News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 29 November 2019

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari kelima perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 69,98 poin atau melemah –1,16% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 5.945,75 - 6.036,83. IHSG ditutup di bawah level 6.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2019. Sebanyak 314 saham ditutup melemah, 106 saham menguat dan 129 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 9 sektor ditutup melemah dan menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Infrastruktur dan Pertambangan masing-masing –2,30% dan –2,18%. Melemahnya IHSG tersebut sejalan dengan pergerakan melemah indeks di bursa kawasan regional. Meski indeks di bursa Wall Street mengalami penguatan yang didukung oleh pernyataan optimisme Presiden Trump terhadap kesepakatan dagang AS-Tiongkok serta positifnya data ekonomi AS, namun faktor tersebut tidak mampu mengangkat performa indeks. Hal tersebut dikarenakan tindakan Presiden Donald Trump yang baru saha menandatangani UU penegakan hak asasi manusia dan demokrasi di Hongkong. Trump juga mengesahkan UU yang melarang penjualan amunisi seperti gas air mata dan peluru karet ke polisi Hong Kong. Tindakan Trump tersebut kemudian diperkirakan akan memanaskan kembali tensi perang dagang.
 
Bursa Wall Street tadi malam tidak melakukan aktivitas perdagangan dikarenakan libur nasional Thanksgiving Day. Untung perdagangan nanti malam, indeks di bursa Wall Street rawan akan tekanan seiring dengan sikap AS yang campur tangan dalam konflik di Hong Kong dalam bentuk Undang-Undang yang akan memungkinkan tinjauan tahunan status perdagangan khusus Hong Kong di bawah hukum AS dan sanksi terhadap pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia ataupun merongrong otonomi Hong Kong, wilayah yang dikendalikan oleh Tiongkok. Tindakan AS tersebut berakibat pada kemarahan Tiongkok yang kemudian memperingatkan akan adanya langkah pembalasan atas tindakan AS tersebut meski Tiongkok tidak memberikan perincian tentang bagaimana atau kapan langkah tersebut akan dilakukan.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,38%. Pergerakan indeks Nikkei pagi ini menjadi anomali di tengah-tengah tidak adanya aktivitas perdagangan di bursa Wall Street tadi malam dan memanasnya ketegangan AS-Tiongkok yang turut mendorong pelemahan indeks di bursa kawasan regional sebagai akibat dari campur tangan AS terhadap konflik yang terjadi di Hong Kong.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan berpotensi rawan akan tekanan khususnya tekanan eksternal terkait memanasnya hubungan dagang dan politik AS dan Tiongkok. IHSG akhir pekan ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5920/5887 - 6011/6070.

Cermati :
ASII, BRPT, BBRI, JPFA, LPPF
       

 
BERITA EMITEN

LPKR : Perseroan dan Soft Bank Corp Jepang, kemarin mengumumkan aliansi strategis untuk kerja sama pengembangan dan penyebaran solusi ekosistem berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Thing (IoT) di bidang real estate dan mobilitas di Indonesia. Aliansi strategis tersebut akan mendukung percepatan kemajuan Proyek Digitalisasi Lippo Village dengan memberdayakan AI dan IoT untuk menciptakan solusi yang inovatif.
Rekomendasi : Netral
 
ASII : Melalui anak usahanya yakni PT. Astra Tol Nusantara (Astra Infra) bersama dengan mitra strategisnya yakni Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB) menyelesaikan akuisisi 55% saham PT. Lintas Marga Sedaya (LMS) pengelola ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dari PLUS Expressways International Bhd anak usaha dari UEM Group BHD. Dengan selesainya proses akuisisi tersebut maka saham LMS kini seluruhnya dimiliki oleh Astra Infra 55% dan CPPIB 45%.
Rekomendasi : Netral
 
BIPI : Berpotensi menaikkan anggaran belanja modal menjadi sebesar US$ 200 juta tahun depan apabila perpanjangan kontrak izin pertambangan batubara PT. Kaltim Prima Coal dan PT. Arutmin Indonesia disetujui pemerintah yang mana berpotensi menghasilkan kontrak mencapai US$ 3 miliar hingga 20 tahun mendatang. Belanja modal tersebut nantinya akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang sudah ada dalam pipeline pada 2020 seperti penambahan alat tambang seperti crusher dan overland conveyor. Perseroan juga berniat membangun pelabuhan khusus batubara dan pembangkit listrik.
Rekomendasi : Netral
 
ATIC : Membidik pendapatan dan laba bersih hingga akhir tahun ini masing-masing Rp. 6,1 trilian dan Rp. 86 miliar. Hingga Q3-2019, perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 6% dari Rp. 3,73 triliun menjadi Rp. 3,94 triliun. Akan tetapi laba bersih periode berjalan turun sebesar 59% menjadi Rp. 7 miliar dikarenakan perluasan bisnis ke fintech.
Rekomendasi : Netral
 
PTSN : Memperoleh fasilitas kredit investasi sebesar US$ 6 juta dari Bank Mandiri. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru dan modal kerja.
Rekomendasi : Netral
 
BDMN : Telah menuntaskan transaksi penjualan 84.902 saham atau 70% ekepmilkan saham di PT. Asuransi Adira Dinamika, anak usaha perseroan yang bergerak di bidang asuransi umum, kepada Zurich Insurance Company Ltd. Dalam transaksi tersebut, perseroan mendapatkan dana sebesar Rp. 3,9 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
PEHA : Perseroan akan menambah kepemilikan di rumah sakit permata cirebon. Penambahan porsi saham akan di lakukan tahun depan. Saat ini perseroan memiliki 20% aham RS Permata Cirebon. Selain rencana penambahan kepemilikan saham RS Permata Cirebon, perseroan juga akan menerbitkan saham baru atau right issue dengan nilai emisi Rp 1,1 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
SAPX : Perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 20 miliar tahun depan. Dana tersebut bersasal dari kas internal. Sekitar Rp 7 miliar – Rp 8 miliar dari capex akan di gunakan untuk menambah sekitar 52 unit kendaraan. Lalu sebesar Rp 3 miliar di gunakan untuk pengembangan sistem IT. Perseroan menargetkan perndapatan tahun depan tumbuh 30% - 40%.
Rekomendasi : Netral
 
TLKM : Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan tahun depan berada di kisaran 5% - 6%. Target tersebut sama dengan target tahun ini. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kinerja perseroan. Hingga kuartal III 2019, pendapatan perseroan naik 3,46% menjadi Rp 102,63 triliun. Meski begitu laba bersih perseroan tumbuh 15,67% secara tahunan menjadi 16,46 triliun.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 13 Desember 201913 Dec 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 40,70 poin atau melemah –0,66% setelah bergerak sideways dalam range 6.139,40 - 6.201,02. Sebanyak 247 saham di tutup melemah, 151 [ ... ]

Read more...
Morning Note 12 Desember 201912 Dec 2019 09:03

IHSG di perdagangan kemarin kembali melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 3,41 poin atau melemah –0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.171,93 - 6.204,60. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 10 Desember 201910 Dec 2019 09:04

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 6,92 poin atau menguat 0,11% setelah bergerak sideways dalam rentang terbatas 6.180,84 - 6.210,78. Sebanyak 206 saham ditutup menguat, 184 [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Desember 201909 Dec 2019 08:52

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 34,75 poin atau menguat 0,57% setelah bergerak sideways dalam range 6.145,12 - 6.186,87. Sebanyak 189 saham ditutup menguat, 199 [ ... ]

Read more...
Morning Note 6 Desember 201906 Dec 2019 08:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 39,24 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.131,59 - 6.157,93. Sebanyak 215 saham ditutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF