News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 11 Juli 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 43,29 poin atau melemah –0,74%. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Properti, ditutup melemah. Masih kuatnya tekanan jual khususnya dari investor asing serta minimnya sentimen positif domestik, menjadi pendorong melemahnya IHSG. Selain itu, gangguan teknik di sistem perdagangan saham juga turun mendorong lesunya pergerakan IHSG. Sementara itu investor asing melakukan aksi jual bersih mencapai Rp. 526 miliar. Saham-saham unggulan yang menjadi sasaran aksi jual investor asing yakni antara lain BBRI, ASII, BMRI, TLKM dan BBTN.

Indeks saham di bursa Wall Street tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Nasdaq dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,38% dan 0,09%. Sementara indeks Dow ditutup melemah –0,03%. Bervariatifnya penutupan indeks tadi malam dipengaruhi oleh sikap investor yang bersiap menantikan musim laporan kinerja laba emiten untuk periode Q2-2017. Kinerja keuangan dari bank-bank besar tampaknya akan menjadi sorotan investor sepanjang pekan ini dikarenakan JP Morgan Chase, Citigroup dan Wells Fargo akan merilis laporan keuangannya. Selain itu, pelaku bursa juga menantikan laporan keuangan dari emiten-emiten teknologi besar. Menurut data Thomson Reuters, sektor teknologi diperkirakan memiliki pertumbuhan pendapatan yang kuat di sepanjang Q2-2017. Tidak ada data ekonomi utama yang dirilis tadi malam. Data ekonomi utama yakni data inflasi dan penjualan ritel akan diumumkan pada akhir pekan ini. Di sisi lain, sektor kesehatan turun 0,3% tadi malam dikarenakan investor menunggu kejelasan mengenai perombakan Undang-Undang Kesehatan yang diajukan ke parlemen AS. Sementara itu, ketua The Fed AS, Janet Yellen, drencanakan akan memberikan testimoninya terkait kebijakan moneter setengah tahunan The Fed AS di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS selama dua hari yakni hari Rabu dan Kamis mendatang ; dan dicermati oleh pelaku pasar untuk mencari petunjuk mengenai kenaikan suku bunga lanjutan The Fed AS.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,04%. Melemahnya indeks Nikkei pagi ini tampaknya dipengaruhi oleh aksi profit taking serta sikap investor yang mencari petunjuk baru mengenai kekuatan ekonomi global serta kebijakan bank sentral Jepang, di tengah-tengah pergerakan melemah nilai tukar Yen terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak positif seiring dengan koreksi IHSG di dua hari perdagangan terakhir, meski masih rawan akan tekanan jual khususnya dari investor asing. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5751/5731 - 5808/5845. Cermati :

(WSKT) S : 2230, 2200 R: 2270, 2300 CL jika turun dari 2120

(ISAT) S : 6050, 5925 R: 6250, 6325 CL jika turun dari 5800

(BDMN) S : 4800, 4740 R: 4870, 4930 CL jika turun dari 4670

(UNVR) S : 46100, 45500 R: 47750, 48775 CL jika turun dari 45400

(EXCL) S : 3090, 3050 R: 3190, 3250 CL jika turun dari 2950

(BJTM) S : 640, 630 R: 655, 665 CL jika turun dari 600

(CPIN) S : 3200, 3160 R: 3250, 3290 CL jika turun dari 3110

(MYOR) S : 1985, 1970 R: 2030, 2070 CL jika turun dari 1930

(RALS) S : 1080, 1070 R: 1090, 1100 CL jika turun dari 1000

(UNTR) S : 27400, 27200 R: 27875, 28125 CL jika turun dari 26050

 

 

BERITA EMITEN

 

SGRO: Hingga Maret 2017, perseroan sudah menambah seluas 2.000 hektare wilayah tanam, terdiri dari 700 hektare perkebunan sawit dan 1.300 hektare perkebunan karet. Tahun ini, perseroan menargetkan pertambahan luas perkebunan sawit antara 4.000 – 6.000 hektare.

Rekomendasi: Netral 

 

SMRA: Bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), perseroan mengembangkan Science Techno Park di atas sebidang tanah seluas 1 hektare yang berlokasi di bagian timur Bandung, Gedebage. Penandatangan kerja sama dan lahan hibah dari perseroan kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dilakukan oleh Herman Nagari selaku Direktur Utama PT Mahkota Permata Perdana selaku anak usaha perseroan, dan Ainun Na'im selaku Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti di Gedung Kemenristekdikti di Jakarta, Senin kemarin.

Rekomendasi: Netral 

 

CASA: Akan melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue sebanyak Rp 50 miliar. Perseroan bermaksud menggunakan seluruh dana yang diterima dari penambahan modal dengan memberikan HMETD untuk, antara lain, peningkatan modal di perusahaan anak dan/atau pendirian perusahaan anak dan/atau pengembangan usaha perseroan lainnya

Rekomendasi: Netral

 

PLIN: Melalui sebuah entitas anaknya di Singapura, berniat menerbitkan obligasi di luar wilayah Indonesia yang akan dijamin oleh perseroan. Nilai obligasi yang akan diterbitkan maksimal US$ 300 juta yang akan dipergunakan perseroan untuk membayar sebagian utang dan keperluan belanja modal serta pengembangan proyek pada entitas anak.

Rekomendasi: Netral 

 

DAYA: Hingga semester I-2017, perseroan telah menyerap 85,7% dana hasil penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Tahun ini perseroan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar, hasil dana IPO untuk ekspansi gerai baru. Perseroan menargetkan pembangunan gerai baru tahun ini mencapai 30 gerai.

Rekomendasi: Netral 

 

JSMR: Perseroan siap meluncurkan kontrak investasi kolektif berbasis pendapatan masa mendatang atau future revenue base securities. Skema ini dilakukan untuk memperoleh pendanaan guna mendanai proyek infrastruktur. Saat ini, proses sekuritisasi hak atas pendapatan Tol Jagorawi sedang dalam tahap finalisasi registrasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan mengklaim bahwa secara umum layanan lalu lintas bagi pengguna jalan tol di wilayah operasinya pada Angkutan Lebaran 2017 dibanding 2016 lebih baik karena adanya sinergi pihak terkait lebih baik dan menurunnya angka kecelakaan serta keluhan dari masyarakat. Tahun ini perseroan dengan koordinasi lebih intens dengan pihak terkait melakukan berbagai strategi layanan mulai dari perubahan sistem transaksi, peningkatan kapasitas gerbang tol, optimalisasi penggunaan transaksi non tunai, perbaikan sistem informasi dan komunikasi hingga pengendalian beban ruas per segmen dan lainnya.

Rekomendasi: Netral 

 

BPFI: Telah mengambil alih piutang pembiayaan konsumen, piutang jaminan, dan utang bank PT Magna Finance Tbk. senilai Rp 48,1 miliar. Seluruh dana transaksi tersebut diperoleh dari penawaran umum terbatas II yang nilai bersihnya mencapai Rp 63,04 miliar.

Rekomendasi: Netral 

 

MYOR: Telah menyerap 100% dana hasil obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2017 sebesar Rp 500 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) dengan target dana Rp 2 triliun. Dana tersebut digunakan untuk dua keperluan antara lain, untuk pelunasan sukuk mudharabah II tahun2012 sebesar Rp 250 miliar dan dana Rp 249 miliar digunakan untuk modal kerja.

Rekomendasi: Netral 

 

BSDE: Sinarmas Land Ltd, induk usaha perseroan, mengakuisisi perusahaan pemilik properti di London, yakni Horseferry Property Ltd dengan nilai transaksi mencapai 188,6 juta poundsterling atau setara Rp 3,6 triliun. Horseferry Property merupakan pemilik gedung  33 Horseferry Road, yang merupakan bangunan komersial premium di Victoria, Central London.

Rekomendasi: Netral 

 

WSBP: Mendapat dukungan dari induk usahanya, PT Waskita Karya Tbk, untuk melaksanakan pembelian kembali saham dalam waktu dekat. Aksi korporasi tersebut perlu dilakukan agar harga saham perseroan kembali berada di atas harga penawaran umum perdana dan mencerminkan kinerja fundamental.

Rekomendasi: Netral 

 

BJBR: Berencana menerbitkan obligasi senior berkelanjutan sebesar Rp 1,5 triliun dan obligasi subordinasi Rp 1 triliun pada Oktober – November 2017. Perseroan tengah mengurus izin emisi dua surat utang tersebut.

Rekomendasi: Netral 

 

SULI: Berencana melakukan restrukturisasi berupa automatisasi sistem produksi dengan nilai investasi US$ 60-80 juta. Rencana tersebut akan direalisasikan dalam 5-10 tahun mendatang.

Rekomendasi: Netral 

 

AKRA: Telah resmi mencatatkan obligasi senilai Rp 1 triliun kemarin yang terbagi dalam dua seri yakni  Seri A yang memiliki tenor 5 tahun dan Seri B yang memiliki tenor 7 tahun. Kisaran kupon untuk Seri A 8,5% hingga 9,25% dan untuk Seri B dalam kisaran 8,75% hingga 9,5%.

Rekomendasi: Netral 

 

KLBF: Masih memproses pembangunan pabrik biofarma di Cikarang, Jawa Barat yang akan menjadi pabrik ke-12 perseroan, dimana hingga semester I-2017, pembangunan pabrik tersebut masih dibawah 50%, dan diharapkan akan mulai beroperasi secara komersial pada 2018. Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini tumbuh 8%-10%, dimana perseroan akan meningkatkan ekspansi ke pasar Timur Tengah.

Rekomendasi: Netral 

Morning Meeting

Morning Notes 15 Desember 201715 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya serta untuk pertama kalinya menembus level 6.100. IHSG ditutup naik 59,05 poin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 14 Desember 201714 Dec 2017 11:37

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 22,23 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak sideways dalam range 6.020,11 - 6.054,60. Sebanyak 197 saham ditutup menguat, 145 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 13 Desember 201713 Dec 2017 09:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,74 poin atau menguat 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 6.012,98 - 6.042,00. Sebanyak 141 saham ditutup menguat, 197 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Desember 201712 Dec 2017 15:50

IHSG di perdagangan kemarin akhirnya ditutup terkoreksi meski hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup turun 4,32 poin atau melemah –0,07% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Desember 201708 Dec 2017 09:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,67 poin atau melemah –0,48% setelah bergerak dalam range 6.006,84 - 6.039,29. Sebanyak 139 saham ditutup menguat, 186 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Desember 201707 Dec 2017 09:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,03 poin atau menguat 0,58% untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Desember 201707 Dec 2017 09:22

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 2,28 poin atau menguat tipis 0,04% setelah bergerak fluktuatif dalam range 5.979,48 - 6.026,41. Sebanyak 98 saham ditutup menguat, 252 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Desember 201705 Dec 2017 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup rebound setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 46,06 poin atau menguat 0,77% setelah bergerak dalam range 5.994.35 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Desember 201704 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan hari kamis pekan kemarin ditutup melemah signifikan. IHSG di tutup turun 109,23 poin atau melemah –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 November 201730 Nov 2017 10:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun dari rekor tertingginya. IHSG ditutup turun 9,35 poin atau melemah –0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.045,38 - 6.073,90. [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 November 201729 Nov 2017 18:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 6,13 poin atau menguat 0,10% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif dalam range 6.015,91 - 6.070,72. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 28 November 201728 Nov 2017 10:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 2,55 poin atau melemah –0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,92 - 6.072,49. Sebanyak 151 saham ditutup menguat, 214 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 November 201727 Nov 2017 09:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,90 poin atau menguat secara terbatas 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,25 - 6.069,85. IHSG meski dibuka menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 November 201727 Nov 2017 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,54 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak sideways dalam range 6.056,13 - 6.090,64. Sebanyak 133 saham ditutup menguat, 195 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 November 201727 Nov 2017 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski gagal memperbaharui rekor penutupan tertingginya. IHSG ditutup naik 13,82 poin atau menguat 0,23% setelah [ ... ]

Read more...