News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 23 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan. IHSG bahkan sempat terkoreksi hingga –1,01% sebagai akibat tekanan eksternal terkait keraguan pelaku pasar di bursa AS terhadap realisasi janji-janji kampanye Presiden AS, Donald Trump khususnya reformasi pajak dan perubahan UU Kesehatan. Tidak hanya IHSG, sentimen tersebut juga menekan pergerakan indeks di kawasan regional dan global. Namun aksi beli yang masih dilakukan oleh investor asing serta aksi beli terhadap saham-saham yang harganya anjlok, serta jelang Cum Date Dividen sejumlah emiten, mampu menipiskan pergerakan IHSG.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi setelah di perdagangan sebelumnya mengalami tekanan jual signifikan. Indeks Dow ditutup melemah tipis –0,03%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,48% dan 0,19%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh aksi beli yang memanfaatkan penurunan indeks di perdagangan sebelumnya. Menguatnya indeks S&P dan Nasdaq ditopang oleh naiknya saham-saham sektor teknologi, sementara sektor keuangan masih mengalami tekanan. Pergerakan indeks juga masih dipengaruhi kekhawatiran terhadap upaya Donald Trump untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Kali ini, investor fokus terhadap upaya Trump mengumpulkan suara anggota parlemen untuk merombak undang-undang kesehatansebelum voting pada Kamis besok. Investor melihat Trump kesulitan mendapatkan persetujuan dari anggota parlemen, bahkan dari partai pendukungnya sendiri yakni Partai Republik. Dan para analis juga mengatakan tampaknya ada peningkatan kekhawatiran bahwa reformasi pajak, belanja infrastruktur dan deregulasi yang dijanjikan Donald Trump, mungkin memakan waktu lebih lama untuk disetujui parlemen dari pada yang diperkirakan. Dari sisi data ekonomi yang dirilis tadi malam, Existing Home Sales MoM periode Feb 2017 turun sebesar 3,7% dari 5,69 juta unit ke 5,48 juta unit. Sementara data stok minyak mentah mingguan AS tercatat mengalami kenaikan sebesar 4,95 juta barel.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat tipis 0,04%. Meski menguat, pergerakan indeks Nikkei masih rawan akan tekanan khususnya dari pergerakan nilai tukar Yen terhadap US Dollar yang cenderung menguat sehingga membebani saham-saham berbasis ekspor. Selain itu keraguan mengenai prospek kebijakan Donald Trump juga turut melingkupi pelaku pasar di bursa Jepang.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih rawan akan tekanan. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5502/5471 - 5549/5565. Cermati :

(SCMA) S : 2590, 2480 R: 2760, 2820 CL jika turun dari 2400

(LPPF) S : 14000, 13675 R: 14525, 14700 CL jika turun dari 12500

(ROTI) S : 1430, 1400 R: 1505, 1550 CL jika turun dari 1350

(MNCN) S : 1695, 1665 R: 1750, 1770 CL jika turun dari 1600

(SRIL) S : 286, 264 R: 326, 346 CL jika turun dari 250

(PTPP) S : 3270, 3220 R: 3360, 3390 CL jika turun dari 3100

(SMGR) S : 9125, 9025 R: 9275, 9325 CL jika turun dari 8900

(WSKT) S : 2380, 2350 R: 2440, 2460 CL jika turun dari 2250

(SSMS) S : 1515, 1500 R: 1530, 1545 CL jika turun dari 1400

(BSDE) S : 1825, 1765 R: 1915, 1945 CL jika turun dari 1700

 

 

BERITA EMITEN

 

PTBA : Mengkaji potensi penjualan batubara di pasar spot Srilangka. Sementara itu, tahun ini perseroan juga akan mulai menggiatkan ekspor batubara di pasar spot Bangladesh, Filipina dan Kamboja. Adapun kontribusi penjualan domestik di tahun 2016 mencapai 60% dari total penjualan.

Mengincar tiga hingga lima perusahaan yang berasal dari beberapa sektor untuk dimasukkan dalam program merger dan akuisisi. Berkaitan dengan hal itu, perseroan tengah melakukan finalisasi harga, namun perseroan belum bersedia mengungkapkan nama perusahaan-perusahaan yang diincar oleh perseroan.

Rekomendasi : Netral

 

BBTN : Berencana melakukan sekuritisasi dalam bentuk efek beragun asset surat partisipasi (EBA-SP) pada akhir April atau Mei mendatang dengan nilai sekuritisasi mencapai Rp. 1 triliun. Penerbitan EBA-SP merupakan salah satu alternative pendanaan untuk pembiayaan perumahan dan bisa menjadi alternative investasi bagi investor.

Kasus pemalsuan bilyet deposito perseroan berdampak negative terhadap harga saham perseroan kemarin. Penurunan ini terjadi setelah muncul kabar Otoritas Jasa Keuangan membatasi kegiatan operasional perseroan, termasuk melarang sementara layanan pembukaan semua jenis rekening baru tabungan, giro dan deposito.

Rekomendasi : Netral

 

SILO: Menganggarkan belanja modal sebesar US$ 100 juta – US$ 110 juta pada 2017 untuk menyelesaikan proses pembangunan 16 rumah sakit dan pegadaian alat-alat medis. Perseroan menargetkan tahun 2019 dapat mengelola 50 rumah sakit yang tersebar di 25 kota di Indonesia dengan total 10.000 tempat tidur dan 15 juta pasien per tahun.

Rekomendasi : Netral

 

INDY: Sepanjang 2016, perseroan mencatatkan kenaikan kerugian sebesar 51,58% dibandingkan dengan raihan pada tahun sebelumnya. Tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan dari penjualan batubara meningkat menjadi sekitar US$ 1 miliar. Sentimen utama yang mempengaruhi adalah perbaikan harga batubara di kisaran US$ 70 – US$ 80 per ton.

Rekomendasi : Netral

 

TINS: Berencana membeli empat hingga enam kapal produksi baru sebagai bagian dari upaya perseroan meningkatkan kapasitas produksi pada 2017. Pembelian kapal diharapkan dapat terlaksana pada semester I-2017. Dengan asumsi harga kapal baru sekitar Rp 55 miliar per unit, berarti total kebutuhan dana untuk ekspansi tersebut mencapai Rp 330 miliar.

Rekomendasi : Netral

 

TRIS: Berencana memperluas bisnis tahun ini. Perseroan akan menambah enam gerai tahun ini serta akan memperbaiki gerai yang sudah ada.

Rekomendasi : Netral

 

ERTX: Berusaha meningkatkan pendapatan dengan menambah kapasitas produksi. Dalam rencana, perseroan akan memproduksi 7,2 juta potong pakaian per tahun. Penambahan produksi akan diiringi kenaikan investasi di sarana produksi.

Rekomendasi : Netral

 

SSIA: Belum mendapat kepastian persetujuan pemegang saham atas rencana divestasi unit usaha jalan tol Cikopo – Palimanan milik perseroan kepada PT Astratel Nusantara. Ketidakpastian tersebut disebabkan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar perseroan kemarin tidak mencapai kuorum yang dipersyaratkan bagi pengambilan keputusan divestasi yakni 75%.

Rekomendasi : Netral

 

PTPP: Telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017, meningkat 37% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp 4,8 triliun. Seluruh kontrak baru yang telah diperoleh perseroan berasal dari 12 proyek.

Rekomendasi : Buy

 

TBIG: Mencetak pendapatan sebesar Rp 3,71 triliun sepanjang 2016, naik disbanding periode sama tahun sebelumnya Rp 3,42 triliun. Kenaikan ini karena perseroan bertumbuh secara organic pada tahun lalu.

Membukukan laba bersih Rp 1,29 triliun di 2016 lalu, atau turun 9,79% dari tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 1,43 triliun. Penurunan laba tersebut dikarenakan di 2015 perseroan membukukan pendapatan istimewa dari pemotongan pajak hasil dari revaluasi aset perseroan.

Rekomendasi : Netral

 

GIAA: Meskipun trafik tahun lalu tumbuh 6,2% menjadi 35 juta penumpang, laba bersih perseroan menurun 89,44% menjadi US$ 8,07 juta. Penurunan yieldatau imbal hasil pendapatan menekan laba bersih perseroan. Untuk menahan penurunan yield, perseroan akan menegosiasi ulang sejumlah biaya dengan mitra.

Rekomendasi : Netral

 

ADHI: Tidak hanya menggarap proyek Light Rail Transit benilai Rp 21 triliun, perseroan juga berencana mengembangkan LRT City melalui konsep transit oriented development. Perseroan memperkirakan investasi proyek ini akan mencapai Rp 35 triliun.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 8 Juni 201726 Jul 2017 14:50

IHSG di perdagangan kemarin bergerak fluktuatif di area positif sebelum akhirnya ditutup naik 9,49 poin atau menguat 0,17%. Menguatnya IHSG kemarin ditopang oleh aksi beli yang mayoritas [ ... ]

Read more...
Morning Notes 7 Juni 201705 Jul 2017 09:54

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 40,40 poin atau melemah –0,70% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 8 sektor yang dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 6 Juni 201705 Jul 2017 09:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 5,79 poin atau menguat 0,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan mayoritas bergerak positif. Menguatnya sektor Keuangan, Pertambangan dan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Juni 201705 Jul 2017 09:43

IHSG di perdagangan akhir kemarin ditutup menguat tipis 0,07% atau naik 4,29 poin setelah bergerak sidewaysdalam range5.726,01 - 5.752,66. Menguatnya lima sektor yang dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 2 Juni 201705 Jul 2017 09:26

Setelah melemah dua hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 44 poin (+0.78%) ke level 5,738.155 pada perdagangan dua hari lalu, menjelang libur kemarin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 31 Mei 201705 Jul 2017 09:20

IHSG di perdagangan kemarin kembali ditutup turun 18,94 poin atau melemah –0,33% setelah bergerak sidewaysdalam kisaran 5.693,39 - 5.730,06. Meski dibuka melemah, IHSG sempat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 Mei 201705 Jul 2017 09:15

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 4,48 poin atau melemah tipis –0,08% setelah bergerak sidewaysdalam range5.703,46 - 5.730,84. Sebanyak tujuh sektor ditutup terkoreksi [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 Mei 201704 Jul 2017 09:35

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 13,38 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range5.703,89 - 5.728,61, di tengah-tengah [ ... ]

Read more...
Morning Notes 26 Mei 201704 Jul 2017 09:27

IHSG di perdagangan hari Rabu kemarin sebelum libur ditutup turun 27,18 poin atau melemah –0,47% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Melemahnya IHSG tersebut [ ... ]

Read more...
Other Articles