News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 16 Juni 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,61 poin atau melemah -0,29% setelah di sepanjang sesi perdagangan tidak bergerak dari zona koreksi dalam rentang ketat di 5.768,15 - 5.791,20. Sebanyak 8 sektor ditutup terkoreksi yang dipimpin oleh sektor Aneka Industri dan dua sektor lainnya ditutup menguat yakni sektor Industri  Dasar dan Konsumen. Melemahnya IHSG kemarin didorong oleh aksi profit taking baik oleh investor domestik maupun investor asing. Selain itu, tekanan juga datang dari sentimen kenaikan suku bunga The Fed AS serta lemahnya data inflasi AS yang menekan indeks Nasdaq dan S&P. Saham-saham yang menjadi penekan IHSG antara lain ASII, UNTR, BBRI dan PTBA. Sementara saham yang menahan penurunan lebih dalam dari IHSG yakni antara lain GGRM, UNVR, SMGR dan LPPF.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0,07%, Indeks Nasdaq terkoreksi –0,47% dan Indeks S&P terkoreksi –0,22%. Koreksi indeks tadi malam didorong oleh tertekannya saham-saham sektor teknologi. Selain itu juga dipengaruhi oleh kekhawatiran investor terhadap laju pertumbuhan ekonomi setelah The Fed AS menaikkan suku bunga acuannya. Data ekonomi yang dirilis tadi malam yang menunjukkan hasil yang lemah, juga turut menekan pergerakan indeks. Saham-saham raksasa teknologi yang mengalami tekanan antara lain Alphabet, Apple, Amazon dan Facebook, yang dipicu oleh peringkat saham Alphabet yang diturunkan oleh para analis di Canaccord Genuity. Untukdata ekonomi yang dirilis tadi malam untuk periode Mei 2017 antara lain Export Prices MoM tercatat turun 0,7% (ekspektasi naik 0,1%) ; Import Prices MoMturun 0,3% (ekspektasi turun 0,1%) ; Industrial Production MoM tercatat tidak berubah (ekspektasi naik 0,2%). Sementara Initial Jobless Claims tercatat turun dari 245.000 ke 237.000 (ekspektasi sebesar 242.000) yang menunjukkan  menyusutnya kemunduran pada pasar tenaga kerja sehingga memungkinkan The Fed menaikkan suku bunga lagi pada tahun ini meskipun pertumbuhan inflasi terlihat moderat.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,50%. Menguatnya indeks Nikkei pagi ini dipicu oleh nilai tukar Yen yang bergerak melemah terhadap US Dollar. Selain itu investor juga menantikan hasil pertemuan Bank Of Japan.

Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih berpotensi rawan akan tekanan. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5765/5742 - 5788/5811. Cermati :

(LPPF) S : 14600, 14400 R: 15025, 15225 CL jika turun dari 13900

(BBNI) S : 6500, 6375 R: 6625, 6750 CL jika turun dari 6100

(ASII) S : 8850, 8775 R: 8950, 9025 CL jika turun dari 8425

(BBRI) S : 14600, 14450 R: 14750, 14900 CL jika turun dari 13900

(INAF) S : 2930, 2810 R: 3130, 3200 CL jika turun dari 2630

(PGAS) S : 2380, 2360 R: 2430, 2450 CL jika turun dari 2270

(WSKT) S : 2300, 2250 R: 2350, 2400 CL jika turun dari 2200

(SMBR) S : 2840, 2760 R: 2980, 3040 CL jika turun dari 2700

(ARNA) S : 444, 438 R: 452, 456 CL jika turun dari 422

(ROTI) S : 1280, 1260 R: 1300, 1320 CL jika turun dari 1200

 

BERITA EMITEN

 

PANR: Berencana melakukan rights issue (hak memesan efek terlebih dahulu) untuk memenuhi kebutuhan ekspansi perseroan setelah memperhatikan animo di pasar. Namun rencana untuk rights issue tersebut belum diajukan kepada pemegang saham.

Rekomendasi: Netral

 

SMRA: Berencana akan menambah dua unit mal baru serta dua unit hotel baru untuk meningkatkan kontribusi pendapatan dari segmen properti investasi. Perseroan berencana untuk setidaknya menjaga porsi kontribusi dari segmen ini dengan menambah investasi baru agar dapat mengimbangi peningkatan dari segmen penjualan properti.

Perseroan telah merealisasikan marketing sales senilai Rp 1,1 triliun hingga akhir Mei 2017, atau baru 24% dari targetnya tahun ini senilai Rp 4,5 triliun. Beberapa proyek perseroan bahkan berhasil terjual seluruh unitnya yang tersedia dalam satu hari pemasaran sehingga perseroan optimistis target tahun ini bisa tercapai.

Perseroan akan membagikan dividen senilai Rp5 per saham atau total senilai Rp72,13 miliar. Keputusan tersebut telah direstui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan perseroan yang digelar kemarin.

Rekomendasi: Netral

 

CTRA: Proyek reklamasi di Makassar milik Perseroan segera terealisasi mengingat hari ini kapal yang membawa pasir reklamasi sudah memulai pekerjaannya. Pekerjaan Reklamasi di Makassar ini diperkirakan akan memakan waktu 3 bulan.

Tahun ini perseroan masih yakin untuk bisa mencapai targetmarketing salessebesar Rp 8,5 triliun hingga akhir tahun mendatang. Hal ini terutama berasal dari proyek-proyek eksisting sebesar Rp 7 triliun dan sisanya berasal dari proyek baru.  Dari target ini, perusahaan menargetkan kontribusi marketing salesyang berasal dari township atau rumah tapak sebesar Rp 6,4 triliun. Sementara itu sisanya sebesar Rp 2,06 triliun diharapkan berasal dari high rise.

Perseroan mencatatkan marketing salessebesar Rp 2,63 triliun. Hampir separuhnya didapatkan hanya di bulan Mei.

Perseroan berencana untuk menerbitkan medium term notes senilai 60 juta dolar Singapura pada akhir 2017. Perseroan juga telah menginformasikan rencana penerbitan MTN kepada  pemegang saham.

Rekomendasi: Netral

 

SMGR: Obligasi yang ditawarkan oleh perseroan mengalami kelebihan permintaan sebesar 1,3 kali. Sebagian besar peminat berasal dari financial institutiondalam negeri seperti dana pensiun, bank dan asuransi.

Rekomendasi: Netral

 

ADHI: Hingga Mei 2017, perseroan mengantongi kontrak baru senilai Rp 5,3 triliun, setara dengan 25% target kontrak baru perseroan di tahun 2017, yakni sebesar Rp 21 triliun. Salah satu kontrak yang diperoleh pada bulan lalu adalah proyek penataan kawasan kompleks Gelora Bung Karno senilai Rp 230 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

AMIN: Memutuskan dividen senilai Rp 8,64 miliar untuk tahun buku yang berakhir per Januari 2017, setara dengan 26,60% dari perolehan laba bersih tahun lalu mencapai Rp 32,44 miliar. Tahun ini perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi dan melaksanakan efisiensi operasional, membangun dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan.

Rekomendasi: Netral

 

PSAB: Membuka seluruh opsi pendanaan untuk pengembangan dua tambang dan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian emas. Kebutuhan pendanaan untuk pengembangan tambang Gunung Pani di Gorontalo sekitar US$100 juta, sementara, untuk pengembangan tambang Doup di Sulawesi Utara membutuhkan pendanaan sebanyak US$200 juta.

Rekomendasi: Netral

 

BATA: Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal senilai US$ 2 juta. Dana tersebut akan banyak diserap untuk kebutuhan pembukaan sekitar 22 gerai baru yang berada di lokasi prospektif.

Rekomendasi: Netral

 

SMBR: Berencana menambah produksi sekitar 550.000 ton pada periode Juli hingga Desember 2017 dari pabrik Baturaja II atau pabrik baru yang dioperasikan oleh perseroan. Pabrik tersebut telah beroperasi dan dalam proses serah terima dengan kontraktor.

Perseroan menandatangani perjanjian kerja sama dengan 4 BUMN terkait kerjasama pembiayaan distributor, supplier dan penjaminan distribusi semen. 4 BUMN yang bekerjasama dengan Semen Baturaja itu antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan Perum Jamkrindo.

Rekomendasi: Netral

 

FPNI: Memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai pada tahun ini. Hal ini karena perseroan masih mengalami defisit dana.

Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun ini secara volume mencapai 20% dari realisasi pada tahun lalu. Tahun ini perseroan juga menargetkan kenaikan utilisasi pabrik dari sekitar 76% menjadi 90%.

Rekomendasi: Netral

 

APEX: Mengincar sejumlah tender pengeboran untuk proyek panas bumi, sambil terus memperkuat jasa penunjang minyak dan gas. Hal ini karena perseroan memiliki pengalaman yang cukup baik untuk pengeboran panas bumi sejak tahun 1994.

Rekomendasi: Netral

 

PTSN: Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan perseroan pada 13 Juni 2017, pemegang saham menyetujui alokasi dana sebesar US$22.129 sebagai dana cadangan. Hal ini mengakibatkan perseroan tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2016.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 15 Desember 201715 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat dan sekaligus mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya serta untuk pertama kalinya menembus level 6.100. IHSG ditutup naik 59,05 poin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 14 Desember 201714 Dec 2017 11:37

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 22,23 poin atau menguat 0,37% setelah bergerak sideways dalam range 6.020,11 - 6.054,60. Sebanyak 197 saham ditutup menguat, 145 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 13 Desember 201713 Dec 2017 09:57

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,74 poin atau menguat 0,10% setelah bergerak sideways dalam range 6.012,98 - 6.042,00. Sebanyak 141 saham ditutup menguat, 197 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Desember 201712 Dec 2017 15:50

IHSG di perdagangan kemarin akhirnya ditutup terkoreksi meski hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup turun 4,32 poin atau melemah –0,07% setelah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Desember 201708 Dec 2017 09:53

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,67 poin atau melemah –0,48% setelah bergerak dalam range 6.006,84 - 6.039,29. Sebanyak 139 saham ditutup menguat, 186 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Desember 201707 Dec 2017 09:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,03 poin atau menguat 0,58% untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Desember 201707 Dec 2017 09:22

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 2,28 poin atau menguat tipis 0,04% setelah bergerak fluktuatif dalam range 5.979,48 - 6.026,41. Sebanyak 98 saham ditutup menguat, 252 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Desember 201705 Dec 2017 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup rebound setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif. IHSG ditutup naik 46,06 poin atau menguat 0,77% setelah bergerak dalam range 5.994.35 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Desember 201704 Dec 2017 10:00

IHSG di perdagangan hari kamis pekan kemarin ditutup melemah signifikan. IHSG di tutup turun 109,23 poin atau melemah –1,80% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 November 201730 Nov 2017 10:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun dari rekor tertingginya. IHSG ditutup turun 9,35 poin atau melemah –0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.045,38 - 6.073,90. [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 November 201729 Nov 2017 18:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 6,13 poin atau menguat 0,10% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif dalam range 6.015,91 - 6.070,72. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 28 November 201728 Nov 2017 10:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 2,55 poin atau melemah –0,04% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,92 - 6.072,49. Sebanyak 151 saham ditutup menguat, 214 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 November 201727 Nov 2017 09:42

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,90 poin atau menguat secara terbatas 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.035,25 - 6.069,85. IHSG meski dibuka menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 November 201727 Nov 2017 09:09

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,54 poin atau melemah –0,11% setelah bergerak sideways dalam range 6.056,13 - 6.090,64. Sebanyak 133 saham ditutup menguat, 195 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 November 201727 Nov 2017 09:04

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski gagal memperbaharui rekor penutupan tertingginya. IHSG ditutup naik 13,82 poin atau menguat 0,23% setelah [ ... ]

Read more...