News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 5 April 2017

IHSG di perdagangan kemarin masih mencatatkan hasil yang positif dan kembali mencetak rekor tertinggi barunya. IHSG ditutup naik 45,03 poin atau menguat 0,80% setelah bergerak di zona positif dalam range5.608,52 - 5.654,39. Sektor pertambangan yang ditopang oleh naiknya saham - saham batubara seperti ITMG, PTBA dan ADRO, memimpin penguatan IHSG. Selain itu aksi beli yang masih dilakukan oleh investor asing, turut menopang penguatan IHSG. Saham-saham yang marak dibeli investor asing kemarin antara lain ASII, UNVR, UNTR, TLKM dan BMRI.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,19%, Indeks Nasdaq menguat 0,07% dan Indeks S&P menguat 0,06%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor pertama datang dari sikap pelaku pasar yang menantikan musim laporan keuangan emiten untuk kuartal pertama tahun ini. Faktor kedua yakni kekhawatiran investor terhadap kemampuan Presiden AS, Donald Trump, untuk memenuhi janji-janji kampanyenya termasuk reformasi pajak. Sebelumnya janji-janji Donald Trump telah mendorong indeks di bursa AS mencapai rekor tertingginya, namun kemudian mengalami kemunduran setelah mulai mendapatkan hambatan dari Kongres. Faktor ketiga yaitu fokus investor terhadap pertemuan DonaldTrump dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada akhir pekan ini terkait hubungan dagang yang dinilai berpotensi memunculkan ketegangan seiring dengan sikap Donald Trump yang telah berulang kali menuduh praktek perdagangan Tiongkok yang tidak adil dan manipulasi mata uang. Dari sisi data ekonomi AS yang dirilis tadi malam untuk periode Feb 2017, Neraca Perdagangan AS tercatat defisit sebesar US$ 43,6 miliar, sementara Factory Orders MoM tercatat naik sebesar 1% atau sesuai dengan ekspektasi.

Dari kawasan regional, indeks Nikkei dibuka menguat 0,48%. Menguatnya indeks Nikkei pagi ini didorong oleh nilai tukar Yen yang berbalik melemah terhadap US Dollar.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya meski rawan akan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5622/5592 - 5668/5684. Cermati :

(LPPF) S : 13025, 12925 R: 13325, 13500 CL jika turun dari 12500

(EXCL) S : 3020, 2950 R: 3140, 3190 CL jika turun dari 2900

(TLKM) S : 4180, 4110 R: 4310, 4360 CL jika turun dari 4030

(AKRA) S : 6325, 6175 R: 6575, 6650 CL jika turun dari 6000

(JSMR) S : 4610, 4520 R: 4760, 4810 CL jika turun dari 4450

(SMGR) S : 9025, 8950 R: 9175, 9225 CL jika turun dari 8800

(JPFA) S : 1575, 1495 R: 1705, 1750 CL jika turun dari 1450

(RALS) S : 1130, 1110 R: 1160, 1175 CL jika turun dari 1050

(BBNI) S : 6450, 6375 R: 6625, 6700CL jika turun dari 6200

(ICBP) S : 8300, 8200 R: 8475, 8575 CL jika turun dari 8000

 

BERITA EMITEN

 

WSBP: Pada periode Januari-Maret 2017 berhasil memperoleh kontrak baru senilai Rp4,4 triliun. Pencapaian tersebut setara dengan 35% dari target kontrak baru 2017 yang sebesar Rp12,3 triliun. Sepanjang Maret 2017, kontrak baru WSBP bertambah dengan masuknya proyek-proyek seperti Jakarta Garden City, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Proyek Kapal Betung. Perolehan kontrak baru di kuartal I-2017 sebesar Rp4,4 triliun tersebut meningkat tajam sebesar 6,5 kali lipat dibandingkan dengan perolehan kontrak baru di kuartal I-2016 sebesar Rp677,5 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

TBIG: Siap menerbitkan obligasi senilai Rp700 miliar dengan tingkat bunga 8,75%. Obligasi akan diterbitkan pada 21 April 2017 dan dicatatkan pada 25 April 2017. Obligasi akan jatuh tempo pada 21 April 2020. Perseroan menetapkan tingkat bunga tetap dengan besaran 8,75%. Bunga akan dibayarkan tiap 3 bulan. Pembayaran bunga pertama dilakukan pada 21 Juli 2017.

Rekomendasi: Netral

 

MEDC: Setelah mengalami rugi pada 2015, perseroan berhasil meraih laba senilai US$184,76 juta. Per 31 Desember 2016, jumlah aset perseroan sebesar US$3,60 miliar, dengan jumlah liabilitas US$2,71 miliar dan ekuitas US$890,51 juta.

Rekomendasi: Netral

 

INDY: Menerbitkan obligasi global sebesar US$ 265 juta. Surat utang bertenor lima tahun ini berkupon 6,875% dan imbal hasil penawaran kembali sebesar 6,95%. Obligasi global perseroan tersebut mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribedsebanyak 4,5 kali. Perseroan akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk modal kerja dan pembiayaan kembali utang.

Rekomendasi: Netral

 

IPO:

PT Samick Indonesia, perusahaan yang bergerak dibidang produksi alat music piano dan gitar, berencana menggelar penawaran umum perdana saham sebesar 30% saham. Aksi korporasi ini ditargetkan terealisasi pada Juni tahun ini.

 

DMAS: Membukukan penjualan unit properti sebesar Rp 559 miliar selama kuartal I-2017.  Pencapaian tersebut setara dengan 37% dari target tahun ini yang sebesar Rp 1,5 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

TRIM: Menggandeng BNP Paribas terkait perjanjian kerja sama eksklusif untuk menyajikan riset ekuitas bagi investor institusi global. Melalui perjanjian tersebut, perseroan dapat membantu komitmen BNP Paribas untuk membangun bisnis yang pesar di Indonesia.

Rekomendasi: Netral

 

BABP: Merelokasi kantor kas dari Jakarta ke Alam Sutera, Tangerang, untuk meningkatkan penambahan nasabah ritel. Peresmian kantor ini merupakan relokasi keenam yang telah dilakukan oleh perseroan sepanjang tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

BBNI: Tahun ini menyiapkan penyaluran kredit sindikasi ke beberapa proyek infrastruktur, dengan memproyeksikan pertumbuhan kredit sindikasi sekitar 20%. Tahun lalu, perseroan telah mengantongi dana penyaluran kredit sindikasi sebesar Rp 80 triliun.

Penyaluran kredit usaha rakyat untuk Tenaga Kerja Indonesia milik perseroan, kerap terkendala pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta yang belum bekerja sama dengan bank penyalur KUR. Oleh karena itu, perseroan akan terus meningkatkan kerjasama dengan perusahaan penyalur TKI dan membangun collection system.

Rekomendasi: Netral

 

WTON: Tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru Rp 6,3 triliun atau meningkat 3,2% dibandingkan dengan realisasi Rp 6,1 triliun pada 2016. Kontrak baru yang diperoleh pada 2016 dan ditargetkan pada 2017 tersebut sebagian berasal dari proyek yang pekerjaan konstruksinya digarap oleh induk usaha perseroan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Rekomendasi: Netral

 

INCF: Untuk meraih keuntungan, perseroan akan melakukan diversifikasi usaha dengan mengakuisisi perusahaan sawit di Kalimatan Tengah. Saat ini perseroan hanya bergerak dalam pengolahan karet alam.

Rekomendasi: Netral

 

SMBR: Mernargetkan pertumbuhan laba usaha sebesar 19% pada 2017 dibandingkan dengan Rp 390,95 miliar pada 2016. Sumatera Selatan sebagai pangsa pasar utama perseroan masih memiliki peluang untuk tumbuh dalam berbagai sektor infrastruktur.

Rekomendasi: Netral

 

ISAT: Bersama dengan PT Mediatama Anugrah Citra, bekerja sama untuk memadukan layanan televisi berlangganan dan Internet demi meningkatkan jumlah pelanggan kedua perseroan. Sinergi tersebut bisa menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses internet melalui jaringan 4G Plus serta layanan hiburan melalui TV berlangganan.

Rekomendasi: Netral

 

MEDC: Tahun ini, perseroan berniat meningkatkan produksi migas di kisaran 75-80 million barrels oil equivalent per day. Selain itu, perseroan menjaga biaya per kas per unit tetap di bawah US$ 10 per BOE pada 2018 hingga 2020.

Perseroan juga akan mengebor di Blok South Natuna Sea untuk mengakses cadangan hidrokarbon yang belum dimanfaatkan.

Rekomendasi: Netral

 

WSKT: Memberikan pinjaman kepada anak usahanya, PT Waskita Karya Realty sebesar Rp 589 miliar dengan bunga 9,5% per tahun dengan tenor 12 tahun. Waskita Realty akan menggunakan kredit tersebut untuk mengakuisisi lahan di Yogyakarta dan Bali.

Rekomendasi: Netral

 

PKPK: Tahun ini perseroan mengantongi kontrak baru senilai Rp 100 miliar. Perseroan sedang mengikuti tender proyek yakni penyiapan lahan terminal penumpang di Batulicin, Kalimantan Selatan, dan pengerjaan jalan masuk ke Batulicin tahap II serta tender jasa konstruksi pengeboran lokasi dari PT Vico Indonesia dan pembangunan jembatan baileydi area eksplorasi tambang dari PT Berau Coal Enery Tbk.

Rekomendasi: Netral

 

BBTN: Sudah mendapat restu lisan dari Kementerian BUMN untuk mengambil alih Danareksa Investment Management dan Danareksa Finance. Akuisisi akan langsung terjadi sehari setelah Kementarian BUMN mendirikan holdingbank BUMN.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...