News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 22 Juni 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,65 poin atau menguat 0,46% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya sepanjang masa. IHSG sempat mengalami tekanan di sesi I perdagangan yang mendorong IHSG melemah sebagai imbas dari melemahnya mayoritas bursa global sebagai akibat anjloknya harga minyak dunia. Namun IHSG mampu berbalik arah hingga akhirnya ditutup menguat ditopang oleh aksi beli yang kompak dilakukan baik oleh investor domestik maupun investor asing.

Indeks di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,27% dan –0,06%. Sementara indeks Nasdaq ditutup menguat 0,74%. Terkoreksinya indeks Dow dan S&P dipicu oleh gagal pulihnya harga minyak dari penurunan tajam di sesi sebelumnya.  Sementara indeks Nasdaq menguat ditopang oleh naiknya harga saham-saham sektor layanan kesehatan dan teknologi. Melemahnya harga minyak tersebut dipicu oleh persediaan minyak mentah AS. Badan Informasi Energi (EIA) AS mengumumkan turunnya persediaan minyak mentah AS sebanyak 2,5 juta barel. Namun meski demikian, produksi minyak AS naik menjadi 9,35 juta barel per pekan lalu yang menandaitingkat tertinggi dalam kurun hampir dua tahun terakhir. Anjloknya harga minyak tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek tingkat inflasi yang lebih rendah yang berpotensi juga menekan saham-saham perbankan dan industri. Dan berlandaskan kekhawatiran tersebut, investor tampaknya beralih ke indeks Nasdaq yang memiliki banyak saham teknologi dan bioteknologi dengan ekspektasi mendapatkan peluang pertumbuhan.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,13%. Menguatnya indeks Nikkei pagi ini didorong oleh aksi beli yang memanfaatkan koreksi indeks Nikkei dua hari perdagangan secara berturut-turut. Namun indeks Nikkei juga rawan akan tekanan seiring melemahnya harga minyak dunia dan nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih berpotensi untuk menguat secara terbatas yang dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5787/5756 - 5834/5850. Cermati :

(EXCL) S : 3260, 3170 R: 3410, 3460 CL jika turun dari 3100

(TLKM) S : 4470, 4430 R: 4550, 4580 CL jika turun dari 4300

(SMRA) S : 1275, 1265 R: 1300, 1310 CL jika turun dari 1200

(AKRA) S : 6450, 6300 R: 6675, 6750 CL jika turun dari 6150

(UNVR) S : 48350, 47700 R: 49325, 49650 CL jika turun dari 47000

(TPIA) S : 24450, 23875 R: 25350, 25650 CL jika turun dari 23600

(JSMR) S : 5325, 5225 R: 5475, 5525 CL jika turun dari 4950

(SILO) S : 11300, 11150 R: 11475, 11625 CL jika turun dari 10500

(LPCK) S : 4080, 4040 R: 4180, 4240 CL jika turun dari 3950

(GJTL) S : 1030, 1000 R: 1060, 1090 CL jika turun dari 975

 

BERITA EMITEN

 

MAPB: Memastikan General Atlantic melalui perusahaan terafiliasi, GA Robusta F&B Company Pte Ltd, akan menambah kepemilikan saham sebesar 10%. Berdasarkan perjanjian konversi obligasi tanpa bunga menjadi saham, GA Robusta F&B Company berhak memiliki saham perseroan sebanyak 30% dari realisasi saat ini yang sebesar 19,88%.

Rekomendasi: Netral

 

WSBP: Terus memperkuat modal kerjanya dengan pendanaan melalui pinjaman bank. Perseroan telah menandatangani fasilitas kredit dari PT Bank DKI  dan PT Bank BRI Syariah senilai total Rp 1,1 triliun.

Direktur Utama perseroan, M.Choliq, terus menambah kepemilikan atas saham perseroan. Beliau menambah kepemilikan sahamnya menjadi 31,5 juta saham setelah transaksi dibandingkan dengan posisi sebelumnya sebanyak 29,7 juta saham, dengan membeli di harga Rp 478 dan Rp 480 dengan masing-masing sebanyak 900.000 saham.

Rekomendasi: Netral

 

ADHI: Kembali memperkuat bisnis properti. Perseroan akan menjual hunian kelas menengah di sekitar proyek Light Rail Transit (LRT).

Rekomendasi: Netral

 

TINS: Pada kuartal I-2017, perseroan meraih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sekitar Rp 66,52 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu rugi bersih sekitar Rp 138,99 miliar. Hal tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang meningkat 57,69% menjadi Rp 2,05 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

UNTR: Berupaya meningkatkan penjualan alat berat seiring dengan tren kenaikan harga komoditas pertambangan dan perkebunan. Oleh karena itu, perseroan berusaha memperkuat jaringan penjualan alat berat, dengan cara memaksimalkan peran distributor pemasaran.

Rekomendasi: Netral

 

BRMS: Anak usaha perseroan, Gain and Win Pte Ltd, menjual 51% saham PT Dairi Prima Mineral. Perseroan menjual proyek seng dan timah ini kepada China Nonferrous Metal Industry’s Foreign Engineering & Construction Co Ltd.

Rekomendasi: Netral

 

HRTA: Menargetkan pertumbuhan laba bersih 20% tahun ini, serta pertumbuhan penjualan 13%-14%. Perseroan akan meningkatkan utilisasi produksi pabrik menjadi 60% selama lima tahun kedepan, dan perseroan akan membuat pusar riset dan desain.

Tahun ini perseroan juga menargetkan pembukaan 10 toko waralaba baru. Sistem waralaba ini untuk mendukung pengembangan pasar, khususnya untuk membidik pasar ritel penjualan emas.

Rekomendasi: Netral

 

WOOD: Setelah melakukan IPO, perseroan menyiapkan ekspansi ke luar negeri dan dalam negeri, dengan tujuan utama pasar ekspor adalah Amerika Serikat. Sementara di dalam negeri, perseroan tengah berupaya membuka gerai kedua di Jakarta.

Rekomendasi: Netral

 

PGAS: Pada kuartal I 2017, memperoleh pendapatan US$ 746 juta, naik 3,6% dibandingkan periode yang saham tahun lalu. Kinerja perseroan diperkirakan akan tertekan karena peraturan pemerintah yang menginstruksikan pelaku gas menurunkan harga gas industri.

Rekomendasi: Netral

 

SOCI: Akan menggunakan kas internal guna memenuhi sejumlah kewajiban kepada kreditur. Hal ini menyusul ditundanya penerbitan obligasi global US$ 300 juta oleh perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

ACST: Mengantongi kontrak baru Rp 7,1 triliun sampai pekan ketiga Juni 2017, atau sebesar 95% dari target kontrak Rp 7,5 triliun sepanjang tahun ini. Proyek terbesar adalah proyek tol Jakarta-Cikampek elevated, kemudian tol Kunciran-Serpong, dan sisanya dari beberapa proyek struktur dan pondasi.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 15 Desember 201715 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya serta untuk pertama kalinya menembus level 6.100. IHSG ditutup naik 59,05 poin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 14 Desember 201714 Dec 2017 11:37

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 22,23 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak sideways dalam range 6.020,11 - 6.054,60. Sebanyak 197 saham ditutup menguat, 145 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 13 Desember 201713 Dec 2017 09:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,74 poin atau menguat 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 6.012,98 - 6.042,00. Sebanyak 141 saham ditutup menguat, 197 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Desember 201712 Dec 2017 15:50

IHSG di perdagangan kemarin akhirnya ditutup terkoreksi meski hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup turun 4,32 poin atau melemah –0,07% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Desember 201708 Dec 2017 09:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,67 poin atau melemah –0,48% setelah bergerak dalam range 6.006,84 - 6.039,29. Sebanyak 139 saham ditutup menguat, 186 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Desember 201707 Dec 2017 09:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,03 poin atau menguat 0,58% untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Desember 201707 Dec 2017 09:22

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 2,28 poin atau menguat tipis 0,04% setelah bergerak fluktuatif dalam range 5.979,48 - 6.026,41. Sebanyak 98 saham ditutup menguat, 252 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Desember 201705 Dec 2017 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup rebound setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 46,06 poin atau menguat 0,77% setelah bergerak dalam range 5.994.35 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Desember 201704 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan hari kamis pekan kemarin ditutup melemah signifikan. IHSG di tutup turun 109,23 poin atau melemah –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 November 201730 Nov 2017 10:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun dari rekor tertingginya. IHSG ditutup turun 9,35 poin atau melemah –0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.045,38 - 6.073,90. [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 November 201729 Nov 2017 18:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 6,13 poin atau menguat 0,10% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif dalam range 6.015,91 - 6.070,72. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 28 November 201728 Nov 2017 10:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 2,55 poin atau melemah –0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,92 - 6.072,49. Sebanyak 151 saham ditutup menguat, 214 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 November 201727 Nov 2017 09:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,90 poin atau menguat secara terbatas 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,25 - 6.069,85. IHSG meski dibuka menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 November 201727 Nov 2017 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,54 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak sideways dalam range 6.056,13 - 6.090,64. Sebanyak 133 saham ditutup menguat, 195 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 November 201727 Nov 2017 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski gagal memperbaharui rekor penutupan tertingginya. IHSG ditutup naik 13,82 poin atau menguat 0,23% setelah [ ... ]

Read more...