News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 10 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,62 poin atau menguat 0,16% setelah bergerak sidewaysterbatas dalam range5.386,99 - 5.405,59. Sektor Infrastruktur menjadi penopang penguatan IHSG yang mengimbangi penurunan lebih dari 1% di sektor Aneka Industri dan Pertambangan. IHSG sempat mengalami tekanan di awal perdagangan. Namun aksi beli yang masih konsisten yang dilakukan oleh investor asing serta meredanya aksi jual investor domestik, mampu mendorong penguatan IHSG. Minimnya sentimen positif domestik serta kuatnya spekulasi kenaikan suku bunga The Fed AS, menjadi pendorong pergerakan terbatas IHSG.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas setelah bergerak sideways dalam kisaran yang ketat. Indeks Dow ditutup menguat 0,01%, Indeks Nasdaq menguat 0,02% dan Indeks S&P menguat 0,08%. Salah satu faktor pendorong menguatnya indeks tadi malam datang dari eksternal terkait keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mempertahankan suku bunga acuannya. Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan bahwa suku bunga utama tetap pada tingkat saat ini atau akan lebih rendah untuk jangka waktu tertentu. ECB juga melanjutkan program pembelian aset bulanan senilai 80 miliar Euro hingga akhir bulan ini dan 60 miliar Euro mulai bulan April hingga akhir tahun 2017 atau lebihlanjut jika diperlukan. Selain itu, reboundnya saham-saham sektor energi di sesi akhir perdagangan, mendorong indeks ditutup di zona positif. Pergerakan indeks tadi malam juga masih dipengaruhi oleh sikap wait & see investor jelang rilis data utama ketenagakerjaan AS pada akhir pekan ini sebagai salah satu indikator utama untuk kebijakan suku bunga acuan The Fed AS. Dari sisi data ekonomi yang dirilis tadi malam, Initial Jobles Claims naik dari 223.000 ke 243.000 ; Export Prices MoM untuk periode Feb 2017 naik sebesar 0,3% dan Import Prices MoM naik sebesar 0,2%.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,65%. Menguatnya indeks Nikkei ditopang oleh naiknya harga saham-saham berbasis ekspor seiring melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar serta juga dipengaruhi oleh kebijakan ECB yang mempertahankan suku bunga acuannya.

Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan akan masih akan bergerak sidewaysdalam rentang yang terbatas dengan kecenderungan rawan akan tekanan aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5391/5380 - 5410/5417. Cermati :

(BBNI) S : 6300, 6225 R: 6450, 6550 jika turun dari 5925

(TLKM) S : 3900, 3850 R: 3990, 4020 jika turun dari 3660

(BBTN) S : 2050, 2020 R: 2100, 2120 jika turun dari 1920

(WIKA) S : 2450, 2420 R: 2500, 2520 jika turun dari 2290

(LPPF) S : 13075, 12925 R: 13325, 13400 jika turun dari 12200

(EXCL) S : 2860, 2760 R: 3030, 3090 jika turun dari 2730

(GGRM) S : 62800, 61900 R: 64050, 64450 jika turun dari 58850

(SSMS) S : 1415, 1350  R: 1525, 1565 jika turun dari 1330

(CPIN) S : 3130, 3060 R: 3240, 3280 jika turun dari 2960

(JSMR) S : 4490, 4450 R: 4590, 4660 jika turun dari 4190

 

BERITA EMITEN

 

WIKA: Menargetkan perolehan dana pinjaman dari sindikasi bank senilai Rp. 5 triliun pada 15 Maret 2017. Pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai pembangunan jalan tol Balikpapan - Samarinda. Pada tahun ini perseroan akan menghimpun dana hingga sebesar Rp. 16 triliun yang berasal dari pinjaman, penerbitan obligasi dan dana internal yang akan digunakan untuk modal kerja dan belanja modal. Perseroan juga berhasil memenangkan tender jalan tol Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran dengan nilai sebesar Rp. 2,17 triliun. Hingga awal Maret 2017, perseroan sudah mencatatkan kontrak baru sebesar Rp. 13,32 triliun atau mencapai 30,8% dari target kontrak baru sepanjang tahun 2017 yang sebesar Rp. 43,24 triliun.

Rekomendasi : Buy

 

ADHI: Berencana menawarkan obligasi senilai Rp. 3,5 triliun pada semester I tahun ini yang merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp. 5 triliun. Dana yang diperoleh akan digunakan sebagai salah satu sumber pendanaan ekspansi tahun ini dan pembayaran utang obligasi yang jatuh tempo.

Rekomendasi : Netral

 

POLY: Memperkirakan belanja modal sebesar US$ 20 juta untuk tahun ini yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan mesin pabrik. Dana tersebut akan diperoleh dari kas internal sebesar US$ 10 juta dan sisanya diharapkan berasal dari dana hasil restrukturisasi dan mitra strategis. Perseroan juga menargetkan skema restrukturisasi utang bisa diperoleh pada awal semester II tahun ini sehingga ruang gerak margin perseroan menjadi lebih leluasa pada tahun ini.

Rekomendasi : Netral

 

IMJS: Anak usaha perseroan yakni PT. Indomobil Finance akan menebitkan obligasi senilai Rp. 410 miliar melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) II tahap IV dengan kupon berkisar 8% - 9,4%

Rekomendasi : Netral

 

ASII: Anak usaha perseroan yakni PT. Astratel Nusantara, akan membayar Rp. 351 miliar kepada PT. Surya Semesta Internusa Tbk sebagai uang muka pembelian saham pengelola jalan tol Cikopo - Palimanan pada awal April tahun ini. Sisanya sebesar Rp. 1,9 triliun akan dibayar pada Januari 2018. Pembayaran transaksi akuisisi tersebut merupakan bagian dari proses pembelian saham PT. Lintas Marga Sedaya, pemegang konsesi jalan tol Cipali milik Surya Internusa senilai total Rp. 2,34 triliun.

Rekomendasi : Netral

 

PPRO: Berencana membangun tiga hotel sepanjang tahun 2017 dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua tahun dan bisa mendongkrak pendapatan berkesinambungan perseroan. Hotel tersebut akan berlokasi di Surabaya, Mataram dan Labuan Bajo. Pada tahun ini, perseroan menargetkan dapat menuntaskan tiga rencana ekspansi di Bandung melalui kerja sama dengan mitra lokal dan akuisisi lahan. Lahan yang dijajaki untuk kerja sama semula diestimasikan seluas 21 ha dan akan dikembangkan proyek mixed use. Namun realisasinya berpeluang berubah tergantung kesepakatan akhir dengan mitra lokal tersebut.

Rekomendasi : Buy

 

BBRI: Menargetkan memiliki 25 kantor cabang digital pada tahun 2017. Hingga saat ini, perseroan telah memiliki 12 kantor cabang digital. Biaya investasi untuk satu kantor cabang sekitar Rp. 2 miliar. Tahun depan, perseroan berencana melengkapi sebanyak 100 kantor cabang konvensional dengan layanan digital.

Rekomendasi : Netral

 

WOMF: PT. Reliance Capital Management dan PT. Bank Maybank Indonesia Tbk masih menunggu ijin dari OJK atas rencana jual beli 68,55% saham perseroan yang disepakati sejak pertengahan Januari 2017.

Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Notes 31 Maret 201731 Mar 2017 09:37

IHSG di perdagangan kemarin meski di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif akibat aksi profit taking dan sempat melemah hingga –0,66%, namun IHSG mampu berbalik arah di [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 Maret 201731 Mar 2017 09:32

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 51,31 poin atau menguat 0,93% dan mencatatkan rekor tertinggi baru setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 Maret 201731 Mar 2017 09:27

IHSG di perdagangan Senin kemarin ditutup turun 25,93 poin atau melemah –0,47% setelah bergerak sidewaysdalam range5.531,33 - 5.567,43, dimana penurunan IHSG dipimpin oleh sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 Maret 201730 Mar 2017 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,38 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak fluktuatif sideways dalam range 5.546,83 - 5.581,18. Pergerakan IHSG sempat mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 Maret 201730 Mar 2017 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 29,66 poin atau menguat 0,54% dan mencetak rekor tertinggi baru. Penguatan IHSG kemarin  dipimpin oleh saham-saham sektor pertambangan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 23 Maret 201730 Mar 2017 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan. IHSG bahkan sempat terkoreksi hingga –1,01% [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Maret 201730 Mar 2017 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,10 poin atau menguat terbatas 0,16% setelah mayoritas bergerak di zona positif. Meski dibuka menguat, IHSG sempat mengalami tekanan jual [ ... ]

Read more...
Morning Notes 21 Maret 201729 Mar 2017 12:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,44 poin atau melemah –0,12% setelah bergerak sideways dalam range5.510,27 - 5.566,93. Aksi profit taking menjadi pendorong melemahnya [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 Maret 201729 Mar 2017 10:24

IHSG di perdangan akhir pekan kemarin ditutup naik 22,19 poin ke level 5.540,43 atau menguat 0,40% dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Sebanyak enam sektor ditutup menguat [ ... ]

Read more...
Other Articles