News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 26 September 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 17,10 poin atau melemah –0,29% setelah mayoritas bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan dalam range5.882,94 - 5.918,09. Sebanyak 127 saham ditutup menguat, 213 saham melemah dan 122 saham stagnan. Melemahnya IHSG didorong oleh melemahnya 8 sektor yang diperdagangkan yang dipimpin oleh sektor Pertambangan. Melemahnya IHSG kemarin disebabkan oleh aksi profit taking paska menguatnya IHSG selama enam hari perdagangan secara berturut-turut., serta masih adanya aksi lepas saham oleh investor asing. Selain itu, turunnya harga komoditas seperti batubara, nikel dan timah juga turut menekan pergerakan IHSG khususnya saham-saham pertambangan.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,24%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,88% dan Indeks S&P terkoreksi –0,22%. Melemahnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh sentimen domestik dan eksternal serta aksi jual saham-saham berbasis teknologi. Sentimen eksternal datang dari meningkatnya ketegangan antara AS dengan Korea Utara. Menteri Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump, telah mengumumkan perang terhadap negaranya dan pihaknya berhak melakukan antisipasi termasuk melakukan penembakan terhadap pesawat pengebom AS meskipun tidak berada di wilayah udara Korea Utara. Pernyataan tersebut oleh pihak pemerintah AS disebut sebagai pernyataan yang tidak masuk akal. Dan pernyataan pihak Korea Utara tersebut mendongkrak naiknya aset safe haven seperti emas dan mata uang Yen. Sedangkan dari sentimen domestik datang dari pernyataan-pernyataan sejumlah pejabat The Fed AS. Salah satunya adalah Gubernur The Fed New York, William Dudley, mengatakan bahwa The Fed masih berjalan dijalur yang tepat dalam menaikkan suku bunga dimana inflasi yang rendah mulai luntur sedangkan fundamental ekonomi AS mulai pulih. Sedangkan Presiden The Fed Chicago, Charles Evans, mengatakan bahwa dirinya secara umum setuju dengan rekan-rekannya yang percaya bahwa tingkat suku bunga harus naik secara bertahap menjadi sekitar 2,7% dalam dua tahun ke depan.

Sementara dari sisi pergerakan saham, saham-saham berbasis teknologi menjadi penekan utama indeks S&P dengan melemah –1,42%, yang dibayangi oleh naiknya saham sektor energi sebesar 1,47% yang ditopang oleh naiknya harga minyak mentah dunia setelah produsen utama minyak mengatakan bahwa pasar minyak global menuju titik keseimbangan, sementara Turki mengancam akan menutup pengiriman minyak dari wilayah Kurdistan Irak menuju pelabuhannya.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,24%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara AS dengan Korea Utara yang mendorong menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar serta seruan dari PM Jepang, Shinzo Abe, untuk pemilihan cepat.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan rawan akan koreksi seiring dengan melemahnya indeks di bursa AS serta indeks di bursa global seiring sentimen konflik di semenanjung Korea. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5879/5863 - 5914/5934.

Cermati :

(BMRI) S : 6525, 6475 R: 6650, 6700 CL jika turun dari 6000

(BJBR) S : 2540, 2510 R: 2630, 2680 CL jika turun dari 2380

(BBHI) S : 158, 147 R: 178, 187 CL jika turun dari 140

(TPIA) S : 23550, 23225 R: 24050, 24200 CL jika turun dari 22300

(HMSP) S : 3880, 3850 R: 3930, 3950 CL jika turun dari 37901

(INTP) S : 18675, 18550 R: 19025, 19225 CL jika turun dari 18000

(BBTN) S : 3240, 3220  R: 3300, 3330 CL jika turun dari 3050

(CPIN) S : 2680, 2650 R: 2740, 2760 CL jika turun dari 2590

(INDF) S : 8550, 8475 R: 8675, 8750 CL jika turun dari 8300

(MNCN) S : 1335, 1315 R: 1380, 1400 CL jika turun dari 1280

BERITA EMITEN

 

INDY: Bersama anak usahanya, PT Indika Inti Corpindo, mengakuisisi 45% saham PT Kideco Jaya Agung senilai US$ 677,5 juta. Dengan demikian, kepemilikan perseroan pada Kideco bertambah menjadi 91%.

Lembaga pemeringkat Moody’s Investors Services sedang melakukan review untuk kenaikan peringkat korporasi B2 bagi perseroan. Selain itu, Moody’s juga memberikan peringkat B2 untuk senior secured notes sebesar US$ 500 juta yang dirilis oleh Indo Energy Dinance II B.V serta senior secured notes yang sebesar US$ 265 juta yang dirilis Indika Energy Capital II Pte Ltd.

Rekomendasi: Netral 

 

LEAD: Untuk menghemat biaya operasional, perseroan telah menjual dua unit kapal pada kuartal III/2017. Dana hasil penjualan itu digunakan untuk pembayaran pembayaran utang pembelian kapal-kapal tersebut ke pihak pemberi kredit.

Rekomendasi: Netral 

 

MDKI: Akan melakukan diversifikasi usaha menggunakan dana yang terkumpul dari Initial Public Offering. Perseroan berhasil menggalang dana sebesar Rp 187 miliar dari aksi korporasi tersebut dengan target perolehan dana awal sebesar Rp 295 miliar hingga Rp 400 miliar.

Rekomendasi: Netral 

 

PBRX: Hingga akhir tahun 2017 nanti, perseroan meyakini bisnis garmen akan berkontribusi kurang lebih 90% terhadap total penjualan. Kontribusi 10% sisanya berasal dari lini bisnis hulu bahan baku maupun ritel.

Rekomendasi: Netral 

 

GWSA: Tahun ini  perseroan akan fokus pada proyek perkantoran TCC Tower II di Jakarta Pusat dan mixed use Capital Square Surabaya, Jawa Timur. Saat ini, perseroan dalam tahap menggelar tender untuk mencari kontraktor penggarap TCC Tower II.

Rekomendasi: Netral 

 

ISAT: Mendiversifikasi sumber pendapatan melalui pemrograman aplikasi antaramuka. Perseroan akan mengkomersilkan aplikasi tersebut, sehingga menjadi sumber pemasukan baru dalam jangka panjang.

Rekomendasi: Netral 

 

TPIA: Membukukan laba bersih sebesar US$ 66,4 juta pada kuartal II-2017. Dengan demikian, laba bersih selama semester I-2017 mencapai US$ 174,2 juta atau naik 32% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Rekomendasi: Netral 

 

POWR: Akan menambah kapasitas listrik terpasang menjadi 1.144 megawatt dari dua pembangkit listrik batubara milik perseroan. Hal ini dinilai akan menambah kemampuan perseroan untuk memenuhi permintaan pelanggan dari lima kawasan industri di Cikarang.

Rekomendasi: Netral 

 

AKRA: Membidik pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 500 megawatt hingga 2023. Pengembangan akan dimulai setelah dituntaskannya pembangunan pembangkit listrik berkapasitas sebesar 23 MW di Java Integrated Industrial and Port Estate.

Rekomendasi: Netral 

 

BALI: Mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 130 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Fasilitas kredit yang ditandatangani pada 20 September 2017 lalu bertenor 12 bulan terhitung dari tanggal penandatanganan perjanjian.

Rekomendasi: Netral 

 

 

Morning Meeting

Morning Note 22 Januari 201822 Jan 2018 09:34

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya untuk hari keempat secara berturut-turut. IHSG ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Januari 201822 Jan 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari keempat perdagangan secara berturut-turut dengan rekor penutupan tertinggi baru secara tiga hari beruntun. IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Januari 201818 Jan 2018 10:30

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 14,83 poin atau menguat 0,23% setelah bergerak dalam range 6.420,06 - 6.452,51 serta masih melanjutkan rekor penutupan tertinggi barunya. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Januari 201818 Jan 2018 10:27

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 47,50 poin atau menguat 0,74% setelah bergerak dalam range 6.381,31 - 6.429,69 dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Januari 201818 Jan 2018 09:39

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 12,13 poin atau menguat  0,19% setelah bergerak fluktuatif sideways dalam range 6.361,61 - 6.390,89. Sebanyak 175 saham ditutup menguat, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Januari 201815 Jan 2018 09:13

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 16,27 poin atau melemah –0,25% setelah bergerak sideways dalam range 6.359,83 - 6.409,18.  Sebanyak 149 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Januari 201812 Jan 2018 09:24

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 15,17 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak sideways dalam range 6.344,04 - 6.386,34. Sebanyak 162 saham ditutup menguat, 195 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 Januari 201811 Jan 2018 11:07

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 1,97 poin atau terkoreksi –0,03% setelah bergerak sideways dalam range 6.355,22 - 6.412,03. Sebanyak 170 saham ditutup menguat, 187 [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Januari 201810 Jan 2018 10:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi setelah selama tiga hari perdagangan secara berturut-turut menguat. IHSG ditutup turun 12,26 poin atau melemah –0,19% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Januari 201809 Jan 2018 10:23

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut. Selain itu, IHSG juga mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 Januari 201808 Jan 2018 15:59

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin kembali melanjutkan penguatannya. Adapun IHSG yang sempat bergerak melemah di awal perdagangan, mampu berbalik arah dan perlahan bergerak naik [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Januari 201808 Jan 2018 15:54

IHSG di perdagangan kemarin berhasil ditutup menguat setelah bergerak flutktuatif dengan mayoritas bergerak melemah. IHSG ditutup naik 40,84 poin atau menguat 0,65% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Januari 201804 Jan 2018 09:40

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 87,76 poin atau melemah cukup signfikan sebesar –1,38% setelah bergerak dalam range 6.220,69 - [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Januari 201803 Jan 2018 10:12

IHSG di perdagangan kemarin di awal tahun 2018 ditutup turun 16,42 poin atau melemah –0,26 setelah bergerak sideways dalam range 6.326,09 - 6.445,91. Sebanyak 177 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Januari 201802 Jan 2018 14:32

IHSG di perdagangan akhir tahun 2017 masih melanjutkan rekor penutupan tertinggi barunya untuk hari kelima perdagangan secara berturut-turut. IHSG ditutup naik 41,61 poin atau menguat [ ... ]

Read more...