News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 5 Agustus 2019

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 41,36 poin atau melemah –0,65% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.317,27 - 6.353,11. Sebanyak 276 saham ditutup melemah, 143 saham melemah dan 139 saham stagnan. Secara sektoral, sebanya 8 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Industri Dasar dan Properti masing-masing –1,57% dan –1,48%. Sementara investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di pasar reguler mencapai Rp. 489 miliar yang mana saham-saham yang paling banyak jual antara lain BBCA, BBNI, SMGR, UNTR dan PGAS. Melemahnya IHSG tersebut sejalan dengan pelemahan indeks di bursa Wall Street yang disusul oleh pasar ekuitas global menyusul memanasnya kembali perang dagang AS-Tiongkok setelah Presiden Trump melalui akun Twitter-nya mengatakan akan mengenaikan tarif tambahan sebesar 10% terhadap barang-barang impor dari Tiongkok senilai US$ 300 miliar setelah perundingan dagang antara kedua negara tersebut beakhir tanpa adanya kesepakatan. Faktor tersebut menimbulkan kekhawatiran investor bahwa penyelesaian perang dagang akan berlarut-larut dan memakan waktu yang lama.
 
Indek saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin kembali ditutup melemah untuk hari ke empat perdagangan secara beruntun. Indeks Dow ditutup melemah –0,37%, Indeks Nasdaq melemah –1,32% dan Indeks S&P melemah –0,73%. Melemahnya indeks tersebut dipengaruhi oleh serangkaian data ekonomi AS yang lebih rendah dari perkiraan dan pernyataan seorang pejabat The Fed AS yang menyatakan perbedaan pendapat tentang langkah pemangkasan suku bunga acuan yang dilakukan The Fed AS. Presiden The Fed AS willayah Boston, Eric Rosengren, mengatakan bahwa ia tidak melihat ’kasus yang jelas dan menarik untuk akomodasi moneter tambahan pada saat ini”, yang merupakan pendapatnya terhadap keputusan The Fed yang memangkas suku bunga pada pertengahan pekan kemarin. Hal tersebut dikarenakan tingkat pengangguran yang hampir mendekati level terendahnya dalam 50 tahun terakhir, inflasi yang kemungkinan akan naik dan stabilitas keuangan yang agak meningkat mengingat harga-harga ekuitas dan leverage perusahaan mendekati rekor. Sementara dari sisi data ekonomi periode Juli 2019, Non Farm Payrolls tercatat turun dari 193.000 ke 164.000 ; Average Hourly Earnings MoM tercatat sebesar 0,3% dan Unemployment Rate tercatat tetap di level 3,7%. Di sisi lain, kekhawatiran terhadap memanasnya kembali perang dagang AS-Tiongkok, turut menekan pergerakan indeks di mana Presiden Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% terhadap barang-barang dari Tiongkok senilai US$ 300 miliar.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,84% yang dipengaruhi oleh melemahnya indeks di bursa Wall Street , menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar dan memanasnya kembali perang dagang AS-Tiongkok.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan akan  masih rawan akan tekanan seiring dengan pelemahan pasar ekuitas global. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6321/6301 - 6356/6373.

Cermati :
HMSP, AKRA, JPFA, RALS, MYOR, BBNI
                 

                                           
BERITA EMITEN

DOID : Mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk mengerek kinerja keuangan setelah sempat tertekan pada semester I-2019. Perseroan mengantongi US$ 435,35 juta pada semester I-2019, tumbuh 13,24% dibanding semester I-2018 yangs ebesar US$ 384,46 juta. Namun laba bersih mengalami penurunan 77,79% dari US$ 18,28 juta menjadi US$ 4,06 juta. Penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh harga batu bara yang lebih rendah dan curah hujan yang tinggi pada Juni 2019.
Rekomendasi : Netral
 
MAPI : Menargetkan pertumbuhan rata-rata penjualan di setiap toko atau same store sales growth (SSSG) sebesar 7% pada semester II-2019. Target tersebut ditetapkan guna mendapatkan target tahun 2019 sebesar 5%, dimana di semester I-2019, SSSG tumbuh sebesar 3%. Untuk kinerja semester I-2019, perseroan mencatatkan pendapatan bersih sebesar RP. 10 triliun atau naik 10%. Sementara laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 28,12% dari Rp. 389,71 miliar menjadi Rp. 499,31 miliar. Di semester II-2019, perseroan akan kembali melakukan ekspansi gerai dengan kembali membangun gerai seluas 30.000 m2 sehingga target ekspansi 70.000 m2 tercapai.
Rekomendasi : Netral
 
IPCC : Mengharapkan perbaikan kinerja semester II-2019 setelah mengalami tekanan di semester I-2019. Di semester I-2019, perseroan mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 8,62% dari Rp. 250,27 miliar menjadi Rp. 228,69 miliar. Sementara laba bersih tahun berjalan turun 4,53% dari Rp. 94,86 miliar menjadi Rp. 90,56 miliar. Melemahnya kinerja perseroan tersebut sebagai akibat menurunnya volume pengiriman alat berat.
Rekomendasi : Netral
 
MYOR : Mengantongi kontrak penjualan ke Rusia senilai US$ 2,5 juta untuk tahun depan. Kontrak penjualan tersebut berupa perjanjian jual beli biscuit dan permen bercitarasa kopi. Pada semester I-2019, penjualan ekspor berkontribusi 42,58% terhadap total penjualan serta bertumbuh 5,77% seara tahunan.
Rekomendasi : Netral
 
MEDC : Dalam proses melepas kepemilikan aset pada dua blok minyak dan gas di luar negeri. Aset yang akan dilepas tersebut adalah Blok 5 di Meksiko dengan kepemilkan 23% serta delapan blok di Tunisia dengan kepemilikan bervariatif.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 23 September 201923 Sep 2019 08:49

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 13,00 poin atau melemah –0,21% setelah bergerak sideways dalam range 6.213,24 - 6.256,82. Secara sektoral, sebanyak tujuh [ ... ]

Read more...
Morning Note 20 September 201920 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 32,16 poin atau melemah –0,51% setelah bergerak sideways dalam range 6.242,89 - 6.282,06. Seluruh sektor yang diperdagangan ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 September 201917 Sep 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun 115.41 poin atau melemah -1.82% setelah beregrak di zona merah sepanjang sesi perdagangan. IHSG secara intraday sempat menyentuh ke level [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 September 201916 Sep 2019 09:02

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin masih melanjutkan pelemahannya. IHSG di tutup turun 7,33 poin atau melemah –0,12% setelah bergerak sideways dalam range 6.318,92 - 6.375,80. [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 September 201913 Sep 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup melemah dan mengakhiri reli selama enam hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup turun 39,78 poin atau melemah –0,62% setelah bergerak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF