News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 4 Juli 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 80,53 poin atau menguat 1,38% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak di zona positif. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Infrastruktur ditutup menguat, sementara hanya sektor Aneka Industri yang ditutup terkoreksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi positifnya IHSG yakni antara lain investor asing yang mencatatkan aksi net buy, inflasi di periode Juni 2017 yang sebesar 0,69% meski masih berada di atas perkiraan namun masih terkendali serta peringkat Baa3 (investment grade) yang diberikan oleh Lembaga pemeringkat Moodys Investor Service terhadap surat utang pemerintah RI yang rencananya akan diterbitkan pada bulan Juli ini dalam denominasi Euro (Euro Bond).

Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam kembali ditutup bervariasi dengan volume yang tipis jelang libur hari Kemerdekaan AS. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,61% dan 0,23%. Sementara indeks Nasdaq kembali ditutup melemah untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut sebesar –0,49%. Menguatnya indeks Dow dan Indeks S&P tadi malam didorong oleh rilis sejumlah data ekonomi AS yang umumnya positif. Sedangkan penurunan saham-saham berbasis teknologi masih membebani pergerakan indeks Nasdaq. Data untuk periode Juni 2017 tersebut yakni Markit Manufacturing PMI Finalturun dari 52,7 ke 52 (sedikit di bawah ekspektasi yang sebesar 52,1) dan ISM Manufacturing PMI tercatat naik dari 54,9 ke 57,8 ( berada di atas ekspektasi yang sebesar 55,2) ke level tertinggi dalam kurun waktu hampir tiga tahun. Sementara data Construction Spending MoM untuk periode Mei 2017 nyaris tidak berubah atau cenderung stabil jika dibandingkan dengan periode April 2017 yang sebesar US$ 1.230,1 miliar. Selain itu, harga minyak juga menjadi fokus investor setelah mencatatkan kenaikan selama tujuh hari beruntun yang ditopang oleh data yang menunjukkan penurunan jumlah Rigminyak AS yang turun untuk pertama kali sejak Januari 2017. Selain data ekonomi dan harga minyak, sentimen positif juga datang dari naiknya harga saham perbankan besar setelah hasil stress test tahunan The Fed AS menunjukkan hasil yang positif.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,68%. Menguatnya indeks Nikkei pagi ini dipicu oleh naiknya harga minyak, melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar paska positifnya data Manufacturing AS serta positifnya survey Tankan yang dirilis oleh Bank Of Japan terhadap industri di Jepang yang menandai semakin meningkatnya pemulihan ekonomi di Jepang.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatannya seiring positifnya sejumlah harga komoditas dan sentimen positif domestik, namun juga berpotensi rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5858/5805 - 5937/5963. Cermati :

(UNVR) S : 48875, 48325 R: 49775, 50100 CL jika turun dari 47800

(INDF) S : 8650, 8525 R: 8850, 8925 CL jika turun dari 8400

(PGAS) S : 2290, 2240 R: 2380, 2410 CL jika turun dari 2200

(ADRO) S : 1585, 1540 R: 1655, 1680 CL jika turun dari 1500

(LSIP) S : 1390, 1370 R: 1420, 1430 CL jika turun dari 1300

(SCMA) S : 2580, 2540 R: 2680, 2730 CL jika turun dari 2500

(LPKR) S : 665, 640 R: 710, 725 CL jika turun dari 600

(PWON) S : 620, 600 R: 650, 665 CL jika turun dari 570

(WIKA) S : 2190, 2170 R: 2250, 2280 CL jika turun dari 2100

(ASII) S : 8650, 8525 R: 8975, 9150 CL jika turun dari 8475

 

BERITA EMITEN

 

GEMS: Memperoleh pinjaman senilai US$ 35 juta dari PT Bank Mandiri Tbk. Perseroan akan menggunakan pinjaman itu untuk modal kerja operasional.

Rekomendasi: Netral

 

MLPL: Meraih pinjaman baru sebesar US$ 250 juta dari PT Bank Negara Indonesia Tbk. Perseroan akan menggunakan dana pinjaman untuk membiayai kembali surat utangnya dan memenuhi kebutuhan operasional perseroan dan anak usaha.

Rekomendasi: Netral

 

META: Pemegang saham perseroan sepakat tidak membagikan dividen dari hasil kinerja keuangan perseroan tahun lalu. Oleh karena itu, perseroan akan menggunakan seluruh laba bersih tahun lalu untuk modal kerja.

Rekomendasi: Netral

 

BHIT: Akan menganggarkan belanja modal sekitar Rp 1 triliun tahun ini. Perseroan akan menggunakan sebagian besar belanja modal untuk perawatan di anak usahanya.

Rekomendasi: Netral

 

MNCN: Optimis mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata 10% per tahun dalam 5 tahun ke depan, seiring dengan optimisme bahwa industri televisi masih tetap akan mendominasi pasar iklan Indonesia. Pesatnya perkembangan media berbasis Internet di Indonesia lebih banyak memangsa pangsa iklan dari media Koran dan radio.

Rekomendasi: Netral

 

SPMA: Membukukan pertumbuhan penjualan 4,8% year on year menjadi Rp 830,28 miliar sepanjang Januari – Mei 2017. Perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp 888 miliar sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

JKON: Berencana melakukan penerbitan saham baru pada 2018 untuk keperluan investasi perseroan.  Investasi yang akan dilakukan perseroan  antara lain  di proyek 6 ruas  jalan tol serta investasi fasilitas pasokan air minum melalui  PT Air Minum Indonesia.

Rekomendasi: Netral

 

SGRO: Menargetkan volume produksi crude palm oil tahun ini bisa meningkat 20%-30% dibandingkan realisasi tahun lalu. Sehingga, dengan capaian produksi 2016 sebanyak 297.687 ton, perseroan yakin bisa memproduksi 386.993 ton CPO di tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

MYOH: Bersiap mencari tambang batubara untuk diakuisisi pada semester kedua mendatang. Perseroan menyiapkan pendanaan US$ 100 juta untuk rencana akuisisi tersebut, yang diperoleh dari kas internal.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 12 Juli 201709 Aug 2017 11:23

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 1,82 poin atau menguat terbatas 0,03% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.765,36 - 5.784,08. Penguatan IHSG ditopang oleh empat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 11 Juli 201708 Aug 2017 14:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 43,29 poin atau melemah –0,74%. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Properti, ditutup melemah. Masih kuatnya tekanan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Juli 201708 Aug 2017 14:17

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 34,78 poin atau melemah –0,60% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak sembilan sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juli 201708 Aug 2017 14:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,52 poin atau menguat 0,42% setelah bergerak sidewaysdalam range5.817,39—5.852,34. Sebanyak 8 sektor menopang penguatan IHSG yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juli 201708 Aug 2017 14:08

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah yakni sebesar 40,31 poin atau –0,69%. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan dan selanjutnya bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juli 201708 Aug 2017 13:59

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 44,87 atau terkoreksi –0,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.858,61 - 5.896,37. Sektor Infrastruktur [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Juli 201707 Aug 2017 11:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 80,53 poin atau menguat 1,38% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Notes 3 Juli 201707 Aug 2017 10:12

IHSG di perdagangan hari Kamis, 22 Juli 2017 sebelum libur Lebaran, kembali ditutup menguat. IHSG ditutup naik 11,16 poin atau menguat terbatas 0,19% dan sekaligus kembali mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Juni 201707 Aug 2017 10:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,65 poin atau menguat 0,46% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya sepanjang masa. IHSG sempat mengalami tekanan di [ ... ]

Read more...
Other Articles