News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 11 Oktober 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,17 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak sideways dalam range 5.896,46 - 5.927,68. Pergerakan IHSG sempat menguat di sesi I perdagangan dan sempat menguat 0,22%. Namun tekanan aksi profit taking dan aksi lepas saham oleh investor asing, mendorong IHSG bergerak turun hingga akhirnya ditutup terkoreksi. Sebanyak 154 saham ditutup menguat, 172 saham melemah dan 125 saham stagnan. Saham-saham unggulan yang menekan pergerakan IHSG antara lain GGRM, UNVR , BBRI, TLKM dan PTBA. Sementara saham-saham yang menahan penurunan lebih dalam dari IHSG antara lain UNTR, BMRI, JSMR dan SMGR. Secara keseluruhan, sebanyak 7 sektor ditutup melemah yang dipimpin oleh sektor Infrastruktur dan tiga sektor lainnya ditutup menguat.  

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,31% dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, Indeks Nasdaq menguat 0,11% dan Indeks S&P menguat 0,23%. Salah satu pendorong menguatnya indeks Dow adalah saham Wal-Mart yang naik 4,47% setelah memperkirakan penjualan online di AS akan meningkat sekitar 40% pada tahun fiskal berikutnya dan mengumumkan rencana buyback saham senilai US$ 20 miliar. Saham lainnya yang menopang penguatan indeks Dow dan S&P yakni saham Pfizer yang naik 0,7% setelah mengumumkan akan menjual atau memisahkan bisnis perawatan kesehatan konsumen. Indeks Nasdaq juga cenderung datar dimana saham Facebook turun 0,53% dan Nvidia menguat 1,91% setelah merilis chip untuk kendaraan otonom. Sektor  energi juga mengalami penguatan ditopang oleh harga minyak mentah yang naik 2% setelag ekspor minyak Arab Saudi turun untuk periode November 2017 dan komentar dari OPEC dan mitranya bahwa pasar minyak mentah.

mulai kembali ke titik keseimbangan setelah bertahun-tahun mengalami kelebihan pasokan. Pergerakan indeks tadi malam juga dipengaruhi oleh sikap investor yang cenderung mengabaikan ketegangan antara AS dengan Korea Utara dan juga dipengaruhi oleh kurangnya perkembangan dari rencana pemangkasan pajak yang dijanjikan oleh Presiden AS, Donald Trump. Dan investor juga mulai fokus pada musim laporan kinerja emiten untuk Q3-2017.  

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,10% yang didorong oleh menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan juga dipengaruhi oleh skandal yang melibatkan emiten Kobe Steel yang sengaja memalsukan data spesifikasi produk. 

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi untuk menguat secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5891/5878 - 5922/5940.

Cermati :

(TLKM) S : 4470, 4420 R: 4620, 4710 CL jika turun dari 4350

(BMRI) S : 6625, 6550 R: 6750, 6800 CL jika turun dari 6300

(JSMR) S : 5875, 5800 R: 5975, 6050 CL jika turun dari 5500

(CPIN) S : 2880, 2880 R: 3030, 3100 CL jika turun dari 2650

(CTRA) S : 1175, 1165 R: 1200, 1210 CL jika turun dari 1110

(GJTL) S : 695, 665 R: 745, 765 CL jika turun dari 600 (LSIP) S : 1465, 1450 R: 1490, 1500 CL jika turun dari 1370

(BBCA) S : 20250, 20125 R: 20450, 20525 CL jika turun dari 19500

(BMTR) S : 545, 520 R: 585, 595 CL jika turun dari 500

(ROTI) S : 1230, 1210 R: 1270, 1290 CL jika turun dari 1150

BERITA EMITEN :

ADHI: Berencana menyiapkan dana sebesar Rp 2 triliun guna mendanai proyek kereta api ringan sebelum akhir 2017. Dengan demikian, sepanjang tahun ini perseroan mengeluarkan investasi total Rp 7 triliun untuk mendukung proyek tersebut. 

Rekomendasi: Netral

 

CSAP: Berencana melakukan pendirian usaha baru pada entitas anak PT Catur Berkat Bersama. Perseroan akan menyuntik dana berupa modal dasar kepada entitas anak sebesar Rp 150 miliar berikut modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 90 miliar. 

Rekomendasi: Netral

 

RIMO: Menandatangani perjanjian, arranger dan agen penjual dengan PT Markasia Investama Prima Indonesia, pada 6 Oktober 2017. Perjanjian tersebut dilakukan untuk melaksanakan penerbitan dan penawaran surat utang berjangka menengah senilai Rp 300 miliar. 

Rekomendasi: Netral

 

TRAM: Melalui aksi rights issue, perseroan akan bertransformasi menjadi produsen batubara terintegrasi dengan proyeksi pendapatan mencapai US$ 350 juta per tahun. Produsen batubara P Gunung Bara Utama dipastikan akan masuk pasar modal dengan skema backdoor listing melalui aksi rights issue perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

PPRO: Hingga akhir kuartal III/2017, perseroan telah merealisasikan marketing sales 85% dari target pada tahun ini Rp 2,9 triliun. Kinerja penjualan perseroan sepanjang tahun ini cukup baik dan secara umum sesuai dengan harapan perseroan. 

Rekomendasi: Netral

 

WIKA: Anak usaha perseroan, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung mengantongi kontrak baru Rp 5,1 triliun per September 2017, atau sekitar 73% dari target kontrak baru Rp 7 triliun sampai akhir tahun ini. Pendapatan perseroan paling banyak dari kegiatan usaha konstruksi bangunan gedung dengan porsi 88%, sisanya berasal dari sektor properti. 

Rekomendasi: Netral

 

GMFI: Menjajaki kerjasama dengan empat investor strategis untuk pembelian 20% saham perseroan senilai US$ 200 juta pada akhir 2017. Perseroan berharap perjanjian kerjasama jual beli bersyarat dengan investor strategis tersebut bisa dilakukan pada akhir 2017.

Rekomendasi: Netral

 

ACES: Berencana membuka empat unit gerai lagi hingga akhir tahun ini terutama di Pulau Jawa. Tahun ini, perseroan menyiapkan Rp 300 miliar untuk membuka gerai dan menargetkan membuka 15 unit gerai baru sepanjang 2017. 

Rekomendasi: Netral 

 

IPO:  Sebanyak enam anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) akan melangsungkan penawaran umum perdana saham pada semester I-2018. Enam perusahaan tersebut adalah PT Wijaya Karya Realty, PT PP Energi, PT PP Urban, PT Tugu Pratama Indonesia, PT Pelabuhan Tanjung Priok, dan PT Indonesia Kendaraan Terminal.  

 

 

Morning Meeting

Morning Note 23 Februari 201823 Feb 2018 10:17

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 50,34 poin atau melemah -0,76% setelah bergerak dalam range 6.586,31 – 6.646,35. Sebanyak 142 [ ... ]

Read more...
Morning Note 22 Februari 201822 Feb 2018 09:33

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya. IHSG ditutup turun 19,48 poin atau melemah -0,29% setelah bergerak dalam kisaran 6.614,23 – 6.665,90. Sebanyak 157 [ ... ]

Read more...
Morning Note 21 Februari 201821 Feb 2018 11:50

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah di sesi perdagangan sebelumnya mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. IHSG ditutup turun 26,41 poin atau melemah -0.39% [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 Februari 201820 Feb 2018 10:06

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. IHSG ditutup naik 97,70 poin atau menguat 1,48% setelah bergerak positif di [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Februari 201819 Feb 2018 17:43

IHSG di perdagangan Kamis pekan kemarin sebelum libur Imlek ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 2,82 poin atau melemah -0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.583,19 – [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Februari 201815 Feb 2018 09:35

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 16,22 poin setelah bergerak sideways dalam range 6.572,49 [ ... ]

Read more...
Morning Note 14 Februari 201814 Feb 2018 13:46

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dengan ditutup naik 54,72 poin atau menguat 0,84% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.544,67 [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Februari 201813 Feb 2018 09:18

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 17,93 poin atau menguat 0,28% setelah bergerak dalam range 6.498,69 - 6.531,56. Sebanyak 264 saham ditutup menguat, 116 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Februari 201812 Feb 2018 09:43

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi mengikuti pelemahan bursa global. IHSG ditutup turun 39,11 poin atau melemah –0,60% setelah tidak beranjak dari zona [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Februari 201809 Feb 2018 10:39

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,77 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.519,09 - 6.549,18. Sebanyak 188 saham ditutup menguat, 136 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Februari 201808 Feb 2018 09:44

IHSG  di perdagangan kemarin ditutup menguat mengikuti rebound indeks di bursa Wall Street. IHSG ditutup naik 56,33 poin atau menguat 0,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 Februari 201807 Feb 2018 09:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG di tutup turun 111,13 poin atau melemah -1,69% setelah di sepanjang sesi perdagangan tidak beranjak dari zona koreksi [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Februari 201806 Feb 2018 10:27

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah bergerak negatif di sepanjang sesi perdagangan. IHSG ditutup turun 39,14 poin atau melemah –0,59% setelah bergerak dalam [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Februari 201805 Feb 2018 09:20

IHSG di perdagangan akhir kemarin ditutup menguat setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 30,36 poin atau menguat 0,46% setelah bergerak dalam range [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Februari 201802 Feb 2018 14:32

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi meski di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak positif. IHSG ditutup turun 7,17 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak [ ... ]

Read more...