News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 3 Oktober 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 13,18 poin atau menguat 0,22% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan secara intra day sempat mencatatkan rekor tertinggi baru di level 5.936,14. Penguatan IHSG dipimpin oleh sektor Konsumen dan Manufaktur, sementara saham-saham sektor pertambangan yang bergerak melemah membebani pergerakan IHSG sehingga IHSG belum mampu memecahkan rekor penutupan tertingginya. Sektor pertambangan melemah sebagai akibat turunnya harga komoditas khususnya harga batubara. Secara keseluruhan kemarin, investor asing masih mencatatkan aksi net sell yang kemarin mencapai Rp. 99 miliar. Sementara dari sisi data ekonomi domestik yang dirilis kemarin, inflasi untuk periode September 2017 adalah sebesar 0,13% setelah diperiode Agustus 2017 mengalami deflasi 0,07%.

Indeks saham di bursa AS diperdagangan tadi malam ditutup menguat dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Indeks Dow ditutup menguat 0,68%, Indeks Nasdaq menguat 0,32% dan Indeks S&P menguat 0,39%. Menguatnya indeks tersebut tadi malam didorong oleh kuatnya data ekonomi AS dan antisipasi pelaku pasar terhadap kuatnya laporan kinerja emiten di kuartal III-2017. Data ekonomi yang dirilis tadi malam yakni antara lain ISM Manufacturing PMI periode September 2017 tercatat naik dari 58,8 ke 60,8 (ekspektasi 58) dan berada di angka tertingginya dalam 13 tahun terakhir, di tengah peningkatan yang kuat untuk pesanan baru dan harga bahan baku. Data tersebut menunjukkan sektor manufaktur masih kuat meski ada bencana badai hebat yang melanda sejumlah wilayah di AS. Data lainnya yakni Construction Spending MoM tercatat naik sebesar 0,5% (ekspektasi 0,4%) dan memperkuat prospek ekonomi AS meski bencana badai Harvey dan Irma diperkirakan akan membebani pertumbuhan ekonomi AS untuk Q3-2017. Dari sisi laporan kinerja emiten, para analis memperkirakan kinerja para emiten di Q3-2017 bakal kinclong sehingga para pelaku pasar mengambil posisi beli, mengantisipasi kinerja positif emiten. Menurut Thomson Reuters, laba  Q3-2017 diperkirakan akan meningkat 6,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di luar sektor energi, pertumbuhan laba diperkirakan mencapai 4,3%. Sentimen lainnya yang mempengaruhi pergerakan indeks tadi malam adalah sikap investor yang juga mempertimbangkan prospek bahwa Kongres AS akan memberlakukan rencana pajak yang pro pertumbuhan ekonomi dan adanya spekulasi bahwaPresiden Trump akan memilih ketua The Fed yang baru yang mungkin akan melakukan pengetatan kebijakan lebih agresif.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,37%. Menguatnya indeks di bursa AS tadi malam turut menopang penguatan indeks Nikkei pagi ini serta juga nilai tukar Yen yang melemah terhadap US Dollar paska positifnya data manufaktur ekonomi AS.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi untuk kembali menguat meski rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5903/5892 - 5930/5946.

Cermati :

(UNVR) S : 49500, 48850 R: 50475, 50800 CL jika turun dari 48900

(INDF) S : 8475, 8400 R: 8600, 8650 CL jika turun dari 8200

(PTPP) S : 2340, 2260 R: 2500, 2570 CL jika turun dari 2240

(BBRI) S : 15150, 15075 R: 15425, 15600 CL jika turun dari 14600

(JSMR) S : 5625,  5575 R: 5725, 5800 CL jika turun dari 5300

(MNCN) S : 1335, 1265 R: 1455, 1500 CL jika turun dari 1200

(BRPT) S : 1920, 1845 R: 2080, 2160 CL jika turun dari 1840

(BSDE) S : 1775, 1760 R: 1800, 1810 CL jika turun dari 1700

(WSKT) S : 1780, 1750 R: 1840, 1865 CL jika turun dari 1700

(UNTR) S : 31750, 31400 R: 32500, 33250 CL jika turun dari 30000

 

BERITA EMITEN

 

SMGR: Mendorong anak usahanya, PT Semen Indonesia Beton, untuk melangsungkan penawaran umum perdana saham. Rencana go public tersebut diharapkan terealisasi pada 2020.

Rekomendasi: Netral 

 

PTPP: Meraih kontrak baru senilai Rp 31,9 triliun hingga September 2017 atau naik sebesar 40,5% hingga September 2017, dibandingkan periode sama tahun lalu hanya Rp 22,7 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan kenaikan kontrak baru sebesar Rp 40,6 triliun.

Rekomendasi: Netral 

 

SRIL: Membukukan kenaikan laba bersih sebesar 25,71% dari US$ 26,72 juta menjadi US$ 33,59 juta pada semester I-2017. Kenaikan tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan sekitar 8% menjadi US$ 400,80 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 371,10 juta.

Rekomendasi: Netral 

 

BIPI: Berencana melakukan restrukturisasi terhadap bunga utang yang akan diselesaikan sebelum akhir tahun ini. Perseroan akan menyelesaikan sekitar 33% dari total bunga utang luar negeri yang sebesar US$ 60 juta.

Rekomendasi: Netral 

 

PPRO: Belanja modal tahun depan perseroan mencapai Rp 1,2 triliu, lebih rendah dibandingkan tahun ini yang mencapai Rp 3 triliun. Penurunan belanja modal pada tahun depan disebabkan pada tahun ini perseroan menyiapkan alokasi belanja modal yang besar untuk penambahan cadangan lahan.

Rekomendasi: Netral 

 

ICBP: Akan semakin memperkuat posisinya di bisnis minuman setelah perseroan menerima rencana Asahi Group Holdings Limited yang akan melepas seluruh kepemilikan di dua perusahaan patungan di bidang ini. Perseroan percaya prospek usaha minuman non alkohol di Indonesia masih tetap menjanjikan pada masa mendatang.

Rekomendasi: Netral  

 

BIRD: Berencana meningkatkan utilisasi menjadi 70% pada tahun ini. Perseroan akan mengadakan banyak program dengan insentif, sehingga supir akan mengambil hari kerja tambahan yang lebih banyak, sehingga tingkat utilisasi akan naik.

Rekomendasi: Netral 

 

LPCK: Berencana menerbitkan saham baru (rights issue) menggunakan skema hak memesan efek terlebih dahulu dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 258 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha melalui anak usaha perseroan diantaranya untuk mengakuisisi perusahaan yang dapat bersinergi.

Rekomendasi: Netral 

 

TINS: Akan memperluas jangkauan bisnisnya ke sejumlah pasar baru. Dalam waktu dekat, perseroan akan menjual produk tin chemical ke Amerika Serikat.

Rekomendasi: Netral  

 

 

Morning Meeting

Morning Note 17 Juli 201817 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,92 poin atau terkoreksi 0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan hampir tidak beranjak dari pelemahannya. Bahkan secara intra day IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201816 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun.. IHSG ditutup naik 36,20 poin atau menguat 0,61% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Juli 201813 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya  untuk hari keempat perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 14,51 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Juli 201812 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 11,60 poin  atau menguat 0,20% dan sekaligus melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga secara beruntun. IHSG ditutup menguat setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Juli 201811 Jul 2018 08:43

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 74,39 poin atau menguat 1,28% setelah di sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Juli 201810 Jul 2018 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik112,46 poin atau menguat 1,97% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. Sebanyak 281 saham ditutup menguat, 114 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Juli 201809 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup terkoreksi di tengah-tengah pergerakn mixed indeks di bursa regional. IHSG ditutup turun 44,42 poin atau terkoreksi –0,77% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Juli 201806 Jul 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,69 poin atau menguat tipis 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 5.685,75 - 5.739,33. Sebanyak 185 saham ditutup menguat, 211 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Juli 201805 Jul 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin mampu ditutup menguat setelah di awal perdagangan mengalami tekanan. IHSG ditutup naik 99,70 poin atau menguat 1,77% setelah bergerak sideways dalam range [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Juli 201804 Jul 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 112,83 poin atau terkoreksi signifikan –1,96%. Sebanyak 343 saham ditutup melemah, 65 saham menguat [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Juli 201803 Jul 2018 08:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 52,47 poin atau terkoreksi –0,90% setelah bergerak sideways dalam range 5.746,77 - 5.832,22. Sebanyak 255 saham ditutup melemah, 141 [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Juli 201802 Jul 2018 09:01

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 131,92 poin atau menguat 2,33%. Sebanyak 219 saham ditutup menguat, 181 saham melemah dan 103 saham stagnan. Menguat IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Juni 201828 Jun 2018 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 38,10 poin atau terkoreksi  -0,65% setelah bergerak sideways dalam range 5.787,55 -  5.859,60. Sebanyak 206 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Juni 201827 Jun 2018 08:49

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup turun 33,43 poin atau terkoreksi –0,57% setelah bergerak dalam range 5.820,75 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Juni 201826 Jun 2018 08:46

HSG di perdagangan kemarin ditutup menguat setelah di empat sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. IHSG ditutup naik 37,27 poin atau menguat 0,64% setelah bergerak sideways [ ... ]

Read more...