News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 31 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin meski di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif akibat aksi profit taking dan sempat melemah hingga –0,66%, namun IHSG mampu berbalik arah di sesi Pre Closed dimana IHSG ditutup naik 0,44 poin atau menguat tipis 0,01% dan kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. Aksi beli terhadap saham-saham unggulan seperti UNVR, GGRM dan UNTR menopang berbalik arahnya IHSG menjelang penutupan. Investor asing masih melakukan aksi beli terhadap saham-saham unggulan seperti saham TLKM, ASII, GGRM dan BBCA. Sementara aksi jual yang relatif besar hanya terjadi pada saham-saham seperti BBNI dan SMGR. Sementara itu indeks di bursa regional bergerak mixedseiring pelaku pasar yang mencermati perkembangan ekonomi politik di kawasan AS dan Euro.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat yang ditandai dengan rekor tertinggi baru indeks Nasdaq. Indeks Dow ditutup menguat 0,33%, Indeks Nasdaq menguat 0,28% dan Indeks S&P menguat 0,29%. Salah satu sentimen positif pendorong menguatnya indeks tadi malam datang dari data pertumbuhan ekonomi AS yang direvisi lebih baik dari perkiraan. GDP Growth Rate atau Pertumbuhan Domestik Bruto AS untuk kuartal 4 tahun 2016 naik sebesar 2,1% dan berada di atas perkiraan pasar yang sebesar 2% dan memunculkan optimisme pada pertumbuhan ekonomi AS. Sementara PDB riil AS untuk kuartal ketiga tahun 2016 meningkat sebesar 3,5%. Sedangkan data ekonomi lainnya yakni Initial Jobless Claims mingguan tercatat turun dari 261.000 ke 258.000. Pergerakan indeks tadi malam juga dipengaruhi oleh harga minyak yang mengalami kenaikan dikarenakan adanya laporan bahwa produsen-produsen minyak utama kemungkinan akan memperpanjang kesepakatan pemotongan produksi yang akan berakhir pada akhir Juni tahun ini. Selain data ekonomi dan harga minyak, pelaku pasar di bursa AS juga masih mencermati pernyataan-pernyataan para pejabat The Fed. Presiden The Fed Cleveland, Loretta Mester, mengatakan memperkirakan pertumbuhan PDB di atas 2,0% pada tahun 2017 dan melihat arah inflasi 2,0% selama tahun depan atau tahun berikutnya. Mester juga memperkirakan The Fed akan kembali menaikkan suku bunga acuannya tahun ini namun tidak menyebutkan berapa kalikemungkinannya.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,56%. Melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar yang didorong oleh positifnya data PDB AS menjadi sentimen positif terhadap menguatnya indeks Nikkei. Saham-saham eksportir dan perbankan berkontribusi terhadap menguatnya Indeks Nikkei pagi ini.

Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, diperkirakan berpotensi rawan  akan tekanan aksi profit taking seiring dengan IHSG yang mencatatkan rekor tertinggi barunya. Namun IHSG berpotensi dipengaruhi oleh sentimen positif eksternal terkait positifnya data PDB AS dan positifnya data manufacturingTiongkok. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5568/5543 - 5605/5618. Cermati :

(PGAS) S : 2520, 2490 R: 2570, 2590 CL jika turun dari 2350

(SMRA) S : 1315, 1300 R: 1350, 1365 CL jika turun dari 1235

(JSMR) S : 4560, 4490 R: 4670, 4700 CL jika turun dari 4400

(WIKA) S : 2400, 2380 R: 2450, 2470 CL jika turun dari 2250

(BBNI) S : 6275, 6175 R: 6550, 6725 CL jika turun dari 5900

(BINA) S : 775, 700 R: 920, 985 CL jika turun dari 650

(MIKA) S : 2520, 2400 R: 2710, 2780 CL jika turun dari 2360

(SCMA) S : 2640, 2580 R: 2730, 2760 CL jika turun dari 2490

(AISA) S : 2090, 2060 R: 2160, 2190 CL jika turun dari 1970

(BIRD) S : 3690, 3600 R: 3830, 3870 CL jika turun dari 3500

 

BERITA EMITEN

 

WIKA: Memperluas pasar di luar negeri dengan menggandeng mitra bisnis di negara yang menjadi target pasarnya dan menargetkan raihan kontrak hingga Rp 2 triliun pada tahun ini. Salah satunya ialah kerjasama yang dijalin dengan PT Matiere Bridge Building Indonesia.

Rekomendasi: Netral

 

WSKT: Anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road, tengah berupaya untuk dapat membebaskan lahan jalan tol sambil menunggu pencairan pengembalian dana pembebasan lahan dari Lembaga Manajemen Aset Negara. Kebutuhan dana talangan untuk pembebasan lahan jalan tol yang menjadi bagian tanggung jawab perseroan mencapai Rp 25,60 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

FPNI: Menargetkan kenaikan utilisasi produksi polyethylene yang dibesut anak usaha PT Lotte Chemical Titan Nusantara. Pada tahun ini, perseroan berupaya meningkatkan produksi produk petrokimia berjenis polyethylene. Utilitas pabrik polietilena akan ditingkatkan hingga 90%. Tahun sebelumnya, utilitas pabrik perseroan hanya smpai 76%. Produksi polietilena tahun lalu capai 340.000 ton, dari total kapasitas produksi 450.000 ton. Dengan target utilitas 90% maka tahun ini produksinya diharap mencapai 405.000 ton

Rekomendasi: Netral

 

DILD: Membukukan pendapatan usaha Rp 2,28 triliun sepanjang 2016 atau tumbuh 3,4% dibandingkan dengan pencapaian 2015 sebesar Rp 2,2 triliun. Peningkatan ini disebabkan terutama oleh pengakuan penjualan dari penyelesaian sejumlah proyek perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

POLY: Sepanjang 2016 mampu menekan kerugian hingga 33,28%. Hal ini karena perseroan mampu menurunkan beban pokok penjualan sebesar 10,29% meskipun pendapatannya pun ikut menurun 7,58%.

Rekomendasi: Netral

 

BBRI: PT. Mahardika Gagas Sejahtera menggandeng perseroan dalam pemberian kemudahan layanan kredit kepemilikan apartemen atau KPA bersuku bunga 0% untuk berbagai proyek milik pengembang tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

BIRD: Menambah kerjasama dengan Gojek Indonesia lewat fitur Go-Bluebird, setelah beberapa waktu lalu bekerjasama dengan Go-Car di aplikasi Gojek. Perseroan berharap dengan adanya aplikasi Go-Bluebird, mampu mendorong keterpakaian atau utilisasi taksi karena fitur itu menambah deret saluran pemesanan konsumen.

Rekomendasi: Netral

 

SDPC: Menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20% tahun ini, lebih tinggi daripada realisasi pertumbuhan penjualan tahun lalu yakni 15,41%. Perseroan berencana fokus pada distribusi obat bebas dan alat-alat kesehatan.

Rekomendasi: Netral

 

TMPI: Optimis dapat memproduksi emas di tambang Pasaman, Sumatera Barat mulai semester II 2017. Setelah melewati tahap eksplorasi, tahap perseroan kini adalah menunggu keluarnya persyaratan aspek legal.

Rekomendasi: Netral

 

GIAA: Berupaya mengoptimalkan bisnis logistik untuk bisa memacu laju bisnis logistik, dengan cara kerjasama bisnis anak usaha PT Aero Jasa Cargo atau biasa disebut Aeroexpress. Keduanya menandatangani nota kesepahaman yang mencakup dua bidang kerjasama yakni layanan pengiriman barang door to doordan membentuk Cargo Service Center yang ada di Tebet, Jakarta Selatan.

Rekomendasi: Netral

 

ASSA:  Berhasil meraih pertumbuhan laba bersih sepanjang tahun 2016 sebesar 82% menjadi Rp 62,15 miliar. Dari laba bersih tersebut, sekitar 40% akan dibagikan sebagai dividen tunai, sedangkan sisanya menjadi dana cadangan dan dibukukan sebagai laba ditahan.

Tahun ini, perseroan juga mengalokasikan sebesar Rp 1 triliun untuk pembelian kendaraan, infrastruktur, dan pengembangan usaha.

Rekomendasi: Netral

 

MGNA: Tidak berhasil membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang tahun lalu. Pendapatan perseroan turun 35,66% menjadi Rp 84,69 miliar, sehingga perseroan meraih rugi bersih Rp 69,45 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya membukukan laba bersih Rp 2,48 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

ROTI: Membidik pendapatan tahun ini tumbuh 20% year-on-year(yoy) menjadi Rp. 3 triliun. Estimasi ini seiring rencana penambahan produk baru perseroan sebanyak 12 hingga 20 jenis. Pada tahun lalu, perseroan mencatatkan penjualan senilai Rp 2,52 triliun, atau tumbuh 16% dibandingkan penjualan tahun 2015 senilai Rp 2,17 triliun. Adapun laba bersihnya tumbuh tipis 0,28% (yoy) menjadi Rp 264,46 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

INDF: Masih mengeruk laba positif sepanjang tahun lalu. Hingga September 2016, laba bersih perseroan tumbuh 39,6% year-on-year (yoy) menjadi Rp 4,14 triliun. Margin laba perseroan juga menebal dari 4,6% menjadi 6,2%. Sementara itu penjualan perseroan meningkat 4,2% (yoy) menjadi 66,75 triliun. Bisnis produk konsumen bermerek dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) berkontribusi 51% pada penjualan perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

LEAD: Kinerja perseroan tertekan. Sebab bisnis utama di bidang jasa kapal angkutan lepas pantai industri minyak masih lesu. Kondisi ini mendorong perseroan membidik bisnis pengangkutan liquefied natural gas (LNG). Perseroan ingin menjadi bagian dqalam proyek floatingstorage regasification unit(FSRU). Namun perseroan harus mengikuti tender terlebih dahulu. Selain mengincar proyek FSRU, perseroan ingin melego 15 kapal tua yang berumur 15-20 tahun. Harga buku kapal-kapal tua tersebut US$ 6,3 juta.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...