News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 2 Februari 2018

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi meski di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak positif. IHSG ditutup turun 7,17 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak dalam range 6.598,46 - 6.658,88. Sebanyak 192 saham ditutup menguat, 181 saham melemah dan 112 saham stagnan. Pergerakan IHSG sendiri awalnya mampu melaju positif yang ditopang oleh sentimen hasil rapat The Fed yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya serta memaparkan rencana kenaikan suku bunga pada Maret 2018 mendatang. Bahkan IHSG secara intra day sempat menguat hingga 0,81%. Namun kembali maraknya aksi profit taking serta aksi lepas saham oleh investor asing mendorong penurunan IHSG hingga akhirnya berbalik ditutup terkoreksi. Investor asing tercatat melakukan aksi jual dipasar reguler mencapai Rp. 866 miliar.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat 0,14%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,35% dan –0,06%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh imbal hasil obligasi AS yang mengalami kenaikan dan saham-saham teknologi yang melemah menjelang laporan kinerja keuangan sejumlah emiten besar. Imbal hasil obligasi AS mengalami peningkatan setelah indikator ekonomi AS tampaknya mengkonfirmasi kenaikan inflasi. Sebelumnya kemarin, The Fed memutuskan tidak menaikkan suku bunga acuannya namun mengindikasikan kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi serta mulai beralihnya bank sentral dunia dari kebijakan moneter yang longgar. Selain itu, aksi jualyang melanda pasar obligasi AS menurunkan harga obligasi dan mengerek imbal hasilnya sehingga berdampak negatif bagi pergerakan indeks saham. Imbal hasil US treasury bertenor 10 tahun naik ke 2,79% dan yang bertenor 30 tahun telah melewati angka 3%. Tekanan juga datang dari data ekonomi AS. ISM Manufacturing PMI periode Januari 2018 tercatat turun dari 59,3 ke 59,1 , namun masih di atas ekspektasi yang sebesar 58,8. Akan tetapi positifnya data tersebut diredam oleh data Nonfarm Productivity QoQ Preliminary Q4-2017 yang tercatat turun 0,1% , di bawah prediksi yang sebesar naik 0,8%.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,53%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut didasari pada kekhawatiran investor terhadap perekonomian AS setelah imbal hasil obligasi AS mengalami peningkatan.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan masih rawan akan tekanan jual dari investor asing dengan perkiraan IHSG akan bergerak dalam range 6578/6558 - 6639/6679.

Cermati :

(LSIP) S : 1320, 1300 R: 1360, 1375 CL jika turun dari 1250

(RALS) S : 1170, 1155 R: 1205, 1220 CL jika turun dari 1050

(GGRM) S : 81150, 80500 R: 82350, 82900 CL jika turun dari 80000

(INTP) S : 21725, 21575 R: 22125, 22350 CL jika turun dari 20900

(ASII) S : 8475, 8375 R: 8725, 8850 CL jika turun dari 8125

(PTPP) S : 3130, 3080 R: 3230, 3270 CL jika turun dari 2890

(BMRI) S : 8125, 8050 R: 8275, 8325 CL jika turun dari 7850

(MNCN) S : 1535, 1500 R: 1595, 1615 CL jika turun dari 1430

(BBRI) S : 3680, 3660 R: 3740, 3780 CL jika turun dari 3560

(MYOR) S : 2260, 2230 R: 2310, 2330 CL jika turun dari 2140

BERITA EMITEN

ITMG: Akan memulai pengembangan proyek PLTA dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di luar Kalimantan. Pembangunan PLTA saat ini masih dalam tahap kajian. Sedangkan pembangunan proyek PLTS berkapasitas 7 MW di Kalimantan kemungkinan akan dimulai pada tahun ini.
Rekomendasi  : Netral

BBHI: Di sepanjang tahun 2017 perseroan berhasil membukukan laba sebesar Rp. 10,36 miliar atau meningkat 46,12% dibandingkan dengan laba tahun 2016 yang sebesar Rp. 7,09 miliar. Perseroan juga dapat mempertahankan margin bunga bersih (NIM) pada posisi 5,24%. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 24,4% menjadi Rp. 1,74 triliun. Perseroan juga berencana melakukan rights issue dengan melepas 10%-20% dari modal yang disetor dengan target dana mencapai Rp. 100 miliar. Rencana tersebut diharapkan dapat terealisasi pada Maret 2018.
Rekomendasi  : Netral

BBTN: Berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp. 3,02 triliun (unaudited) atau meningkat 15,27% dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebesar Rp. 2,62 triliun. Pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp. 9,44 triliun. Pendapatan berbasis komisi sebesar Rp. 1,8 triliun. Penyaluran kredit tumbuh 21,01% menjadi Rp. 198,99 triliun.
Rekomendasi  : Buy

BUKK: Memasang target tinggi atas pencapaian kinerja tahun ini. Perseroan menargetkan tahun ini kontrak baru naik 100%, menjadi Rp 7 triliun dari tahun lalu Rp 3,5 triliun, sementara pendapatan ditargetkan sebesar Rp 4,5 triliun.
Rekomendasi  : Netral

SSIA: Mengalokasikan dana belanja modal sekitar Rp 800 miliar tahun ini. Sumber dana belanja modal perseroan berasal dari kas internal.
Rekomendasi  : Netral

BEST: Perseroan bersama tiga anak usaha perseroan, yakni PT Bekasi Matra Industrial Estate, PT Bekasi Surya Pratama dan PT Best Sinar Nusantara, meneken perjanjian pinjaman sindikasi senilai US$ 75 juta pada 31 Januari 2018. Pinjaman dengan opsi tambahan hingga US$ 130 juta tersebut berasal dari Indonesia Eximbank dan Bangkok Bank Public Company Limited Jakarta Branch selaku original lender.
Rekomendasi  : Netral

ISSP: Menargetkan pendapatan perseroan sepanjang tahun ini dapat meningkat 10% - 15%. Target kenaikan tersebut sejalan dengan upaya perseroan untuk meningkatkan utilisasi pabrik.
Rekomendasi  : Netral

RBMS: Akan menambah modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu, dengan melepas 1,18 miliar saham di harga Rp 216 per saham. Perseroan akan menggunakan Rp 74,45 miliar dari dana rights issue untuk mengakuisisi 41.363 saham PT Tiara Raya Bali International, sebesar Rp 120 miliar digunakan untuk meningkatkan penyertaan saham dalam Tiara Raya Bali International, dan sisanya Rp 45,14 miliar untuk pinjaman anak usahanya.
Rekomendasi  : Netral

 

Morning Meeting

Morning Note 25 Mei 201825 May 2018 08:50

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 154,54 poin atau menguat signifikan 2,67% di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 24 Mei 201824 May 2018 08:45

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 40,88 poin atau menguat 0,71% dan secara intra [ ... ]

Read more...
Morning Note 23 Mei 201823 May 2018 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di tiga sesi perdagangan sebelumnya mengalami pelemahan. IHSG ditutup naik 17,26 poin atau menguat 0,30% setelah di sepanjang sesi [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Mei 201822 May 2018 08:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 49,46 poin atau terkoreksi -0,86% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Mei 201821 May 2018 08:44

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali tidak mampu bertahan di zona positif dan akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 32,61 poin atau melemah –0,56% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Mei 201818 May 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positf namun berbalik arah ditutup melemah di akhir perdagangan. IHSG ditutup turun 25,54 poin atau melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Mei 201817 May 2018 08:38

IHSG di perdagangan kemarin ditutup berbalik arah atau menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup naik 3,35 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Mei 201816 May 2018 08:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 109,04 poin atau terkoreksi signifikan –1,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 218 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Mei 201816 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,68 poin atau terkoreksi –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Bahkan secara intra day IHSG sempat terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Mei 201814 May 2018 09:11

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 48,89 poin atau menguat 0,83% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Bahkan secara intra day, IHSG sempat menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Mei 201811 May 2018 09:07

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 133,22 poin atau 2,3% menjadi 5.907,93. Sebanyak 239 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 186 saham mengalami penurunan harga serta [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Mei 201809 May 2018 08:51


IHSG di perdagangan kemarin mengalami koreksi signfikan dan menjadi anomali di tengah-tengah-tengah positifnya pergerakan indeks di bursa Wall Street dan di bursa kawasan regional. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Mei 201808 May 2018 09:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 92,75 poin atau menguat 1,60% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.808,19 – 5.885,09. Sebanyak 216 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Mei 201807 May 2018 08:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup 66,39 poin atau terkoreksi -1,13% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.768,38 – 5.855,11. [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Mei 201804 May 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin terkoreksi signifikan dan meninggalkan level 6.000 setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. IHSG ditutup turun 153,51 poin atau terkoreksi [ ... ]

Read more...