News:
Perhatian| PT. EQUITY SECURITIES INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Veny |

Morning Notes 9 Maret 2017

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 8,85 poin atau melemah terbatas –0,16% setelah bergerak sidewaysdalam kisaran yang ketat di level 5.390,01 - 5.415,23. Saham-saham dari sektor Infrastruktur, Aneka Industri dan Pertambangan menjadi pemberat IHSG, sementara saham sektor Consumerdan Industri Dasar menjadi penahan pelemahan lebih dalam dari IHSG. Aksi lepas saham kemarin sama halnya dengan perdagangan sebelumnya, masih didominasi oleh investor domestik. Sementara investor asing masih melakukan aksi beli meski ada sinyal-sinyal kenaikan suku bunga The Fed AS pada pertemuannya di pertengahan pekan depan.

Indeks saham di bursa AS di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup melemah masing-masing –0,33% dan –0,23%. Sementara indeks Nasdaq ditutup menguat 0,06%. Pergerakan melemah indeks tadi malam didorong oleh tertekannya saham-saham energi mengikuti anjloknya harga minyak mentah dunia. Harga minyak tadi malam sempat anjlok 5,38% menjadi US$ 50,28 per barel setelah Badan Energi AS mengumumkan stok minyak mentah AS pada pekan lalu yang naik sebanyak 8,21 juta barel, jauh di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan stok minyak AS hanya akan naik sebesar 1,97 juta barel. Naiknya stok minyak AS tersebut disebabkan oleh bertambahnya rigpengeboran minyak di AS sebanyak tujuh righingga berjumlah total 609 rig. Hal tersebut kembali memunculkan kekhawatiran baru atas kelebihan pasokan minyak global. Pergerakan indeks tadi malam juga tertekan oleh sikap wait & see terhadap data ketenagakerjaan AS dan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan The Fed AS pekan depan. Data yang terkait ketenagakerjaan yang dirilis tadi malam adalah ADP Employment Change periode Feb 2017 yang naik dari 261.000 ke 298.000, melampaui ekspektasi yang sebesar 190.000. Data tersebut secara luas dianggap sebagai pra indikator dari data utama ketenagakerjaan AS. Berdasarkan alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada bulan ini melonjak menjadi 90,8% paska rilis data ADP Employment Change tadi malam.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,46%. Menguatnya indeks Nikkei pagi ini didorong oleh melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan menahan dampak dari penurunan saham-saham berbasis energi

Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sidewaysdengan kecenderungan masih rawan akan tekanan. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range5384/5374 - 5409/5424.

Cermati :

(RALS) S : 1110, 1040 R: 1245,1305  jika turun dari 1000

(SCMA) S : 2760, 2730 R: 2830, 2860 jika turun dari 2650

(JSMR) S : 4510, 4450 R: 4620, 4660 jika turun dari 4400

(WSKT) S : 2410, 2390 R: 2460, 2480 jika turun dari 2300

(CPIN) S : 3050, 3030 R: 3110, 3140 jika turun dari 2950

(BRPT) S : 2370, 2300 R: 2490, 2530 jika turun dari 2200

(TBIG) S : 5025, 4950 R: 5200, 5275 jika turun dari 4900

(SILO) S : 12900, 12800 R: 13100, 13200 jika turun dari 12500

(BSDE) S : 1745, 1730 R: 1795, 1825 jika turun dari 1700

(KKGI) S : 2220, 2140 R: 2360, 2420 jika turun dari 2050

 

BERITA EMITEN

 

PRDA: Menyiapkan belanja modal pada tahun ini sebesar Rp 400 miliar, sebagai bagian dari rencana pengembangan bisnis perseroan hingga 5 tahun kedepan. Dalam 5 tahun kedepan, perseroan berencana menambah 33 unit laboratorium klinik, atau dengan kata lain perseroan akan menambah 6-7 unit klinik baru per tahun.

Rekomendasi: Netral

 

PPRO: Menargetkan untuk mengoperasikan sedikitnya sembilan hotel pada 2021 untuk mendukung target kontribusi pendapatan berulang 15% dari total penghasilan perseroan. Untuk merealisasikan hal tersebut, perseroan akan menambah sedikitnya dua hotel baru di Labuan Bajo dan Lombok.

Akan membagikan dividen sebesar Rp 73 miliar, atau sama dengan 20% dari laba bersih perseroan di tahun buku 2016 yang tercatat Rp 365 miliar. Rencananya, dividen akan diberikan pada 5 April mendatang dengan cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi di akhir Maret. Pembagian dividen ini dilakukan sebelum perseroan menggelar rights issue.

Rekomendasi: Netral

 

INVS: Masih membuka peluang untuk menggandeng mitra strategis sebagai upaya untuk mengembangkan bisnis ke depan. Oleh karena itu, perseroan menargetkan dapat menyelesaikan laporan keuangan periode 2014-2016 dalam kisaran 3-6 bulan, sehingga dapat mengurus suspendsaham dari PT Bursa Efek Indonesia.

Rekomendasi: Netral

 

HERO: Berencana ekspansi  dengan menambah gerai sepanjang 2017. Perseroan akan membuka lima gerai Giant Extra di wilayah Sumatera, Sulawesi, dan Jawa Timur. Selain itu, perseroan juga akan menambah tiga gerai untuk Hero Supermarket di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Rekomendasi: Netral

 

ACES: Tahun ini perseroan memutuskan untuk menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp 300 miliar. Seluruh dari dana belanja modal akan digunakan untuk biaya penambahan gerai.

Rekomendasi: Netral

 

BGTG: Tahun 2016, perseroan memperoleh laba bersih mencapai Rp 39,2 miliar, meningkat 619% dibandingkan periode sama tahun 2015 yang senilai Rp 5,5 miliar. Perolehan laba bersih tersebut berasal dari total pendapatan yang mencapai Rp 180 miliar, atau naik 58% dari Rp113,7 miliar pada 2015. Kontributor terbesar pendapatan operasional tersebut berasal dari pendapatan bunga bersih yang naik 68% secara year on yearmenjadi Rp 160,9 miliar.

Rekomendasi: Netral

 

GREN: Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kemarin, pemegang saham perseroan telah menyetujui rencana aksi rights issueperseroan dengan akan melepas 50 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100, harga pelaksanaan rights issueRp 200 per saham. Sehingga perseroan akan meraih dana dari rights issuesebesar Rp 10 triliun.

Rekomendasi: Netral

 

TLKM: Tahun ini perseroan menargetkan pendapatan tumbuh 10%-15%. Untuk menunjang kontinuitas kenaikan pendapatan, perseroan mengalokasikan belanja modal Rp 23,36 triliun – Rp 29,08 triliun tahun ini. Perseroan akan menggunakan 60% anggaran untuk ekspansi di industri mobile, 30% untuk membangun infrastruktur broadband, dan 10% untuk infrastruktur lain.

Rekomendasi: Netral

 

IPO:

PT Alfa Energi Investama berencana melakukan initial public offering dengan target Rp 150 miliar. Perseroan akan melepas sekitar 250 juta – 300 juta saham atau setara 23% saham dengan menggunakan laporan keuangan Desember 2016. Perseroan optimis penawaran umum perdana saham akan selesai pada semester pertama tahun ini. Perseroan telah menunjuk PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin pelaksana emisi untuk aksi korporasi tersebut.

Morning Meeting

Morning Notes 31 Maret 201731 Mar 2017 09:37

IHSG di perdagangan kemarin meski di sepanjang sesi perdagangan bergerak negatif akibat aksi profit taking dan sempat melemah hingga –0,66%, namun IHSG mampu berbalik arah di [ ... ]

Read more...
Morning Notes 30 Maret 201731 Mar 2017 09:32

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 51,31 poin atau menguat 0,93% dan mencatatkan rekor tertinggi baru setelah bergerak positif di sepanjang sesi perdagangan. Penguatan IHSG [ ... ]

Read more...
Morning Notes 29 Maret 201731 Mar 2017 09:27

IHSG di perdagangan Senin kemarin ditutup turun 25,93 poin atau melemah –0,47% setelah bergerak sidewaysdalam range5.531,33 - 5.567,43, dimana penurunan IHSG dipimpin oleh sektor [ ... ]

Read more...
Morning Notes 27 Maret 201730 Mar 2017 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 3,38 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak fluktuatif sideways dalam range 5.546,83 - 5.581,18. Pergerakan IHSG sempat mencatatkan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 24 Maret 201730 Mar 2017 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 29,66 poin atau menguat 0,54% dan mencetak rekor tertinggi baru. Penguatan IHSG kemarin  dipimpin oleh saham-saham sektor pertambangan [ ... ]

Read more...
Morning Notes 23 Maret 201730 Mar 2017 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9 poin atau melemah –0,16% setelah bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan. IHSG bahkan sempat terkoreksi hingga –1,01% [ ... ]

Read more...
Morning Notes 22 Maret 201730 Mar 2017 08:41

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 9,10 poin atau menguat terbatas 0,16% setelah mayoritas bergerak di zona positif. Meski dibuka menguat, IHSG sempat mengalami tekanan jual [ ... ]

Read more...
Morning Notes 21 Maret 201729 Mar 2017 12:01

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 6,44 poin atau melemah –0,12% setelah bergerak sideways dalam range5.510,27 - 5.566,93. Aksi profit taking menjadi pendorong melemahnya [ ... ]

Read more...
Morning Notes 20 Maret 201729 Mar 2017 10:24

IHSG di perdangan akhir pekan kemarin ditutup naik 22,19 poin ke level 5.540,43 atau menguat 0,40% dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru. Sebanyak enam sektor ditutup menguat [ ... ]

Read more...
Other Articles