News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 16 Agustus 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,75 poin atau melemah –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.161,67 - 6.257,59. Sebanyak 267 saham ditutup melemah, 136 saham menguat dan 124 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak enam sektor menekan pergerakan IHSG, sementara empat sektor lainnya menahan penurunan lebih dalam dari IHSG. Melemahnya IHSG kemarin didorong oleh sentimen eksternal yakni inversi kurva imbal hasil di pasar obligasi AS dimana imbal hasil US Treasury bertenor 2 tahun lebih tinggi dibanding yang bertenor 10 tahun sehingga memicu kekhawatiran terhadap resesi. Selain itu tekanan juga datang dari kontraksi pertumbuhan ekonomi Jerman dan penurunan aktivitas manufaktur Tiongkok. Sentimen tersebut sempat menekan pergerakan IHSG hingga melemah –1,69% secara intra day sebelum akhirnya ditutup melemah terbatas.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow dan Indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,39% dan 0,25%. Sementara indeks Nasdaq ditutup terkoreksi –0,09%. Menguatnya indeks tadi malam khususnya Dow dan S&P ditopang oleh rilis data penjualan ritel yang optimis, yang mengimbangi kekhawatiran pasar terhadap resesi di tengah ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Data penjualan ritel AS pada bulan Juli 2019 tercatat naik 0,7% dibanding bulan sebelumnya yang tercatat naik 0,3% dan di atas perkiraan yang sebesar 0,3%. Menurut Departemen AS, konsumen, yang menyumbang sekitar 70% dari perekonomian AS, meningkatkan pengeluarannya pada bulan Juli. Sementara data ekonomi lainnya menunjukkan hasil yang tidak sesuai ekspektasi. Menurut data The Fed AS, output manufaktur menyusut melebihi perkiraan di bulan Juli 2019. Sedangkan data kalim baru untuk tunjangan pengangguran berada di atas perkiraan yakni sebesar 220.000. Dari sisi perang dagang, retorika membuat ketegangan perdagangan AS-Tiongkok pada titik terendah setelah Tiongkok bersumpah akan melawan pengenaan tarif impor oleh AS dan meminta AS memenuhi sebagian permintaan Tiongkok. Semenara Presiden AS, Donald Trump, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa setiap kesepakatan harus seluruhnya sesuai dengan  ketentuan AS. Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok telah mendorong imbal hasil US Treasury bertenor 30 tahun ke rekor terendahnya, sedangkan imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun merosot ke level terendahnya dalam tiga tahun terakhir.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,40%. Pelemahan tersebut masih dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap perang dagang AS-Tiongkok yang masih memanas. Selain bursa Jepang, bursa kawasan regional juga mengalami tekanan.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih rawan akan tekanan sentimen negatif eksternal yang berpotensi melemahkan IHSG. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6194/6130 - 6290/6322.

Cermati :
BBRI, LPPF, SCMA, JSMR, HMSP, AKRA
   

                                                              
BERITA EMITEN

CITA : PT. Harita Jayaraya berencana menjual minoritas saham perseroan kepada Glencore International Investment Ltd. Harita Jayaraya merupakan bagian dari Grup Harita, yang menguasai 90,96% saham perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
BNGA : Membukukan kinerja yang positif  di sepanjang semester I-2019. Perseroan mencatatkan laba bersih Rp. 1,98 triliun atau tumbuh 11,8% secara tahunan. Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 5,5% secara tahunan menjadi Rp. 6,32 triliun serta penurunan biaya pencadangan sebesar 2% secara tahunan.
Rekomendasi : Netral
 
TELE : Membukukan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp. 170,26 miliar di semester I-2019, atau turun 43,49% dibanding semester I-2019 yang sebesar Rp. 301,33 miliar. Sementara pendapatan bersih turun dari Rp. 14,13 triliun menjadi Rp. 12,56 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
TLKM : Membuka peluang untuk mengakuisisi perusahaan e-commerce yang dilakukan untuk mengembangkan bisnis digital. Sementara saat ini perseroan sudah memiliki anak usaha e-commerce yang bekerja sama dengan eBay yakni blanja.com.
Rekomendasi : Netral
 
PTBA : Perseroan mulai merambah bisnis real estate dan konstruksi. Ekspansi tersebut di tandai dengan pendirian PT Bukit Multi Properti. PT Bukit Multi Properti akan menggarap proyek pengnapan, tempat hiburan dan olahraga serta pemasangan bangunan pra fabrikasi gedung.
Rekomendasi : Netral
 
UNVR : Perseroan telah menggunakan setengah  belanja modal di tahun ini untuk ekspansi. Perseroan telah menggunakan Rp 650 miliar dari Rp 1,1 triliun yang di anggarkannya. Dana tersebut di gunakan untuk menambah line pabrik.
Rekomendasi : Netral
 
MTDL : Perseoan optimis kinerja bisnis nya dalam jangka menengah bakal tumbuh dua kali lipat. Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 25 triliun pada tahun 2023. Untuk memuluskan targetjangka panjang itu, perseroan muali memperkuat infrastruktur ke bisnis utamanya di sektor distribusi.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 September 201923 Sep 2019 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 13,00 poin atau melemah –0,21% setelah bergerak sideways dalam range 6.213,24 - 6.256,82. Secara sektoral, sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 September 201920 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 32,16 poin atau melemah –0,51% setelah bergerak sideways dalam range 6.242,89 - 6.282,06. Seluruh sektor yang diperdagangan ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 September 201917 Sep 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun 115.41 poin atau melemah -1.82% setelah beregrak di zona merah sepanjang sesi perdagangan. IHSG secara intraday sempat menyentuh ke level [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 September 201916 Sep 2019 09:02

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG di tutup turun 7,33 poin atau melemah –0,12% setelah bergerak sideways dalam range 6.318,92 - 6.375,80. [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 September 201913 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup melemah dan mengakhiri reli selama enam hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 39,78 poin atau melemah –0,62% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF