News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 21 Juni 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 50 poin atau menguat 0,87% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak di zona positif. Menguatnya IHSG ditopang oleh aksi beli yang dilakukan oleh investor domestik dengan sentimen yang mempengaruhi datang dari positifnya indeks di bursa AS, sementara indeks di bursa kawasan regional ditutup bervariasi. Investor asing kemarin  mencatatkan aksi jual mencapai Rp. 480 miliar. Saham-saham yang menjadi sasaran aksi jual asing yakni antara lain BMRI, JSMR, ASII, TLKM, SMGR dan ICBP.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,29%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,82% dan Indeks S&P terkoreksi –0,67%. Anjloknya harga minyak yang mendorong turunnya saham-saham berbasis energi menjadi pemicu melemahnya indeks tadi malam. Selain itu, koreksi indeks tadi malam juga disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap rencana Amazon.com yang akan memperbesar bisnis fashion-nya serta kekhawatiran mengenai kembali naiknya suku bunga acuan The Fed AS. Harga minyak mentah dunia tadi malam sempat anjlok 2% setelah muncul berita mengenai naiknya suplai minyak oleh beberapa produsen utama minyak yang menggerogoti upaya OPEC dan negara-negara produsen minyak lainnya untuk menstabilkan harga melalui pemangkasan produksi. Pergerakan indeks juga semakin melemah merespon komentar Presiden The Fed Dallas, Robert Kaplan yang mengomentari mengenai kebijakan moneter. Kaplan mengatakan bahwa teknologi dan globalisasi menekan inflasi AS menunjukkan bahwa inflasi yang rendah mungkin akan berlanjut. Sebelumnya Presiden The Fed Boston, Eric Rosengren, mengatakan bahwa era suku bunga rendah di AS dan di negara lain menimbulkan risiko stabilitas keuangan dan bahwa bank sentral harus memperhitungkan kekhawatiran tersebut ke dalam pengambilan keputusannya, dan level suku bunga pada saat ini mungkin akan bertahan beberapa saat.

Dari kawasan regional pagi ini, indeks Nikkei dibuka melemah –0,19%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut didorong oleh anjloknya harga minyak mentah dunia dan nilai tukar Yen yang berbalik menguat terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan rawan akan aksi jual seiring dengan anjloknya harga minyak dunia yang mendorong pelemahan indeks di bursa-bursa utama global. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5761/5732 - 5805/5820.
Cermati :

(UNVR) S : 47675, 47125 R: 48625, 49000 CL jika turun dari 46500

(UNTR) S : 26700, 26425 R: 27150, 27300 CL jika turun dari 25500

(PTBA) S : 11600, 11350 R: 12000, 12125 CL jika turun dari 10900

(INDF) S : 8375, 8250 R: 8575, 8750 CL jika turun dari 8150

(BBRI) S : 14775, 14600 R: 15075, 15175 CL jika turun dari 14000

(AKRA) S : 6375, 6275 R: 6575, 6675 CL jika turun dari 6150

(TLKM) S : 4420, 4350 R: 4540, 4580 CL jika turun dari 4250

(ADHI) S : 2150, 2130 R: 2210, 2240 CL jika turun dari 2000

(MYOR) S : 2180, 2140 R: 2240, 2260 CL jika turun dari 2100

(LPCK) S : 4080, 4050 R: 4130, 4160 CL jika turun dari 3930

 

BERITA EMITEN

 

ARII : Perseroan akan fokus pada batubara dengan kandungan 4.000 - 4.200 kilo kalori sehingga berencana menjual PT. Diva Kencana Borneo, pengelola tambang Kukar yang memiliki batubara berkalori 6.300 kilo kalori dan direncanakan tuntas pada Q3-2017.

Rekomendasi : Netral

 

DGIK : Akan menambah porsi pekerjaan infrastruktur pada tahun ini. Perseroan akan melirik sejumlah tender di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Penambahan porsi tersebut sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja bisnis.

Rekomendasi : Netral

 

ERAA : Berencana menambah 60 gerai sendiri dan merenovasi 60 gerai lawas dengan menggunakan dana sebesar Rp. 100 miliar. Lokasi penambahan gerai adalah kota lapis kedua. Selain membuka gerai sendiri, perseroan juga melibatkan mitra bisnis. Target hingga Q1-2018 akan dibuka sebanyak 153 gerai kerjasama.

Rekomendasi : Netral

 

ADES : Perseroan optimis bakal meraih pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 15% pada tahun ini. Untuk belanja modal disiapkan sebesar Rp. 110 miliar yang akan digunakan untuk perawatan mesin. Per November 2017, perseroan akan merampungkan lini produksi Air Minum Dalam Kemasan di Pandaan - Jawa Timur, dengan kapasitas produksi mencapai 200.000 liter per tahun.

Rekomendasi : Netral

 

ASDM : Akan membagikan dividen tunai sebesar Rp. 69 per saham untuk tahun buku 2016.Total dividen yang akan dibagikan sebanyak Rp. 13,25 miliar untuk 192 juta saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan.

Rekomendasi : Netral

 

GJTL: Menyiapkan beberapa opsi untukrefinancingsenior notesnya sebesar US$ 500 juta yang akan jatuh tempo bulan Februari 2018.  Beberapa opsi yang dikaji adalah pinjaman sindikasi,  pinjaman bilateral bank serta penerbitan obligasi.

Rekomendasi: Netral

 

TLKM: Membantah rumor bahwa perusahaan akan memperbesar kepemilikan saham di PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk. Sampai saat ini perseroan belum berencana melakukan penambahan saham di PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk.

Rekomendasi: Netral

 

MKNT: Upaya optimalisasi pengembangan bisnis eksternal dan internal dengan menggandeng perusahaan e-commerce PT Kioson Kemersial Indonesia diyakini perseroan akan memenuhi target penjualan 2017 sebesar Rp 6 triliun. Hingga akhir Mei 2017, perseroan sudah mengantungi nilai penjualan sebesar Rp 2 triliun yang dinilai masih on the trackdengan target tahun ini karena penjualan terbesar akan datang pada saat menjelang Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Rekomendasi: Netral

 

PTPP: Melirik investasi di tiga ruas jalan tol dengan total ruas 165 kilometer dengan total investasi lebih dari Rp 7 triliun. Tiga ruas tol tersebut adalah Probolinggo-Banyuwangi (dengan panjang 100 km), Semarang-Demak (30 km) dan Gempol-Mojokerto (35 km)

Perseroan berencana membawa tiga anak usahanya ke lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Tiga anak usaha tersebut adalah PT PP Presisi, PT PP Urban, dan PT PP Energi.

Rekomendasi: Netral

 

MDLN:Menargetkan belanja modal tahun ini dapat mencapai Rp 800 miliar, meningkat 100% dibandingkan dengan capaian tahun lalu Rp400 miliar. Sebagian besar dari dana belanja modal tersebut dianggarkan untuk belanja lahan perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

MAIN: Menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% atau menembus Rp 6 triliun pada tahun ini. Perseroan akan memperluas pangsa pasar pakan ternak, day old chickdan ayam potong untuk meningkatkan penjualan.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 12 Juli 201709 Aug 2017 11:23

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 1,82 poin atau menguat terbatas 0,03% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.765,36 - 5.784,08. Penguatan IHSG ditopang oleh empat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 11 Juli 201708 Aug 2017 14:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 43,29 poin atau melemah –0,74%. Sebanyak sembilan sektor yang dipimpin oleh sektor Properti, ditutup melemah. Masih kuatnya tekanan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Juli 201708 Aug 2017 14:17

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 34,78 poin atau melemah –0,60% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak sembilan sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juli 201708 Aug 2017 14:12

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,52 poin atau menguat 0,42% setelah bergerak sidewaysdalam range5.817,39—5.852,34. Sebanyak 8 sektor menopang penguatan IHSG yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juli 201708 Aug 2017 14:08

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah yakni sebesar 40,31 poin atau –0,69%. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan dan selanjutnya bergerak sideways [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juli 201708 Aug 2017 13:59

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 44,87 atau terkoreksi –0,76% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.858,61 - 5.896,37. Sektor Infrastruktur [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Juli 201707 Aug 2017 11:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 80,53 poin atau menguat 1,38% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya, setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Notes 3 Juli 201707 Aug 2017 10:12

IHSG di perdagangan hari Kamis, 22 Juli 2017 sebelum libur Lebaran, kembali ditutup menguat. IHSG ditutup naik 11,16 poin atau menguat terbatas 0,19% dan sekaligus kembali mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Juni 201707 Aug 2017 10:05

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,65 poin atau menguat 0,46% dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya sepanjang masa. IHSG sempat mengalami tekanan di [ ... ]

Read more...
Other Articles