News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 19 September 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 12,22 poin atau menguat 0,21% setelah bergerak sidewaysdalam range5.851,23 - 5.884,61. Sebanyak 157 saham ditutup menguat, 161 saham melemah dan 138 saham stagnan. Penguatan IHSG ditopang oleh tujuh sektor yang dipimpin oleh sektor Pertambangan dan Properti. IHSG sempat mengalami tekanan yang masih berasal dari aksi lepas saham oleh investor asing. Saham-saham yang menjadi sasaran lepas saham oleh investor asing yang berkontribusi menekan pergerakan IHSG yakni antara lain SMGR, BMRI, PGAS, GGRM dan TPIA. Namun aksi beli yang juga dilakukan investor asing maupun domestik terhadap beberapa saham unggulan, mampu mendorong IHSG bergerak positif. Saham-saham tersebut antara lain PTBA, PTPP, ASII dan ITMG.  Selain itu, aksi beli terhadap beberapa saham unggulan menjelang penutupan perdagangan terhadap saham-saham seperti GGRM, UNVR, INTP dan UNTR, mampu mendorong IHSG ditutup menguat 0,21%. Menguatnya indeks di kawasan regional menjadi sentimen positif penggerak IHSG. Selain itu, minimnya sentimen positif mendorong investor membeli saham-saham yang secara teknikal berada di area jenuh jual.

 

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,28%, Indeks Nasdaq menguat 0,10% dan Indeks S&P menguat 0,15%. Perdagangan tadi malam juga ditandai dengan rekor tertinggi baru indeks Dow dan S&P dimana indeks Dow membukukan rekor tertingginya untuk hari kelima perdagangan secara berturut-turut. Saham-saham finansial menopang penguatan indeks yang mengimbangi pelemahan di sektor teknologi. Saham finansial mengalami kenaikan didorong oleh meningkatnya imbal hasil obligasi AS. Selain itu  menguatnya indeks tadi malam didukung oleh meredanya tensi ketegangan antara AS dengan Korea Utara dan sikap investor yang mulai mengalihkan perhatiannya kepada Rapat The Fed ASyang akan dimulai pada hari ini. Meredanya isu seputar konflik dengan Korea Utara setelah Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, pada akhir pekan kemarin memberi pernyataan mengenai solusi damai. Namun sentimen konflik tersebut berpotensi kembali mencuat seiring dengan rencana Presiden AS, Donald Trump, yang akan berpidato di hadapan para pemimpin dunia dalam sidang tahunan Majelis Umum PBB pada hari ini. Mengenai pertemuan The Fed AS yang dimulai hari ini, The Fed diperkirakan akan mengumumkan rencana dimulainya pengurangan neraca keuangannya sebesar US$ 4,2 triliun dan diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya.

 

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 1,10%. Menguatnya indeks Nikkei ditopang oleh saham-saham eksportir yang didukung oleh melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar. Emiten berbasis ekspor di bursa Jepang sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar Yen dikarenakan berpengaruh terhadap prospek pendapatan emiten dari ekspor.

 

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5862/5840 - 5895/5908.

Cermati :

(PTBA) S : 9875, 9375 R: 10650, 10925 CL jika turun dari 9200

(WSKT) S : 1835, 1770 R: 1945, 1985 CL jika turun dari 1750

(BBRI) S : 14900, 14825 R: 15050, 15100 CL jika turun dari 14500

(SMRA) S : 1030, 1000 R: 1075, 1090 CL jika turun dari 970

(BBCA) S : 18850, 18750 R: 19050, 19125 CL jika turun dari 18500

(INDF) S : 8400, 8350 R: 8575, 8675 CL jika turun dari 8000

(TLKM) S : 4670, 4630 R: 4740, 4760 CL jika turun dari 4550

(SRIL) S : 348, 340 R: 360, 364 CL jika turun dari 320

(HRUM) S : 2110, 2060 R: 2210, 2250 CL jika turun dari 2000

(TINS) S : 865, 845 R: 890, 910 CL jika turun dari 810

BERITA EMITEN

 

SMGR: Mempertimbangkan kembali untuk menerbitkan obligasi pada tahun ini yang mana dana yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk membiayai ekspansi. Perseroan kemungkinan  melanjutkan Penawaran Umum Berkelanjutan tahap II apabila penyerapan belanja modal di tahun ini bisa mencapai 100%.

Rekomendasi: Netral 

 

WIKA: Berhasil membukukan kontrak sebesar Rp. 94,07 triliun hingga awal September 2017 atau setara dengan 91,1% dari target tahun ini yang sebesar Rp. 103,25 triliun. Pencapaian tersebut didukung oleh kemampuan perseroan untuk memenangkan berbagai kontrak baru yang melonjak 31,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Pada semester II tahun ini, perseroan berencana menerbitkan obligasi dengan target dana yang diperoleh sebesar Rp. 6 triliun yang terdiri atas obligasi dalam bentuk rupiah sebesar Rp. 3 triliun dan obligasi global dalam denominasi Rupiah sebesar Rp. 3 triliun. Dana yang diperoleh akan diproyeksikan untuk membiayai kontrak-kontrak pembangunan jangka panjang.

Rekomendasi: Netral 

 

MPPA: Kemarin, perseroan mengumumkan pengangkatan CEO Baru, William Travis Saucer yang akah segera efektif menjabat untuk periode 12 bulan. Dewan Perusahaan berkeyakinan penuh bahwa Saucer dengan pengalaman dan pengetahunnya akan secara efektif memberikan bimbingan dan memimpin proses yang tepat guna efisiensi dan pertumbuhan.

Rekomendasi: Netral 

 

WSKT: Telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp43 triliun di minggu pertama September 2017. Jumlah kontrak itu makin meningkat dari total kontrak yang didapatkan sebesar Rp 32,47 triliun di semester I-2017.

Mengincar dana sekitar Rp. 20 triliun dari divestasi 10 ruas tol. Seiring dengan perubahan skema, perseroan memperpanjang waktu realisasi divestasi hingga semester I-2018.

Menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp 5 triliun dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai sole mandated lead arranger and bookrunner. Dana yang diperoleh akan digunakan oleh Waskita Karya untuk  untuk membiayai berbagai kegiatan operasional perusahaan.

Rekomendasi: Netral 

 

BBLD: Kembali mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan guna menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang pembiayaan. Perseroan pada 15 September 2017 telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT Bank Victoria International Tbk.

Rekomendasi: Netral 

 

MAPI: Kemarin, perseroan telah melaksanakan pembayaran pelunasan Dana Pokok Obligasi Seri A dan OBL BKLJT I MAPI Tahap III Tahun 2014 ke-12. Adapun jumlah itu terdiri dari jumlah pokok obligasi seri A sebesar Rp 150.000.000.000 dan bunga Rp 9.312.500.000 dimana bunga itu terdiri dari pembayaran bunga seri A sebesar Rp 3.862.500.000 dan seri B Rp 5.450.000.000.

Rekomendasi: Netral 

 

HDTX: Menghentikan sebagian operasional mesin dan merumahkan sebagian karyawan. Hasil produksi dan penjualan produk perusahaan berkurang, tetapi perusahaan tetap membayar upah karyawan yang dirumahkan.

Rekomendasi: Netral 

 

BBRI: Berjanji akan  mengenakan biaya paling rendah dari rentang tarif yang diatur Bank Indonesia untuk setiap pengisian saldo uang elektronik. Pengenaan biaya isi saldo memang diperlukan bank untuk memperluas infrastruktur pengadaan dan penyediaan sarana isi saldo uang elektronik di berbagai lokasi.

Rekomendasi: Netral 

 

JSMR: Segera menerbitkan  obligasi global berbasis rupiah senilai Rp2 triliun-Rp3 triliun. Persiapan penerbitan sudah dilakukan, tinggal menunggu hasil rating lembaga pemeringkat skala internasional seperti Moody's dan Standar & Poor serta lainnya dan jika rating selesai diharapkan terbit November 2017.

Rekomendasi: Netral 

 

BBTN: Siap meluncurkan sistem pembayaran baru Quick Respon (QR) Pay pada kuartal IV 2017 sistem yang bisa menggantikan mesin Electronic Data Capture (EDC) yang saat ini digunakan sebagai sarana alat pembayaran. Pengembangan sistem QR Pay ini akan membuat akses perseroan terhadap dana retail semakin meningkat, karena untuk menggunakan QR Pay pengguna harus menjadi nasabah perseroan terlebih dahulu.

Rekomendasi: Netral 

 

GIAA: Menargetkan pendapatan Rp 501 miliar lewat penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair Fase II dari seluruh kota di Indonesia. Pada pelaksanaan GATF 2017 phase I pada bulan Maret lalu di kota Jakarta, perseroan telah berhasil mendatangkan sebanyak lebih dari 74.000 pengunjung, dengan jumlah total penjualan mencapai lebih dari Rp279 miliar

Rekomendasi: Netral 

 

SMRA: Pefindo mempertahankan peringkat idA  untuk perseroan, Obligasi Berkelanjutan I/2013 dan Obligasi Berkelanjutan I/2015. Peringkat mencerminkan posisi pasar perseroan yang kuat di dalam industri properti, kualitas aset yang baik dan pendapatan berulang yang cukup.

Rekomendasi: Netral 

 

HRTA: Telah menandatangani fasilitas pinjaman baru pada 15 September 2017 dari PT Bank Negara Indonesia Tbk. Fasilitas pinjaman baru ini untuk kredit modal kerja maksimal Rp 90 miliar yang akan digunakan perseroan untuk pabrikasi perhiasan emas dan perdagangan perhiasan emas.

Rekomendasi: Netral  

 

 

Morning Meeting

Morning Notes 15 Desember 201715 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya serta untuk pertama kalinya menembus level 6.100. IHSG ditutup naik 59,05 poin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 14 Desember 201714 Dec 2017 11:37

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 22,23 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak sideways dalam range 6.020,11 - 6.054,60. Sebanyak 197 saham ditutup menguat, 145 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 13 Desember 201713 Dec 2017 09:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,74 poin atau menguat 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 6.012,98 - 6.042,00. Sebanyak 141 saham ditutup menguat, 197 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Desember 201712 Dec 2017 15:50

IHSG di perdagangan kemarin akhirnya ditutup terkoreksi meski hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup turun 4,32 poin atau melemah –0,07% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Desember 201708 Dec 2017 09:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,67 poin atau melemah –0,48% setelah bergerak dalam range 6.006,84 - 6.039,29. Sebanyak 139 saham ditutup menguat, 186 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Desember 201707 Dec 2017 09:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,03 poin atau menguat 0,58% untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Desember 201707 Dec 2017 09:22

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 2,28 poin atau menguat tipis 0,04% setelah bergerak fluktuatif dalam range 5.979,48 - 6.026,41. Sebanyak 98 saham ditutup menguat, 252 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Desember 201705 Dec 2017 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup rebound setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 46,06 poin atau menguat 0,77% setelah bergerak dalam range 5.994.35 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Desember 201704 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan hari kamis pekan kemarin ditutup melemah signifikan. IHSG di tutup turun 109,23 poin atau melemah –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 November 201730 Nov 2017 10:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun dari rekor tertingginya. IHSG ditutup turun 9,35 poin atau melemah –0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.045,38 - 6.073,90. [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 November 201729 Nov 2017 18:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 6,13 poin atau menguat 0,10% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif dalam range 6.015,91 - 6.070,72. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 28 November 201728 Nov 2017 10:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 2,55 poin atau melemah –0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,92 - 6.072,49. Sebanyak 151 saham ditutup menguat, 214 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 November 201727 Nov 2017 09:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,90 poin atau menguat secara terbatas 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,25 - 6.069,85. IHSG meski dibuka menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 November 201727 Nov 2017 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,54 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak sideways dalam range 6.056,13 - 6.090,64. Sebanyak 133 saham ditutup menguat, 195 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 November 201727 Nov 2017 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski gagal memperbaharui rekor penutupan tertingginya. IHSG ditutup naik 13,82 poin atau menguat 0,23% setelah [ ... ]

Read more...