News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Notes 17 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 85,86 poin atau menguat 1,58% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Seluruh sektor yang diperdagangkan bergerak positif dengan dipimpin oleh sektor Aneka Industri yang menguat 3,92%. Sentimen kebijakan The Fed AS yang memutuskan menaikkan suku bunga acuannya dari 0,75% ke 1%,direspon positif oleh pelaku pasar baik oleh investor domestik maupun investor asing. Investor asing melakukan aksi beli bersih signifikan mencapai Rp. 1,73 triliun.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas paska kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup terkoreksi masing-masing –0,07% dan –0,16%. Sementara indeks Nasdaq ditutup menguat tipis 0,01%. Pergerakan melemah indeks tadi malam didorong oleh tertekannya saham-saham utilitas dan layanan kesehatan serta perkiraan pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed berikutnya. Sementara saham-saham sektor perbankan tadi malam mengalami reboundsetelah di perdagangan sebelumnya mengalami penurunan terdalam. Pergerakan indeks tadi malam juga terkena oleh aksi profit taking yang juga diimbangi oleh masih maraknya aksi beli. Saham-saham sektor kesehatan mengalami tekanan dikarenakan sektor tersebut tengah menjadi pembahasan hangat pemerintah. Pemerintahan Donald Trump memberikan sinyal akan memangkas anggaran Food & Drug Administration termasuk dana riset kesehatan, dalam rangka bagian dari pemangkasan anggaran penyelenggaraan pemerintahan. Selain saham sektor kesehatan, saham sektor energi turut menekan pergerakan indeks seiring dengan turunnya harga minyak dunia. Untuk rencana kenaikan suku bunga The Fed berikutnya, para pelaku pasar di bursa AS memperkirakan peluang sebesar 50% akan hal tersebut terjadi di pertemuan The Fed di bulan Juni mendatang.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,40%. Pergerakan nilai tukar Yen yang menguat terhadap US Dollar dan turunnya harga minyak, menjadi faktor penekan melemahnya indeks Nikkei pagi ini.

Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan masih berpeluang untuk menguat meski rawan akan aksi profit taking. Sentimen suku bunga acuan The Fed serta BI 7-Days Reverse Repo Rate yang tetap di level 4,75%, diperkirakan masih akan direspon positif oleh pelaku pasar. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5478/5437 - 5538/5558.Cermati :

(GGRM) S : 64700, 64350 R: 65400, 65750 CL jika turun dari 63000

(AALI) S : 15125, 14925 R: 15475, 15600 CL jika turun dari 14300

(ITMG) S : 17200, 16900 R: 17725, 17925 CL jika turun dari 16000

(LPPF) S : 13325, 13125 R: 13650, 13775 CL jika turun dari 12000

(BSDE) S : 1750, 1725 R: 1790, 1805 CL jika turun dari 1650

(PPRO) S : 292, 288 R: 300, 304 CL jika turun dari 270

(EXCL) S : 3060, 2940 R: 3250, 3310 CL jika turun dari 2850

(SCMA) S : 2680, 2650 R: 2740, 2780 CL jika turun dari 2550

(JSMR) S : 4590, 4550 R: 4650, 4670 CL jika turun dari 4450

(SMMT) S : 126, 112 R: 155, 170 CL jika turun dari 100

 

BERITA EMITEN

 

PORT: Berencana memperluas pasar terminal peti kemas di sejumlah pelabuhan di kawasan timur Indonesia dengan menggunakan dana hasil IPO. Perseroan berhasil meraih dana dari IPO sebesar Rp 308,6 miliar. Perseroan menargetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih sebesar 10% pada 2017 dibandingkan tahun sebelumnya. Per September 2016, perseroan mencetak pendapatan sebesar Rp 815 miliar dan laba Rp 190 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

KAEF: Menargetkan penjualan bisa tumbuh dua digit pada tahun ini, sebagaimana pencapaian kinerja tahun lalu. Perseroan akan mengoptimalkan kepemilikan jaringan apotik yang hingga akhir tahun lalu berjumlah 900 buah.

Rekomendasi: Netral

 

DEWA: Aksi perseroan mengakuisisi Pendopo Coal Limited diharapkan mampu memperkuat rantai bisnis jasa kontraktor pertambangan perseroan. Aksi perseroan yang dilakukan pada Maret 2017 merupakan lanjutan dari proses pengusahaan kepemilikan Pendopo Coal Limited.

Rekomendasi: Netral

 

PPRO: Mengincar pendapatan sekitar Rp 760 miliar dengan laba bersih Rp 60 miliar dari proyek-proyek di kawasan Jawa Tengah pada tahun ini. Perseroan intens melakukan pengembangan bisnis di Semarang dan Solo karena pembangunan jalan tol di kawasan tersebut.

Rekomendasi: Netral

 

PTPP: Berencana menerbitkan obligasi tanpa masa pelunasan sebesar Rp 1-2 triliun. Dana hasil emisi surat utang tersebut akan dipakai untuk investasi tahun ini. Perpetual bond perseroan akan dikemas ke dalam reksa dana penyertaan terbatas, yang dijamin oleh sejumlah perusahaan sekuritas, baik badan usaha milik negara maupun swasta.

Perseroan mematangkan ekspansi lewat akuisisi menjelang rencana initial public offering anak-anak usahanya. Sejumlah akuisisi akan dituntaskan dalam waktu dekat. Akuisisi oleh anak usaha perseroan, PT PP Peralatan dengan target perusahaan pondasi, dan PT PP Energi yang menargetkan aset pembangkit listrik. Perseroan menyiapkan dana untuk akuisisi sekitar Rp 4 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

PNBN: Akan menerbitkan surat utang subordinasi senilai Rp 2,4 triliun pada 20 Maret nanti. Perseroan menawarkan kupon tetap sebesar 10,25% per tahun dengan tenor 7 tahun hingga 17 Maret 2024.

Rekomendasi: Netral

 

BSSR: Ingin memperbesar kontribusi penjualan batubara domestik dari 18% tahun lalu menjadi 30% tahun ini. Hal ini dengan pertimbangan kebutuhan batubara di dalam negeri akan meningkat seiring pembangunan pembangkit listrik tenaga uap. Tahun ini perseroan menargetkan target produksi sebesar 10 juta ton batubara. Perseroan masih mengandalkan tambang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.

Rekomendasi: Netral

 

TOTL: Hingga kini, perseroan meraih kontrak baru senilai Rp 813 miliar, setara dengan 20,33% terhadap target kontrak baru sepanjang tahun 2017, yakni Rp 4 triliun. Kontrak baru tersebut berasal dari dua proyek gedung perusahaan swasta.

Rekomendasi: Netral

 

ISSP: Berencana meningkatkan utilitas produksi pabrik menjadi 70%-75% atau sebanyak 411.600 ton – 441.000 ton pipa pada tahun ini. Per September 2016 utilitas pabrik perseroan sebesar 63%. Perseroan akan memperbesar kapasitas melalui pabrik unit IV di Pasuruan, Jawa Timur.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 April 201823 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 18,21 poin atau terkoreksi -0,29% setelah bergerak sideways dalam range 6.314,20 – 6.360,32. Sebanyak 188 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 April 201820 Apr 2018 09:17

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 35,90 poin atau menguat 0,57%. Sebanyak 208 saham ditutup menguat, 145 saham stagnan dan 145 saham melemah. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 April 201819 Apr 2018 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 34,24 poin atau menguat 0,55% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.297,95 – 6.320,00. Sebanyak 174 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 April 201813 Apr 2018 09:03

IHSG di perdagangan kemarin ditutup terkoreksi paska penguatan selama tiga hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 50,13 poin atau terkoreksi –0,79% setelah di [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 April 201812 Apr 2018 08:59

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 35,11 poin atau menguat 0,56% setelah bergerak positif [ ... ]

Read more...
Morning Note 11 April 201811 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 79.69 poin atau menguat 1,28% setelah bergerak dalam range 6.243 – 6.334,47. Sebanyak 221 saham ditutup menguat, 149 saham melemah dan [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 April 201810 Apr 2018 08:57

IHSG di perdagangan kemarin bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan dan mengabaikan koreksi indeks di bursa Wall Street di akhir pekan kemarin sebagai dampak dari meningkatnya [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 April 201809 Apr 2018 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 8,18 poin atau terkoreksi -0,13% setelah bergerak sideways dalam range 6.165,21 – 6.192,42. Sebanyak 192 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 April 201806 Apr 2018 08:58

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 26,13 poin atau menguat 0,42% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.176,70 – 6.211,87. Sebanyak 221 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 April 201805 Apr 2018 08:55

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 71,92 poin atau terkorkesi -1,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.137,16 – 6.250,14. Sebanyak 262 saham ditutup melemah, 113 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 April 201804 Apr 2018 09:06

IHSG di perdagang kemarin di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.202,13 – 6.234,57 hingga akhirnya ditutup turun 11,56 poin atau melemah -0,19%. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 April 201802 Apr 2018 09:09

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat setelah bergerak fluktuatif sideways. IHSG ditutup naik 48,15 poin atau menguat 0,78% setelah bergerak dalam range 6.101,76 [ ... ]

Read more...
Morning Note 29 Maret 201829 Mar 2018 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 68,51 poin atau melemah -1,10% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.116,89 – 6.197,01. Sebanyak 252 [ ... ]

Read more...
Morning Note 28 Maret 201828 Mar 2018 09:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,18 poin atau menguat 0,15% setelah bergerak sideways dalam range 6.188,61 – 6.274,30. Sebanyak 196 saham ditutup menguat, 167 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 201827 Mar 2018 09:27

IHSG di perdagangan kemarin masih belum beranjak dari pelemahannya. IHSG ditutup turun 10,53 poin atau melemah -0,17% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dan secara [ ... ]

Read more...