News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 29 Januari 2018

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat. IHSG pada akhir pekan kemarin menembus level tertingginya dan ditutup naik +45,29 poin atau menguat +0,685% setelah bergerak dalam dalam rentang 6.615,33 - 6.677,37. Sebanyak 223 saham ditutup menguat, 155 saham melemah dan 126 saham stagnan. Saham-saham yang menopang penguatan IHSG antara lain INTP, SMGR, TLKM, AALI, BBCA, INAF dan PNIN. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih di seluruh pasar mencapai Rp. 696 miliar. Menguatnya indeks di bursa Wall Street akibat pernyataan Donald Trump dan dorongan aksi beli dari investor asing dan domesik menjadi beberapa sentimen pendorong menguatnya IHSG.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. Indeks Dow ditutup menguat 0,85%, Indeks Nasdaq menguat 1,28% dan Indeks S&P menguat 1,18%. Penguatan indeks tersebut ditopang oleh laporan kinerja keuangan emiten yang memenuhi ekspektasi pasar serta keyakinan investor terhadap perekonomian AS yang terus membaik. Emiten-emiten yang melaporkan kinerja keuangannya akhir pekan kemarin antara lain AbbVie, Honeywell, Intel dan Rockwell. Hingga Jumat pagi pekan kemarin, menurut data Thomson Reuters, dari emiten komponen indeks S&P yang telah melaporkan kinerja keuangannya, sebanyak 82% mencatatkan kinerja yang melampaui ekspektasi. Sementara data ekonomi yang dirilis akhir pekan kemarin yakni GDP Growth Rate QoQ Advance Q4-2017 tercatat sebesar 2,6%, di bawah ekspektasi yang sebesar 3% dan lebih rendah dari periode sebelumnya yang sebesar 3,2%, namun investor memandang bahwa pertumbuhan ekonomi AS tersebut masih dalam level yang wajar dan masih menunjukkan adanya pertumbuhan dan meredam kekhawatiran akan penurunan ekonomi.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,32%. Menguatnya indeks Nikkei tersebut turut dipengaruhi oleh penguatan indeks di bursa Wall Street pada akhir pekan kemarin dan juga disebabkan oleh sikap investor yang untuk sementara mengabaikan pergerakan nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan mulai fokus pada musim laporan kinerja keuangan emiten.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 6625/6590 - 6687/6713 dengan kecenderungan bergerak sideways dalam rentang konsolidasi yang mengarah ke penguatan secara terbatas yang dibayangi oleh aksi profit taking.

Cermati :

(JSMR) S : 5650, 5575 R: 5850, 5950 CL jika turun dari 5500

(ICBP) S : 8775, 8725 R: 8875, 8925 CL jika turun dari 8500

(INTP) S : 21050, 20400 R: 22025, 22350 CL jika turun dari 20200

(HMSP) S : 5075, 4980 R: 5325, 5450 CL jika turun dari 4800

(TLKM) S : 4040, 3930 R: 4210, 4270 CL jika turun dari 3920

(BBCA) S : 22525, 22350 R: 22875, 23025 CL jika turun dari 22000

(UNVR) S : 54175, 53800 R: 55250, 55925 CL jika turun dari 53000

(GGRM) S : 83725, 83225 R: 84625, 85000 CL jika turun dari 82000

BERITA EMITEN

BDMN: The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd (MUFG) mengincar penambahan kepemilikan saham sebesar 20,1% pada perseroan. MUFG saat ini sedang menunggu persetujuan RUPSLB dan OJK sebelum menaikkan kepemilikan sahamnya hingga 40%.
Rekomendasi : Netral

CMPP: Setelah melalui proses backdoor listing, perseroan berniat kembali melepas saham. Aksi perseroan ini bertujuan memenuhi ketentuan jumlah saham yang beredar di publik atau free float.
Pada tahun ini perseroan berharap bisa mengangkut sekitar 5,3 juta penumpang, naik 12,77% ketimbang realisasi jumlah penumpang sepanjang 2017 sebanyak 4,7 juta. Target pertumbuhan tersebut sejalan dengan rencana perseroan mendatangkan dua armada pesawat baru tipe Airbus 320.
Rekomendasi : Netral

MTRA: Menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp. 300 miliar atau sekitar 60% dari proyeksi lima tahun mendatang yang sebesar Rp. 500 miliar. Perseroan memperkirakan pertumbuhan sebesar 5%-6%, lebih tinggi dibandingkan proyeksi industri sebesar 4%-5%. Akan menerbitkan medium term notes(MTN) senilai Rp 200 miliar. Dana dari hasil penerbitan surat utang itu seluruhnya untuk alokasi belanja modal atau capital expenditure(capex) yang sepanjang tahun ini dicanangkan sekitar Rp 150 – 200 miliar.
Perseroan menandatangani perjanjian dengan CNQC (South Pacific) Holding Pte Ltd Singapura. Kedua pihak telah membentuk kerja sama operasi (KSO) guna menggarap dua proyek meliputi Crea Resort Office dan Metrolink Logos Project. Crea Resort Office sendiri merupakan Office space di Nusa Dua, Bali bernilai Rp 100 miliar, sementara proyek Logos di Pondok Ungu, Bekasi durasi kontrak hingga 2019 senilai Rp 1 triliun.
Rekomendasi : Netral

BJTM: Selama tahun 2017, perseroan emraih laba sebesar Rp. 1,15 triliun atau tumbuh 12,76% dibandingkan dengan tahun 2016. Perseroan berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp. 39,84 triliun atau tumbuh sebesar 21,48%. Penyaluran kredit tercatat sebesar Rp. 31,75 triliun atau tumbuh 7,01%.
Rekomendasi : Netral

MARK: Telah mencapai target produksi sebanyak 5 juta unit pada tahun 2017 sehingga untuk tahun 2018 perseroan meningkatkan target produksi hingga 30% atau mencapai 6,5 juta unit atau sebanyak 540.000 unit per bulan.
Rekomendasi : Netral

SOCI: Menyiapkan dana sekitar US$ 30 juta - US$ 50 juta untuk mengakuisisi kapal tanker pada tahun ini. Saat ini perseroan memiliki total 39 kapal tanker untuk bisnis shipping dengan tingkat utilisasi stabil di level 80%. Untuk tahun 2018 perseroan menargetkan tingkat utilisasi terangkat ke kisaran 85%-90%. Perseroan juga telah menandatangani Purchase Agreementsehubungan dengan rencana penerbitan notesyang ditawarkan di luar wilayah Indonesia dalam mata uang dolar AS sejumlah US$200 juta pada 24 Januari 2018. Notestersebut memiliki bunga 8,375% yang akan jatuh tempo pada 2023 yang diterbitkan oleh anak usaha perseroan Soechi Capital Pte Ltd yang sepenuhnya dimiliki perseroan.
Rekomendasi : Netral

GMFI: Membidik nilai kapitalisasi pasar sebesar US$ 1miliar dalam 2-3 tahun ke depan. Untuk merealisasikan target tersebut perseroan berencana melakukan penambahan modal tanpa HMETD atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 2,34 miliar saham baru atau setara dengan 8,28% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga pelaksanaan minimal Rp. 336 per saham.
Rekomendasi : Netral

JGLE: Tahun ini perseroan mengalokasikan biaya pengembangan sebesar Rp 100 miliar – Rp 150 miliar. Salah satu proyek yang perseroan garap adalah Jungle Nirwana Apartement di kawasan Nirwana Bogor Residence, Bogor, Jawa Barat.
Rekomendasi  : Netral

BNBR: Tahun ini perseroan ingin mengurangi utang dari kreditur besar, dimana rencana tersebut merupakan upaya lanjutan restrukturisasi yang bergulir tahun lalu. Nilai restrukturisasi utang tahun ini diperkirakan Rp 4 triliun hingga Rp 9 triliun.
Rekomendasi  : Netral

TRIS: Perkembangan teknologi digital membuat perseroan ingin meningkatkan penjualan di pasar digital yang sampai kuartal III tahun ini berkontribusi masih sekitar 2%. Untuk memaksimalkan penjualan, perseroan nelakukan penambahan tim untuk mendongkrak penjualan online.
Rekomendasi  : Netral

PGAS: Meraih persetujuan pemegang saham untuk perubahan status persero menjadi non – persero, dan rencana pengalihan 56,96% saham pemerintah pada perseroan kepada PT Pertamina. Namun, mayoritas saham perseroan belum resmi dialihkan kepada Pertamina, karena masih menunggu penandatanganan rancangan Peraturan Pemerintah Holding BUMN Migas.
Rekomendasi  : Netral

FORZ: Berencana melakukan penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue sebesar Rp 500 miliar pada kuartal III-2018, dimana perolehannya akan digunakan untuk pembelian lahan di lima lokasi dengan target luas 100 hektare. Perseroan tengah menjajaki harga dan skema penerbitan dengan menggunakan valuasi laporan keuangan kuartal II-2018.
Rekomendasi  : Netral

WIKA: Kunjungan jajaran direksi perseroan ke China membuahkan hasil positif berupa pencairan pinjaman dari China Development Bank senilai US$ 594 juta untuk proyek kereta cepat Jakarta – Bandung. Perseroan merupakan anggota konsorsium kontraktor proyek kereta cepat, PT Kereta Cepat Indonesia.
Perseroan akan melepas Komodo Bond dengan nilai Rp 5,4 triliun. Obligasi dengan rating Ba2 dari Moody’s dan BB dari Fitch, memiliki kupon 7,7% dan tenor tiga tahun.
Rekomendasi  : Netral

CTRA: Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal Rp 1,5 triliun dimana dana tersebut akan digunakan untuk belanja lahan baru dan pengembangan properti komersial. Tahun ini perseroan mematok target kinerja konservatif seiring dengan iklim bisnis properti yang belum memberikan peluang besar untuk ekspansi lebih besar.
Rekomendasi  : Netral

LPPF: Berencana menambah sekitar 6-8 gerai pada tahun ini untuk meningkatkan jumlah pendapatan pada tahun ini. Melalui ekspansi gerai-gerai baru tersebut, perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan bisa sekitar 6%-10% pada tahun ini.
Perseroan terus menunjukkan konsistensi dalam memberikan performa kinerja terbaiknya dan meraih penghargaan sebagai salah satu dari 100 Perusahaan dengan pertumbuhan tercepat. Penghargaan diterima pada hari Kamis, 25 Januari 2018 oleh perseroan di Bursa Efek Indonesia.
Rekomendasi  : Netral

CARS: Berencana membeli 30% saham PT Bahtera Multi Niaga senilai Rp 160 miliar. Dengan adanya transaksi afiliasi ini dapat meningkatkan sinergi PT Bahtera Multi Niaga di industri perdagangan otomotif, perbengkelan, rental, sparepart, dan commerce.
Rekomendasi  : Netral

SUPR: Menargetkan penambahan 500 menara base transceiver station pada tahun ini. Kalau target terpenuhi, perseroan akan mengoperasikan total 7.400 menara BTS.
Rekomendasi  : Netral

TPIA: Menandatangani perjanjian sewa bangunan dengan PT Synythetic Rubber Indonesia pada 23 Januari 2018. Transaksi tersebut bersifat terafiliasi karena Synthetic Rubber adalah perusahaan patungan antara anak usaha perseroan yakni PT Styrindo Mono Indonesia dengan Compagnie Financiere Du Groupe Michelin.
Rekomendasi  : Netral

BIRD: Menganggarkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun. Dana belanja modal tersebut akan digunakan untuk membeli kendaraan, merawat aneka fasilitas dan memperkuat bisnis shuttle bus.
Rekomendasi  : Netral

KRAS: Berupaya meningkatkan volume penjualan baja sebesar 2,8 juta ton pada tahun ini, atau meningkat 40% dibandingkan tahun lalu. Hal ini karena kebutuhan baja dalam negeri yang diproyeksi masih akan terus meningkat , seiring dengan proyek-proyek infrastruktur yang masih berjalan.
Rekomendasi  : Netral

MDLN: Anak usaha perseroan, PT Modern Industrial Estat, yang merupakan pengelola kawasan industri Modernland Cikande, masih memandang positif penjualan lahan industri sepanjang tahun 2018. Modern Industrial Estat menargetkan bisa menjual minimal seluas 50 hektare lahan industri di tahun 2018.
Rekomendasi  : Netral

PRDA: Meluncurkan tes pemeriksaan mutasi Epidermal Growth Factor Receptor Circulating Tumor DNA, yaitu tes untuk menentukan jenis obat yang tepat bagi pengobatan kanker paru. EGFR adalah mutasi gen yang paling sering terjadi pada kanker paru, dan saat ini perseroan merupakan satu-satunya laboratorium klinik di Indonesia yang dapat melakukan pemeriksaan mutas EGFR ctDNA.
Rekomendasi  : Netral

BBRI: Akan menerbitkan obligasi dengan skema penawaran umum berkelanjutan baru dalam tiga tahun ke depan, dimana perseroan membidik dana Rp 12 triliun – Rp 15 triliun. Untuk tahap awal atau kuartal I-2018, perseroan akan merilis senior rupiah bonddengan jumlah sebesar Rp 3 triliun – Rp 5 triliun dimana dana yang dihasilkan akan digunakan untuk ekspansi kredit jangka panjang dan repayment bondyang jatuh tempo kemarin.
Rekomendasi  : Netral

MEDC: Mengumumkan keberhasilan penerbitan obligasi 7NC4 144A / Reg S sebesar US$ 500 juta dengan kelebihan permintaan sebanyak delapan kali, tenor tujuh tahun serta kupon sebesar 6,75%. Moody's telah menaikkan peringkat B2 emiten dari Positif menjadi Stabil, sementara Fitch dan Standard & Poor's menegaskan kembali peringkat B Stabil bagi perseroan.
Rekomendasi  : Netral

BBTN: Tahun ini perseroan menganggarkan dana senilai Rp 700 miliar untuk mendukung pertumbuhan anorganik. Perseroan kini sedang memproses dan membahas akuisisi saham Danareksa Finance, selain menegosiasikan akuisisi Danareksa Investment Management.
Rekomendasi  : Netral

IPO: Dua emiten berkapitalisasi pasar di atas US$ 1 miliar yang  tercatat di Bursa Efek Indonesia tengah mengkaji peluang untuk dual listing di bursa luar negeri. BEI menyarankan dua emiten itu dual listing di Euronext, bursa saham pan-Eropa, karena bursa tersebut cukup prospektif.

 

Morning Meeting

Morning Note 17 Juli 201817 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,92 poin atau terkoreksi 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan hampir tidak beranjak dari pelemahannya. Bahkan secara intra day IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201816 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun.. IHSG ditutup naik 36,20 poin atau menguat 0,61% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 201813 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya  untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 14,51 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juli 201812 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 11,60 poin  atau menguat 0,20% dan sekaligus melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG ditutup menguat setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juli 201811 Jul 2018 08:43

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 74,39 poin atau menguat 1,28% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Juli 201810 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik112,46 poin atau menguat 1,97% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 281 saham ditutup menguat, 114 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Juli 201809 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi di tengah-tengah pergerakn mixed indeks di bursa regional. IHSG ditutup turun 44,42 poin atau terkoreksi –0,77% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Juli 201806 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,69 poin atau menguat tipis 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 5.685,75 - 5.739,33. Sebanyak 185 saham ditutup menguat, 211 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Juli 201805 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin mampu ditutup menguat setelah di awal perdagangan mengalami tekanan. IHSG ditutup naik 99,70 poin atau menguat 1,77% setelah bergerak sideways dalam range [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Juli 201804 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 112,83 poin atau terkoreksi signifikan –1,96%. Sebanyak 343 saham ditutup melemah, 65 saham menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Juli 201803 Jul 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 52,47 poin atau terkoreksi –0,90% setelah bergerak sideways dalam range 5.746,77 - 5.832,22. Sebanyak 255 saham ditutup melemah, 141 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Juli 201802 Jul 2018 09:01

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 131,92 poin atau menguat 2,33%. Sebanyak 219 saham ditutup menguat, 181 saham melemah dan 103 saham stagnan. Menguat IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Juni 201828 Jun 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,10 poin atau terkoreksi  -0,65% setelah bergerak sideways dalam range 5.787,55 -  5.859,60. Sebanyak 206 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juni 201827 Jun 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup turun 33,43 poin atau terkoreksi –0,57% setelah bergerak dalam range 5.820,75 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juni 201826 Jun 2018 08:46

HSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di empat sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. IHSG ditutup naik 37,27 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...