News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 10 Juli 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 36,50 poin atau menguat 0,57% setelah bergerak sideways dalam range 6.351,42 - 6.388,32. Sebanyak 211 saham ditutup menguat, 204 saham melemah dan 142 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak tujuh sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar ada pada sektor Infrastruktur dan Industri Dasar masing-masing 1,34% dan 1,06%. Meski mengawali perdagangan dengan melemah sebagai imbas dari pelemahan pasar ekuitas global, namun IHSG mampu bangkit dan bergerak positif hingga akhirnya ditutup menguat serta menjadi anomali di tengah pelemahan mayoritas pasar ekuitas global. Faktor aksi jual investor asing dan menguatnya nilai tukar Rupiah, menjadi penopang penguatan IHSG. Investor asing tercatat melakukan aksi beli di pasar reguler mencapai Rp. 735 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain TLKM, BMRI, BBRI, BBCA dan GGRM.
 
Indeks saham di bursa  Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup melemah –0,08%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,54% dan 0,12%. Pergerakan indeks tadi malam dipengaruhi oleh  kekhawatiran terhadap lesunya prospek perolehan laba emiten, yang diimbangi oleh naiknya harga saham-saham teknologi seperti Amazon,Facebook dan Apple. Sementara indeks Dow ditutup melemah dikarenakan turunnya saham 3M sebesar 2,1% setelah RBC Capital Markets menurunkan peringkat perseroan dari ’outperform’ menjadi ’sector perform’ karena tekanan makro dari sektor Tiongkok, otomotif dan elektronik. Emiten-emiten dalam komponen indeks S&P dijadwalkan akan mulai merilis laporan keuangan Q2-2019 pada pekan depan dimana menurut data Refinitiv IBES, Analis memperkirakan laba pada Q2-2019 akan mengalami penurunan sebesar 0,2%. Di sisi lain, investor juga sedang menantikan testimoni ketua The Fed AS, Jerome Powell, di hadapan Komite Jasa Keuangan Kongres AS untuk mendapatkan petunjuk terkait kebijakan moneter khususnya penurunan suku bunga, serta juga menantikan rilis risalah rapat The Fed AS periode Juni 2019. Kabar lainnya yang menopang pergerakan indeks tadi malam datang dari AS dan Tiongkok akan memulai pembicaraan dagang pada pekan ini setelah terhenti selama dua bulan. Penasihat ekonomi AS, Larry Kudlow, juga mengatakan bahwa pembicaraan dagang dengan Uni Eropa juga berlanjut.

Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,12% yang turut dipengaruhi oleh sikap investor yang juga turut menantikan testimoni ketua The Fed AS di hadapan Kongres AS. Namun pelemahan nilai tukar Yen terhadap US Dollar, berpotensi berpengaruhi positif pada pergerakan indeks Nikkei hari ini.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan berpotensi untuk menguat secara terbatas dengan dibayangi oleh aksi profit taking. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6364/6339 - 6401/6413.

Cermati :
AKRA, ASII, BBTN, JSMR, EXCL
    

                                     
BERITA EMITEN

EAST : Berencana menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk membiayai pembangunan hotel Eastparc Express di Yogyakarta dengan nilai investasi diperkirakan sebesar Rp. 150 miliar. Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 9% menjadi sekitar Rp. 60 miliar tahun ini. Pertumbuhan laba juga diharapkan naik signifikan berkisar 76% menjadi Rp. 8 miliar - Rp. 10 miliar dengan haragapn okupansi hotel perseroan berada dalam kisaran 75%-80% hingga akhir tahun ini.
Rekomendasi : Netral
 
TRAM : Mendapat pinjaman dari Adaro Capital Ltd sebesar US$ 100 juta. Untuk itu, perseroan menjaminkan 100% saham anak usahanya yakni PT. Gunung Bara Utama kepada perusahaan investasi milik PT. Adaro Energy Tbk (ADRO) tersebut. Perseroan akan menggunakan pinjaman tersebut untuk belanja modal dan modal kerja perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
MDRN : Menambah modal melalui private placement saham dengan mengonversi utang menjadi saham. Besaran nilai utang yang dikonversi setara dengan 2,6 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp. 50 per saham, sehngga dana yang diraih mencapai Rp. 150 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
BUMI : Kembali mencicil pembayaran utang keenam yang masuk skema Tranche A sebesar US$ 30,99 juta. Pembayaran utang tersebut terdiri atas pokok sebesar US$ 22,54 juta dan bunga US$ 8,54 juta. Dengan demikian, perseroan telah membayar total US$ 270,4 juta dalam Tranche A yang terdiri atas pokok sebesar US$ 168 juta dan bunga US$ 102,4 juta.
Rekomendasi : Netral
 
KOTA : Mengalokasikan dana sebesar Rp. 100 miliar dari hasil IPO saham untuk membiayai pembelian lahan potensial di Soreang-Bandung, Jawa Barat. Selanjutnya sisa dana IPO akan digunakan untuk operasional perseroan dan entitas anak yakni PT. Padjadjaran Raya dalam bentuk penyertaan modal.
Rekomendasi : Netral
 
MAGP : Perseroan berencana membangun pabrik kelapa sawit berkapasitas 45 ton per jam di Kalimantan barat tahun ini. hal ini sebagai strategi perseroan untuk memperbaiki kinerja yang tengah memperbaiki kerugian. Dana untuk membangun pabrik tersebut berasal dari pinjaman perbankan dengan penjaminan aset perseroan dan entitas sebesar 50% dari total aset.
Rekomendasi : Netral
 
FUJI : Perseroan menargetkan pertumbuhan laba menjadi Rp 6 miliar pada tahun ini dari tahun sebelumnya Rp 2,8 miliar. Perseroan akan memasuki bisnis pembiayaan panel surya yang notabene sulit mendapatkan modal dari bank. Oleh karena itu selruh dana IPO sebesar Rp 33 miliar akan di gunakan sebagai working capital proyek baru ini.
Rekomendasi : Netral
 
EXCL : Perseroan melepas 70% kepemilikannya di bisnis data center kepada Princeton Digital Group. Dana hasil divestasi tersebut akan di gunakan untuk menutup sebagian kebutuhan belanja modal.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Juli 201919 Jul 2019 08:44

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 8,69 poin atau menguat 0,14% setelah bergerak sideways dalam range 6.375,62 - 6.407,26. Sebanyak 203 saham ditutup menguat, 203 saham melemah [ ... ]

Read more...
Morning Note 18 Juli 201918 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan pelemahannya dengan ditutup turun 7,27 poin atau melemah –0,11% setelah hampir di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah. [ ... ]

Read more...
Morning Note 17 Juli 201917 Jul 2019 08:46

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 16,35 poin atau terkoreksi –0,26% setelah bergerak sideways dalam range 6.389,39 - 6.428,27. Sebanyak 236 saham ditutup melemah, 158 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Juli 201916 Jul 2019 09:19

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,89 poin atau menguat 0,70% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.405,45 - 6.439,10. Sebanyak 227 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Juli 201915 Jul 2019 09:12

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup turun 43,72 poin atau melemah –0,68% setelah bergerak sideways dalam range 6.369,49 - 6.425,32. Sebanyak 268 saham melemah, 151 [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF