News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 8 Februari 2018

IHSG  di perdagangan kemarin ditutup menguat mengikuti rebound indeks di bursa Wall Street. IHSG ditutup naik 56,33 poin atau menguat 0,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.512,07 - 6.582,51. Sebanyak 251 saham ditutup menguat, 118 saham melemah dan 102 saham stagnan. Namun meski demikian, meski IHSG ditutup menguat, investor asing tercatat masih melakukan aksi net sell yang di pasar reguler mencapai Rp. 480 miliar. Disisi lain, reboundnya indeks di bursa Wall Street turut diikuti oleh bursa-bursa di kawasan regional walaupun akhirnya ditutup bervariasi dimana bursa utama seperti Shanghai, Hang Seng, Kospi dan Strait Times ditutup terkoreksi.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi mengalami lonjakan di awal perdagangan. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,08%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,90% dan Indeks S&P terkoreksi –0,50%. Melemahnya indeks tadi malam menunjukkan pertanda bahwa investor masih khawatir pelemahan pasar yang terjadi sebelumnya berpotensi akan terulang.Meski pergerakan indeks tadi malam tidak se-fluktuatif di dua sesi perdagangan sebelumnya, namun indeks Dow bergerak dalam rentang 500 poin, tiga kali lebih besar dari rentang perdagangan harian selama setahun terakhir. Saham-saham sektor teknologi turun –1,4% yang dipimpin oleh saham Apple yang melemah –2,1%. Saham-saham sektor energi turun –1,7% dikarenakan penurunan harga minyak. Sementara menguatnya saham-saham sektor industri dan keuangan mampu menahan pelemahan lebih lanjut dari indeks. Pergerakan indeks tadi malam juga dipengaruhi oleh sikap investor yang menimbang apakah fluktuasi tajam di sepanjang sesi perdagangan adalah awal dari pergerakan yang lebih dalam ke bawah atau hanya membuka jalan sebelum dimulainya kembali pasar bullish. Selain itu, pergerakan indeks juga dipengaruhi oleh sisi politik, dimana tadi malam Senat AS mencapai kesepakatan anggaran yang akan menaikkan pagu belanja pemerintah AS sekitar US$ 300 miliar. Sentimen tersebut mendorong naiknya imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun semakin tinggi menjadi 2,845%, yang pada akhirnya menekan pergerakan  pasar saham.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,35%. Pergerakan indeks Nikkei pagi ini menjadi anomal di tengah-tengah kembali terkoreksinya indeks di bursa Wall Street tadi malam. Dan pelaku pasar di bursa Jepang tampaknya memilih mencermati dampak gejolak di pasar saham AS terhadap pergerakan nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan rawan akan terkoreksi seiring melemahnya bursa Wall Street tadi malam serta di bayangi oleh sentimen positif domestik terkait meningkatnya cadangan devisa Indonesia untuk periode Januari 2018 dari US$ 130,20 miliar menjadi US$ 131,98 miliar. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range  6503/6472 - 6573/6612.

Cermati :

(UNVR) S : 54475, 54275 R: 54900, 55100 CL jika turun dari 53500

(GGRM) S : 82700, 82150 R: 83700, 84150 CL jika turun dari 80200

(INTP) S : 20575, 20350 R: 20975, 21125 CL jika turun dari 19875

(LPPF) S : 10175, 9975 R: 10675, 10950 CL jika turun dari 9500

(INDF) S : 7775, 7625 R: 8000, 8075 CL jika turun dari 7500

(BMRI) S : 8075, 8025 R: 8175, 8250 CL jika turun dari 7500

(HMSP) S : 4880, 4830 R: 4980, 5025 CL jika turun dari 4620

(ASII) S : 8350, 8250 R: 8575, 8700 CL jika turun dari 8000

(BBRI) S : 3680, 3630 R: 3740, 3790 CL jika turun dari 3500

(BSDE) S : 1775, 1755 R: 1825, 1850 CL jika turun dari 1700


BERITA EMITEN

ENRG: Menyepakati perjanjian kerja sama untuk membangun fasilitas pabrik petrokimia senilai US$ 600 juta. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh anak usaha perseroan, PT Energi Mega PTA, dengan Reignwood International Investment (Group) Ltd.
Rekomendasi  : Netral

PADI: Berniat menjajaki skema baru untuk memfasilitasi konsorsium investor yang berniat membeli sebagian saham PT Bank Muamalat Tbk. Adapun konsorsium tersebut terdiri atas institusi lokal dan asing.
Akan melakukan penambahan modal perusahaan melalui aksi korporasi penawaran umum terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Sesuai rencana, perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11.307.264.524 saham baru melalui rights issuedan telah disetujui oleh pemegang saham perseroan dalam RUPS Luar Biasa yang telah diselenggarakan kemarin.
Rekomendasi  : Netral

GIAA: Akan mengajukan penerbangan tambahan untuk menyambut perayaan Imlek 2018 di Kalbar. Rencana penambahan penerbangan tersebut di rute Pontianak-Jakarta pulang-pergi.
Rekomendasi  : Netral

WEGE: Mengantongi proyek baru sebagai kontraktor pelaksana proyek pembangunan kantor PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. senilai Rp252 miliar. Perseroan ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana proyek pembangunan kantor Telkom Group Manyar milk Telkom Property di Surabaya, Jawa Timur.
Rekomendasi  : Netral

AUTO: Menganggarkan belanja modal sebesar Rp 1-2 triliun pada 2018. Selain untuk ekspansi terkait komponen otomotif model baru, dana belanja modal akan dipakai untuk membiayai rencana ekspansi di komponen otomotif yang terkait dengan electric vehicle.
Rekomendasi  : Netral

CLEO: Mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 200 miliar pada tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik baru, pembelian mesin kemasan baru, otomatisasi mesin pabrik yang sudah ada dan perbaikan sarana pabrik serta penambahan armada distribusi.
Menargetkan kenaikan penjualan 66% sepanjang tahun ini. Pada tahun ini perseroan menempuh pembangunan pabrik baru, mengintensifkan perawatan mesin, hingga melakukan perluasan distribusi sehingga perseroan meyakini dapat meningkatkan penjualan.
Rekomendasi  : Netral

AGRO: Membukukan laba bersih sebesar Rp 140 miliar pada 2017, tumbuh 35,92% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 103 miliar. Tahun ini perseroan optimis membukukan pertumbuhan laba bersih 60%-64% secara tahunan.
Terkait rencana perseroan akuisisi bank kecil diharapkan terealisasi tahun ini. Perseroan mengincar kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU I) dengan core bisnis sejalan dengan perseroan, dan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 500 miliar – Rp 1 triliun untuk mengakuisisi kedua bank tersebut.
Rekomendasi  : Netral

BKSL: Perseroan mendapat investor baru dari keluarga Tahir lewat transaksi pembelian lebih dari 6% saham senilai Rp 1,17 triliun pada akhir Januari 2018. Tahir menilai perseroan memiliki prospek yang positif seiring dengan perkembangan industri properti di Indonesia pada masa mendatang.
Rekomendasi  : Netral

WSKT: Akan mengucurkan 35% dana hasil emisi obligasi senilai total Rp 3,45 triliun kepada anak usahanya, PT Waskita Toll Road. Dana hasil penerbitan obligasi yang akan disuntikkan kepada WTR mencapai Rp 1,2 triliun dimana dana tersebut akan digunakan untuk membangun proyek ruas tol perseroan.
Rekomendasi  : Netral

WIKA: Tengah memfinalisasi rencana penawaran umum perdana saham PT Wijaya Karya Realty yang ditargetkan dapat dieksekusi pada April 2018. Perseroan mengincar dana segar Rp 1,5 triliun – Rp 2 triliun dari aksi korporasi tersebut, dimana langkah tersebut sebagai salah satu sumber pendanaan belanja modal yang diproyeksikan mencapai Rp 36 triliun pada 2018.
Rekomendasi  : Netral

MDRN: Akan menjual lebih dari 50% aset perseroan untuk membayar kewajiban utang kepada bank dan pihak-pihak lainnya. Langkah tersebut telah disetujui oleh pemegang saham perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar kemarin.
Rekomendasi  : Netral

BBCA: Tahun ini perseroan kembali menghidupkan rencana anorganik dengan mematangkan niatnya mengakuisisi dua bank kecil dengan dana anggaran Rp 4,5 triliun. Perseroan menjelaskan kemungkinan bank yang diakuisisi adalah bank buku I atau buku II.
Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal minimal Rp 2 triliun yang berasal dari kas internal. Tahun ini perseroan membidik pertumbuhan kredit sebesar 9%-10%.
Rekomendasi  : Netral

ADRO: Mencatatkan total produksi batubara 12,43 juta ton sepanjang kuartal IV-2017, lebih rendah 7% ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Tahun ini perseroan menargetkan bisa memproduksi 54 juta ton hingga 56 juta ton batubara.
Rekomendasi  : Netral

SRIL: Menargetkan proses akuisisi dua perusahaan tekstil bisa selesai pada bulan ini. Usai akuisisi, produksi tekstil perseroan akan meningkat.
Rekomendasi  : Netral

 

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...