News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 15 Juli 2019

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 saham menguat dan 126 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor ditutup terkoreksi dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Infrastruktur dan Consumer masing-masing –1,67% dan –1,57%. Melemahnya IHSG kemarin salah satunya dipengaruhi oleh aksi profit taking dan secara teknikal IHSG sudah mengalami jenuh jual. Melemahnya IHSG tersebut menjadi anomal di tengah masih positifnya mayoritas bursa regional dan global paska sikap dovish The Fed AS terkait pemangkasan suku bunga.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat dan mencatatkan rekor penutupan tertinggi barunya Indeks Dow ditutup menguat 0,90%, Indeks Nasdaq menguat 0,59% dan Indeks S&P menguat 0,46%. Menguatnya indeks tersebut masih dipengaruhi oleh ekspektasi penurunan suku bunga acuan oleh The Fed AS. Seperti diketahui, dalam testimoni dua hari di hadapan Kongres AS, ketua The Fed AS-Jerome Powell, mengatakan bahwa ekonomi AS masih di bawah ancaman dari aktivitas pabrik yang mengecewakan, inflasi yang rendah dan panasnya perang dagang, sehingga untuk itu The Fed siap untuk ”bertindak sebagaimana mestinya”. Selain itu, investor juga bersih menantikan awal musim pelaporan pendapatan emiten di Q2-2019 pada pekan ini. Indeks S&P ditutup di atas level 3.000 untuk pertama kalinya ditopang oleh sektor Industri, Konsumen dan sektor Material yang masing-masing mencatat kenaikan minimal 1%. Sejumlah emiten perbankan dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada pekan ini seperti Citigroup Inc dan JP Morgan Chase & Co. Menurut data Refinitiv IBES, analis memperkirakan emiten komponen indeks S&P 500m pendapatan Q2-2019 akan turun 0,4%.
 
Dari kawasan regional, bursa Jepang tidak melakukan aktivitas perdagangan dikarenakan libur nasional Marine’s Day. Sementara pergerakan indeks di bursa kawasan regional mayoritas bergerak melemah.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik awal pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat setelah pelemahan di akhir pekan kemarin. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6353/6334 - 6409/6445. Cermati :
LPCK, TPIA, KLBF, PGAS, KLBF
                                            
BERITA EMITEN

WSKT : Akan mendivestasi saham pada BUJT pemegang konsesi dua ruas tol tahun ini termasuk tol Trans Jawa. Perseroan berupaya mencari calon investor yang membeli konsesi sebagian ruas tol secara permanen dikarenakan perseroan tidak bermaksud menjadi operator tol, melainkan investor. Saat ini ada beberapa calon investor dalam dan luar negeri yang menyatakan minatnya dan sejak dijajaki oleh perseroan. Adapun potensi arus kas masuk dari aktivitas operasional perseroan mencapai Rp. 55 triliun. Arus kas itu berasal dari proyek turn key Rp. 26,5 triliun yang diharapkan selesai pada tahun ini. Serta proyek konvensional Rp. 29 triliun yang terdiri tas pekerjaan proyek berbasis progres.
Rekomendasi : Netral
 
MDKA : Berencana menggelar penambahan modal tanpa HMETD atau private placement sebanyak 10%. Dana yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk keperluan belanja modal. Untuk tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 160 juta,  yang akan digunakan untuk operasional dan eksplorasi di tiga lokasi tambang.
Rekomendasi : Netral
 
ADHI : Telah merampungkan pembangunan sekitar 64% prasarana kereta api ringan (LRT) Jabodebek tahap I. Proyek dengan nilai mencapai Rp. 22,8 triliun tersebut diproyeksikan beroperasi efektif pada 2021.
Rekomendasi : Netral
 
MARK : Tengah menjajaki beberapa pasar baru guna mencapai target laba bersih senilai Rp. 100 miliar pada 2019. Perseroan tengah menjajaki pasar India dan Sri Lanka yang saat ini dalam proses negosiasi harga dan diharapkan dapat memberikan hasil positif pada Q3-2019.
Rekomendasi : Netral
 
BMRI : Berupaya menekan pertumbuhan kredit bermasalah (non performing loan). Perseroan menargetkan rasio NPL tahun depan kurang dari 2%.
Rekomendasi : Netral
 
ERAA : Berharap aturan terkait dengan pemblokiran IMEI untuk ponsel black market yang bakal diterapkan pada Agustus 2019 mendatang bisa mengangkat kinerja perseroan pada tahun ini setelah di Q1-2019, penjualan ponsel perseroan turun 14% dari Rp. 8,28 triliun menjadi Rp. 7,12 triliuan.
Rekomendasi : Netral
 
SMBR : Produksi semen perseroan di semester I – 2019 mencapai 897.893 ton. Jumlah tersebut lebih tinggi 1,22% dari tahun lalu yang berjumlah 887.047 ton. Tak hanya produksi nya yang naik, penjualan semen perseroan juga mengalami pertumbuhan. Selama semester I-2019 mencapai 880.000 ton, naik 1,62% secara tahun.  Meski tumbuh tipis, namun itu kondisi yang bagus ditengah kondidi konsumsi semen nasional yang lesu.
Rekomendasi : Netral
 
HDIT : Setelah mendapatkan dana segar sebesar Rp 200,11 miliar, perseroan menargetkan bisa mengerek pendapatan dan laba bersih naik dua kali lipat. Dana hasil IPO tersebut akan di gunakan untuk meningkatkan modal kerja Davestpay yakni mengakuisisi merchant.
Rekomendasi : Netral
 
LUCK : Perseroan masih memegang target pendapatan awal tahun 2019, yakni Rp 118 miliar. Salah satu strategi perseroan yakni menambah 15 cabang. Hingga akhir juni 2019 perseroan sudah merealisasikan pembukaan 7 cabang. Sambil menambah cabang, perseroan juga memperkuat kerjasama dengan principal. Menargetkan penjualan produk digital printing mulai tahun depan setelah proses perizinannya rampung akhir tahun ini. Perseroan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan 3d printer dari Belanda. Saat ini, sedang memasuki proses perizinan impor untuk alat dan bahan materialnya.
Rekomendasi : Netral
 

Morning Meeting

Morning Note 19 Agustus 201919 Aug 2019 08:50

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 29,07 poin atau menguat 0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.235,70 - 6.292,38. Sebanyak 200 saham ditutup menguat, 182 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Agustus 201916 Aug 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,75 poin atau melemah –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.161,67 - 6.257,59. Sebanyak 267 [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201915 Aug 2019 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 56,37 poin atau menguat 0,91% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.240,20 - 6.274,58. Sebanyak 250 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Agustus 201913 Aug 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 31,54 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sideways dalam range 6.245,28 – 6.309,10. Sebanyak 251 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201909 Aug 2019 08:51

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dimana IHSG ditutup naik 70,48 poin atau menguat 1,14% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF