News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 12 Juli 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 1,82 poin atau menguat terbatas 0,03% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.765,36 - 5.784,08. Penguatan IHSG ditopang oleh empat sektor yang mengalami penguatan, sementara enam sektor lainnya ditutup melemah. Saham-saham unggulan seperti UNVR, UNTR, TLKM dan BBNI menopang penguatan IHSG ; yang mampu menahan melemahnya saham-saham seperti GGRM, INTP, BMRI dan BBRI. Meski IHSG ditutup menguat, namun investor asing masih konsisten melakukan aksi lepas saham khususnya pada saham-saham unggulan seperti BBRI, ASII dan BMRI. Secara total investor asing melakukan aksi jual bersih mencapai Rp. 618 miliar.

 

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam kembali ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow dan Indeks Nasdaq ditutup menguat masing-masing 0,003% dan 0,27%. Sementara indeks S&P ditutup terkoreksi –0,08%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh rilis sejumlah data ekonomi AS dan sikap investor yang menantikan pidato ketua The Fed AS, Janet Yellen, di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Data ekonomi AS untuk periode Mei 2017 yang dirilis tadi malam yakni JOLTs Job Openingstercatat turun dari 5,97 juta ke 5,67 juta (di bawah ekspektasi yang sebesar 5,95 juta) dan Wholesale Inventories MoM tercatat naik sebesar 0,4% dari sebelumnya turun sebesar 0,4% (di atas perkiraan yang sebesar 0,3%) yang merupakan kenaikan terbesar sejak Desember 2016. Sementara itu indeks optimisme usaha kecil periode Juni 2017 (NFIB Business Optimism Index) tercatat turun dari 104,5 ke 103,6 (ekspektasi sebesar 104,4). Sedangkan dari testimoni Janet Yellen, pelaku pasar diperkirakan akan mencari petunjuk rencana kenaikan suku bunga The Fed berikutnya serta petunjuk kapan dimulainya rencana pengurangan neraca The Fed sebesar US$ 4,5 triliun. Sentimen lainnya yang mempengaruhi bursa tadi malam datang dari sisi politik terkait kelanjutan kasus pertemuan Donald Trump Jr dengan satu pengacara asal Rusia dan penundaan reses dua pekan Senat AS untuk memberi waktu yang lebih panjang bagi pengerjaan legislasi senat AS.

 

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,29%. Nilai tukar Yen yang berbalik menguat terhadap US Dollar yang membebani saham-saham berbasis ekspor, menjadi faktor utama penekan indeks Nikkei pagi ini.

 

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan berpotensi untuk menguat secara terbatas, meski masih rawan akan tekanan jual khususnya dari investor asing. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5764/5755 - 5783/5793. Cermati :

(UNVR) S : 46900, 46325 R: 47800, 48100 CL jika turun dari 46000

(UNTR) S : 27725, 27500 R: 28100, 28225 CL jika turun dari 26200

(EXCL) S : 3140, 3070 R: 3270, 3320 CL jika turun dari 3100

(TLKM) S : 4560, 4520 R: 4640, 4680 CL jika turun dari 4470

(BBTN) S : 2340, 2280 R: 2440, 2470 CL jika turun dari 2290

(MEDC)S : 2320, 2200 R: 2510, 2580 CL jika turun dari 2200

(ICBP)  S : 8425, 8350 R: 8525, 8600 CL jika turun dari 8250

(HMSP)S : 3760, 3740 R: 3810, 3830 CL jika turun dari 3700

(BOLT)S : 1025, 995 R: 1070, 1085 CL jika turun dari 970

(MIKA) S : 1925, 1880 R: 1975, 2020 CL jika turun dari 1855

 

BERITA EMITEN

SMGR: Mendirikan perusahaan patungan di sektor bahan bangunan bernama PT Semen Indonesia Industri Bangunan ditengah persaingan di industri semen yang semakin ketat. Semen Indonesia Industri Bangunan akan menjadi strategic tools perseroan di industri hilir semen untuk meningkatkan daya saing perseroan.

Rekomendasi: Netral 

 

ENRG: Akan ada investor strategis dalam rangka upaya mengurangi beban utang perseroan. Investor strategis tersebut akan masuk melalui serangkaian aksi korporasi yang direncanakan perseroan.

Rekomendasi: Netral 

 

FREN: Tengah mengkaji kembali rencana penerbitan obligasi wajib konversi pada paruh kedua tahun ini dengan nilai emisi Rp 1,4 triliun. Penerbitan obligasi wajib konversi tersebut ditargetkan paling lambat pada akhir 2017.

Tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal Rp 2 triliun yang akan digunakan untuk mengembangkan jaringan infrastruktur telekomunikasi. Sumber dana berasal dari kas internal dan sebagian pinjaman.

Rekomendasi: Netral 

  

BNII: Menerbitkan surat utang senilai total Rp 1,1 triliun melalui penawaran umum berkelanjutan obligasi II tahap I dan sukuk mudharabah II tahap I. Nilai emisi surat utang tersebut di bawah target semula yang sebesar Rp 1,5 triliun.

Rekomendasi: Netral 

 

MLBI: Melakukan perjanjian afiliasi dengan anak usahanya. Perseroan mengalihkan operasi lini bisnis minuman non-alkohol ke anak usaha, PT Tirta Prima Indonesia, sehingga perseroan mengalihkan seluruh aset tetap berupa pabrik minuman non-alkohol ke PT Tirta Prima Indonesia.

Rekomendasi: Netral 

 

INKP: Tetap mempertahankan target pertumbuhan penjualan sebesar 5% tahun ini, dibandingkan periode tahun lalu senilai US$ 2,72 miliar. Penjualan ekspor diharapkan sebagai penopang utama pertumbuhan kinerja tersebut.

Rekomendasi: Netral 

 

IPO: PT Trisula Textile Industries berencana melakukan penawaran umum perdana saham pada kuartal III-2017. Perseroan merupakan sister company dua perusahaan yang terdaftar di lantai bursa, yakni PT Trisula International Tbk dan PT Chitose International Tbk.

 

PTPP: Menargetkan dapat meningkatkan kontribusi pendapatan berulang melalui penguatan lini bisnis investasi. Kontribusi pendapatan berulang ditargetkan mencapai 10%-20% dari laba bersih perseroan.

Rekomendasi: Netral 

 

WICO: Djajadi Djaja, pendiri dan pemilik mayoritas saham di perseroan, akan melepas sebagian besar sahamnya di perseroan kepada DKSH Holding AG. DKSH merupakan penyedia jasa pengembangan pasar ternama asal Swedia yang berdiri sejak 1865 dengan fokus di Asia.

Rekomendasi: Netral 

 

CNKO: Perjanjian jual beli tenaga listrik dari dua pembangkit listrik tenaga uap milik perseroan, diputus oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Dampak dari pemutusan power purchase agreement tersebut terhadap kinerja perseroan tidak ada penambahan kontribusi dari lini bisnis pembangkit listrik.

Rekomendasi: Netral 

 

LEAD: Sepanjang  semester I/2017, perseroan telah memperoleh kontrak baru senilai US$ 10 juta, atau separuh dari target sepanjang tahun ini senilai US$ 20 juta. Raihan kontrak pada semester I/2017 menurut perseroan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu.

Rekomendasi: Netral 

 

BFIN: Telah memperoleh pinjaman dari sindikasi bank sebesar US$ 100 juta. Perseroan resmi meraih pinjaman tersebut pada pertengahan Juni 2017.

Rekomendasi: Netral  

 

 

Morning Meeting

Morning Notes 12 Juli 201709 Aug 2017 11:23

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 1,82 poin atau menguat terbatas 0,03% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.765,36 - 5.784,08. Penguatan IHSG ditopang oleh empat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 11 Juli 201708 Aug 2017 14:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 43,29 poin atau melemah –0,74%. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Properti, ditutup melemah. Masih kuatnya tekanan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Juli 201708 Aug 2017 14:17

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 34,78 poin atau melemah –0,60% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak sembilan sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juli 201708 Aug 2017 14:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,52 poin atau menguat 0,42% setelah bergerak sidewaysdalam range5.817,39—5.852,34. Sebanyak 8 sektor menopang penguatan IHSG yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juli 201708 Aug 2017 14:08

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah yakni sebesar 40,31 poin atau –0,69%. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan dan selanjutnya bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juli 201708 Aug 2017 13:59

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 44,87 atau terkoreksi –0,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.858,61 - 5.896,37. Sektor Infrastruktur [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Juli 201707 Aug 2017 11:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 80,53 poin atau menguat 1,38% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Notes 3 Juli 201707 Aug 2017 10:12

IHSG di perdagangan hari Kamis, 22 Juli 2017 sebelum libur Lebaran, kembali ditutup menguat. IHSG ditutup naik 11,16 poin atau menguat terbatas 0,19% dan sekaligus kembali mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Juni 201707 Aug 2017 10:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,65 poin atau menguat 0,46% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya sepanjang masa. IHSG sempat mengalami tekanan di [ ... ]

Read more...
Other Articles