News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 14 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 18,70 poin atau menguat 0,35% setelah bergerak sideways dalam range5.386,34 - 5.409,37. Sektor Aneka Industri dan Industri Dasar memimpin penguatan IHSG. Sementara sektor Properti menjadi satu-satunya sektor yang ditutup melemah. Aksi beli yang dilakukan oleh investor asing masih menjadi faktor dominan pendorong penguatan IHSG. Selain itu, sinyal-sinyal kuat akan kenaikan suku bunga The Fed AS direspon positif oleh investor, paska rilis data ketenagakerjaan AS yang melampaui perkiraan.

Indeks saham di bursa AS di perdagagan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow ditutup melemah –0,10%. Sementara Indeks Nasdaq dan S&P ditutup menguat masing-masing 0,24% dan 0,04%. Penutupan bervariasi indeks tadi malam setelah melalui rentang yang terbatas, dipengaruhi oleh sikap investor yang menantikan hasil dari pertemuan The Fed AS yang akan dimulai pada hari ini untuk dua hari pertemuan.  Pada saat ini, berdasarkan data Reuters, probabilitas akan kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 basis poin, mencapai 94%. Sementara tadi malam tidak ada rilis data ekonomi utama AS. Sementara dari sisi harga komoditas, harga minyak tadi malam masih mengalami tekanan seiring kekhawatiran akan stok minyak AS yang diperkirakan akan meningkat lagi setelah data Baker Hughes Oil Rig Count menunjukkan kenaikan rig pengeboran minyak di AS dari 609 unit menjadi 617 unit. Sedangkan dari sisi aksi korporasi, saham Mobileye naik 28,2% setelah Intel sepakat membeli saham produsen teknologi driverlesstersebut senilai US$ 15,3 miliar. Sementara saham Intel ditutup turun 2,1%.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat tipis 0,003%. Tampaknya pelaku pasar di bursa Jepang juga wait & see terhadap sejumlah kebijakan bank sentral, di tengah-tengah pergerakan fluktuatif sidewaysnilai tukar Yen terhadap US Dollar. Seperti diketahui, selain menantikan hasil pertemuan The Fed AS, pelaku pasar di bursa Jepang juga menantikan hasil pertemuan Bank Of Japan yang juga dilaksanakan pada pekan ini.

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysterbatas. Sentimen wait & see terhadap hasil pertemuan The Fed AS dan hasil dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, serta rilis kinerja keuangan emiten, diperkirakan akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini yang diperkirakan akan bergerak dalam range5393/5378 - 5417/5424.

Cermati :

(JSMR) S : 4450, 4390 R: 4560, 4600 CL jika turun dari 4280

(HMSP) S : 4000, 3970 R: 4050, 4080 CL jika turun dari 3900

(INDF) S : 7875, 7800 R: 8025, 8075 CL jika turun dari 7675

(EXCL) S : 2940, 2880 R: 3050, 3090 CL jika turun dari 2780

(SCMA) S : 2710, 2660 R: 2800, 2830 CL jika turun dari 2600

(PPRO) S : 292, 288 R: 302, 308 CL jika turun dari 270

(PTPP) S : 3380, 3350 R: 3440, 3460 CL jika turun dari 3280

(AKRA) S : 6150, 6050 R: 6350, 6425 CL jika turun dari 5900

(TBIG) S : 5050, 4970 R: 5175, 5225 CL jika turun dari 4900

(ROTI) S : 1450, 1420 R: 1510, 1530 CL jika turun dari 1350

 

BERITA EMITEN

 

BUMI: Setelah restrukturisasi utang, komposisi kepemilikan saham perseroan berpotensi berubah dimana kepemilikan mayoritas akan dipegang oleh kreditur. China Investment Corporation diprediksi menjadi pemegang saham jangka panjang perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

GEMS: Meningkatkan plafon utang anak usaha perseroan, PT Bungo Bara Utama, hingga Rp 200 miliar untuk mendukung pengembangan anak usaha di bisnis pertambangan batubara. Perseroan telah melakukan tambahan atau addendum perjanjian kredit perseroan dengan Bungo Bara Utama.

Rekomendasi: Netral

 

WTON: Akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham senilai Rp 81,7 miliar atau sekitar 30% dari laba bersih perseroan sepanjang 2016. Keputusan tersebut mempertimbangkan perseroan masih membutuhkan dana kedepannya untuk pengembangan usaha.

Rekomendasi: Netral

 

BBCA: Pada 2016, perseroan membukukan laba bersih Rp 20,6 triliun, naik 14,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 18 triliun. Faktor efisiensi dan kualitas kredit mendorong laba perseroan.

Rekomendasi: Netral

 

CMNP: Tengah menyeleksi para calon penjamin emisi yang akan menangani penerbitan  obligasi wajib konversi. Emisi surat utang tersebut merupakan bagian dari rencana perseroan dalam menggalang dana hingga sebesar Rp 20 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

TPIA: Berhasil meraih rekor laba bersih sebesar US$ 300,1 juta pada 2016 atau meningkat 1.043% dibandingkan 2015 yang senilai US$ 26,3 juta. Kedepannya, perseroan akan melanjutkan strateginya untuk lebih terintegrasi di hilir dan ekspansi untuk memenuhi permintaan dalam negeri yang terus meningkat.

Rekomendasi: Netral

 

ISSP: Akan menerbitkan obligasi global senilai US$ 250 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun. Notes ini diterbitkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Singapura. Perseroan berencana menggunakan dana penerbitan obligasi untuk melunasi kewajiban utang jangka pendek, ekspansi dan modal kerja.

Rekomendasi: Netral

 

RALS: Selama Februari 2017, penjualan perseroan menurun 7% menjadi Rp 421 miliar dibanding penjualan di Februari 2016. Akses jalan yang tertutup banjir menghalangi minat beli konsumen dan distribusi barang.

Rekomendasi: Netral

 

LEAD: Tahun ini, perseroan berencana menjual 14 kapal. Perseroan tengah menjajaki pembeli 14 kapal tersebut, yang bisa berasal dari dalam maupun luar negeri. Penjualan aset ini dinilai tidak berpengaruh banyak terhadap kontribusi pendapatan.

Rekomendasi: Netral

 

IGAR: Menargetkan pertumbuhan penjualan antara 10%-15% sepanjang tahun ini. Target pertumbuhan kinerja itu lebih kecil ketimbang realisasi pertumbuhan penjualan bersih tahun 2016.

Rekomendasi: Netral

 

PICO: Menargetkan pertumbuhan pendapatan bersih 10% tahun ini. Peran drum baja sebagai tulang punggung pendapatan sepertinya belum akan berubah.

Rekomendasi: Netral

 

GOLD: Tengah mempercepat membangun menara mikro seluler atau micro cell pole. Perseroan berharap bisa menambah 65 menara mikro seluler sepanjang semester I tahun ini.

Rekomendasi: Netral

 

FPNI: Pada awal tahun ini, perseroan telah menandatangani dua kontrak baru dari luar negeri yang kuantitasnya lumayann besar. Perseroan berencana produksi antara 400.000 ton – 425.000 ton polietilena. Perseroan menargetkan produksi tahun ini naik antara 17%-20% ketimbang tahun 2016 sebesar 340.000 ton. Selain menambah kontrak baru, perseroan juga menikmati keuntungan dari penurunan harga bahan baku minyak dunia yang sedang turun.

Rekomendasi: Netral

Morning Meeting

Morning Notes 17 Mei 201716 Jun 2017 09:51

IHSG di perdagangan kemarin, setelah sempat bergerak positif di awal perdagangan, namun akhirnya ditutup turun 41,87 poin atau melemah –0,74%. Sejumlah saham menjadi penekan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 16 Mei 201716 Jun 2017 09:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 13,65 poin atau menguat 0,24% setelah bergerak sidewaysdalam range5.649,08 - 5.693,99. IHSG kemarin mayoritas bergerak di zona melemah yang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 15 Mei 201716 Jun 2017 09:41

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin berhasil ditutup naik 22,21 poin atau menguat 0,39% setelah di dua sesi perdagangan sebelumnya mengalami koreksi. Penguatan IHSG dipimpin oleh [ ... ]

Read more...
Morning Notes 12 Mei 201716 Jun 2017 09:38

IHSG di perdagangan hari Rabu, 10 Mei 2017, ditutup turun 44,05 poin atau melemah –0,77% setelah dalam range 5.636,20 - 5.718,59. Melemahnya IHSG dipimpin oleh sektor Pertambangan, [ ... ]

Read more...
Morning Notes 10 Mei 201716 Jun 2017 09:35

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 10,81 poin atau melemah –0,19% setelah bergerak sideways dalam range5.693,68 - 5.745,85 dan sempat menyentuh level tertinggi sepanjang [ ... ]

Read more...
Morning Notes 9 Mei 201709 Jun 2017 09:31

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 24,49 poin atau menguat 0,43% setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak tujuh sektor ditutup menguat dengan dipimpin [ ... ]

Read more...
Morning Notes 8 Mei 201709 Jun 2017 09:25

 IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik meski sempat mengalami tekanan di awal perdagangan. IHSG ditutup naik 13,93 poin atau menguat 0,25% setelah bergerak sidewaysdalam [ ... ]

Read more...
Morning Notes 5 Mei 201709 Jun 2017 09:22

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat dan mengakhiri pelemahannya selama empat hari perdagangan secara berturut-turut. IHSG ditutup naik 22,07 poin atau menguat [ ... ]

Read more...
Morning Notes 4 Mei 201709 Jun 2017 09:20

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 28,44 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sidewaysdalam range5.647,32 - 5.686,83. IHSG sempat bergerak positif di awal perdagangan. [ ... ]

Read more...
Other Articles