News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 11 Oktober 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 5,52 poin atau melemah –0,09% setelah di sepanjang perdagangan bergerak sideways dalam rentang terbatas 6.018,45 - 6.044,11. Sebanyak 205 saham ditutup melemah, 187 saham menguat dan 150 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak lima sektor ditutup melemah dan menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Agri dan Consumer masing-masing –0,77% dan –0,63%. Masih seimbangnya ekspektasi dan pesimisme terhadap perundingan dagang AS-Tiongkok, mendorong IHSG bergerak dalam rentang yang ketat. IHSG sempat bergerak positif seiring dengan optimisme tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok. Namun pesimisme yang ditunjukkan oleh pemerintah Tiongkok, juga tampaknya lebih dominan menekan pergerakan IHSG sehingga berakhir melemah. Secara keseluruhan investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di pasar reguler mencapai Rp. 233 miliar.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya. Indeks Dow ditutup menguat 0,57%, Indeks Nasdaq menguat 0,60% dan Indeks S&P menguat 0,64%. Menguatnya indeks tadi malam didorong oleh ekspektasi bahwa perundingan perdagangan tingkat tinggi AS-Tiongkok akan menghasilkan setidaknya sebagian kesepakatan. Perwakilan dagang AS dan Tiongkok telah memulai perundingannya tadi malam dan mencoba untuk mencari jalan keluar dari perang dagang yang sudah berlangsung selama 15 bulan. Presiden AS, Donald Trump, juga mengatakan bahwa pembicaraan dagang dengan Tiongkok berjalan “sangat baik”. Melalui akun Twitter-nya, Presiden Trump juga mengungkapkan akan bertemu dengan negosiatior Tiongkok yakni Wakil Perdana Menteri Liu He di Gedung Putih pada hari Jumat ini. Kantor berita Tiongkok yakni Xinhua, melaporkan bahwa para pejabat Tiongkok telah mengindikasikan lebih banyak keinginan untuk bernegosiasi. Di sisi lain, seorang pejabat senior Kamar Dagang AS, mengatakan bahwa para negosiator AS dan Tiongkok sedang berupaya menuju “early harvest” membangun kepercayaan, termasuk satu yang harus dihindari yakni manipulasi mata uang. Turut membantu performa indeks datang dari naiknya harga saham Apple yang naik 1,35% setelah Longbow Research meningkatkan rekomendasi saham Apple menjadi “beli” menyusul permintaan iPhone 11 yang lebih tinggi. Fokus pelaku pasar juga akan bergeser ke musim pelaporan kinerja emiten yang akan dimulai pada pekan depan. Menurut IBES dari Refinitiv, analis memperkirakan penurunan pendapatan emiten sebesar 3,1% pada Q3-2019.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka  menguat 0,92% yang didukung oleh ekspektasi tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok serta melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik akhir pekan ini, IHSG diperkirakan berpotensi menguat seiring dengan sentimen positif eksternal terkait harapan penyelesaian perang dagang AS-Tiongkok, yang dibayangi oleh gejolak politik dan keamanan domestik. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6013/6003 - 6039/6054. Cermati :
ADRO, BMRI, ERAA, ITMG, PGAS, SMGR
   
 
BERITA EMITEN

INTA : Memproyeksikan penjualan alat berat perseroan hingga akhir tahun ini terkoreksi sebesar 30%-50% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Lemahnya kinerja sektor pertambangan dan perkebunan membuat permintaan alat berat turun.
Rekomendasi : Netral
 
JSMR : Berencana merilis kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA) syariah pada sisa tahun ini. Pada akhir tahun, perseroan juga memproyeksikan 4 ruas jalan tol akan mulai beroperasi yaitu Jakarta - Cikampek Elevated, Balikpapan-Samarinda, Serpong-Kunciran dan Pandaan-Malang. Dengan mulai beroperasinya ruas tol baru tersebut akan menambah pendapatan perseroan namun perseroan juga memperhatikan bunga bank yang menjadi cost setelah ruas tol mulai beroperasi.
Rekomendasi : Netral
 
SMRA : Mengantongi dana segar sebesar Rp. 392 miliar dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II tahun 2019. Dana tersebut akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja perseroan dan entitas anak.
Rekomendasi : Netral
 
BOLA : Pengusaha Pieter Tanuri menjajaki peningkatan kepemilikan saham pada perseroan yang saat ini sebanyak 23,53%. Rencana tersebut seiring dengan kinerja pengelola klub sepak bola Bali United tersebut yang berpotensi mengalami peningkatan tahun depan.
Rekomendasi : Netral
 
SQMI : Bursa Efek Indonesi belum akan mengakhiri penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham perseroan kendati perseroan sudah menyampaikan laporan keuangannya. BEI akan mencermati sumber pendapatan berulang (recurring income) perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
CTRA : Perseroan hingga saat ini telah mencatatkan marketing sales sebesar Rp 4,8 triliun atau 80% dari target Rp 6 triliun pada tahun ini. Marketing sales terbaru di peroleh dari penjualan proyek citra garden puri Jakarta barat yang nilainya mencapai Rp 700 miliar.
Rekomendasi : Netral  
 
WSBP : Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan obligasi dengan nilai maksimal Rp 1,5 triliun. Obligasi ini merupakan rangkaian obligasi berkelanjutan I tahun 2019. Dana hasil penawaran umum ini seluruhnya akan di gunakan untuk modal kerja dalam pekerjaan konstruksi dan bangunan sipil.
Rekomendasi : Netral
 
AKRA : Perseroan mencatatkan pendapatan pra penjualan atau marketing sales seluas 10 ha ke sejumlah klien. Dengan demikian sudah lebih dari 100 ha lahan yang terjual di kawasan industry yang berlokasi di gresik, jawa timur sejak di luncurkan pada tahun 2015. Semua lahan yang terjual merupakan bagian dari pengembangan Java Integrated Industrial Port Estate tahap pertama dengan total luas lahan 795 ha.
Rekomendasi : Netral
 

Morning Meeting

Morning Note 12 November 201912 Nov 2019 08:43

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,25 poin atau melemah –0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.127,88 - 6.182,82. Sebanyak 247 saham ditutup melemah, 155 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 8 November 201908 Nov 2019 08:58

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG ditutup turun 51,92 poin atau melemah –0,84% setelah bergerak sideways dalam range 6.119,42 - 6.235,64. Sebanyak [ ... ]

Read more...
Morning Note 7 November 201907 Nov 2019 08:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 46,61 poin atau melemah –0,74% setelah bergerak sideways dalam range 6.198,50 - 6.274,29. Sebanyak 284 saham ditutup melemah, 134 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 November 201905 Nov 2019 08:55

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya untuk hari ketiga perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 26,85 poin atau melemah –0,43% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
Morning Note 1 November 201901 Nov 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 67,43 poin atau melemah 1,07% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 63216,29 - 6.301,59. Sebanyak 282 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF