News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 10 Januari 2020

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 0.48 poin atau menguat 0.78% setelah bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 203 saham di tutup menguat, 191 saham di tutup melemah dan 150 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanayak 9 sektor menopang penguatan IHSG dimana penguatan terbesar di pimpin oleh sektor pertanian di susul sektor Aneka Industri yang di tutup masing - masing 3,77% & 1,46%. Aksi jual investor asing di pasar regular yang mencapai Rp 82 Miliar turut menopang penguatan IHSG. IHSG rebound menyusul meredanya konflik yang terjadi antara AS dan Iran. Presiden Donald Trump memberika pernyataan terkait keberlangsungan konflik yang terjadi anatara AS dan Iran, menyusul penyerangan balasan yang sebelumnya di lakukan iran ke militer AS. Donald Trump menyatakan bahwa Iran terlihat menarik diri, dan Trump juga mengajak Iran untuk mencari kedamaian dengan negara - negara di dunia. Pernyataan ini di susul dengan melemahnya secara tajam pada harga minyak dunia dan komoditas emas.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya. Indeks Dow ditutup menguat 0,74%, Indeks Nasdaq menguat 0,81% dan Indeks S&P menguat 0,67%. Menguatnya indeks tersebut ditopang oleh penguatan saham Apple dan optimisme terkait kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Saham Apple tadi malam ditutup menguat 2,12% setelah data menunjukkan bahwa penjualan iPhone melonjak lebih dari 18% di Tiongkok pada bulan Desember 2019. Dengan penguatan saham Apple, sektor teknologi indeks S&P naik 1,1%. Terkait dengan perdagangan AS-Tiongkok, Kementerian Perdagangan Tiongkok mengonfirmasikan bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He akan menandatangani kesepakatan fase pertama di Washington AS pada pekan depan. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan mulai segera merundingkan perjanjian perdagangan fase kedua. Namun Trump juga mengatakan bahwa dirinya mungkin akan menunggu untuk menyelesaikan perjanjian apa pun sampai setelah Pemilihan Presiden pada November 2020 mendatang. Turut membantu sentimen pasar adalah meredanya kekhawatiran atas ketegangan AS dengan Iran. Presiden Trump menahan diri untuk tidak memerintahkan lebih banyak aksi milter. Sementara Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa serangan rudal ke pangkalan militer AS di Irak telah menyudahi balasan Iran atas kematian Jenderal Iran Qasem Soleimani. Pada pekan depan, emiten di bursa AS akan mulai merilis laporan keuangan kuartal keempat 2019 di mana analis memperkirakan laba perusahaan-perusahaan komponen indeks S&P akan turun 0,6% yang merupakan penurunan dalam dua kuartal berturut-turut.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,31% yang turut ditopang oleh reli di bursa Wall Street dan meredanya kekhawatiran atas risiko geopolitik terkait dengan ketegangan AS-Iran. Sentimen tersebut juga turut mendorong pergerakan positif indeks di bursa kawasan regional.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatannya seiring dengan kondusifnya sentimen eksternal, dengan dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG di perkirakan bergerak dalam range 6251/6227—6286/6298.

Cermati :
UNVR, UNTR, AKRA, EXCL, ITMG, SMGR, WSKT
       

BERITA EMITEN

FIRE :  Menyiapkan belanja modal sebesar US$ 2 juta pada tahun 2020, guna menopang ekspansi bisnis tahun ini. Dana tersebut akan bersumber dari kas internal perseroan. Seluruh dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan alat berat dan persiapan produksi batu bara di Blok N milik entitas anak yakni PT. Alfaria Delta Persada yang berlokasi di Kutai Kartanegara, Kalimmanan Timur. Selain itu, perseroan juga sedang menyiapkan anak usaha lainnya yaitu PT. Berkat Bara Jaya untuk memulai produksi batu bara.
Rekomendasi : Netral
 
AGRO : Memasang target pertumbuhan kredit double digit sekitar 15%-20% secara thunan. Sementara itu, hingga dengan akhir tahun 2019, penyaluran kredit perseroan juga meningkat dua digit yang didorong oleh segmen kredit menengah.
Rekomendasi : Netral
 
KEJU : Perseroan telah menggunakan dana IPO sebesar Rp 23,89 miliar dari Rp 75 miliar yang di perolehnya. Sementara sisanya sebesar Rp 47,60 miliar saat ini dismpan dalam bentuk rekening giro. Perseroan juga akan membagikan dividen interim sebesar Rp. 33 per sahamnya untuk tahun buku 31 desember 2019.
Rekomendasi : Netral
 
PTPP : Perseroan berencana melepas saham di proyek investasi pelabuhan dan jalan tol tahun ini. Perseroan menargetkan bisa mengantongi dana Rp 750 miliar hingga Rp 1 triliun dari divestasi tersebut. Aset yang akan divestasikan yaitu 25% saham perseroan dalan jalan tol Pandaan - Malang dan 15% saham pada jalan tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi serta sahamnya pada terminal multipurpose kuala tanjung di sumatra utara. Untuk tahun 2020 perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp. 6,7 triliun - Rp. 8 triliun yang mana sebagian besar akan digunakan untuk proyek di sektor air, jalan tol serta energi baru terbarukan biomassa di wilayah Indonesia Timur.
Rekomendasi : Netral
 
CSRA : Perseroan memproyeksikan kenaikan produksi sebesar 15% di tahun 2020. Perseroan menargetkan bisa menghasilkan total 350 ribu ton Tandan Buah Segar dan lebih dari 62 ribu ton Crude Palm Oil. Perseroan optimis hasil produksi kelapa sawit naik seiring dengan profil umur tanaman kelapa sawit milik perseroan yang relatif muda sehingga menjamin keberlanjtan peningkatan produksi setiap tahunnya.
Rekomendasi : Netral
 
WSKT : Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 25 triliun - Rp 28 triliun. Jumlah ini tumbuh dari anggaran tahun lalu yang sebesar Rp 22 triliun. Anggaran belanja modal tersebut meyesuaikan kebutuhan investasi perseroan tahun ini. Perseroan masih mengerjakan pembangunan beberapa ruas tol yang di miliki oleh PT Waskita Toll Road. Selain itu perseroan juga menargetkan beberapa proyek invetasi baru di bidang jalan tol, realty, dan infrastruktyr lain non jalan tol.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 13 Juli 202013 Jul 2020 08:48

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup turun 21,54 poin atau melemah -0,43% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 262 saham di tutup turun, 142 [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Juli 202009 Jul 2020 08:58

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 89,09 poin atau menguat 1,79% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 224 saham di tutup naik, 174 saham di tutup turun [ ... ]

Read more...
Morning Note 1 Juli 202001 Jul 2020 08:59

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 3,57 poin atau menguat 0,07% setelah begrerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 180 saham di tutup naik, 229 saham di tutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF