News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 11 April 2017

Meski sempat melaju positif di awal perdagangan, namun IHGS di perdagangan kemarin akhirnya ditutup melemah. IHSG ditutup turun 9,19 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak sidewaysdalam range5.628,99 - 5.677,07. IHSG sempat melaju di zona positif hingga pertengahan sesi I perdagangan. Namun tekanan aksi profit taking mendorong IHSG bergerak turun hingga akhirnya ditutup melemah. Aksi lepas saham kemarin masih didominasi oleh investor domestik. Sementara pergerakan indeks di bursa regional dan global bervariasi dengan mayoritas melemah menyusul koreksi di bursa AS serta ketegangan geopolitik terbaru dari kawasan Timur Tengah.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,01%, Indeks Nasdaq menguat 0,05% dan Indeks S&P menguat 0,07%. Menguatnya indeks tadi malam ditopang oleh saham-saham sektor energi yang mengimbangi pelemahan pada sektor keuangan, menjelang laporan keuangan emiten untuk kuartal I tahun 2017 dan tidak adanya rilis data utama ekonomi AS. Saham-saham sektor energi pada komponen indeks S&P menguat 0,8% yang ditopang oleh naiknya harga minyak paska penutupan salah satu ladang minyak utama Lybia selama akhir pekan kemarin. Selain itu, tindakan AS yang menyerang pangkalan militer Suriah baru-baru ini dikhawatirkan akan menimbulkan konflik yang bisa meluas di kawasan Timur Tengah dan mempengaruhi produksi minyak global. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah juga turut mempengaruhi pergerakan indeks tadi malam. Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson mengatakan bahwa serangan militer terhadap Suriah juga merupakan peringatan bagi negara-negara lain termasuk Korea Utara dimana akan menghadapi tindakan yang serupa apabila negara-negara lain tersebut melakukan tindakan-tindakan yang berbahaya. Dari sisi laporan keuangan emiten, menurut data Thomson Reuters, pendapatan dari emiten indeks S&P diperkirakan akan meningkat sebesar 10,1% untuk kuartal I tahun 2017. Sementara itu, bursa AS belum merespon pidato ketua The Fed AS, Janet Yellen, di University of Michigan, yang disampaikan setelah penutupan perdagangan.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,43%. Menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar paska pidato Yellen di University of Michigan dan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi sentimen penekan indeks Nikkei pagi ini dan meredam sentimen positif naiknya harga minyak dunia.

Untuk perdagangan di bursa domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih berpotensi rawan akan tekanan. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5623/5602 - 5671/5698. Cermati :

(CPIN) S : 3220, 3140 R: 3340, 3380 CL jika turun dari 3100

(AISA) S : 2150, 2110 R: 2240, 2280 CL jika turun dari 2050

(SMRA) S : 1325, 1300 R: 1370, 1385 CL jika turun dari 1250

(AGII) S : 1010, 995 R: 1045, 1060 CL jika turun dari 950

(BSDE) S : 1800, 1780 R: 1850, 1870 CL jika turun dari 1740

(SMGR) S : 8925, 8850 R: 9025, 9100 CL jika turun dari 8500

(KBLM) S : 406, 380 R: 520, 540 CL jika turun dari 350

(RALS) S : 1150, 1135 R: 1180, 1190 CL jika turun dari 1075

(CTRA) S : 1080, 1055 R: 1140, 1170 CL jika turun dari 1000

(PWON) S : 515, 496 R: 585, 630 CL jika turun dari 480

 

BERITA EMITEN

 

ACST: Meningkatkan target kontrak baru menjadi Rp 7,5 triliun sepanjang 2017 dibandingkan dengan Rp 4,5 triliun target semula karena tingginya perolehan pada awal tahun. Pada kuartal I-2017, perseroan telah membukukan kontrak baru Rp 6,9 triliun yang terdiri dari sejumlah proyek. Perseroan tahun ini menganggarkan dana belanja modal sekitar Rp 120 miliar untuk mendukung kegiatan usaha tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

PDES: Menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini dapat mencapai 20%, seiring dengan meningkatnya target wisatawan mancanegara pemerintah dari 12 juta pada tahun lalu menjadi 15 juta pada tahun ini. Tahun ini, perseroan menargetkan dapat melayani 180.000 tamu wisatawan, atau meningkat 20% dari realisasi tahun lalu.

Rekomendasi: Netral

 

BEST: Memasuki bisnis baru penyewaan ruang perkantoran. Hal tersebut ditandai  oleh mulainya pembangunan menara kantor BEST Office @MM2100, Cikarang, Jawa Barat senilai Rp 66 miliar. Pemancangan tiang perdana proyek tersebut sudah dilakukan kemarin dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

ANTM: Menganggarkan belanja modal sekitar Rp 1,17 triliun untuk mengerjakan Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera pada 2017. Rencana investasi di P3FH itu merupakan bagian dari rencana investasi pengembangan senilai Rp 2,07 triliun, diluar pengeluaran investasi rutin Rp 403,78 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

SAME: Menyiapkan belanja modal sebesar Rp 200 miliar tahun ini. Sebagian besar dana tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan rumah sakit baru.

Rekomendasi: Netral

 

DNAR: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan menyetujui Apro Financial Co Ltd untuk mengakuisisi sebanyak 77,38% saham perseroan. Setelah persetujuan pemegang ini, perseroan akan melanjutkan proses merger dengan PT Bank Andara.

Menyasar penyaluran kredit ke sektor penunjang infrastruktur. Hal ini bertujuan meningkatkan pertumbuhan kredit tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

CARS: Akan mengembangkan usaha dealer mobil baru di Jawa Tengah dan Yogyakarta tahun ini. Perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 100-110 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

TBIG: Terus berupaya membina dan pemberdayaan batik di Jalan Kampung Singgah, Kabupaten Pekalongan yang bernama Rumah Batik TBIG. Kegiatan itu dilakukan untuk membantu para pengrajin batik agar dididik menjadi pengrajin dan pengusaha.

Rekomendasi: Netral

 

PPRO: Telah mengakuisisi lahan di Surabaya, Jawa Timur untuk pengembangan proyek baru perseroan. Perseroan akan mengembangkan proyek apartemen diatas lahan seluas 2,2 hektare tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

BINA: Tahun ini menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit tumbuh 12%, setelah mencatatkan penurunan sebesar 5,35% pada Desember 2016 sebesar Rp 1,37 triliun dibandingkan dengan tahun 2015 sebesar Rp 1,45 triliun. Untuk meningkatkan kredit sebesar 12% tahun ini, perseroan akan mengembangkan inovasi produk dan layanan jasa sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti dengan meluncurkan layanan digital setelah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan.

Perseroan memiliki susunan pemegang saham yang baru, setelah pemegang saham lamanya melakukan penambahan kepemilikan melalui rights issuedengan perolehan dana Rp 700 miliar. PT Gaya Hidup Masa Kini memiliki porsi saham 12,48% di perseroan dan PT Samudra Biru dengan porsi 16,51%.

Rekomendasi: Netral

 

ATIC: Tahun ini perseroan yakin potensi layanan IT tahun ini masih besar, khususnya terkait bisnis IT di pasar perbankan yang berkaitan dengan inisiatif digitalisasi perbankan seperti laku pandai, e-moneyserta terkait dengan cyber securitydan complianceseperti IFRS9. Perseroan mengincar semua bank, mulai dari bank lokal hingga bank asing.

Rekomendasi: Netral

 

TOBA: Membutuhkan total dana US$ 435 juta untuk membangun dua pembangkit listrik tenaga uap. Perinciannya, US$ 220 juta untuk PLTU Sulbagut I dan US$ 215 juta untuk PLTU Sulut III.

Rekomendasi: Netral

 

TBLA: Segera merilis obligasi global berdenominasi dollar Amerika Serikat. Melalui anak usahanya, TBLA International Pte Ltd, perseroan akan menerbitkan global bondsenilai US$ 200 juta atau Rp 2,69 triliun. Rencana tersebut menyusul keluarnya persetujuan pemegang saham.

Rekomendasi: Netral

 

JSMR: Akan meningkatkan layanan dengan menambah 51 gardu di lima titik sepanjang jalan tol Jakarta-Tangerang. Perseroan menganggarkan dana Rp 130 miliar untuk penambahan gardu tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

DSFI: Pada tiga bulan pertama tahun ini, perseroan mencatat penjualan sebesar Rp 156,86 miliar, naik 6,06% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tahun ini perseroan akan fokus untuk meningkatkan kualitas produk perikanan.

Rekomendasi: Netral

 

BBNI: Menargetkan volume transaksi pembayaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan untuk program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat melalui perseroan mencapai 30 juta transaksi. Target tersebut meningkat 130,76% dibandingkan tahun lalu sebanyak  13 juta transaksi.

Menganggarkan investasi Rp 400 miliar -500 miliar untuk pengembangan digital banking. Pengembangan digital bankingini terbagi untuk nasabah individu maupun korporasi.

Rekomendasi: Netral

 

IPO:

PT Terregra Asia Energy menjadi perusahaan pembangkit listrik energy terbarukan pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Perseroan menargetkan perolehan dana dari penawaran umum perdana saham sebesar Rp 120 – 198 miliar. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 600 juta saham baru dengan harga penawaran saham sebesar Rp 200 – 300 per saham. Perseroan menunjuk Lautandhana Securindo menjadi pelaksana emisi efeknya.

Beberapa usaha kecil dan menengah kesulitan mendapatkan penjamin pelaksana emisi efek untuk melangsungkan penawaran umum perdana saham. Keengganan perusahaan efek dipicu oleh rendahnya target perolehan dana dari pasar modal.

Morning Meeting

Morning Notes 17 Mei 201716 Jun 2017 09:51

IHSG di perdagangan kemarin, setelah sempat bergerak positif di awal perdagangan, namun akhirnya ditutup turun 41,87 poin atau melemah –0,74%. Sejumlah saham menjadi penekan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 16 Mei 201716 Jun 2017 09:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 13,65 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak sidewaysdalam range5.649,08 - 5.693,99. IHSG kemarin mayoritas bergerak di zona melemah yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 15 Mei 201716 Jun 2017 09:41

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin berhasil ditutup naik 22,21 poin atau menguat 0,39% setelah di dua sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. Penguatan IHSG dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Mei 201716 Jun 2017 09:38

IHSG di perdagangan hari Rabu, 10 Mei 2017, ditutup turun 44,05 poin atau melemah –0,77% setelah dalam range 5.636,20 - 5.718,59. Melemahnya IHSG dipimpin oleh sektor Pertambangan, [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Mei 201716 Jun 2017 09:35

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 10,81 poin atau melemah –0,19% setelah bergerak sideways dalam range5.693,68 - 5.745,85 dan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 9 Mei 201709 Jun 2017 09:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,49 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak tujuh sektor ditutup menguat dengan dipimpin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Mei 201709 Jun 2017 09:25

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik meski sempat mengalami tekanan di awal perdagangan. IHSG ditutup naik 13,93 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sidewaysdalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Mei 201709 Jun 2017 09:22

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat dan mengakhiri pelemahannya selama empat hari perdagangan secara berturut-turut. IHSG ditutup naik 22,07 poin atau menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Mei 201709 Jun 2017 09:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,44 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sidewaysdalam range5.647,32 - 5.686,83. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan. [ ... ]

Read more...
Other Articles