News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 6 Juli 2017

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah yakni sebesar 40,31 poin atau –0,69%. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan dan selanjutnya bergerak sideways dengan kecenderungan terkoreksi. IHSG semakin tertekan di sesi II perdagangan dengan saham-saham yang berkontribusi menekan IHSG yakni antara lain GGRM, UNTR, LPPF, BBCA, BMRI dan BBRI. Aksi lepas saham baik oleh investor asing maupun domestik menjadi penekan pergerakan IHSG, dan menjadi anomali di tengah-tengah pulihnya pergerakan indeks di kawasan regional. Aksi profit taking paska rekor tertinggi IHSG dan berakhirnya cum dividen saham-saham unggulan seperti GGRM dan UNVR juga menjadi penekan IHSG. Sebanyak 8 sektor ditutup terkoreksi yang dipimpin oleh sektor Perdagangan dan Konsumen, sementara sektor Aneka Industri dan Agri ditutup menguat. Saham-saham yang menjadi sasaran aksi jual oleh investor asing yakni antara lain ASII, BMRI, BBRI dan TLKM. Sementara aksi beli investor asing banyak terjadi di saham seperti BBCA, PGAS, UNVR, PTPP dan HMSP.

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,67% dan 0,15%. Sementara Indeks Dow ditutup melemah tipis –0,01%. Pergerakan indeks tadi malam salah satunya dipengaruhi oleh harga minyak yang tadi malam sempat anjlok hingga 4% dan menyeret turun harga saham-saham berbasis energi. Anjloknya harga minyak tersebut setelah rentetan kenaikan terpanjangnya dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dipicu oleh pergerakan nilai tukar US Dollar yang lebih kuat serta meningkatnya ekspor minyak negara-negara anggota OPEC. Saham Exxon dan Chevron anjlok lebih dari –1,5% dan menjadi penekan indeks Dow, sementara saham sektor energi dalam komponen indeks S&P anjlok –2%. Faktor lainnya yang mempengaruhi bursa AS tadi malam yakni rilis risalah rapat The Fed periode Juni 2017. Dalam notulensi rapat tersebut di tunjukkan bahwa para pejabat The Fed mengindikasikan akan terus menaikkan suku bunga acuan meskipun tingkat inflasi tampak stagnan. The Fed berpendapat bahwa kondisi inflasi sifatnya hanya sementara dan akan terus naik ke level 2% dalam jangka panjang. The Fed juga meyakini bahwa normalisasi neraca keuangan The Fed senilai US$ 4,5 triliun bisa dilakukan dengan dampak terbatas bagi pasar finansial. Para pejabat The Fed juga melihat harga saham yang tinggi bila dibandingkandengan valuasi standar meskipun kuatnya pertumbuhan pendapatan emiten. Dari sisi data ekonomi yang dirilis tadi malam, Factory Orders MoM periode Mei 2017 turun sebesar 0,8% (perkiraan turun sebesar 0,5%), namun pesanan untuk peralatan modal sedikit kebih kuat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa industri manufaktur tetap berada pada jalur pertumbuhan moderat.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,10%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut dipengaruhi oleh nilai tukar Yen yang masih cenderung menguat terhadap US Dollar serta rilis notulensi rapat The Fed AS periode Juni 2017.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkriakan masih berpotensi rawan akan tekanan, namun juga berpotensi berbalik arah dengan kecenderungan untuk menguat secara terbatas. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5797/5769 - 5863/5901. Cermati :

(BBNI) S : 6600, 6525 R: 6675, 6750 CL jika turun dari 6375

(ASII) S : 8750, 8675 R: 8850, 8925 CL jika turun dari 8500

(LPCK) S : 4120, 4050 R: 4270, 4350 CL jika turun dari 4020

(RALS) S : 1075, 1050 R: 1125, 1145 CL jika turun dari 1000

(KBLI) S : 496, 482 R: 520, 540 CL jika turun dari 460

(PGAS) S : 2320, 2300 R: 2360, 2380 CL jika turun dari 2200

(BDMN) S : 4790, 4750 R: 4910, 4980 CL jika turun dari 4600

(WIKA) S : 2200, 2180 R: 2260, 2300 CL jika turun dari 2000

(LSIP) S : 1375, 1360 R: 1415, 1435 CL jika turun dari 1300

(MAPI) S : 5925, 5700 R: 6500, 6825 CL jika turun dari 5500

 

 

 

BERITA EMITEN

 

TPIA: Telah menunjuk CB&I asal Amerika Serikat terkait perjanjian pasokan material untuk kebutuhan revamp furnace pabrik Naphta Cracker perseroan. Revamp furnace ini diharapkan selesai pada kuartal pertama 2020.

Rekomendasi: Netral

 

ECII: Menyiapkan belanja modal sebesar Rp 150 – 200 miliar tahun ini, untuk kepentingan ekspansi gerai baru. Rencananya perseroan akan menambah 3-5 gerai baru meski masih mempertimbangkan kondisi dan potensi makro ekonomi.

Rekomendasi: Netral

 

ARII: Menargetkan pendapatan tahun ini mencapai US$ 90 juta dan EBITDA sebesar US$ 11 juta. Perseroan mengestimasi  sumber pendapatan akan berasal dari penjualan domestik oleh Hub Mutara dan Hub Kukar.

Rekomendasi: Netral

 

HRTA: Optimistis dapat membukukan kenaikan laba sepanjang 2017 sebesar 20% menjadi Rp 120,9 miliar dibandingkan realisasi pada 2016 sekitar Rp 103 miliar. Kenaikan tersebut akan ditopang oleh penjualan dan pendapatan perseroan di akhir tahun.

Rekomendasi: Netral

 

BWPT: Produksi tandan buah segar perseroan tumbuh 10,57% secara tahunan menjadi 526.253 ton sepanjang Januari-Mei 2017. Sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan TBS sebesar 30% seiring usia tanaman yang masuki fase produktivitas yang prima.

Rekomendasi: Netral

 

MPOW: Mengestimasi pertumbuhan pendapatan tahun ini dapat mencapai 30% dibandingkan dengan capaian sepanjang tahun lalu. Target itu dapat tercapai karena pada pertengahan tahun lalu perseroan telah mengoperasikan pembangkit listrik hydro powerbaru dan pada tahun ini akan beroperasi penuh.

Tahun ini perseroan berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Nilai investasi proyek tersebut masih diperkirakan US$ 15 juta.

Rekomendasi: Netral

 

WIKA: Meningkatkan modal disetor kepada PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi sebesar Rp 43,42 miliar. Tambahan modal ini ditujukan untuk mendukung pertumbuhan Wika Ikon, sesuai dengan rencana jangka panjang 2017 – 2021.

Rekomendasi: Netral

 

BBNI: Mencatat pertumbuhan kredit sekitar 15% di kuartal II tahun 2017 atau lebih rendah dari pertumbuhan kredit sebesar 23,7% di kuartal II tahun 2016. Perseroan juga mencatat rasio kredit bermasalah kurang dari 3% di kuartal II-2017.

Rekomendasi: Netral

 

PWON: Moody’s Investor menaikkan peringkat perseroan seiring dengan membaiknya pemeliharaan profil keuangan dan likuiditas, dari awalnya peringkat Ba3 menjadi Ba2. Peningkatan peringkat tersebut mencerminkan pertumbuhan yang terus menerus dari perseroan dan pemeliharaan profil keuangan, likuiditas, arus pendapatan yang seimbang dan investasi properti yang kuat.

Rekomendasi: Netral

 

APEX: Meraih kontrak dengan nilai Rp 105,48 miliar untuk pengeboran di wilayah Baturaden, Jawa Tengah. Perseroan menerima kontrak pengeboran darat pada 4 Juli 2017 dari PT Halliburton Logging Services Indonesia untuk pekerjaan jasa pengeboran PT Sejahtera Alam Energy.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 12 Juli 201709 Aug 2017 11:23

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 1,82 poin atau menguat terbatas 0,03% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.765,36 - 5.784,08. Penguatan IHSG ditopang oleh empat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 11 Juli 201708 Aug 2017 14:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 43,29 poin atau melemah –0,74%. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Properti, ditutup melemah. Masih kuatnya tekanan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Juli 201708 Aug 2017 14:17

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 34,78 poin atau melemah –0,60% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak sembilan sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juli 201708 Aug 2017 14:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,52 poin atau menguat 0,42% setelah bergerak sidewaysdalam range5.817,39—5.852,34. Sebanyak 8 sektor menopang penguatan IHSG yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juli 201708 Aug 2017 14:08

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah yakni sebesar 40,31 poin atau –0,69%. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan dan selanjutnya bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juli 201708 Aug 2017 13:59

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 44,87 atau terkoreksi –0,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.858,61 - 5.896,37. Sektor Infrastruktur [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Juli 201707 Aug 2017 11:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 80,53 poin atau menguat 1,38% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Notes 3 Juli 201707 Aug 2017 10:12

IHSG di perdagangan hari Kamis, 22 Juli 2017 sebelum libur Lebaran, kembali ditutup menguat. IHSG ditutup naik 11,16 poin atau menguat terbatas 0,19% dan sekaligus kembali mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Juni 201707 Aug 2017 10:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,65 poin atau menguat 0,46% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya sepanjang masa. IHSG sempat mengalami tekanan di [ ... ]

Read more...
Other Articles