News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 12 Februari 2018

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi mengikuti pelemahan bursa global. IHSG ditutup turun 39,11 poin atau melemah –0,60% setelah tidak beranjak dari zona negatif di sepanjang sesi perdagangan.Sebanyak 101 saham ditutup menguat, 268 saham melemah dan 90 saham stagnan. Melemahnya IHSG tersebut dipengaruhi oleh koreksi yang terjadi di bursa global sebagai dampak dari terseret anjloknya indeks di Bursa Wall Street setelah investor khawatir terhadap naiknya suku bunga acuan yang lebih tinggi, inflasi yang meningkat, mahalnya valuasi saham dan meningkatnya imbal hasil US Treasury. Dan seiring sentimen negatif tersebut, investor asing tercatat marak melakukan aksi lepas saham yang mana di pasar regulermencapai Rp. 1,78 triliun. IHSG secara intra day sempat melemah hingga –1,28% dan menjelang sesi pre closing, IHSG melemah –1,16%. Namun pelemahan IHSG berkurang di penutupan menjadi sebesar –0,60% yang ditopang aksi beli di sesi pre closing terhadap saham-saham seperti TPIA, GGRM, UNVR, INTP dan UNTR.
 
Indeks saham di bursa Wall Street ditutup menguat di perdagangan akhir pekan kemarin setelah disesi perdagangan sebelumnya mengalami tekanan sell off. Indeks Dow ditutup menguat 1,38%, Indeks Nasdaq menguat 1,44% dan Indeks S&P menguat 1,49%. Penguatan tersebut untuk sementara meredam aksi sell off yang melanda bursa Wall Street pekan lalu dimana secara kumulatif indeks mengalami koreksi hingga >–8% dari rekor penutupan tertingginya. Para pelaku pasar tampaknya memburu saham-saham yang telah mengalami tekanan di sesi-sesi perdagangan sebelumnya sehingga indeks akhir pekan mampu ditutup menguat. Meski menguat, pelaku pasar juga masih memantau pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang merupakan salah satu faktorutama penekan pergerakan indeks. Selain itu, investor juga memantau kemajuan RUU pengeluaran pemerintah AS dimana Kongres AS telah menyetujui RUU pengeluaran sementara dua tahun sebesar US$ 400 miliar dan telah ditandatangani Presiden Trump pada Jumat pagi pekan kemarin.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Bursa Jepang tidak melakukan aktivitas perdagangan dikarenakan libur nasional National Foundation Day. Sedangkan pergerakan indeks di bursa regional seperti indeks Hang Seng dan Kospi menunjukkan pergerakan positif seiring rebound-nya indeks di bursa Wall Street akhir pekan kemarin.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan berpotensi menguat seiring rebound indeks di bursa Wall Street akhir pekan kemarin. Namun meski demikian diperkirakan arus capital outflow investor asing diperkirakan masih akan terjadi. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6475/6445 - 6520/6535.

Cermati :

(UNVR) S : 2280, 2230 R: 2360, 2380 CL jika turun dari 2180

(INTP) S : 20950, 20125 R: 22225, 22650 CL jika turun dari 20000

(GGRM) S : 80125, 79050 R: 82400, 83575 CL jika turun dari 78000

(ADRO) S : 2290, 2260 R: 2360, 2400 CL jika turun dari 2200

(INDF) S : 7675, 7625 R: 7850, 7950 CL jika turun dari 7300

(JSMR) S : 5625, 5575 R: 5775, 5850 CL jika turun dari 5350

(BRPT) S : 2310, 2290 R: 2370, 2400 CL jika turun dari 2200

(SCMA) S : 2670, 2650 R: 2740, 2780 CL jika turun dari 2540

(CPIN) S : 3160, 3130 R: 3240, 3280 CL jika turun dari 3000

(ADHI) S : 2280, 2230 R: 2360, 2380 CL jika turun dari 2150

BERITA EMITEN

BORN: Masih belum menemukan jalan keluar untuk terlepas dari penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham oleh Bursa Efek Indonesia sejak 30 Juni 2015 yang lalu. Hal tersebut dikarenakan perseroan belum menyelesaikan sejumlah kewajiban sebagai emiten seperti penyampaian laporan keuangan dan keterbukaan informasi.
Rekomendasi : Netral

CLEO: Mencatatkan penjualan konsolidasi sebesar Rp. 601 miliar di sepanjang tahun 2017 atau meningkat sebesar 15% dari penjualan sepanjang 2016 yang sebesar Rp. 523 miliar. Sedangkan laba bersih diharapkan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Untuk tahun 2017 perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp. 751 miliar dan laba bersih sebesar Rp. 47 miliar.
Rekomendasi : Netral

ITMG: Melalui anak usahanya yakni PT. Indominco Mandiri dan PT. Trubaindo Coal Mining, menganggarkan biaya pengeboran tambang batu bara sebesar Rp. 83,16 miliar untuk tahun 2018. Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh departemen geologi dengan fokus terhadap aktivitas pengeboran pre production dan development dengan metode pengeboran lubang terbuka (open hole) serta pemboran inti (coring).
Rekomendasi : Netral

MCAS: Secara konsolidasi tengah agresif merealisasikan aktivitas investasi pada awal 2018. Perseroan mengambil 30% saham PT. Sistem Mikroelektronik Cerdas Codesign dengan dana investasi sebesar Rp. 6,5 miliar dan anak usaha perseroan yakni PT. Match Move Indonesia juga baru mengakuisisi 99,61% saham PT. Mitra Cipta Teknologi.
Rekomendasi : Netral

BFIN: Menetapkan kupon berkisar 6,4%-7,6% untuk penerbitan obligasi senilai Rp. 2,16 triliun. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan unruk mendukung ekspansi bisnis pembiayaan perseroan tahun 2018.
Rekomendasi : Netral

KLBF: Memacu pendapatan dari segmen produk consumer health dan nutrisi untuk menambah pangsa pasar. Untuk kinerja tahun 2017 yang sedang dalam proses audit, perseroan menyakini pertumbuhan tetap positif meski masih di bawah target yang ditentukan.
Rekomendasi : Netral

INDY: Menargetkan penjualan dan produksi batubara pada 2018 mencapai 34 juta ton atau meningkat tipis dibanding estimasi tahun 2017 yang sejumlah 33 juta ton. Pemerintah sudah menyetujui volume produksi batu bara perseroan sebesar 32 juta ton dan diharapkan akan mendapatkan izin tambahan 2 juta ton pada Q2-2018 untuk memenuhi target produksi.
Rekomendasi : Netral

BBCA: Kepastian terkait dengan rencana akuisisi dua bank kecil oleh perseroan bakal disampaikan 3-4 bulan ke depan dikarenakan kurun waktu tersebut diperlukan perseroan untuk melakukan sejumlah proses seperti kesepakatan bersama, audit dan pemberitahuan rencana aksi korporasi tersebut.
Rekomendasi : Netral

WSKT: Anak usaha perseroan, PT Waskita Karya Realty, berencana mengembangkan proyek berkonsep toll road citydan aero city. Sesuai dengan namanya, toll road cityadalah proyek properti yang akan terintegrasi dengan jalan tol, sementara aero citymerupakan proyek di sekitar bandar udara atau bandara.
Rekomendasi  : Netral

 

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...