News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 30 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 51,31 poin atau menguat 0,93% dan mencatatkan rekor tertinggi baru setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Penguatan IHSG dipimpin oleh sektor Aneka Industri dan Perkebunan, sementara sektor Perdagangan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup melemah. Positifnya pergerakan indeks di bursa-bursa utama global, khususnya indeks di bursa AS menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Di samping itu menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dan maraknya aksi beli investor asing turut mendorong penguatan IHSG.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi di tengah-tengah dimulainya proses secara resmi keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa. Indeks Dow ditutup melemah –0,20%. Sementara indeks Nasdaq dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,38% dan 0,11%. Pergerakan mixed indeks tadi malam dipengaruhi oleh  faktor profit taking, naiknya harga minyak, Brexit, data ekonomi dan pernyataan para pejabat The Fed. Inggris Raya telah memulai proses keluarnya dari Uni Eropa dimana Duta Besar Inggris untuk Uni Eropa, Tim Barrow, menyerahkan surat resmi pengunduran Inggris Raya dari Uni Eropa kepada Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk. Hal tersebut memulai proses keluar yang diperkirakan akan memakan waktu selama dua tahun. Pelaku pasar di Bursa AS juga mencermati pernyataan-pernyataan dari sejumlah pejabat The Fed. Presiden The Fed Chicago, Charles Evans, pada Rabu kemarin mengatakan bahwa fundamental ekonomi AS telah meningkat pada tahun 2017 dan mendukung kenaikan suku bunga lanjutan. Sementara tadi malam PresidenThe Fed Boston, Eric Rosengren, mengatakan bahwa bank sentral harus menetapkan kenaikan suku bunga di setiap pertemuan lainnya pada tahun ini. Sedangkan Presiden The Fed San Fransisco, John Williams, mengatakan The Fed harus menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini. Dari sisi data ekonomi AS yang dirilis tadi malam, Pending Home Sales MoMperiode Feb 2017 naik sebesar 5,5%, dari 106,4 ke 112,3 ; yang merupakan level tertinggi dalam kurun waktu hampir satu tahun dan tertinggi kedua dalam kurun waktu lebih dari satu dekade. Sementara harga minyak mengalami kenaikan didukung oleh laporan stok minyak mentah AS yang mencatatkan kenaikan namun lebih rendah dari yang diperkirakan.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,35%. Melemahnya indeks Nikkei pagi ini seiring pelaku pasar di bursa Jepang yang mencermati isu-isu eksternal dari kawasan AS dan Uni Eropa serta isu domestik terkait salah satu emiten yakni Toshiba yang memperingatkan akan adanya kerugian mencapai US$ 9 miliar yang sebagian besar berasal dari bisnis nuklirnya.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih berpotensi untuk menguat dan dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5566/5539 - 5606/5619. Cermati :

(PGAS) S : 2460, 2390 R: 2580, 2620 CL jika turun dari 2300

(ADHI) S : 2360, 2320 R: 2430, 2450 CL jika turun dari 2230

(AALI) S : 14800, 14475 R: 15325, 15500 CL jika turun dari 14000

(SMGR) S : 8875, 8700 R: 9175, 9275 CL jika turun dari 8400

(TLKM) S : 4100, 4050 R: 4180, 4200 CL jika turun dari 3960

(SCMA) S : 2630, 2600 R: 2710, 2750 CL jika turun dari 2530

(SRIL) S : 360, 338 R: 394, 408 CL jika turun dari 280

(WSKT) S : 2380, 2360 R: 2430,2450  CL jika turun dari 2300

(JSMR) S : 4510, 4480 R: 4580, 4620 CL jika turun dari 4400

(SAME) S : 2520, 2460 R: 2630, 2680 CL jika turun dari 2400

 

 

BERITA EMITEN

 

ITMG: Menyiapkan belanja modal sebesar US$ 60,3 juta pada tahun ini. Nilai belanja modal itu meningkat dari tahun lalu sebesar US$ 22 juta. Belanja modal terbesar yakni US$ 22,2 juta akan digunakan untuk membangun infrastruktur anak usaha, PT Trubaindo Coal Mining. Sisanya diberikan kepada PT Indominco Mandiri US$ 10,6 juta, PT Bharinto Ekatama US$ 6,6 juta dan PT Tambang Raya Usaha Tama US$ 20,1 juta.

Sepakat menggunakan 99,84 laba bersih tahun lalu senilai US$130,5 juta sebagai dividen tunai final. Jumlah ini setara dengan Rp. 1.143 per saham. Tahun lalu perseroan membukukan laba bersih US$130,7 juta, naik 107% dari perolehan tahun sebelumnya sebesar US$ 63,1 juta. Selain di alokasikan untuk deviden, laba bersih yang dihimpun perseroan akan digunakan untuk menambah saldo laba sekitar US$ 209.000 untuk mendukung pengembangan bisnis perusahaan kedepan.

Rekomendasi: Netral

 

SIMP: Berupaya menambah portofolio bisnis. Perseroan mencoba peruntungan di bisnis pengolahan cokelat. Februari lalu, perseroan bersama Daitocacao Co Ltd menandatangani pembentukan perusahaan patungan PT Indoagri Daitocacao yang bergerak dibidang pemrosesan dan pembuatan produk cokelat. Perseroan mengungkapkan telah menyetor modal US$ 60 juta atau Rp 790 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

KRAS: Berencana meningkatkan produksi dan efisiensi untuk membalikkan posisi kerugian tahun lalu. Perseroan menargetkan volume penjualan produk baja 2,86 juta ton, naik 27,98% jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu, 2,24 juta ton. Perseroan juga menargetkan total pendapatan US$ 2 miliar, naik 48,47% ketimbang realisasi tahun lalu.

Rekomendasi: Netral

 

JSMR: Pada tahun lalu, total pendapatan perseroan meningkat 69% year on year menjadi Rp 16,66 triliun, dan adapun laba bersihnya meningkat 29% year on year menjadi Rp 1,89 triliun.

Tahun ini, perseroan berkesempatan untuk menekan beban bunga ke bawah Rp 1,9 triliun, dengan cara melalui skema pembayaran kontraktor pra-pembiayaan dan pinjaman berupa Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri. Perseroan juga akan mengembangkan dua bangunan kantor dan dua kompleks perumahan melalui anak usaha Jasa Marga Properti.

Rekomendasi: Netral

 

BNLI: Memastikan akan menggelar aksi rights issue sebesar Rp 3 triliun tahun ini untuk memperkuat struktur permodalan perseroan. Kemarin, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui aksi korporasi tersebut. 

Rekomendasi: Netral

 

RALS: Tahun ini perseroan menargetkan kenaikan penjualan sebesar 8% atau menjadi Rp 8,9 triliun. Perseroan akan memperbesar pertumbuhan penjualan konsinyasi hingga 10% pada tahun ini. Sedangkan untuk target penjualan beli putus perseroan bisa meningkat 8%.

Rekomendasi: Netral

 

KAEF: Berencana membangun beberapa klinik kesehatan di kota Mekkah dan Jeddah, Arab Saudi. Pembangunan klinik di kota suci umat Islam tersebut karena banyaknya jemaah haji dan umrah dari Indonesia yang melakukan ibadah disana dank arena investasinya lebih murah ketimbang membangun rumah sakit atau mengakuisisi rumah sakit di Arab Saudi.

Rekomendasi: Netral

 

SMSM: Tahun ini perseroan menargetkan kenaikan pendapatan 10% dan mengalokasikan belanja modal Rp 100 miliar. Perseroan juga ingin memperbesar pasar filter untuk alat berat dimana saat ini perseroan masih mengandalkan penjualan filter untuk produk otomotif saja.

Rekomendasi: Netral

 

EMDE: Tengah menggarap proyek properti terpadu bernama Centro Cinere diatas lahan seluas 15 hektare sebagai salah satu upaya ekspansi bisnis dari perseroan. Perseroan harus mengeluarkan investasi hingga Rp 800 miliar untuk bisa menggarap proyek tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

ASRI: Tengah mempercepat proyek properti wisata di Bali yang bernama Garuda Wisnu Kencana agar selesai akhir tahun ini. Proses pembangunan pusat wisata terpadu tersebut tengah berlangsung dan masih berfokus pada penyelesian patung.

Rekomendasi: Netral

 

SGRO: Pada tahun ini, perseroan berencana memperluas ekspansi lahan sawit dan karet. Perseroan tahun ini ada ekspansi lahan sawit seluas 4.000 – 6.000 hektare, dan target ekspansi lahan karet sebesar 2.000 ha – 3.000 ha.

Rekomendasi: Netral

 

GIAA: Telkomsel menandatangani nota kesepahaman dengan perseroan Jawa Barat dalam pemanfaatan layanan paket bundling International Roamingbernama paket Garuda Wisata Halal. Dengan adanya paket ini, dapat mendorong pemanfaatan layanan International Roamingdari para wisatawan muslim yang juga merupakan salah satu pangsa pasar dengan pertumbuhan dominan dalam industri pariwisata.

Rekomendasi: Netral

 

WIKA: Perusahaan asal Prancis, Matiere Group melalui PT Matiere Bridge Building Indonesia menggandeng perseroan untuk mengembangkan proyek jalan dan jembatan kerangka baja. Kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman di Jakarta kemarin.

Rekomendasi: Netral

 

VIVA: Membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 27% menjadi Rp 2,68 triliun pada 2016, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,10 triliun. Peningkatan ini diklaim diatas rata-rata pertumbuhan pendapatan industri yang mencapai 22% sepanjang tahun lalu.

Rekomendasi: Netral

 

BBRI: Menargetkan pertumbuhan transaksi melalui kartu kredit sekitar 27-30% tahun ini. Tahun lalu, perseroan mencatat volume transaksi sebesar Rp 1,3 triliun dengan 1,2 juta pengguna kartu kredit.

Rekomendasi: Netral

 

PPRO:Mengumumkan harga pelaksanaan right issuesebesar Rp 280 per saham dengan total saham yang akan dikeluarkan sebanyak 5,49 miliar saham. Dari aksi tersebut perseroan akan mengantongi dana segar Rp 1,53 triliun. Perseroan akan memanfaatkan 70% dari dana right issue tersebut untuk investasi pengembangan usaha properti di Jawa, NTT, NTB,dan Sulawesi.

Rekomendasi: Netral

 

BIRD: Akan mengoptimalkan pendapatan dari lini bisnis baru yang dirintis perseroan sejak tahun lalu yakni paket wisata. Secara konsolidasi, Grup Blue Bird akan menggenjot kontribusi sektor bisnis non transportasi seperti bengkel, bisnis pelumas, properti, dan logistik seiring dengan perluasan operasi perusahaan. Secara grup, Blue Bird juga gencar melirik peluang bisnis lain.

Rekomendasi: Netral

 

BBKP: Membukukan pertumbuhan kinerja dalam sejumlah aspek, mulai dari aset, laba serta kredit. Sepanjang tahun 2016 aset perseroan tumbuh 11,7% menjadi Rp 105,4 triliun dan laba (sebelum pajak) perseroan membukukan sebesar Rp 1,4 triliun atau tumbuh 15,14%. Adapun laba bersih setelah pajak tercatat Rp 1,1 triliun atau meningkat 13,1%. Capaian laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan kredit sebesar 9,74% menjadi Rp 72,5 triliun dari tahun sebelumnya Rp 66 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

ISAT: Terus berupaya untuk memperuat komitmennya dalam memberikan manfaat digital bagi masyarakat, khususnya dunia pendidikan di Tanah Air. Perseroan menjalin kerja sama dengan Quipper, platform belajar online dalam membangun dunia pendidikan menjadi lebih mudah di akses dan dijangkau semua murid sekolah di seluruh Indonesia, terutama di luar jawa.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 8 Juni 201726 Jul 2017 14:50

IHSG di perdagangan kemarin bergerak fluktuatif di area positif sebelum akhirnya ditutup naik 9,49 poin atau menguat 0,17%. Menguatnya IHSG kemarin ditopang oleh aksi beli yang mayoritas [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juni 201705 Jul 2017 09:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 40,40 poin atau melemah –0,70% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 8 sektor yang dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juni 201705 Jul 2017 09:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,79 poin atau menguat 0,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak positif. Menguatnya sektor Keuangan, Pertambangan dan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juni 201705 Jul 2017 09:43

IHSG di perdagangan akhir kemarin ditutup menguat tipis 0,07% atau naik 4,29 poin setelah bergerak sidewaysdalam range5.726,01 - 5.752,66. Menguatnya lima sektor yang dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 2 Juni 201705 Jul 2017 09:26

Setelah melemah dua hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 44 poin (+0.78%) ke level 5,738.155 pada perdagangan dua hari lalu, menjelang libur kemarin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 31 Mei 201705 Jul 2017 09:20

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup turun 18,94 poin atau melemah –0,33% setelah bergerak sidewaysdalam kisaran 5.693,39 - 5.730,06. Meski dibuka melemah, IHSG sempat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 Mei 201705 Jul 2017 09:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 4,48 poin atau melemah tipis –0,08% setelah bergerak sidewaysdalam range5.703,46 - 5.730,84. Sebanyak tujuh sektor ditutup terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 Mei 201704 Jul 2017 09:35

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 13,38 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range5.703,89 - 5.728,61, di tengah-tengah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 26 Mei 201704 Jul 2017 09:27

IHSG di perdagangan hari Rabu kemarin sebelum libur ditutup turun 27,18 poin atau melemah –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Melemahnya IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Other Articles