
Rekomendasi : Netral

KIOS: Menargetkan pendapatan sebesar Rp. 2,09 triliun dan laba bersih Rp. 25 miliar tahun 2018. Tahun lalu, perseroan diperkirakan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp. 2,7 miliar. Adapun pendapatan tahun 2017 diperkirakan mencapai Rp. 741 miliar.
Rekomendasi : Netral

PTPP: Berhasil meraih kontrak baru senilai Rp. 2,3 triliun pada Januari 2018. Tambahan tersebut membuat total kontrak yang dihadapi (order book) perseroan mencapai Rp. 60,4 triliun. Sebesar 40% dari kontrak baru tersebut disumbang oleh induk perseroan dan sisanya berasal dari anak usaha.
Rekomendasi : Netral

BTPN: Membukukan laba bersih konsolidasi tahun 2017 sebesar Rp. 1,22 triliun atau turun 30,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp. 1,75 triliun. Penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh beban  kerugian penurunan nilai asset keuangan dan kenaikan beban lainnya.
Rekomendasi : Netral



 

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...