News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 15 Juni 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup menguat untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. IHSG ditutup naik 85,25 poin atau menguat 1,49% dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa. Sektor Aneka Industri, Properti dan Pertambangan memimpin penguatan IHSG. Saham-saham unggulan seperti GGRM, UNVR, UNTR, BBRI dan ASII, memimpin penguatan IHSG. Namun meski IHSG ditutup menguat, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih mencapai Rp. 207 miliar. Saham-saham unggulan yang terkena aksi jual asing antara lain INDF, BBRI, LPPF dan UNTR. Sementara saham-saham yang marak dibeli oleh investor asing yakni GGRM, TLKM, SMGR, UNVR dan ASII. Meredanya tekanan jual di bursa AS yang mendorong indeksnya menguat, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed AS serta sentimen rating Moody’s terhadap perbankan domestik, menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG kemarin.

Indeks saham di bursa AS diperdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat 0,22%. Sementara indeks Nasdaq dan S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,41% dan –0,10%. Penutupan bervariasi indeks tadi malam dipengaruhi oleh naiknya suku bunga acuan The Fed AS dan kekhawatiran investor terhadap laju pertumbuhan ekonomi AS. The Fed AS memutuskan menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 1% ke 1,25% seraya mengacu pada berlanjutnya pertumbuhan ekonomi dan kekuatan pasar AS. The Fed juga menyatakan akan mulai mengurangi kepemilikan obligasi dan surat berharga lainnya pada tahun ini. The Fed memaparkan garis besar awal mengenai rencananya untuk mengurangi portofolio obligasi senilai US$ 4,2 triliun yang sebagian besar dibeli paska krisis keuangan tahun 2007 - 2009. Namun pelaku pasar mengkhawatirkan akan laju pertumbuhan ekonomi menyusul data inflasi AS yang lebih lemah dari ekspektasi. Dan kekhawatiran tersebut tercermin dari anjloknya saham-saham sektor teknologi yang sempat mendorong indeks Nasdaq terkoreksi hampir –1% secara intra day. Sementara indeks Dow mampu menguat ditopang oleh saham sektor keuangan yang diuntungkan oleh naiknya suku bunga. Selain saham teknologi, saham energi juga turut menekan indeks setelah melemahnya harga minyak paska International Energy Agency (IEA) mengumumkan data pasokan minyak yang melimpah. Dari sisi data ekonomi periode Mei 2017 yang dirils tadi malam menghasilkan data yang lebih lemah dari ekspektasi. Inflation Rate MoM tercatat sebesar 1,9% (ekspektasi 2%) ; Core Inflation Rate secara YoYsebesar 1,7% (ekspektasi 1,9%) dan Retail Sales MoM tercatat turun sebesar 0,3% (ekspektasi naik 0,1%).

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,34%. Melemahnya indeks Nikkei pagi ini didorong oleh menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar paska naiknya suku bunga acuan The Fed AS. Selain itu juga turut dipengaruhi oleh melemahnya harga minyak dunia dan kekhawatiran investor di bursa AS terhadap laju pertumbuhan ekonomi AS paska naiknya suku bunga The Fed serta lemahnya data inflasi AS.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan rawan akan aksi profit taking. Naiknya suku bunga The Fed serta lemahnya harga minyak diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu, pelaku pasar juga diperkirakan menunggu data Neraca Perdagangan Indonesia dan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5735/5678 - 5820/5848. Cermati :

(BBRI) S : 14600, 14350 R: 14975, 15100 CL jika turun dari 14000

(PTBA) S : 11275, 11000 R: 11775, 12000 CL jika turun dari 10900

(WIKA) S : 2210, 2160 R: 2300, 2340 CL jika turun dari 2100

(BMRI) S : 12350, 12200 R: 12600, 12700 CL jika turun dari 11850

(INDF) S : 8450, 8375 R: 8600, 8650 CL jika turun dari 8000

(INTP) S : 17900, 17675 R: 18275, 18400 CL jika turun dari 17200

(ADHI) S : 2200, 2150 R: 2290, 2320 CL jika turun dari 2100

(BBNI) S : 6450, 6400 R: 6525, 6550 CL jika turun dari 6100

(BSDE) S : 1810, 1780 R: 1855, 1870 CL jika turun dari 1700

(UNVR) S : 48050, 47625 R: 48725, 48950 CL jika turun dari 46000

 

BERITA EMITEN

 

KLBF: Menjajaki akuisisi perusahaan pemilik brand atau pembentukan perusahaan patungan dengan calon mitra strategis di sejumlah negara kawasan Asean. Negara yang menjadi incaran perseroan terkait rencana ekspansi itu antara lain Filipina, Vietnam, dan Myanmar.

Tahun ini perseroan memperkirakan pertumbuhan penjualan pada kuartal kedua tahun ini mendekati target 8%-10%. Optimisme itu tumbuh akibat momentum Ramadan yang mengerek volume dan nilai penjualan.

Rekomendasi: Netral

 

SOCI: Perseroan dikabarkan menunda penerbitan obligasi global US$ 300 juta. Kondisi pasar global yang masih bergejolak menjadi alasan penundaan tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

FREN: Menyatakan akan melunasi  obligasi perseroan senilai Rp 600 miliar yang akan jatuh tempo pada bulan ini dengan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi wajib konversi. Perseroan mengalokasikan tahun ini untuk belanja modal sebesar US$ 150 juta yang akan digunakan untuk migrasi jaringan, menambah kapasitas dan memperbaiki kualitas jaringan.

Rekomendasi: Netral

 

ADMG: Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 15 juta pada tahun ini untuk ekspansi pabrik, seperti penambahan kapasitas terpasang pabrik yang sudah ada. Selain itu, belanja modal tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan efisiensi pabrik antara lain pemasangan absorption chillers.

Rekomendasi: Netral

 

GPRA: Akan menambah dua proyek baru pada tahun ini dan menyelesaikan negosiasi penambahan cadangan lahan di area Sentul, Bogor. Kedua proyek baru tersebut yakni proyek mix used The Crown di Cengkareng, Jakarta Barat, dan proyek Bukit Cimanggu City di Bogor, Jawa Barat.

Rekomendasi: Netral

 

MYOR: Menargetkan laba bersih sebesar Rp 1,53 triliun pada akhir 2017 atau naik 10% dibandingkan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 1,39 triliun. Adapun penjualan ditargetkan naik 9,59% menjadi Rp 20,11 triliun dari Rp 18,35 triliun.

Tahun ini menganggarkan belanja modal senilai Rp 700 miliar hingga Rp 1 triliun. Sumber dana belanja modal berasal dari kas internal dan utang bank, dimana dipergunakan paling besar untuk pengembangan pabrik.

Rekomendasi: Netral

 

META: Tengah menjajaki kemitraan dengan satu sampai dua perusahaan asing untuk menggarap proyek pengolahan air bersih. Perseroan dan mitra strategis tersebut membidik lelang sejumlah proyek pemerintah.

Rekomendasi: Netral

 

OKAS: Berencana mengkaji strategi untuk menambah modal, antara lain tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. Dalam kajian saat ini, perseroan memproyeksikan rencana penambahan modal akan dilakukan pada 2018.

Rekomendasi: Netral

 

EMDE: Menyiapkan belanja modal tahun ini sebesar Rp 500 miliar untuk mendanai dua proyek yang akan selesai tahun depan. Sebesar Rp 275 – 300 miliar atau setara 55%-60% berasal dari pinjaman PT Bank Tabungan Negara Tbk.

Rekomendasi: Netral

 

KBLI: Akan mengakuisisi 60% saham PT Langgeng Bajapratama dari PT Gajah Tunggal Prakarsa. Melalui akuisisi ini, perseroan berniat memperkuat bisnis kabel.

Rekomendasi: Netral

 

KPIG: Perseroan berencana menambah modal tanpa memesan efek terlebih dahulu atau private placement.Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 516,84 juta saham, atau setara 7,5% dari saham yang telah ditempatkan per 31 Desember 2016.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 23 Oktober 201723 Oct 2017 09:33

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 19,02 poin atau menguat 0,32% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 5.918,53 - 5.959,58. Bahkan secara [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 Oktober 201720 Oct 2017 09:45

IHSG di perdagangan kemarin masih belum lepas dari koreksi. IHSG ditutup turun 18,67 poin atau melemah –0,31 % setelah bergerak sideways dalam range 5.903,86 - 5.934,68. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Notes 19 Oktober 201719 Oct 2017 09:05

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup melemah. IHSG ditutup turun 18,13 poin atau melemah –0,30% setelah bergerak sidewaysdalam range5.903,62 - 5.958,00. Sebanyak 202 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 18 Oktober 201718 Oct 2017 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 2,37 poin atau melemah tipis –0.04% setelah bergerak sidewaysdalam range 5.922,07 - 5.961,51. Sebanyak 160 saham ditutup menguat, 183 [ ... ]

Read more...
Morning Notes 17 Oktober 201718 Oct 2017 08:16

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 25,58 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range5.927,99—5.956,95. Sebanyak 181 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 16 Oktober 201716 Oct 2017 17:39

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 2,08 poin atau melemah terbatas -0,04% setelah bergerak sideways dalam range5.915,14 - 5.947,86. Sebanyak 157 saham ditutup menguat, [ ... ]

Read more...
Morning Notes 13 Oktober 201716 Oct 2017 17:36

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik43,42 poin atau menguat 0,74% setelah bergerak positf di sepanjang sesi perdagangan dalam range5.883,49 - 5.932,01. Sebanyak 172 saham menguat, [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Oktober 201716 Oct 2017 17:32

IHSG di perdagangan kembali ditutup terkoreksi. IHSG ditutup turun 22,98 poin atau terkoreksi –0,39% setelah bergerak dalam range 5.860,76 - 5.906,13. Sebanyak 147 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Notes 11 Oktober 201711 Oct 2017 09:27

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,17 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak sideways dalam range 5.896,46 - 5.927,68. Pergerakan IHSG sempat menguat di sesi I perdagangan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Oktober 201710 Oct 2017 17:02

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,56 poin atau menguat terbatas 0,16% setelah bergerak sidewaysdalam range5.902,47 - 5.926,38. Sebanyak 148 saham ditutup menguat, 165 saham [ ... ]

Read more...
Morning Notes 9 Oktober 201709 Oct 2017 10:19

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,47 poin atau menguat terbatas setelah bergerak sidewaysdalam range5.894,23 - 5.922,75. Sebanyak 149 saham ditutup menguat 0,06%, [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Oktober 201706 Oct 2017 10:19

IHSG di perdagangan kemarin meski dibuka menguat, namun diakhir perdagangan ditutup turun 49,57 poin atau melemah –0,83%. Sebanyak 129 saham ditutup menguat, 217 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Oktober 201705 Oct 2017 09:34

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup menguat untuk hari keempat perdagangan secara berturut-turut dan mencatatkan rekor tertinggi barunya di level 5.951,48. IHSG kemarin ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Oktober 201704 Oct 2017 09:30

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup menguat untuk hari ketiga perdagangan secara berturut-turut dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. Meski sempat bergerak melemah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 3 Oktober 201704 Oct 2017 09:23

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 13,18 poin atau menguat 0,22% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan secara intra day sempat mencatatkan rekor tertinggi [ ... ]

Read more...