News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 18 Juli 2019

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. Sebanyak 254 saham ditutup melemah, 164 saham menguat dan 127 saham stagnan. Secara seiktoral 9 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Aneka Industri sebesar 3,66%. Melemahnya IHSG kemarin dipengaruhi oleh beragam faktor antara lain sentimen memudarnya optimisme penyelesaian perang dagang setelah Presiden AS, Donald Trump, yang mengancam akan mengenakan kenaikan tarif impor dari Tiongkok yang juga turut melemahkan pergerakan indeks di kawasan regional. Di sisi lain, aksi jual investor asing juga menekan pergerakan IHSG serta juga sikap wait & see terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan pelemahannya. Indeks Dow ditutup melemah –0,42%, Indeks Nasdaq melemah –0,46% dan Indeks S&P melemah –0,65%. Melemahnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh hasil yang lemah dari laporan kinerja laba CSX Corp yang memicu kekhawatiran bahwa perang dagang yang berlarut-larut antara AS-Tiongkok dapat menganggu kinerja pendapatan emiten. Saham CSX jatuh 10,3%, penurunan satu harinya terbesar sejak tahun 2008, setelah perusahaan kereta api tersebut membukukan laba kuartalan yang lebih rendah dari yang diperkirakan dan memangkas proyeksi pendapatan setahun penuh. Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok yang sedang berlangsung, telah berkontribusi pada penurunan volume angkutan truk dan kereta api pada semester I-2019. Penurunan pada saham emiten perkereta apian menekan indeks industri S&P sebesar –2,2%, yang terbesar diantara 11 sektor utama indeks S&P. Sementara Dow Jones Transportation Average turun 3,6%. Di sisi lain, Beige Book Federal Reserve yang dirilis tadi malam yang merupakan ringkasan anekdot dari bisnis di AS, menunjukkan tekanan terkait perdagangan pada perusahaan transportasi dan manufaktur. Beige Book menyebutkan ”kekhawatiran perdagangan adalah ketidakpastian. Hal tersebut bisa menjadi dampak negatif sangat besar dan biaya-biaya yang timbul akan berasal dari tarif yang lebih tinggi”.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,62% yang tertekan oleh pelemahan indeks di bursa Wall Street tadi malam dan menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar sehingga menekan saham-saham berbasis eksportir.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih rawan tekanan seiring dengan pelemahan pasar ekuitas global. Di sisi lain, investor juga diperkirakan akan wait & see terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait suku bunga acuan. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6380/6366 - 6406/6418.

Cermati :
SMGR, BDMN. GGRM, RALS, JSMR, TINS
  

                                             
BERITA EMITEN

WSKT : Berpotensi mendapatkan arus kas masuk dengan total Rp. 63 triliun sepanjang 2019. Perseroan akan menerima pembayaran dari proyek turnkey sebesar Rp. 26,5 triliun. Jumlah tersebut berasal dari proyek turnkey yang akan selesai pada 2019. Selanjutnya perseroan juga akan menerima pembayaran dari proyek konvensional dengan total Rp. 29 triliun. Nilai tersebut terdiri atas pekerjaan yang berbasis progres. Selain itu, perseroan juga akn menerima tambahan potensi pengembalian dana talangan tanah senilai Rp. 7,8 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
MGRO : Menargetkan kontribusi penjualan produk turunan minyak sawit (CPO) mencapai Rp. 3,4 triliun atau 60% dari target penjualan yang dibidik pada 2019 senilai Rp. 5,6 tyriliun. Target tersebut bisa dicapai dengan catatan pabrik refinery CPO yang saat ini tengah dibangun perseroan dapat beroperasi pada semester II-2019.
Rekomendasi : Netral
 
NISP : Menyatakan penyaluran kredit pada semua segmen bisnis sepanjang semester I-2019 masih belum sesuai ekspektasi. Hal tersebut juga terjadi pada segmen bisnis kartu kredity dikarenakan perannya masuh merupakan produk pelengkap bagi perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
BMRI : Mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp. 13,5 triliun atau tumbuh 11,1% dibandingkan dengan peruide yang sama tahun lalu. Namun pertumbuhan laba tersebut dalam tren melambat setelah perseroan melakukan kalibrasi bisnisnya. Pencapaian laa bersih tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 14,85% secara tahunan menjadi Rp. 44,5 triliun dan penurunan biaya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 21,28%. Kualitas kredit perseroan juga tercatat semakin membaik dengan NPL gross 2,59%, turun 54 bps dari periode yang sama tahun lalu.
Rekomendasi : Netral
 
AGRO : Akan melakukan penambahan modal dengan HMETD melalui penawaran umum terbatas IX tahun 2019 untuk mendukung rencana ekspansi bisnis. Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 3 miliar saham dengan nilai nominal Rp. 100 atau sekitar 12,32% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan harapan akan meraih dana sekitar Rp. 700 miliar. Dalam aksi korporasi tersebut, PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), selaku induk usaha tidak akan mengeksekusi haknya.
Rekomendasi : Netral
 
ARNA : Mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 46,6% menjadi Rp. 102,09 miliar hingga semester I-2019, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp. 69,62 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan penjualan dari Rp. 923,51 miliar menjadi Rp. 1,05 triliun dan beban pokok yang hanya naik dari Rp. 705,61 miliar menjadi Rp. 775,61 miliar.
Rekomendasi : Netral
ASII : Volume penjualan mobil perseroan sepanjang semester I 2019 tercatat mengalami penurunan sebesar 5,58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Perseroan menjual sebanyak 253.489 unit mobil sepanjang Januari-Juni 2019. Realisasi itu lebih rendah dibandingkan dengan volume penjualan pada semester I 2018 sebanyak 268.483 unit.
Rekomendasi : Netral
 
INDY : Perseroan akan melakukan pembelian kembali sebagian atau partial redemption obligasi US$500 juta yang pembayarannya dilakukan dalam waktu 30 hari ke depan. Perseroan menuturkan pembelian kembali obligasi itu tidak dilakukan dengan tender offer. Akan tetapi melalui pembelian kembali lewat call atau redeem. Pembelian kembali obligasi akan didanai melalui kas internal dan pinjaman bank senilai US$150 juta.
Rekomendasi : Netral
 
WSKT : Perseroan berpotensi mendapatkan arus kas masuk dengan total Rp63 triliun sepanjang 2019. Perseroan akan menerima pembayaran dari proyek turnkey Rp26,5 triliun. Selanjutnya, perseroan akan menerima pembayaran dari proyek konvensional dengan total Rp29 triliun. Nilai tersebut terdiri atas pekerjan proyek yang berbasis progres.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Agustus 201919 Aug 2019 08:50

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 29,07 poin atau menguat 0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.235,70 - 6.292,38. Sebanyak 200 saham ditutup menguat, 182 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Agustus 201916 Aug 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,75 poin atau melemah –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.161,67 - 6.257,59. Sebanyak 267 [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201915 Aug 2019 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 56,37 poin atau menguat 0,91% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.240,20 - 6.274,58. Sebanyak 250 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Agustus 201913 Aug 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 31,54 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sideways dalam range 6.245,28 – 6.309,10. Sebanyak 251 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201909 Aug 2019 08:51

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dimana IHSG ditutup naik 70,48 poin atau menguat 1,14% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF